Claim Missing Document
Check
Articles

Hispathology Overview Uterus of the Mice (Mus musculus) ICR Female after Giving Extract of Papaya Seed (Carica papaya) zulkarnain, Zulkarnain; Putri, Nur Maghfirah Qadriati; Sijid, St. Aisyah
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v6i1.14946

Abstract

The high maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR) are the main cases in the health sector. Efforts to prevent this are encouraged to utilize plants that contain antifertility compounds, for example with papaya seeds (Carica papaya) which are able to minimize the side effects of contraceptive use. This study aims to determine the description of uterine histopathology of female ICR mice (Mus musculus) after administration of papaya seed extract (Carica papaya). The stages are determining the dose of papaya seed extract (Carica papaya), making papaya seed extract (Carica papaya), preparation and treatment of experimental animals, as well as making and reading uterine histopathology preparations of mice. The results showed that the administration of papaya seed extract (Carica papaya) for 34 days orally at a dose of 0.5 ml/bb was able to disrupt reproductive cells in mice (Mus musculus) characterized by abnormal endometrial thickening along with the amount of dose given.
Efektivitas Penggunaan Perangkap Cahaya terhadap Tingkat Serangan Spodoptera exigua pada Tanaman Bawang Merah di Desa Saruran Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan Yunadia Yunadia; Syarif Hidayat Amrullah; St. Aisyah Sijid
JURNAL TRITON Vol 16 No 2 (2025): JURNAL TRITON (Issue in Progress)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i2.1323

Abstract

Spodoptera exigua (Lepidoptera: Noctuidae) merupakan hama kosmopolitan yang secara signifikan mempengaruhi budidaya bawang merah dengan menyebabkan kerugian hasil yang cukup besar. Salah satu metode pengendalian yang ramah lingkungan dan sedang menjadi perhatian adalah penggunaan perangkap cahaya berwarna untuk menarik dan mengurangi populasi hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji intensitas serangan larva S. exigua pada tanaman bawang merah yang terpapar warna cahaya yang berbeda dan mengevaluasi efektivitas masing-masing warna dalam mengendalikan dan mengusir hama. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2024 di Desa Saruran, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pendekatan kuantitatif melalui desain Rancangan Acak Kelompok dan analisis data numerik populasi larva, sedangkan pendekatan kualitatif melalui deskripsi visual terhadap gejala serangan dan kondisi tanaman. Data dikumpulkan secara langsung dari lahan bawang merah yang dibagi menjadi empat petak, masing-masing dilengkapi dengan perangkap cahaya dengan warna yang berbeda (merah, putih, oranye, dan kuning). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat serangan tertinggi terjadi pada perlakuan perangkap cahaya merah (43,75%), diikuti oleh putih (41,88%), oranye (28,13%), dan kuning (25,83%). Demikian pula, kepadatan populasi S. exigua tertinggi ditemukan pada perlakuan cahaya merah (30,83 individu), diikuti oleh putih (30,00), oranye (19,79), dan kuning (16,46). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perangkap lampu kuning dan lampu oranye paling efektif dalam menekan populasi dan intensitas serangan S. exigua, sehingga dapat direkomendasikan sebagai alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan pada budidaya bawang merah.
Pengaruh pemberian cuka aren terhadap kadar gula darah dan histopatologi pankreas mencit (Mus musculus) ICR jantan Haerani, Haerani; Sijid, St. Aisyah; Zulkarnain, Zulkarnain
Teknosains Vol 17 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i2.36424

Abstract

Pengobatan diabetes mellitus (DM) dengan konsumsi obat-obatan kimia dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping. Cuka aren menjadi salah satu bahan alami yang dapat menjadi alternatif pengobatan DM. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh cuka aren dalam berbagai konsentrasi terhadap kadar gula darah dan histopatologi pankreas mencit (Mus musculus). Metode penelitian meliputi penentuan dosis aloksan dan cuka aren, pengukuran kadar asam asetat cuka aren, persiapan dan perlakuan hewan coba, pengukuran kadar gula darah mencit, serta pembuatan dan pembacaan preparat histopatologi pankreas mencit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuka aren dengan rata-rata kadar asam asetat 2,08% mampu menurunkan kadar gula darah mencit dengan persentase tertinggi pada pemberian 0,3 ml cuka aren dengan penurunan sebesar 35% kemudian diikuti dengan dosis 0,2 ml dan 0,1 ml dengan persentase penurunan masing-masing sebesar 25,52% dan 17,94%. Cuka aren juga mampu memperbaiki histopatologi pankreas mencit berdasarkan penurunan tingkat kerusakan sel.
Gambaran hasil pemeriksaan mikroskopik basil tahan asam pada penderita tuberkulosis paru di BBKPM Makassar Febriani, Ayu; Sijid, St Aisyah; Hidayat, Kusnadi S; Muthiadin, Cut; Zulkarnain, Zulkarnain
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 2 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.855 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v2i1.28631

