Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

The Influence of Avocane Leaf Fruit Water Towards Reduction of Blood Pressure in Primary Hypertension Patients Setyarini, Indah; Fitria, Cemy Nur; Handayani, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan kronis yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah pada dinding pembuluh darah arteri. Seseorang dikatakan mengalami hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi jika pemeriksaan tekanan darah menunjukkan hasil di atas 140/90 mmHg atau lebih. Pemberian air rebusan daun alpukat merupakan salah satu bentuk pengobatan non farmakologi yang dapat mengatasi tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi primer yang memiliki kandungan Flavonoid, Querstin, Alkaloid, Sterol, dan Saponin dimana zat alkaloid bersifat diuretik yaitu untuk mengubah keseimbangan cairan sedemikian rupa sehingga volume cairan ekstra sel kembali normal. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi primer, mendiskripsikan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan air rebusan daun alpukat, menganalisis pengaruh pemberian air rebusan daun alpukat terhadap tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi primer. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Eksperimen semu (Quasi Eksperimen Design) One-Group Pretest-Posttest Design. tehnik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling didapatkan 12 responden yang menderita hipertensi primer. Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk dan analisa data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Ada pengaruh pemberian air rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi primer. Kesimpulan: Perhitungan uji normalitas Wilcoxon signed ranks test diperoleh nilai signifikan sistol P: 0,002 dan nilai diastol P: 0,003 maka didapatkan nilai signifikan P < 0,005. Simpulan: Ada pengaruh pemberian air rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi primer.
Digital Telehealth Innovations in Pediatric Palliative Care During the COVID-19 Pandemic: A Systematic Review: Inovasi Digital Telehealth Pada Perawatan Paliatif Anak Selama Pandemi COVID-19: A Systematic Review Fernanda, Pradita Ayu; Mintarsih, Sri; Fitria, Cemy Nur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Pediatric subspecialty care, including multidisciplinary palliative care, tends to be located in urban academic centers or children's hospitals. Telehealth provides an opportunity to care for patients who would otherwise not be able to access services. We present a case in which telehealth was used to provide counseling services to a patient who was unable to receive services. The purpose of writing this review article is to determine the effectiveness of telehealth innovations used for children with palliative care during the COVID-19 pandemic. Methods: This systematic review results from searches from five electronic databases (Scopus, ProQuest, Web of Science, Science Direct, PubMed and Sage). The criteria for articles in this research are articles published in 2017 – 2022, full text, articles in English or Indonesian, and research methods using case study, descriptive, qualitative, cross sectional studies. The keywords used are ("teleheatlh" OR "telemedicine") AND ("children" OR "child") AND ("COVID-19" OR "COVID-19 Pandemic") AND ("palliative" OR "palliative care") . The review used the Joanna Briggs Institute Guidelines for quality reviews and the Prisma checklist to guide these reviews. Results : We found fifteen studies that met the inclusion criteria in the review. The included studies contain digital telehealth innovations in pediatric palliative care during the COVID-19 pandemic. Respondents in several studies were pediatric patients aged 7-18 years who were undergoing palliative care. Telehealth using the video conferencing method is effectively used in palliative care for pediatric patients during the COVID-19 pandemic. Conclusion: All studies reveal that telehalth is effective during the COVID-19 pandemic.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua “Toxic Parents” bagi Kesehatan Mental Anak Sanggar Bimbingan Kepong Kuala Lumpur Malaysia Kurniati, Nining; Rejeki, Sri; Nizar, Muhammad; Purwanti, Okti Sri; Fitria, Cemy Nur
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 2, Desember 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i2.23174

