Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Identifikasi dan Klasifikasi Arsip Vital Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Indonesia (LSP UI) Niko Grataridarga; Rahmi Setiawati; Nur Fadilah Dewi
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um008v4i22020p199-209

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai proses identifikasi dan klasifikasi arsip vital di sebuah organisasi yaitu Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Indonesia (LSP UI). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana proses identifikasi dan klasifikasi ini dilakukan dengan melibatkan personil LSP dan tim pengawas dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dari identifikasi dan klasifikasi ini LSP dapat mengetahui arsip mana saja yang termasuk arsip vital yang mereka miliki. Arsip vital ini menjadi sangat penting bagi LSP UI untuk menunjang proses bisnis mereka. Metodepenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan deskripsi naratif dari analisis data. Data ini dikumpulkan melalui observasi kegiatan LSP, wawancara personil, analisis dokumen LSP, dan studi literatur. Hasil yang dapat ditinjau adalah arsip vital yang dimiliki oleh LSP UI meliputi arsip-arsip yang berhubungan dengan struktur organisasi LSP serta analisis kegiatan dan pengawasan LSP. Struktur, kegiatan utama LSP, dan pengawasan ini dilakukan berpedoman pada peraturan dari BNSP sebagai lembaga yang memberikan lisensi kepada LSP. Kesimpulan yang didapat adalah sangat penting bagi sebuah organisasi seperti LSP UI untuk dapat mengidentifikasi dan mengklasifikasi arsip vital mereka agar proses bisnis LSP tetap dapat berjalan dan tidak terkena sanksi dari BNSP sebagai lembaga pengawas.
PENGEMBANGAN WISATA DI KABUPATEN BURU MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT rahmi setiawati; Karin Amelia Safitri
Jurnal Sosial Humaniora Terapan Vol 1, No 2: June 2019
Publisher : Program Pendidikan Vokasi UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.874 KB) | DOI: 10.7454/jsht.v1i2.56

Abstract

Kepariwisataan Indonesia harus secepatnya melakukan tindakan atau strategi untuk menghidupkan kembali tujuan-tujuan wisata, yang diikuti dengan program jangka panjang. potensi pengembangan pariwisata Kabupaten Buru bisa dikelompokkan menjadi 4 bagian yaitu, wisata alam, wisata bahari, wisata budaya, dan wisata agro. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengembangan wisata di Kabupaten Buru dengan menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threats). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan data didapatkan dari Dinas Kepariwisataan Kabupaten Buru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengembagan Destinasi Pariwisata secara umum mencakup lima komponen yang akan berkontribusi pada keberhasilan suatu destinasi wisata secara khusus dan kepariwisataan secara umum, baik meliputi pemasaran, kelembagaan dan industri pariwisata yakni: 1) Menentukan perwilayahan lokasi destinasi pariwisata untuk lokal, nasional, dan internasional dengan melalui pemetaan obyek wisata dan membuat peta/jalur kawasan wisata. 2) Pembangunan daya tarik wisata (Atraksi wisata). 3) Prasarana Umum, Fasilitas Umum dan Pariwisata yang meliputi prasarana umum (listrik, air, telekomunikasi, pengelolaan limbah), fasilitas umum (kemanan, keuangan perbankan, bisnis, kesehatan, sanitasi dan kebersihan. 4) Pemberdayaan masyarakat meliputi sadar wisata dan pengembangan kapasitas masyarakat.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI ISTANA DALAM LOKA KABUPATEN SUMBAWA Rahmi Setiawati; Melzana Dadara Bethari
Jurnal Sosial Humaniora Terapan Vol 3, No 2: January - June 2021
Publisher : Program Pendidikan Vokasi UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jsht.v3i2.107

