Claim Missing Document
Check
Articles

Patofisiologi penyakit pada berbagai sistem organ manusia Ni'ma Ainul Fuadi; St Aisyah Sijid
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v7i1.23060

Abstract

Sistem pertahanan tubuh yang gagal melawan agen infeksi akan menyebabkan patogen tersebut dapat tubuh dan berkembang di dalam tubuh, kemudian mengganggu sistem fisiologis tubuh yang telah tersusun secara sistematik. Kegagalan tersebut menimbulkan terjadinya penyakit bagi tubuh. Penyakit umumnya menyebabkan nyeri yang terjadi dari adanya jaringan dan organ tubuh yang rusak dan terganggu fungsi kerjanya. Patofisiologi berbagai penyakit yang menyerang sistem organ manusia, seperti penyakit penyebab infeksi (sifilis), autoimun (sistemik lupus eritomatosus), kardiovaskuler (kardiomiospati dilatasi), endokrin (diabetes melitus), keganasan (leukimia), dan sistem reproduksi (penyakit infeksi menular seksual). Penyakit-penyakit tersebut disebabkan oleh mikroorganisme patogen. Patogen merupakan agen infeksi yang membawa zat asing atau antigen ke dalam tubuh melalui berbagai transmisi. Patogen penyebab infeksi berasal dari mikroorganisme seperti virus, bakteri, fungi, dan protista.
Review: Penyakit hipertensi pada sistem kardiovaskular Nahda Syaidah Marhabatsar; St Aisyah Sijid
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v7i1.23080

Abstract

Sistem kardiovaskular merupakan suatu sistem organ yang bertugas dalam hal pemindahan suatu zat yang ada pada tubuh kemudian diteruskan menuju ke sel-sel tubuh manusia. Penyakit kardiovaskular (PKV) merupakan sekumpulan gangguan atau penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada organ jantung dan pembuluh darah. Salah satu penyakit pada sistem kardiovaskular yaitu hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit karena adanya pengaruh peningkatan tekanan darah di atas normal secara menetap, yang dimana pada penyakit ini tekanan darah mengalami peningkatan akibat terbentuknya angiotensi II. Penyakit hipertensi disebabkan oleh faktor gen, obesitas, jenis kelamin, stress, dan pola kebiasaan hidup. Pengobatan hipertensi bisa dengan non farmakologis dan farmakologis. Dilakukan review artikel ini bertujuan untuk mengetauhi bagaimana patofisiologi dari penyakit sistem kardiovaskular salah satunya yaitu pada penyakit hipertensi.
Review: Anemia defisiensi besi Ayu Febriani; St Aisyah Sijid; Zulkarnain Zulkarnain
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v7i1.23466

Abstract

Anemia defisiensi besi (ADB) merupakan jenis anemia gizi yang banyak diderita masyarakat dinegara-negara berkembang seperti Indonesia. Laporan WHO pada 2012 menyatakan sebanyak 35-75% wanita hamil di Indonesia mengalami anemia, mengikut hasil Riset Kesehatan Dasar Tahunan (Riskesdas) pada 2013 juga menyebutkan bahwa 17,3% remaja yang tinggal di perkotaan mengalami ADB. Penelitian yang dilakukan pada Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI menemukan sejumlah 75% anak dari total 47 sampel menderita ADB. Anemia ini dapat dialami oleh semua orang, namun risikonya meningkat khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, remaja, serta bayi dan anak-anak yang sedang berada dalam fase pertumbuhan dan perkembangan. Anemia ini disebabkan kurangnya cadangan zat besi di dalam tubuh sehingga menghambat proses pembentukan sel darah merah. Faktor terkait yang menjadi penyebab terjadinya anemia defisiensi besi adalah konsumsi zat besi yang kurang, kebutuhan zat besi yang meningkat, kondisi kesehatan, pendarahan serta malabsorbsi zat besi. Penegakan diagnosa pasien dilakukan melalui pengamatan anamnesis serta pengujian hematologi dan biokimia darah pasien di dalam laboratorium.
Review: Perawatan stroke saat di rumah Andi Rizki Berliana Zahra Wahab; St. Aisyah Sijid
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v7i1.23688