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksius yang diakibatkan oleh infeksi kuman Mycobacterium tuberculosis yakni bakteri yang berasal dari golongan Basil Tahan Asam (BTA) yang pada kebanyakan kasus ditemukan menyerang organ paru-paru. Penegakan diagnosis tuberkulosis salah satunya dilakukan dengan uji mikroskopik BTA. Pada penelitian ini dilakukan pengujian sampel dahak dari 119 pasien Balai Besar Kesehatan Paru Makassar dengan metode pewarnaan mikroskopik Zheil neelsen, selanjutnya data yang diperoleh dikelompokkan berdasarkan hasil uji, usia serta gender dari sampel. Berdasarkan riset yang telah dilaksanakan diketahui bahwa pemeriksaan BTA dengan hasil positif pada pasien terdiagnosis menderita TB paru yang dikelompokkan berdasarkan usia berasal dari remaja 11-19 (17%) dan dewasa 20-60 Tahun (83%). Selain itu, pengelompokan berdasarkan gender menunjukkan bahwa hasil pemeriksaan positif paling banyak ditemukan pada laki-laki (61%) sedangakan pada perempuan hanya sekitar 39%.
Analisa kualitas air pada calon induk udang Vaname Litopenaeus vannamei (Boone, 1931) di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar Janna, Mivtahul; Sijid, St. Aisyah; Hasmawati, Hasmawati
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 2 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.428 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v2i3.29469

Abstract

Kualitas air merupakan salah faktor mempengaruhi keberlangsungan udang Vaname (Litopenaeus vannamei). Oleh karena itu, sangat diperlukan untuk tetap memperhatikan kualitas air, meliputi salinitas, suhu, oksigen terlarut, dan pH yang layak di tambak perairan dengan cara melakukan pengujian secara berkala. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui kondisi kualitas air pada calon induk udang Vaname di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model indoor yang sesuai SNI 8037.1:2014 dengan memperhatikan suhu, pH air dan salinitas dalam angka yang layak untuk pemeliharaan induk udang Vaname. Hasil yang diperoleh yaitu suhu berkisar antara 26-28 ºC, pH 7-8, oksigen terlarut (DO) 7-9 mg/l, salinitas 20-33 ppt dan alkalinitas 108- 110 ppm
Analisis proksimat pakan ikan di Balai Budidaya Air Payau Takalar Janna, Miftahul; Sijid, St. Aisyah; Pasau, Naomi Sumbung
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 2 No 3 (2022): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.44 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v2i3.29547

Abstract

Pakan ikan merupakan gabungan dari bahan nabati serta hewani yang dikonsumsi oleh ikan, sehingga dapat menghasilkan energi. Analisa proksimat umumnya digunakan mengetahui kandungan gizi pada pakan yang meliputimeliputi uji karbohidrat, protein, lemak, serat, kadar air dan kadar abu. Tujuan dari analisa proksimat adalah untuk mengetahui kandungan gizi pada pakan ikan. Metode yang digunakan dalam praktik kerja lapangan ini yaitu metode kjeldhal, metode pengabuan kering, metode oven serta metode soxhlet. Adapun hasil penelitian menunjukkan pakan kadar tertinggi pada kepala udang dan nilai terendah terdapat pada pakan apung. Untuk uji protein didapatkan hasil protein tertinggi terdapat pada jenis kepala udang dengan persentase 33.01% dan terendah terdapat pada jenis pakan apung dengan persentase 12.92%, kadar lemak tertinggi terdapat pada jenis pakan kepala udang dengan persentase 5.27% terendah terdapat pada jenis pakan apung dengan persentase 0.47%. Kadar air tertinggi terdapat pada jenis pakan pellet dengan persentase 10.62% dan terendah dengan persentase 8.42% dan kadar abu tertinggi terdapat pada jenis kepala udang dengan persentase 21.49% dan terendah dengan persentase 7.96%.
Hasil diagnostik Mycobacterium tuberculosis dari sputum penderita batuk ≥ 2 minggu dengan pewarnaan Ziehl-Neelsen di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar Lestari, Lestari; Sijid, St. Aisyah; Hidayat, Kusnadi Supriadi
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.02 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.29558