Abstract

Penelitian ini membahas Perencanaan Pengembangan Objek Wisata di Istana Dalam Loka yang merupakan salah satu objek wisata unggulan di Kab. Sumbawa. Penulis melakuakan penelitian dengan observasi di Bappeda serta observasi langsung di Istana Dalam Loka dan juga mengambil perspektif dari beberapa Dinas terkait terhadap perencanaan pengembangan Istana Dalam Loka. Setiap daerah memiliki regulasi masing-masing terhadap perencanaan pengembangan untuk Objek Wisata di masing-masing daerahnya. Bappeda beserta Pemerintah Kab. Sumbawa sudah cukup baik untuk merencanakan pengembangan Istana Dalam Loka dengan memanfaatkan beberapa metode untuk uji komponen Objek wisata. Dalam pengembangan ada beberapa faktor pendukung dan penghambat yang bisa menjadi pertimbangan untuk perencanaan yang lebih baik. Istana Dalam Loka termasuk Cagar Budaya daerah kabupaten Sumbawa yang saat ini masih dijaga kelestariannya dan keasliaanya. Istana Dalam Loka memiliki Daya tarik wisata yang sangat cukup untuk terus dikembangkan. Hasil Penelitian ini diharapkan bisa menjadi menunjukan sudah cukup baik dalam merencanakan pengembangan Objek Wisata di Istana Dalam Loka, meskipun ada beberapa hal perencanaan pengembangan yang belum diterapkan. Secara menyeluruh tujuan dari pengembangan Objek Wisata itu sendiri agar potensi wisata bisa terus dilestarikan.Kata Kunci : Perencanaan, Pengembangan, Objek Wisata, Istana Dalam Loka, Bappeda Kabupaten Sumbawa
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI NILAI-NILAI BUDAYA MARITIM BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN EKONOMI MASYARAKAT KEPULAUAN SERIBU Rahmi Setiawati; Karin Amelia Safitri
Jurnal Vokasi Indonesia Vol 8, No 1 (2020): Volume 8 No.1 January-Juni 2020
Publisher : Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jvi.v8i1.184

Abstract

Kepulauan Seribu merupakan kepulauan yang terkenal dengan wilayah maritimnya. Pembangunan melalui nilai budaya di kepulauan ini perlu dilakukan yaitu dengan pendekatan teknologi. Pendekatan aspek teknologi sebagai pusat informasi dari hasil internalisasi budaya maritim dengan kearifan lokal, produk nilai budaya dapat menghasilkan produk berupa fisik, yang terdiri kesenian, kuliner, seni bangunan (arsitektur) dan non-fisik berupa norma-norma dan nilai-nilai maritim, yang kemudian menjadi sebuah daya tarik informasi baik dari unsur pariwisata maupun implementasi budaya maritim yang bernilai ekonomi. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian ini bahwa program community development, sebagai faktor penting dalam meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pembentukan kesadaran masyarakat (aware) dengan membentuk pola perilaku dalam penerapan budaya maritim yang berkelanjutan (sustainable), yang dapat mensejahterakan masyarakatnya.  Hal ini sejalan dengan penguatan masyarakat Pulau Kelapa, dengan adanya kesadaran yaitu memiliki wilayah maritim, maka akan berkembang semangat mempertahankan wilayah  maritim, yang sesuai dengan karakteristik Pulau Kelapa, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, melalui usaha ekonomi kerakyatan dengan hasil produksi laut dan pembangunan aspek sosial, fisik dan budaya,  akan tercipta. Namun, diperlukan teknologi budaya maritim yang akan menghasilkan prototype jaringan informasi berbasis masyarakat, sebagai sarana informasi tentang nilai-nilai budaya maritim, sehingga akan memperkuat pulau kelapa sebagai Wisata Bahari yang sesuai dengan kearifan lokal.Kata kunci : Community Development, Budaya Maritim, Kearifan Lokal
PODCAST STORYTELLING: A NEW WAY OF TOURISM MARKETING IN INDONESIA Peni Meliaty Hutabarat; Arius Krypton Onarelly; Rahmi Setiawati; Melisa Bunga Altamira
JCommsci - Journal of Media and Communication Science Vol. 6 No. 1 (2023): Jcommsci Vol 6 Issue 1 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcommsci.v6i1.191

