Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi serta Isolasi Trichoderma sp. sebagai Agen Hayati pada Lahan Budidaya Blewah di Semolowaru, Surabaya Andriani, Vivin; Purity Sabila Ajiningrum
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 19 No 01 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.19.01.11434.%p

Abstract

This study aimed to analyze the effect of shiitake mushroom (Lentinula edodes) flour substitution on the content of vitamin C, vitamin D, and folate in cookies as a functional food product. A single-factor experimental design using a Completely Randomized Design (CRD) was applied with five levels of shiitake flour substitution (0%, 7.5%, 15%, 22.5%, and 30%), each conducted in five replications. The results demonstrated that the contents of vitamin C, vitamin D, and folate increased progressively with higher levels of shiitake flour substitution. Statistical analysis revealed that the increases in vitamin C, vitamin D, and folate were significant (p<0.05) across all treatment levels, with the highest values observed at 30% substitution. This trend indicates that shiitake flour serves as an effective natural source of micronutrients, particularly vitamin C, vitamin D, and folate. Therefore, cookies formulated with 30% shiitake flour substitution can be recommended as a functional food with the potential to enhance the intake of essential micronutrients, especially for pregnant women.   Keywords : Shiitake mushroom; functional food; vitamin C, vitamin D; folate 
PKM-PERAN URBAN FARMING BERBASIS AQUAPONIK SERTA KONTRIBUSI GENERASI MUDA DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN MENUJU INDONESIA EMAS 2045 Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Dyah Hariani; Andriani, Vivin; Andriani, Dicky Surya Putra Pradana
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v10.i01.a11500

Abstract

Sistem aquaponik NFT (Nutrient Film Technique) merupakan inovasi urban farming yang mampu mendukung ketahanan pangan perkotaan secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi sistem aquaponik NFT serta meningkatkan pemahaman mahasiswa dan masyarakat mengenai penerapannya melalui Webinar Nasional. Hasil menunjukkan bahwa sistem aquaponik NFT mampu menghemat penggunaan air hingga 80–90% dibandingkan sistem konvensional melalui mekanisme resirkulasi tertutup. Integrasi ikan lele (Clarias sp.), tanaman kangkung (Ipomoea aquatica), dan bakteri nitrifikasi menciptakan sistem budidaya yang produktif, ramah lingkungan, dan mendukung konsep zero waste system. Selain itu, hasil evaluasi webinar menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 26%, dari 62% menjadi 88% setelah kegiatan. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penerapan aquaponik berbasis smart farming. Dengan demikian, aquaponik NFT berpotensi menjadi Solusi urban           farming modern dalam mendukung pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
PEMBERDAYAAN SISWA SMK MELALUI PELATIHAN PRODUKSI JAHE INSTAN SEBAGAI PRODUK TOGA BERNILAI GUNA Ajiningrum, Purity Sabila; Sukarjati; Diah Karunia Binawati; Arif Yachya; Tatang Sopandi; Vivin Andriani; Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Adila Nasilah Thuuba
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v10.i01.a11530

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Siswa SMK Sejahtera dalam mengolah jahe menjadi TOGA Instan yang praktis dan bernilai guna. Pelatihan dilaksanakan pada bulan Mei 2026 dan diikuti oleh 35 peserta. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan jahe instan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan paired t-test dan N-Gain. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 61,8 menjadi 86,4. Analisis paired t-test menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p < 0,0001). Hasil N-Gain menunjukkan 31,4% peserta berada pada kategori tinggi dan 68,6% pada kategori sedang. Pelatihan ini menunjukkan bahwa kombinasi penyampaian materi dan praktek langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahan peserta dan memberikan wawasan siswa mengenai potensi peluang usaha berbasis sumber daya lokal dan pengembangan jiwa kewirausahaan siswa.