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang diakibatkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, penyakit ini sering ditemukan menyerang organ paru-paru. Salah satu ciri yang dari penyakit ini adalah batuk yang berlangsung ≥ 2 minggu. Pewarnaan Ziehl Neelsen menjadi metode diagnostik pertama untuk melakukan skrining pada pasien yang menjadi suspek TB. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil diagnostik M. tuberculosis dari sputum penderita batuk ≥ 2 minggu dengan pewarnaan Ziehl Neelsen di BBKPM Makassar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode total sampling yangmana terdapat 109 sampel untuk diuji mikroskopik dengan pewarnaan Ziehl Neelsen. Hasil menunjukkan, berdasarkan karakteristik jenis kelamin sampel terdiri dari 69 (63%) laki-laki dan 40 (37%) perempuan, berdasarkan umur kelompok sampel terbagi menjadi tiga yakni 15-34 tahun (30 sampel), 35-59 tahun (58 sampel) dan ≥60 tahun (21 sampel), hasil pemeriksaan diperoleh 18 sampel positif (16,5%) dan 91 sampel negatif (83,5%).
Pemanfaatan tes cepat molekuler (TCM) GeneXpert sebagai alat diagnostik TB paru di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar (BBKPM) Rahman, Syafira Mei Diva; Sijid, St. Aisyah; Hidayat, Kusnadi Supriadi
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.733 KB) | DOI: 10.24252/filogeni.v3i1.29561

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang umum dialami masyarakat adalah tuberkulosis (TB), diperkirakan sekitar 22 negara yang penduduknya menderita penyakit TB dengan jumlah kematian mencapai 61.000 hingga 3 juta setiap tahunnya. World Health Organization (WHO) merekomendasikan beberapa tes untuk diagnosa penyakit TB secara praktis dan cepat, salah satunya adalah metode Tes Cepat Molekuler (TCM) GeneXPert. Penggunaan GeneXpert di Indonesia sudah ada sejak tahun 2014 termasuk di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Makassar (BBKPM) yang sudah mulai menggunakan metode TCM GeneXpert untuk deteksi adanya bakteri Mycobacterium tuberculosis pada tubuh seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan metode TCM GeneXpert dalam diagnosis penyakit TB. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan sampel sputum (dahak) dari pasien yang melakukan pemeriksaan di BBKPM dalam kurun waktu Agustus-September 2021. Sampel sputum selanjutnya diperiksa dengan menggunakan metode TCM GeneXpert. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari total 119 sampel pasien yang diperiksa dengan metode TCM GeneXpert diperoleh hasil yaitu sebanyak 84% pasien terdeteksi MTB (Mycobacterium tuberculosis) negatif, 2% MTB terdeteksi Rifampisin Sensitif, 14% MTB terdeteksi Rifampisin Resisten (TB MDR) dan 0,0% MTB terdeteksi Rifampisin Intermediet.
Identifikasi kasus Sarcoptes scabiei pada hewan peliharaan di UPTD Pusat Kesehatan Hewan Makassar Indah, Indah; Sijid, St. Aisyah; Nurmayanti, Nurmayanti
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i2.34694