Abstract

This study explores the trend of using podcasts and storytelling approaches as a new way to market regional tourism, in Indonesia. In the last two years, there has been a significant increase in access to audio on demand content in Indonesia. The use of new media such as podcasts in the promotion of the tourism sector is inevitable. Research on podcasts in Indonesia, especially tourism podcasts, is still not prevalent. However, the use of podcast platforms by actors in the tourism sector is starting to emerge. The storytelling approach is also increasingly important for the tourism sector because a good authentic story has the potential to create a better sense of place and connections. This study seeks to explore the opportunities and challenges of tourism podcasts, as well as the importance of the storytelling approach for marketing regional tourism in Indonesia. The method used in this study is a literature review which includes the process of reading and analyzing articles in journals, previous research reports, reference books and news related to podcasts. The results of the study show that podcast is an important marketing tool to enrich information on tourist destinations in Indonesia, and of course help encourage regional tourism marketing. This research is expected to be an input and recommendation to practitioners, government, communities, private sector and researchers to work together to equip tourism activities in various regions with podcasting and storytelling skills as a new way to develop tourism marketing in Indonesia.
MODEL PENGEMBANGAN PARIWISATA PULAU KOMODO SEBAGAI SOCIETY-BASED SUSTAINABLE MARINE TOURISM VILLAGE 5.0 Rahmi Setiawati; Peny Meliaty Hutabarat; Arius Krypton Onarelly; Melisa Bunga Altamira
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2023.v7i1.8863

Abstract

Desa wisata bahari (marine tourism village) membutuhkan paradigma pembangunan yang berkarakter sesuai dengan budaya wilayah maritim, yang berbasis kearifan lokal dan menggunakan pendekatan teknologi serta human capital. Pulau Komodo merupakan salah satu desa wisata bahari. Budaya kemaritiman seyogyanya adalah budaya asli Indonesia sebagai negara kepulauan dan penerapan digitalisasi teknologi serta human capital akan  menghasilkan model blue economic maritime yang inovatif, kreatif dan daya saing, yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di wilayah kepulauan. Konsep yang digunakan adalah model society 5.0, kepariwisataan berkelanjutan, desa wisata bahari dan community development dengan tujuan membangun human capital agar tercipta kapasitas sumber daya  manusia, dalam hal ini masyarakat lokal,   yang  memahami  sikap  dan  nilai-nilai  kemaritiman. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi yang dilakukan di pulau Komodo, Labuan Bajo. Hasil penelitian riset ini diperlukan untuk pembangunan desa wisata bahari. Pendekatan digitalisasi dapat digunakan sebagai pusat informasi yang berisi tentang hasil internalisasi budaya maritim dengan kearifan lokal dan sarana infrastruktur untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Penggunaan platform digital oleh masyarakat, diantaranya para nelayan, pelaku usaha bidang pariwisata dan usaha kecil menengah, sehingga dapat menciptakan jaringan data informasi dalam bentuk big data sebagai sarana infrastruktur digitaliasi ekonomi, dan pembangunan human capital melalui pengembangan sumberdaya manusia dan literasi digital.
The Effect of Natural Scenery Quality, Public Transportation Availability, and Destination Security on Tourist Satisfaction Level at Mount Bromo, East Java Kemmala Dewi; Aris Krisdiyanto; Rahmi Setiawati
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 05 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i05.928

