Awal Nur Kholifatur Rosyidah
Universitas Mataram

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Kelas V SD Negeri 27 Ampenan Lulu' Qolbuani; Muhammad Tahir; Awal Nur Kholifatur Rosyidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.944

Abstract

Pelaksanaan proses pembelajaran materi penjumlahan dan pengurangan pecahan bahan ajar kontekstual jarang digunakan karena materi didalamnya bersifat terbatas. Kompetensi siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan berdasarkan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dan mengetahui kelayakan e-modul materi penjumlahan dan pengurangan pecahan kelas V ditinjau dari aspek kevalidan dan kepraktisan. Subjeknya yaitu siswa dan guru kelas V SD Negeri 27 Ampenan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni deskriptif dan kuantitatif. Hasil penilaian validator ahli materi menunjukkan bahwa materi dalam e-modul termasuk kualifikasi “baik” dan keterangan “layak/valid” dengan persentase skor 73,3%. Sementara hasil validasi dari ahli media menunjukkan bahwa e-modul termasuk kualifikasi “sangat baik” atau “sangat layak/sangat valid” dengan persentase skor 85%. Hasil penilaian pada uji coba kelompok kecil (6 siswa) dan uji coba kelompok besar (12 siswa) berturut-turut sebesar 77,3% dan 80,6% yang menunjukkan e-modul termasuk kategori “praktis”. Hasil penilaian guru menunjukkan e-modul termasuk kategori “sangat praktis” dengan persentase skor 90%. Berdasarkan hasil penelitian, e-modul pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan dapat dikatakan layak untuk digunakan ditinjau dari aspek kevalidan dan kepraktisan.
Pemetaan Penggunaan Media Pembelajaran Daring Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas Tinggi SDN 3 Maria Tahun Pelajaran 2021 Rubianti Rubianti; Rohana Hariana Intiana; Awal Nur Kholifatur Rosyidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.347

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan berubahnya pola dunia pendidikan. Perubahan dialami oleh sistem pembelajaran, dari luring menjadi daring yang memanfaatkan media online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemetaan media pembelajaran daring mata pelajaran bahasa Indonesia di SDN 3 Maria. Penggunaan Media Pembelajaran Daring Tercapai pada pelajaran Bahasa Indonesia Kelas Tinggi dan kelebihan-kekurangan media pembelajaran daring mata pelajaran bahasa indonesia kelas tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, studi dokumentasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan model Milles dan Huberman yaitu : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikaan kesimpulan. Hasil penelitian : 1) Hasil pemetaan media pembelajaran daring mata pelajaran bahasa indonesia. Media yang digunakan adalah media multimedia. 2) hasil pemetaan media pembelajaran daring  tercapai. Ketertarikan siswa pada media dan kemudahan siswa mengakses media dinyatakan tercapai dan berhasil baik dari segi audio visual maupun multimedia. 3) kelebihan dan kekurangan penggunaan media pembelajaran daring siswa kelas tinggi pada mata pelajaran bahasa indonesia.
Efektivitas Model Pembelajaran Proyek Matematika Missouri (PMM) Terhadap Kemampuan Kreativitas Matematis Siswa Kelas V SDN 1 Bagik Polak Tahun Ajaran 2021/2022 Miftahul Makrif; Siti Istiningsih; Awal Nur Kholifatur Rosyidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.739

Abstract

Kreativitas matematis merupakan kemampuan mengemukakan ide-ide baru dalam masalah matematika dan merinci masalah matematis yang umum ke dalam sub-sub masalah yang lebih spesifik serta dapat menemukan solusi matematika secara mudah dan fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran proyek matematika missouri (PMM) terhadap kemampuan kreativitas matematis siswa kelas V SDN 1 Bagik Polak tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis pre experimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 1 Bagik Polak sebanyak 34 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan jenis purposive sampling sehingga menjadikan seluruh populasi sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan berupa tes kreativitas matematis dalam bentuk uraian. Data yang diperoleh, dianalisis menggunakan uji paired samples t-test dengan signifikansi 0,05. Sebelumnya dilakukan uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk dan diperoleh nilai signifikansi pretest sebesar 0.326 dan nilai signifikansi posttest sebesar 0,482. Sehingga dapat disimpulkan data berdistribusi normal karena nilai signifikansi data pretest dan posttest > 0,05. Sementara hasil uji paired samples t-test diperoleh nilai Sig. (2 tailled) sebesar 0,000 dimana nilai tersebut < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti model pembelajaran proyek matematika missouri (PMM) efektif terhadap kemampuan kreativitas matematis siswa kelas V SDN 1 Bagik Polak tahun ajaran 2021/2022. Berdasarkan hasil perbandingan rata-rata nilai tes kemampuan kreativitas matematis siswa, terdapat perbedaan peningkatan nilai rata-rata pretest dan posttest menggunakan model pembelajaran proyek matematika missouri (PMM) sebesar 15,44.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Bangun Ruang Siswa Kelas V SDN 2 Golong Rizkiya Rahayu Utami; Asrin Asrin; Awal Nur Kholifatur Rosyidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.766