Abstract

Penyakit stroke merupakan suatu penyakit serebrovaskuler atau pembuluh darah otak yang ditandai adanya gangguan disfungsi otak karena adanya kematian atau kerusakan jaringan otak yang disebabkan kurangnya asupan dara dan oksigen yang mengalir ke otak. Penyakit stroke sudah sangat familiar dan sudah tidak asing lagi karena sudah banyak masyarakat yang terserang penyakit ini. Stroke merupakan penyakit kronik dengan penyebab kematian tertinggi di Asia dan hal ini telah dikonfirmasi oleh World Health Organization. Gejala yang paling mudah untuk dikenali yaitu kelemahan atau kelumpuhan di salah satu bagian tubuh sehingga sulit untuk digerakkan dan bicara yang pelo. Salah satu upaya dalam menurunkan angka kematian penyebab stroke di Indonesia yaitu pentingnya pengetahuan, penatalaksana yang benar dan perawatan yang dapat dilakukan baik di rumah dan rumah sakit serta pentingnya pencegahan terjadinya stroke sekunder. Hal tersebut sesuai dengan imbauan atau anjuran petugas medis, kementerian kesehatan RI dan American Heart Association atau American Stroke Association.
Diabetes Melitus: Review etiologi, patofisiologi, gejala, penyebab, cara pemeriksaan, cara pengobatan dan cara pencegahan Lestari Lestari; Zulkarnain Zulkarnain; St. Aisyah Sijid
Prosiding Seminar Biologi Vol 7 No 1 (2021): PROSIDING BIOLOGI ACHIEVING THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS WITH BIODIVERSITY I
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v7i1.24229

Abstract

Diabetes melitus atau yang biasa masyarakat pada umumnya menyebutnya dengan penyakit kencing manis merupakan penyakit menahun yang dapat diderita seumur hidup. Diabetes memiliki 2 tipe yakni diabetes melitus tipe 1 yang merupakan hasil dari reaksi autoimun terhadap protein sel pulau pankreas, kemudian diabetes tipe 2 yangmana disebabkan oleh kombinasi faktor genetik yang berhubungan dengan gangguan sekresi insulin, resistensi insulin dan faktor lingkungan seperti obesitas, makan berlebihan, kurang makan, olahraga dan stres, serta penuaan. Review ini membahas mengenai etiologi, patofisiologi, gejala, penyebab, cara pemeriksaan, cara pengobatan serta cara pencegahan penyakit diabetes melitus.
The Empowering Women through Diversification of ASUH Local Animal Food Products in Benteng Gajah Village: Pemberdayaan Perempuan Melalui Diversifikasi Produk Pangan Hewani Lokal Yang ASUH di Desa Benteng Gajah Hafsan Hafsan; Devi Armita; Ar. Syarif Hidayat; St. Aisyah Sijid; Hajrah; Zulkarnain; Irwan Misbach
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i1.5491

Abstract

Background: Benteng Gajah adalah desa di kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia. Sebagian besar penduduk desa bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Perempuan di Desa Benteng Gajah umumnya hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, sehingga nyaris tidak berkontribusi secara langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat secara umum. Metode: Teknik-teknik pengabdian tersebut terutama difokuskan pada upaya pelibatan komunitas dampingan serta mendorong partisipasi mereka secara maksimal. Tahapan dalam pendampingan pelatihan keterampilan membuat beberapa produk olahan pangan hewani khususnya daging broiler dengan memegang prinsip keamanan pangan yang dikemas dalam kegiatan “Pelatihan diversifikasi pangan hewani lokal yang ASUH”. Hasil: Hasil ternak yang dihasilkan umumnya dipasarkan langsung tanpa melalui pengolahan hasil panen. Padahal sebagai produsen bahan pangan hewani berupa daging dan telur, hasil-hasil ternak tersebut dapat didiversifikasi menjadi aneka olahan yang memiliki rasa, bentuk yang menarik dan bernilai gizi tinggi serta aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Kesimpulan: Kaum Perempuan di Desa Benteng Gajah menjadi berdaya serta mampu dalam meningkatkan kualitas pangan bagi keluarganya serta dapat meningkatkan perekonomian keluarganya.
Jenis-jenis Burung di Daerah Pasui Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang Hasyimuddin Andika Saputra; St. Aisyah Sijid; Andika Saputra
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v2i1.4642

Abstract

Birds are living organisms classified into the Kingdom Animalia, phylum Aves and including organisms that possess similar characteristics with body cover in the form of feathers and can fly. The aim of this study was to determine the diversity of bird species found in Pasui Village, Buntu Batu District, Enrekang Regency. This research was conducted at Pasui watershed. Birdwatching is done by cruising method at three different stations. The results of this study found 14 bird species classified into 5 orders, 11 families and 13 genera. The bird species obtained are Haliastur indus, Collocalia esculenta, Egretta alba, Chalcophaps indica longirostris, Streptopelia chinensin, Corvus enca, Dicaeum aureolimbatum, Eruthrura hyperythra, Lonchura Malacca, Lonchura punctulata, Passer montanus, Pycnonotus aurigaster, Acridontheres javanicus, Zosterops pelpepbrosus.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN LEPTOSPIROSIS DAN PENCEGAHANNYA (REVIEW) St. Aisyah Sijid; Cut Muthiadin; Zulkarnain Zulkarnain; Risdayanti Adi Purba
Teknosains Vol 16 No 2 (2022): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i2.28154