Abstract

This study investigates the interplay between natural scenery quality, public transportation availability, destination security, and tourist satisfaction level at Mount Bromo, East Java. A quantitative approach utilizing Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Squares (PLS) 3 software is employed to analyze survey data collected from 150 tourists visiting Mount Bromo. The results reveal significant relationships between natural scenery quality, public transportation availability, destination security, and tourist satisfaction level. Natural scenery quality emerges as a primary driver of tourist satisfaction, with the breathtaking landscapes of Mount Bromo significantly influencing visitors' overall experiences. Furthermore, the availability and accessibility of public transportation and perceptions of destination security play crucial roles in shaping tourist satisfaction levels. These findings underscore the importance of holistic destination management strategies that prioritize the preservation of natural and cultural assets, the enhancement of transportation infrastructure, and the maintenance of destination security to ensure the sustainable development of Mount Bromo as a premier tourist destination.
The Relationship Between Environmentally Friendly Product Innovation, Sustainable Marketing Strategy, and Customer Satisfaction to Financial Performance in the Sustainable Fashion Industry in Indonesia Siska Yuli Anita; Halek Mu'min; Eka Megawati; Rahmi Setiawati; Bekti Utomo
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 05 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i05.929

Abstract

This research investigates the interplay between eco-friendly product innovation, sustainable marketing strategy, customer satisfaction, and financial performance in the sustainable fashion industry of Indonesia. A quantitative approach using structural equation modeling (SEM) with partial least squares (PLS) analysis was employed to analyze data collected from consumers and key stakeholders in the Indonesian fashion market. The findings reveal significant positive relationships between eco-friendly product innovation, sustainable marketing strategy, customer satisfaction, and financial performance. Specifically, eco-friendly product innovation and sustainable marketing strategy were found to positively influence customer satisfaction and financial performance, highlighting the importance of integrating sustainability principles into product development and marketing strategies. Additionally, customer satisfaction emerged as a critical driver of financial performance, underscoring the importance of delivering value and positive experiences to consumers in the sustainable fashion sector. These findings have important implications for fashion businesses, policymakers, and other stakeholders seeking to promote sustainability and economic growth in the Indonesian fashion industry.
Analysis of the Relationship between IoT Integration and Digital Skills Training on Competency Development and Employee Performance at Bogor Start-up Dwi Aris Nurohman; Rahmi Setiawati; Arnes Yuli Vandika
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 07 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i07.1102

Abstract

This study investigates the relationship between IoT integration and digital skills training on competency development and employee performance in start-up companies in Bogor. Utilizing a quantitative approach, data were collected from 170 respondents through a structured questionnaire employing a Likert scale ranging from 1 to 5. The data were analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS 3) to explore the interconnections between the variables. The findings indicate that all examined relationships are positive and significant. Specifically, IoT integration and digital skills training significantly enhance competency development, which in turn positively impacts employee performance. These results underscore the importance of technological integration and continuous skills training in fostering employee growth and organizational performance within the dynamic environment of Bogor start-ups. The study provides valuable insights for managers and policymakers aiming to leverage digital advancements to optimize human capital and achieve superior business outcomes.
The Contribution of Sustainable Tourism to Economic Development: A Bibliometric Approach Rahmi Setiawati; Muhammad Syaiful; Supriandi Supriandi
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 07 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i07.1106

Abstract

This study employs bibliometric analysis to investigate the expansive field of sustainable tourism, focusing on the thematic evolution, research trends, emerging opportunities, and author collaboration networks from 1990 to 2024. Through a comprehensive review of the literature using VOSviewer, we identified key thematic clusters such as economic impacts, governance structures, social dimensions, and innovative practices in sustainable tourism. The temporal analysis revealed a shift in focus towards innovation and stakeholder perceptions, underscoring the dynamic nature of this research area. Emerging opportunities in the field include integrating advanced technologies and exploring the impact of local policies on sustainable tourism practices. Furthermore, the analysis of author collaboration networks highlighted the importance of scholarly partnerships in advancing the discourse, with prominent researchers playing pivotal roles in bridging various aspects of the field. This study not only maps the existing landscape but also highlights potential pathways for future research, aiming to enhance the efficacy and scope of sustainable tourism.