Claim Missing Document
Check
Articles

UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN DALAM NOVEL HANYA SEBUTIR DEBU KARYA SANDI FIRLY Dessy Wardiah
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PGRI 2017
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Unsur-Unsur Kebudayaan dalam novel Hanya Sebutir Debu karya Sandi Firly. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan Unsur-Unsur Kebudayaan dalam novel Hanya Sebutir Debu karya Sandi Firly. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan sosiologis. Teknik analisis data yang digunakan ialah teknik content analisis (analisis isi). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasa terhadap novel Hanya Sebutir Debu karya Sandi Firly, terdapat tujuh unsur-unsur kebudayaan berupa kepercayaan, nilai, norma dan sanksi, teknologi, simbol, bahasa, kesenian.Kepercayaan dalam penelitian ini adalah keyakinan masyarakat terhadap suatu hal yang bersifat mistis (gaib). Nilai dalam penelitian ini adalah cara pandang masyarakat terhadapsuatu hal. Norma dan sanksi dalam penelitian ini adalah seperangkat aturan dan ganjaran yang harus dipatuhi dan ditaati. Teknologi dalam penelitian ini adalah cara kerjamasyarakat. Simbol dalam penelitian ini adalah sebuah benda, manusia, dan berbagai macam hal yang telah mendapatkan arti khusus. Bahasa dalam penelitian ini adalah sebutan masyarakat untuk suatu objek, Kesenian dalam penelitian ini adalah suatu karya seseorang berupa syairl lagu Umu Abah yang terkenal di daerah Banjar.Kata Kunci:Unsur-Unsur Kebudayaan Sastra, Novel
The Effect of Learning Experimental Method Toward Learning Writing Ability of Creative Poetry Based on Personal Experience of Seventh Grade Students of SMP Pembina of Palembang Dessy Wardiah
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 18
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study aims to determine and describe the influence model experiential learning to creative poetry writing ability based on personal experience of the seventh grade students of SMP Pembina Palembang. The method used in this study is an experimental method with a pretest-postes control group design. Samples are 39 students of VII.1 class as an experimental class and VII.4 class wich consist of 34 student as the control class. Technique for collecting data used in this study was the written test. The results of study was there is significant influence of experiental learning method toward students ability in writing creative poetry based on personal experience of seventh grade students of SMP Pembina Palembang. The result of t-tests showed that the value of t-obtained was higher than t-table (2,95 higher than 1,66)Keywords : Learning, Model of Experiental Learning, Writing Poetry, Personal Experience 
Nilai-Nilai Pendidian Pada Novel Pak Guru Karya Awang Suryo Dessy Wardiah
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 13
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam novel Pak Guru Karya Awang Surya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan psikologis dan sosiologis. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis konten. Berdasarkan hasil analisis dalam novel Pak Guru Karya Awang Surya terdapat 210ocial agama dan 210ocial moral yang mencangkup hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan manusia dengan 210ocial manusia serta 210ocial 210ocial yang mencangkup masalah kriminilitas, masalah lingkup hidup dan masalah kemiskinan yang berimplikasi terhadap nilai-nilai pendidikan.Kata Kunci : Nilai-Nilai Pendidikan , Psikologis, dan Sosiologis.
REPRESENTATION OF LANGUAGE AND CULTURE IN EDUCATION Dessy Wardiah
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 14
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to provide a description representations theaspects of language and culture in education by examiningseveral theories and expert opinions. The method used in this paper is a qualitative descriptive method, which means to understand a phenomenon in the social context naturally with the advanced process of interaction between researchers indepth communication with the phenomenon to be studied through the surgical literature. From the discussion, it can be synthesized that language is a vehicle and a cultural product. Language reflects the culture of the doers or users. Because it is a language in addition to functioning as a means of communication, language is also an implementation of culture in education Cultural formed values and norms indirectly in form of language that be realized in the educational process. When it is related with education in Indonesia, the language has a central role in the development of intellectual, social, and emotional learners and it works as supporting of success in studying a field of science.Keywords: Language, Culture, andEducation 
THE ROLE OF LITERATURE IN SHAPING THE CHARACTER OF LEARNER Dessy Wardiah
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 18
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractIn Indonesia, the education of literature is sometimes ignored and neglected. Since new era of paradigm, literature is treated as non significant subject of learning, it is considered to be unimportant, useless, and all sorts of 'no' other forms. Education in Indonesia only focuses on meaningful learning of science and mathematics. Although it is not expressed verbally, literature is viewed lower than science and mathematics. The willingness to keep forward science is failed, because of ignoring literary education. In line with the growing magnitude of the need for character education now, literary education and learning needs were designed. Literature is treated as a basic character education. In such context, there should be serious efforts of all components of the nation to build a "collective consciousness" in order to restore lost national character. In such context, it becomes interesting when as an educator of language and literature to give or to inject values into a insightful character education lessons which were labeled as  literature and sought to encourage and to internalize the character education through literature. Keywords:Character Education, Literature Learning
ASPEK KREATIVITAS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA Dessy Wardiah
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 7
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAktivitas kecerdasan yang paling kompleks adalah pemecahan masalahdan menghasilkan kreativitas. kreativitas adalah vaiabel ID yang mempengaruhi pembelajaran bahasa kedua untuk tiga alasan; pertama, pentingnya teori yang tidak terbantahkan meskipun kategorisasi yang tepat telah menunjukkan variasi yang cukup besar (dan agak membingungkan). Kedua, kita dapat membangunargumen yang kuat untuk menjelaskan mengapa muncul dan menyebarmetodologi yang komunikatif, berpusat pada siswa telah meningkatan relevansi kreativitas dalam pemerolehan bahasa kedua yang diinstruksikan. Ketiga, data empiris bahasa kedua terbatas pada dampak dari kreativitas belajar bahasa yang memberikan bukti bahwa kreativitas memainkan peran dalam membentuk hasil belajar bahasa kedua. Apa yang kami butuhkan sekarang adalah lebih banyakpada penelitian dan kejelasan teoretis aspek kreativitas yang mempengaruhi aspek belajar bahasa dan penggunaannya dan bagaimana kreativitas berinteraksi dengan variabel ID lainnya.Kata kunci: kreativitas, pembelajaran bahasa,
Peningkatan Kemampuan Menulis untuk Menentukan Topik dalam Paragraf Melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning Margono Margono; Ratu Wardarita; Dessy Wardiah
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 14, No 2: Oktober 2021
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v14i2.11484

Abstract

This study aims to improve writing skills to determine topics in paragraphs through a contextual teaching and learning approach to class VIII students at State Junior High School 8 Bayung Lencir, Muba. The method used is a class room action research method with data in the form of tests classified as quantitative data and data in the form of observations classified as qualitative data. Based on the results of data analysis that has been carried out on class VIII students of State Junior High School 8 Bayung Lencir, Muba from cycle I to cycle III there was a positive increase in each cycle of writing ability to determine topics in paragraphs through a contextual teaching and learning approach. Thus, there is an increase in the results of the writing ability test to determine the topic in the paragraph through a contextual teaching and learning approach 
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA PESERTA DIDIK DI BANYUASIN Susilawati Susilawati; Dessy Wardiah; Arif Ardiansyah
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 5, No 1 (2021): JURNAL KREDO VOLUME 5 NO 1 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v5i1.5725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan  hasil pembelajaran bahasa Indonesia dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi melalui  pendekatan kontekstual. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Tahapan-tahapan yang dilakukan meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan repleksi. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas VIII A SMP Negeri 1 Banyuasin III yang berjumlah 30 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus. Setiap siklus dilaksanakan 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data adalah tes, observasi, dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data yakni teknik analisis data observasi dan analisis data tes. Analisis data berupa siklus I dan siklus II membuktikan bahwa kemampuan menulis puisi melalui pendekatan kontekstual pada peserta didik SMP Negeri 1 Banyuasin III mengalami peningkatan dari prasiklus, siklus I, dan siklus II. Nilai rata-rata menulis puisi pada prasiklus sebesar 62,5; siklus I sebesar 70; dan siklus II sebesar 83,7. Peningkatan nilai rata-rata pada siklus II telah memenuhi nilai ketuntasan belajar peserta didik.
BUDAYA MASYARAKAT BESEMAH DALAM CERITA RAKYAT KISAH TIGA DEWA PENDIRI JAGAT BESEMAH KARYA DIAN SUSILASTRI (KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA) Maulina Juherni; Dessy Wardiah; Yessi Fitriani
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 5, No 1 (2021): JURNAL KREDO VOLUME 5 NO 1 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v5i1.5721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan struktur, wujud kebudayaan dan unsur-unsur kebudayaan cerita rakyat. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian adalah buku cerita rakyat Kisah Tiga Dewa Pendiri Jagat Besemah Karya Dian Susilastri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis isi. Berdasarkan analisis data ditemukan adanya struktur pembangun cerita rakyat berupa tokoh/penokohan yaitu adanya tokoh Dewa Gumay, Dewa Semidang, Dewa Atung Bungsu, hantu masumai dan Panglima Lim dengan watak sabar, baik, arif, bijaksana, mengalah, suka menolong, tegas, serakah, santun dan egois. Mempunyai alur maju dengan suasana yang mencekam terjadi pada pagi, siang dan malam hari. Ditemukan wujud kebudayaan seperti peraturan, aktivitas masyarakat yang berpola dan hasil karya yang diciptakan manusia. Dalam unsur-unsur kebudayaan ditemukan enam data yaitu sistem religi, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem pencaharian hidup dan bahasa.
Pelatihan Penulisan Proposal Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Sdm Yayasan Al Islam Bangka Dessy Wardiah; Liza Murniviyanti; Hetilaniar Hetilaniar; Dian Nuzulia Armariena; Darwin Effendi; Riswan Aradea
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 4, No 1 (2021): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v4i1.5261

Abstract

Pelatihan penulisan proposal penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM Yayasan Al Islam Bangka. Pelatihan ini dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu tahap presentasi, praktik, dan review. Setelah dilaksanakan pelatihan penulisan proposal PTK, para guru dapat membuat proposal dan melanjutkannya ke dalam bentuk tulisan artikel ilmiah.