Abstract

Leptospirosis is a zoonotic disease caused by the bacteria Leptospira which is transmitted by mice. This disease is found in tropical and subtropical regions that have high rainfall. Leptospira bacteria can infect humans through skin wounds or mucous membranes such as the nose, mouth and eyes. The aim is to determine the factors that influence the incidence of leptospirosis and how to prevent it. The factors that influence the incidence of leptospirosis are the presence of standing water, the condition of the gutters, the presence of rats, activity in water and a history of wounds. Prevention of leptospirosis can be done by providing counseling, protecting workers, recognizing potentially contaminated water and soil, eradicating rodents (rats), separating infected pets, vaccinating livestock and pets, vaccines and covering wounds and abrasions with waterproof dressings.
KEANEKARAGAMAN TANAMAN BERPOTENSI SEBAGAI AFRODISIAK ALAMI Zulkarnain Zulkarnain; St Aisyah Sijid; Syarif Hidayat Amrullah; Rusmadi Rukmana
Teknosains Vol 16 No 2 (2022): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i2.28752

Abstract

Aphrodisiac is a compound that has the potential to increase sexual desire. Some of these compounds come from the group of flavonoids, alkaloids, and also steroidal saponins which are found in several types of plants. Among the plants that have potential as natural aphrodisiacs are tough bamboo shoots (Gigantochloa nigrociliata), katuk leaves (Sauropus androgynus (L) Merr.), purple eggplant (Solanum melongena L), Javanese chili (Piper retrofractum Vahl), young areca nut. (Areca catechu L), bitter melon (Momordica charantina L.), basil (Ocimum bacilicum), pepper (Piper nigrum), passion fruit seed (Passiflora ligularis Juss). The potential of these plants as natural aphrodisiacs was obtained from testing on experimental animals in the form of mice (Mus musculus) with several treatments and analysis.
Hispathology Overview Uterus of the Mice (Mus musculus) ICR Female after Giving Extract of Papaya Seed (Carica papaya) Zulkarnain zulkarnain; Nur Maghfirah Qadriati Putri; St. Aisyah Sijid
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v6i1.14946

Abstract

The high maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR) are the main cases in the health sector. Efforts to prevent this are encouraged to utilize plants that contain antifertility compounds, for example with papaya seeds (Carica papaya) which are able to minimize the side effects of contraceptive use. This study aims to determine the description of uterine histopathology of female ICR mice (Mus musculus) after administration of papaya seed extract (Carica papaya). The stages are determining the dose of papaya seed extract (Carica papaya), making papaya seed extract (Carica papaya), preparation and treatment of experimental animals, as well as making and reading uterine histopathology preparations of mice. The results showed that the administration of papaya seed extract (Carica papaya) for 34 days orally at a dose of 0.5 ml/bb was able to disrupt reproductive cells in mice (Mus musculus) characterized by abnormal endometrial thickening along with the amount of dose given.
Co-Authors Ali, Nurjamilah Zakiyah Anang Setiawan Achmadi Andi Rizki Berliana Zahra Wahab ANDIKA SAPUTRA Andika Saputra Ar. Syarif Hidayat Ar. Syarif Hidayat Ayu Febriani Ayu Febriani Commeng, Andi Tenri Cut Muthiadin Cut Muthiadin CUT MUTHIADIN MUTHIADIN Devi Armita Faten Khudaer FATMAWATI NUR Fatmawati Nur Fatmawati Nur Febriani, Ayu Futriani, Futriani H Hasmawati Haerani Haerani Hafsan Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah, Hajrah HASBI HASBI Hasyimuddin Andika Saputra Hasyimuddin Hasyimuddin Hasyimuddin Hasyimuddin Hasyimuddin Hasyimuddin HASYIMUDDIN HASYIMUDDIN Hasyimuddin, Hasyimuddin HERRY SONJAYA Hidayat, Kusnadi S Hidayat, Kusnadi Supriadi Husnul Khatimah ILHAM ALIMUDDIN Indah Indah Irwan Misbach Isna Rasdianah Aziz ISNAENI, NUR Janna, Miftahul Janna, Mivtahul Kahby, Icha Ayunita Khudaer, Faten Lestari Lestari Lestari Lestari Marhani Marhani Mawadda Turrahmi Mayangsari, Tirta Nahda Syaidah Marhabatsar Ni'ma Ainul Fuadi Nur Maghfirah Qadriati Putri Nurmadina, Nurmadina Nurman Nurman Nurmayanti, Nurmayanti Pasau, Naomi Sumbung Permatasari, Artha Rezki Putri, Nur Maghfirah Qadriati Rahman, Syafira Mei Diva Rahmat Fajrin Alir RATMAWATI MALAKA RENNY KURNIA HADIATY Rini Anggraeni Risdayanti Adi Purba Risdayanti Adi Purba Rusmadi Rukmana Sabilla Suryaning Amanda Sabilla Suryaning Amanda Said, Haris SAIFULLAH AZMAN Sri Damayanti Surdianah, Sitti Syarif Hidayat Amrullah Wahdaniyah Wahdaniyah, Wahdaniyah Wirawan, Hadi Purnama Ya'la, Nadhratannaim Yunadia Yunadia Zulijjah Amin Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain