Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA PADA SISWA KELAS V DI SDN INPRES WADUWANI Sri Ayu; Rizalul Fiqry; Nurjumiati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.56733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Model Problem Based Learning terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V di SDN Inpres Waduwani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimental dan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes yang terdiri atas pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman konsep IPA siswa sebelum dan sesudah penerapan Model Problem Based Learning. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji t sampel berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 71,7 meningkat menjadi 84,3 pada posttest. Hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan nilai signifikansi sebesar < 0,001 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Selain itu, nilai ukuran efek (effect size) sebesar 2,56 menunjukkan bahwa penerapan Model Problem Based Learning memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa Model Problem Based Learning berpengaruh terhadap peningkatan pemahaman konsep IPA siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, Model Problem Based Learning dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS MEDIA KOMIK EDUKATIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SDN INPRES RABAKODO Tri, Wahyuni; Nurjumiati; Fauziah, Naila
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.57621

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dikembangkan pada siswa sekolah dasar dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Namun, proses pembelajaran di kelas masih didominasi oleh pembelajaran yang berpusat pada guru sehingga siswa memiliki kesempatan yang terbatas untuk menganalisis permasalahan, mengevaluasi informasi, dan menyusun kesimpulan secara logis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning berbasis media komik edukatif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis, observasi, dan angket respons siswa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (Sig. = 0,001 < 0,05), sehingga penerapan model Problem Based Learning berbasis media komik edukatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, siswa memberikan respons yang sangat positif terhadap proses pembelajaran, yang ditunjukkan melalui meningkatnya keaktifan, motivasi, dan keterlibatan selama pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, integrasi model Problem Based Learning dengan media komik edukatif dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Indonesia.