Abstract

Orang tua secara naluriah mengalami rasa cinta, perlindungan, dan perlindungan, mereka berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan anaknya. Namun, banyak orang tua yang menunjukkan kasih sayang mereka kepada anak-anak mereka dengan berbagai cara yang merugikan anak-anak mereka secara fisik, mental, dan emosional. Dalam hal pengasuhan yang Toxic Parents, itu tidak hanya merujuk pada orang tua yang bertindak buruk, seperti melecehkan anak-anak mereka secara fisik atau verbal. Orang tua yang bertindak dengan cara yang dapat membahayakan kesehatan mental anak mereka juga tunduk pada istilah "Orang Tua Beracun" dalam gaya pengasuhan mereka. Teknik pengasuhan orang tua memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan anak. Pengasuhan beracun dapat dihasilkan dari pendekatan pengasuhan yang tidak tepat. Perkembangan emosional anak-anak dapat dipengaruhi oleh pola asuh yang selektif dalam beberapa cara, termasuk pertumbuhan emosional, harga diri yang rendah dan rasa takut yang berlebihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola asuh mempengaruhi kesehatan mental anak. Di Malaysia 2022–2023 di Sanggar Bimbingan Kepong, Jalan Prima, Kuala Lumpur. Metode korelasi, pendekatan kualitatif berdasarkan korelasi momen produk, digunakan dalam penelitian ini. Temuan ini mengecilkan hati, menunjukkan bahwa pola asuh beracun berdampak buruk pada kesehatan mental anak-anak di Kepong, Kuala Lumpur, Malaysia. Terbukti dan dapat di simpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh beracun dengan pertumbuhan dan kesehatan mental anak di Kepong, Kuala Lumpur, Malaysia.
Pengembangan Digitalisasi Sekolah Berbasis Website pada Era Komputasi Global di SMP Muhammadiyah Fitria, Cemy Nur; Hermawan, Hardika Dwi; Sayekti, Ika Candra; Selfia, Karunia Dwi; Azra, Adilah; Prasojo, Ipin
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 1, Juli 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i1.14665

Abstract

Pengabdian ini memiliki tujuan untuk inisiasi dan pendampingan untuk digitalisasi sekolah berbasis website sebagai upaya rekognisi SMP Muhammadiyah 04 Sambi. Adapun batasan dalam Website Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 04 Sambi yaitu sekadar akan menampilkan informasi-informasi yang berisi mengenai  profil, galeri, fasilitas, ekstrakulikuler, dan hal – hal yang berkaitan dengan  Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 04 Sambi secara up to date dan real time. Sedangkan untuk pegumpulan data yang dilakukan dalam pengabdian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yang terdiri dari observasi dan wawancara pada pihak mitra. Software yang digunakan adalah Niagahoster sebagai media web hosting, dan Wordpress sebagai pengolahan basis datanya. Hasil pembuatan website ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan sekolah kepada masyarakat dengan tujuan agar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 04 Sambi dapat lebih jauh dikenal oleh masyarakat luas. Digitalisasi sekolah berbasis website dalam mengembangkan kompetensi serta tingkat kualitas sekolah adalah suatu hal yang sangat tepat dilaksanakan karena website ialah suatu media teknologi informasi yang tergolong sangat interaktif serta dinamis dengan tujuan menambah wawasan dan juga eksistensi diri. Penerapan teknologi informasi sekolah berbasis website ini dapat diakses dimana saja dan kapan saja melalui jaringan internet.
Perbedaan Pengaruh Jus Pepaya (Carica papaya L.) dan Buah Naga (Hylocereus sp) terhadap Kadar Kolesterol Sulastri, Sulastri; Fitria, Cemy Nur; Mintarsih, Sri; Hastuti, Weni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51321

Abstract

Kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Intervensi nonfarmakologis melalui konsumsi buah yang kaya serat, antioksidan, dan fitokimia berpotensi menurunkan kadar kolesterol. Pepaya (Carica papaya L.) dan buah naga (Hylocereus sp.) merupakan buah tropis yang diketahui memiliki kandungan serat larut, vitamin C, flavonoid, dan senyawa bioaktif yang berperan dalam metabolisme lipid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian jus pepaya dan jus buah naga terhadap kadar kolesterol pada responden. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan pre-posttest pada dua kelompok. Jumlah responden sebanyak 20 orang, dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi jus pepaya dan kelompok intervensi jus buah naga. Masing-masing kelompok mendapat intervensi jus sebanyak 250 ml/hari selama periode tertentu. Pengukuran kadar kolesterol dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan metode enzimatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian papaya dan post test pemberian buah naga mendapatkan hasil p=0,04. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kelompok jus pepaya maupun kelompok jus buah naga mengalami penurunan kadar kolesterol total yang signifikan (p<0,05). Perbandingan antar kelompok menunjukkan bahwa jus pepaya memberikan penurunan kadar kolesterol lebih besar dengan nilai p<0,001 dibandingkan jus buah naga dengan nilai p= 0,015. Jus pepaya lebih efektif dibandingkan jus buah naga dalam menurunkan kadar kolesterol pada responden. Hasil ini menunjukkan bahwa konsumsi pepaya dapat menjadi salah satu alternatif intervensi nonfarmakologis dalam upaya pengendalian kolesterol darah.