Abstract

Bangun ruang adalah salah satu bagian dari bidang geometri yang berbentuk tiga dimensi yang memiliki ruang atau volume dan juga sisi yang membatasinya. Dalam mempelajari bangun ruang ruang tentunya akan menemukan suatu masalah, oleh karena itu kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai siswa.  Tujuan  penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika, khususnya pada materi bangun ruang berdasarkan tahapan pemecahan masalah menurut Polya yang terdiri dari tahapan: (1) memahami masalah, (2) merencanakan penyelesaian masalah, (3) melaksanakan rencana penyelesaian masalah, dan (4) memeriksa kembali atau evaluasi. Penelitian  ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Data berupa hasil ulangan harian matematika siswa pada materi bangun ruang, kemudian dianalisis menggunakan instrumen penilaian kemampuan pemecahan masalah menurut tahapan Polya. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi bangun ruang yaitu: (1) 8% dari 25 orang siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah dalam kategori “Baik” dengan kriteria mampu menyelesaikan semua tahapan pemecahan masalah, (2) 28% dari 25 orang siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah dalam kategori “Cukup” dengan kriteria mampu melakukan 3 tahapan pemecahan masalah.  (3) 64% dari 25 orang siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah dalam kategori “Kurang” dengan kriteria hanya dapat melakukan 2 atau 1 tahapan pemecahan masalah. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi bangun ruang siswa kelas V SDN 2 Golong berada pada kategori “Kurang”.
Analisis Dampak Perilaku Verbal Bullying Terhadap Kepercayaan Diri Siswa di SDN 20 Ampenan Tahun Pelajaran 2022/2023 Hesti Maulida; Darmiany Darmiany; Awal Nur Kholifatur Rosyidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.856

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kasus perilaku negatif berupa kekerasan verbal yang masuk dalam kategori bully. Hal tersebut sering terjadi diantara siswa-siswi di SDN 20 Ampenan sehingga mempengaruhi  rasa kepercayaan diri siswa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak perilaku verbal bullying terhadap kepercayaan diri siswa di SDN 20 Ampenan Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV, V dan VI yang mengalami gejala seperti pendiam, pemalu, agresif dan emosional. Jumlah subjek penelitian adalah 3 siswa dari masing-masing kelas yaitu 1 siswa kelas IV, 1 siswa kelas V, dan 1 siswa kelas VI. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi sumber data, teori dan metode. Hasil penelitian ditemukan bahwa kasus verbal bullying yang terjadi di SDN 20 Ampenan menimbulkan dampak yang berbeda terhadap setiap siswa, ada siswa yang mengalami dampak positif dan ada pula siswa yang mengalami dampak negatif. Dampak yang diterima FA dari kelas IV berupa dampak negatif yaitu prestasi menurun dan rasa kepercayaan diri tergolong masih sangat rendah, seperti sering tidak masuk sekolah karena merasa malu dan minder akan kemampuan yang dimiliki dari teman-teman yang lain, mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran, dan jarang berbaur dengan teman di sekolah. Sementara dampak yang diterima LN dari kelas V berupa dampak negatif yaitu jarang berbaur dengan teman di sekolah, tidak bisa mengontrol emosi dan berperilaku sangat agresif, akan tetapi LN memiliki kemauan dalam belajar sehingga tingkat kepercayaan dirinya cukup baik, seperti ketika diberikan tugas oleh guru LN selalu berusaha mengerjakan dengan baik. Sedangkan dampak yang diterima AZA dari kelas VI berupa dampak positif yaitu memiliki kemauan dalam belajar dan memiliki rasa kepercayaan diri yang baik seperti kemampuan membaca sudah cukup baik,  dan selalu berusaha berbaur dengan teman di kelas.
Pengembangan Media Pop Up Book Pada Materi Bangun Ruang Kelas V SDN 09 Ampenan Yusriati Yusriati; Safruddin Safruddin; Awal Nur Kholifatur Rosyidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan media Pop Up Book dan kepraktisan dari pengembangan media Pop Up Book pada materi bangun ruang kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Development) menggunakan model ADDIE (Analysis, Desaign, Development, Implementation dan Evalation). Penelitian ini dilaksanakan di SDN 09 Ampenan pada kelas VB. Instrument penelitian yang digunakan yaitu observasii untuk mengetahuii data awal, lembar angket validasi ahli materii, ahli media, dan angket respon siswa serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan media Pop Up Book pada materi bangun ruang yang telah dikembangkann memperoleh nilai persentase 83,75% dengan kriteria “sangat layak” dari validator ahli media. sementara dari validator ahli materi memperoleh nilai persentase 81,3% dengan kriteria “sangat layak”. Adapun dari respon siswa memperoleh nilai persentase 81,36% dengan kriteria “sangat layak”. Artinya media Pop Up Book praktis digunakan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media Pop Up Book pada materi bangun ruangg kelas V SDN 09 Ampenann “sangat layak” untuk digunakan dari kriteria valid dan praktis.
Pengembangan Media Pembelajaran Tabung Penjumlahan Berbasis Montessori Untuk Siswa Kelas II SDN 3 Kabar Lombok Timur Tahun Ajaran 2022/2023 Winda Harmayanti; Arjudin Arjudin; Awal Nur Kholifatur Rosyidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.894

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif dalam proses pembelajaran di kelas II SDN 3 Kabar. Guru hanya menulis materi di papan tulis kemudian dijelaskan dengan bantuan buku tema. Oleh karena itu peneliti menggagas untuk mengembangkan media pembelajaran tabung penjumlahan berbasis montessori sebagai media untuk menunjang pembelajaran di kelas II SDN 3 Kabar. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan media pembelajaran tabung penjumlahan berbasis montessori, (2) menghasilkan tabung penjumlahan berbasis montessori yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu Analisys (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Tempat dilakukannya penelitian ini yaitu di SDN 3 Kabar, Kecamatan Sakra, Lombok Timur. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket dan tes materi penjumlahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tabung penjumlahan berbasis montessori sudah memenuhi kriteria valid dengan persentase 89,77% dari ahli media dan 74,28% dari ahli materi. Sedangkan dari respon guru dan siswa menunjukkan bahwa media tabung penjumlahan berbasis montessori sudah memenuhi kriteria sangat praktis dengan persentase 81,25% dari respon guru dan 93,87% dari respon siswa. Berdasarkan hasil rata-rata pretest dan posttest didapat peningkatan nilai rata-rata sebesar 41,77 dan diperoleh N-gain dengan kriteria tinggi ada 14 siswa dan 3 siswa memperoleh N-gain dengan kriteria sedang. Nilai rata-rata N-gain secara keseluruhan sebesar 0,82 yang menunjukkan bahwa peningkatan  nilai siswa berada pada kriteria tinggi. Jika dilihat dari kriteria ketuntasan maksimum (KKM) yaitu 64, maka persentase tingkat ketuntasan nilai siswa sebesar 100% dengan rata-rata posttest yaitu 90. Maka dapat dinyatakan bahwa media tabung penjumlahan berbasis montessori sudah layak dari aspek valid, praktis dan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran untuk siswa kelas II SDN 3 Kabar.
Pengaruh Permainan Penyae Terhadap Kemampuan Berhitung Matematika Siswa Kelas II SD Yayasan Hadi Sakti Tahun Ajaran 2022 Dwi Agam Kurnia; Safruddin Safruddin; Awal Nur Kholifatur Rosyidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.903

Abstract

Siswa kelas II SD Yayasan Hadi Sakti memiliki kemampuan berhitung yang masih dibawah rata-rata, hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang belum mencapai nilai KKM pada mata pelajaran matematika. KKM pada mata pelajaran matematika di SD Yayasan Hadi Sakti di adalah 75, sedangkan di kelas II mendapat rata-rata nilai yaitu 60. Untuk mengatasi masalah tersebut mata pelajaran matematika dapat dikolaborasikan dengan permainan tradisional, salah satunya adalah permainan penyae. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat pengaruh permainan penyae terhadap kemampuan matematika siswa kelas II. Penelitian berlokasi di SD Yayasan Hadi Sakti kelurahan Bertais, kecamatan Sandubaya, kota Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, dengan desain one group pretest-posttest (satu kelompok pretest-posttest). Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 17 siswa, diantaranya 8 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes kemampuan berhitung, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan adanya peningkatan rata-rata nilai dalam pretest dan posttest sebesar 26,76, pretest mendapatkan nilai rata-rata 59,71 dan posttest mendapat nilai rata-rata 86,18. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test didapatkan nilai signifikasi 0,00 dengan ketentuan jika <0,05 maka ada perbedaaan nilai rata-rata pretest dan posttest. Sehingga kesimpulan dari penelitian adalah permainan penyae berpengaruh terhadap kemampuan berhitung siswa kelas II SD Yayasan Hadi Sakti.
Pengembangan E-Modul Pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Kelas V SD Negeri 27 Ampenan Lulu' Qolbuani; Muhammad Tahir; Awal Nur Kholifatur Rosyidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.944

Abstract

Pelaksanaan proses pembelajaran materi penjumlahan dan pengurangan pecahan bahan ajar kontekstual jarang digunakan karena materi didalamnya bersifat terbatas. Kompetensi siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan berdasarkan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dan mengetahui kelayakan e-modul materi penjumlahan dan pengurangan pecahan kelas V ditinjau dari aspek kevalidan dan kepraktisan. Subjeknya yaitu siswa dan guru kelas V SD Negeri 27 Ampenan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni deskriptif dan kuantitatif. Hasil penilaian validator ahli materi menunjukkan bahwa materi dalam e-modul termasuk kualifikasi “baik” dan keterangan “layak/valid” dengan persentase skor 73,3%. Sementara hasil validasi dari ahli media menunjukkan bahwa e-modul termasuk kualifikasi “sangat baik” atau “sangat layak/sangat valid” dengan persentase skor 85%. Hasil penilaian pada uji coba kelompok kecil (6 siswa) dan uji coba kelompok besar (12 siswa) berturut-turut sebesar 77,3% dan 80,6% yang menunjukkan e-modul termasuk kategori “praktis”. Hasil penilaian guru menunjukkan e-modul termasuk kategori “sangat praktis” dengan persentase skor 90%. Berdasarkan hasil penelitian, e-modul pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan dapat dikatakan layak untuk digunakan ditinjau dari aspek kevalidan dan kepraktisan.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Geometri Siswa Kelas IV Menurut Teori Van Hiele di SDN 06 Cakranegara Juli Hikmayani; Muhammad Tahir; Awal Nur Kholifatur Rosyidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1111

Abstract

Geometri  merupakan cabang matematika yang membahas tentang benda-benda, luas permukaan, titik-titik, garis-garis, sudut-sudut, sifat-sifat, dan semua ukuran yang berlaku, termasuk letak-letak titik, garis dan sudut di dalam ruang.Tujuan  penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep geometri siswa, khususnya pada materi  bangun datar kelas IV menurut teori Van Hiele yang terdiri dari 3 tahapan level berfikir: (1) Level 0 “Visualisasi” , (2) Level 1 “Analisis”, dan (3) Level 2 “Deduksi Informal”. Penelitian  ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SDN 06 Cakranegara pada tahun pelajaran 2022/2023 semester gasal. Teknik  pengumpulan data yang digunakan yaitu  tes, wawancara dan dokumentasi. Data berupa hasil tes pemahaman konsep geometri menurut teori Van Hiele pada materi bangun datar, kemudian dianalisis menggunakan instrumen penilaian kemampuan pemahaman konsep menurut teori Van Hiele. Berdasarkan hasil analisis dapat diperolehbahwa  tingkat pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal geometri menurut teori Van Hiele yaitu: 1)  27% dari 30 siswa memiliki kemampuan pemahaman konsep pada level 0 “Visualisasi” dengan kriteria hanya dapat melakukan 1 tahapan dalam teori Van Hiele, 2) 60%  dari 30 siswa memiliki kemampuan pemahaman konsep pada level 1 “Analisis” dengan kriteria mampu melakukan 2 tahapan dalam teori Van Hiele, 3) 13% dari 30 siswa memiliki kemampuan pemahaman konsep pada level 2  “Deduksi Informal” dengan kriteria mampu melakukan semua tahapan dalam teori Van Hiele. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar kemampuan pemahaman konsep geometri  siswa kelas IV SDN 06 Cakranegara berada pada level 1 “Analisis”.