Abstract

Salah satu penyakit yang kurang diperhatikan dan seringkali terjadi kesalahan dalam pemberian penanganan adalah penyakit kulit. Penyakit scabies adalah penyakit kulit terbanyak ketiga secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kasus scabies pada hewan peliharaan yang ada di UPTD Puskeswan Makassar serta dapat mengetahui gejala klinis, pemeriksaan dan pengobatan yang dapat diberikan sehingga penularannya dapat dikendalikan. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan sampel kulit pada bagian telinga hewan peliharaan di bawah mikroskop untuk melihat jenis tungau untuk memperkuat proses diagnosa. Hasil yang diperoleh yaitu terdapat lesi pada bagian telinga dan kaki hewan peliharaan dan setelah proses pemeriksaan laboratorium, ditemukan parasit jenis Sarcoptes scabiei yang menyerang kucing DSH (Domestic Shorthair) dan kelinci. Sehingga, dilakukan proses penanganan dengan pemberian obat oles dan injeksi yang mengandung wormectin. Terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi parasit jenis S. scabiei yaitu menjaga kebersihan serta melakukan isolasi pada hewan yang telah terinfeksi.
Observasi dan identifikasi serangga pada tanaman kakao (Theobroma cacao L.) di KHDTK Borisallo Kabupaten Gowa Ali, Nurjamilah Zakiyah; Sijid, St. Aisyah; Said, Haris
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i1.36756

Abstract

Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu tanaman perkebunan Indonesia yang paling banyak dibudidayakan. Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Borisallo yang berada di Kabupaten Gowa merupakan salah satu kawasan dengan jumlah tanaman kakao yang sangat banyak namun pertumbuhannya tidak maksimal dikarenakan serangan serangga hama. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui jenis serangga yang menyerang tanaman kakao di KHDTK Borisallo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2023 di KHDTK Borisallo. Metode yang digunakan ialah metode jelajah yang dilakukan secara acak dengan melakukan pengamatan langsung pada tanaman kakao. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa jenis serangga yang ditemukan pada tanaman kakao sebanyak 4 ordo yaitu Diptera, Lepidoptera, Orthoptera dan Hymenoptera, 4 famili yaitu Tephritidae, Limanthriidae, Blattidae dan Formicidae dengan 5 spesies yaitu lalat buah (Ceratitis capitata), ulat jaran (Dasychira inclusa), kecoa amerika (Periplaneta americana), semut rangrang (Oecophylla smaragdina) dan semut hitam (Ochetellus sp.). Serangga-serangga yang ditemukan lebih banyak menyerang bagian batang, bunga, buah dan daun pada tanaman kakao.
Co-Authors Ali, Nurjamilah Zakiyah Anang Setiawan Achmadi Andi Rizki Berliana Zahra Wahab ANDIKA SAPUTRA Andika Saputra Ar. Syarif Hidayat Ar. Syarif Hidayat Ayu Febriani Ayu Febriani Commeng, Andi Tenri Cut Muthiadin Cut Muthiadin CUT MUTHIADIN MUTHIADIN Devi Armita Faten Khudaer FATMAWATI NUR Fatmawati Nur Fatmawati Nur Febriani, Ayu Futriani, Futriani H Hasmawati Haerani Haerani Hafsan Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah, Hajrah HASBI HASBI Hasyimuddin Andika Saputra Hasyimuddin Hasyimuddin Hasyimuddin Hasyimuddin Hasyimuddin Hasyimuddin HASYIMUDDIN HASYIMUDDIN Hasyimuddin, Hasyimuddin HERRY SONJAYA Hidayat, Kusnadi S Hidayat, Kusnadi Supriadi Husnul Khatimah ILHAM ALIMUDDIN Indah Indah Irwan Misbach Isna Rasdianah Aziz ISNAENI, NUR Janna, Miftahul Janna, Mivtahul Kahby, Icha Ayunita Khudaer, Faten Lestari Lestari Lestari Lestari Marhani Marhani Mawadda Turrahmi Mayangsari, Tirta Nahda Syaidah Marhabatsar Ni'ma Ainul Fuadi Nur Maghfirah Qadriati Putri Nurmadina, Nurmadina Nurman Nurman Nurmayanti, Nurmayanti Pasau, Naomi Sumbung Permatasari, Artha Rezki Putri, Nur Maghfirah Qadriati Rahman, Syafira Mei Diva Rahmat Fajrin Alir RATMAWATI MALAKA RENNY KURNIA HADIATY Rini Anggraeni Risdayanti Adi Purba Risdayanti Adi Purba Rusmadi Rukmana Sabilla Suryaning Amanda Sabilla Suryaning Amanda Said, Haris SAIFULLAH AZMAN Sri Damayanti Surdianah, Sitti Syarif Hidayat Amrullah Wahdaniyah Wahdaniyah, Wahdaniyah Wirawan, Hadi Purnama Ya'la, Nadhratannaim Yunadia Yunadia Zulijjah Amin Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain