Erwin Salpa Riansi
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Increasing the Activity and Skills of Writing Hots Negotiating Text Through Audio-Visual Media Marti Marganingsih; Aceng Hasani; Erwin Salpa Riansi
Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.206 KB) | DOI: 10.30998/jh.v6i2.1400

Abstract

The author conducted this Classroom Action Research aiming to find the right media as a means of improvement the writing skills of HOTS negotiating texts for SMKN 8 students Tangerang Regency. The data used are qualitative data and quantitative data obtained from preliminary study results, period I, and period II through the learning process St Class X TKJ 4 SMKN 8 Tangerang Regency. The results of the study in the first cycle in the form of HOTS writing texts that described the ability of class X TKJ 4 students in understanding writing negotiating texts. The results in cycle I showed an average value of 77 with an increase of 0.2compared to the results in the pre-cycle. To achieve maximum results, the author conducts a research cycle. The results of research in cycle II were in the form of HOTS writing texts that described students' abilitiesclass X TKJ 4 students in understanding writing negotiating texts. The results in cycle II showed an average value of 93, an increase of 1.6 compared to the results in the pre-cycle.Keywords: Hots writing activeness and skills, negotiation text, audio-visual media
PILPRES 2019 DALAM KARIKATUR INILAH.COM Erwin Salpa Riansi; Desma Yuliadi Saputra
Riksa Bahasa Vol 4, No 2 (2018): Riksa Bahasa Vol. 4 No. 2 November 2018
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberitaan terkait pemilihan presiden pada tahun 2019 menjadi topik yang ramai dibicarakan masyarakat di berbagai media. Terlebih media sosial atau laman-laman berita mengulas seluk-beluk terkait Pilpes 2019 dan dikomentari secara bebas oleh pengguna media tersebut. Akhir-akhir ini, karikatur atau meme menjadi sebuah media yang menarik minat pembaca berita karena karikatur sebagai sebuah karya dapat digunakan sebagai sarana penyampaian ekspresi. Hal tersebut dapat dilakukan tanpa memerlukan banyak rangkaian kata kata—penegasan karikatur tidak hanya terletak pada teks, tetapi pada gambar atau ilustrasi yang digunakan. Kendati demikian, teks dan gambar yang digunakan perlu selaras dan bersifat umum, bahkan tokoh yang digambarkan dalam karikatur perlu dibuat semirip mungkin dengan tokoh aslinya. Selain itu, kata-kata singkat yang digunakan karikatur dapat dijadikan sebuah penelitian dengan implikatur, sebuah tinjauan pragmatik. Hal tersebut menjadi sebuah hal yang menarik dibahas secara ilmiah.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS TEKS EDITORIAL BERBASIS ALBURHANI UNTUK PESERTA DIDIK SMA Riansi, Erwin Salpa; Devi, Ade Anggraini Kartika; Solihat, Ilmi
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v7i1.14766

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar menulis teks editorial berbasis Al Burhani serta mendeskripsikan kelayakannya. Pengembangan bahan ajar dirancang menggunakan metode penelitian pengembangan atau Research and Development (R & D) model Borg and Gall. Prosedur penelitian meliputi penelitian pendahuluan, pengembangan bahan ajar, dan produk bahan ajar. Data studi pendahuluan diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada peserta didik dan wawancara guru. Berdasarkan analisis kebutuhan, didesain prototipe bahan ajar menulis teks editorial berbasis Al Burhani. Desain bahan ajar terlebih dahulu diuji oleh pakar materi dan media kemudian diujicobakan dalam kelas kecil kemudian direvisi kembali lalu diujicobakan dalam kelas luas. Pada tahap ini juga, bahan ajar diuji kelayakannnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar menulis teks editorial berbasis Al Burhani layak digunakan oleh peserta didik SMA.
VARIASI BAHASA JARGON PADA AKUN TIKTOK @VINA MULIANA Ro’fah, Deviyatul; Juansah, Dase Erwin; Riansi, Erwin Salpa
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v8i2.23189

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk, kelas, dan fungsi jargon yang ada pada akun tiktok @Vina Muliana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan metode dan teknik pengumpulan data berupa observasi dengan teknik catat. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah video pada akun tiktok @Vina Muliana. Hasil dari penelitian ini ditemukan 65 data jargon pada video tiktok Vina Muliana, yaitu 38 jargon dalam bentuk kata dasar, 4 jargon bentuk kata bentukan, 2 jargon bentuk akronim, 7 jargon bentuk singkatan, 2 jargon bentuk penggalan, 11 jargon bentuk kompositum, dan 1 jargon bentuk reduplikasi. Terdapat 11 jargon yang termasuk kelas kata kerja, 4 jargon kata sifat, dan 50 jargon yang termasuk kelas kata benda. Selain itu terdapat pula 11 data yang mempunyai fungsi instrumental, 3 data fungsi regulasi, 41 data fungsi representasional, dan 10 data fungsi heuristik.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS KARYA ILMIAH Saputra, Desma Yuliadi; Riansi, Erwin Salpa; Hilaliyah, Tatu
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v5i2.24208

Abstract

Revolusi Industri 4.0menjadi tantangan bagi akademisi dan praktisi di bidang pendidikan. Kemajuan teknologi belumberimbang dengan kemampuan tenaga pengajar untuk berinovasi dalammenyusunmedia pembelajaran. Media pembelajaran yang tidak bervariasimenyebabkan siswa tidak dapatmenyerapmateri selama proses pembelajaran, terlebih pembelajaran karya tulis ilmiah.Waktu pembelajaran di sekolahyang relatif singkat, siswa dituntut untukmemadukan informasi dan kemampuanberpikir kritis untukmenanggapi fenomena di sekitarnya. Berdasarkanhal tersebut, multimedia interaktif model ASSURE (Analyze, State, Select, Utilize, Require, dan Evaluate) sangat relevanmengatasi masalah tersebut. Penelitian inimenggunakanmetode research and development yangmenghasilkan produk berupa software dan website.
Tindak Tutur Ilokusi dalam Naskah Drama Jam Dinding yang Berdetak Karya Nano Riantiarno sebagai Upaya Memperkaya Bahan Ajar Apresiasi Drama di SMA Kelas XI Asri Ayu Lestari; Aceng Hasani; Erwin Salpa Riansi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.3908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam naskah drama Jam Dinding yang Berdetak karya Nano Riantiarno. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari naskah drama Jam Dinding yang Berdetak karya Nano Riantiarno. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik studi pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Data diperiksa keabsahannya dengan menggunakan teknik triangulasi penyidik. Proses analisis dilakukan dengan menggunakan metode padan pragmatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi yang ditemukan dalam naskah drama Jam Dinding yang Berdetak karya Nano Riantiarno meliputi: (1) tindak tutur ilokusi bentuk asertif dengan ragam fungsi menyatakan, memberitahukan, menyarankan, membanggakan, mengeluh, menuntut, dan melaporkan; (2) tindak tutur ilokusi bentuk direktif dengan ragam fungsi memesan, memerintahkan, memohon, meminta, menyarankan, menganjurkan, dan menasihatkan; (3) tindak tutur ilokusi bentuk komisif dengan ragam fungsi menjanjikan, bersumpah, dan menawarkan; (4) tindak tutur ilokusi bentuk ekspresif dengan ragam fungsi mengucapkan terima kasih, mengucapkan selamat, memaafkan, menyalahkan, memuji, menyatakan belasungkawa, dan menuduh; serta (5) tindak tutur ilokusi bentuk deklaratif dengan ragam fungsi menamai dan menentukan. Hasil penelitian dan subjek yang digunakan dapat digunakan sebagai upaya untuk memperkaya bahan ajar apresiasi drama dalam bentuk modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka pada materi drama di jenjang SMA kelas XI untuk meningkatkan kemampuan menulis peserta didik dalam menulis naskah drama.
Penggunaan Abreviasi dalam Postingan Video Instagram Pada Akun @Lokalprideindo Serta Implikasinya Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA: The use of abbreviations in Instagram video posts on the @Lokalprideindo account and their implications for Indonesian language learning in high school Dina Dina; Ediwarman Ediwarman; Erwin Salpa Riansi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan abreviasi jenis akronim dan fungsi abreviasi jenis akronim serta pengimplementasian pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa data dari postingan video instagram pada akun @lokalprideindo. Pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat.
RELASI KEKERABATAN BAHASA JAWA DIALEK SOLO TINGKATAN NGOKO DAN BAHASA SUNDA DIALEK BANTEN TINGKATAN KASAR Indri Wulandari Sukoco; Elis Yunita; Erwin Salpa Riansi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i2.285

Abstract

Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian linguistik historis komparatif untuk menganalisis adanya hubungan kekerabatan dari dua bahasa yang berada di pulau Jawa, yaitu Jawa dialek Solo ngoko dan Sunda dialek Banten kasar. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini 1) bagaimana hubungan kekerabatan berdasarkan hitungan angka antara bahasa Jawa dialek Solo tingkatan ngoko dan bahasa Sunda dialek Banten tingkatan kasar; 2) bagaimana tatanan leksikostatistik pada bahasa Jawa dialek Solo tingkatan ngoko dan bahasa Sunda dialek Banten tingkatan kasar sehingga dapat disusun tingkat tingkat urutan perpisahan kedua bahasa tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kekerabatan bahasa Jawa dialek Solo tingkatan ngoko dan bahasa Sunda dialek Banten tingkatan kasar. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik wawancara serta mengisi kuisioner dari 200 kosakata dasar Swadesh.  Kosakata dasar Swadesh yang berjumlah 200 tersebut selanjutnya diklasifikasikan berdasarkan kosakata yang berkerabat dengan kosakata yang tidak berkerabat. Teori yang dipergunakan adalah linguistik historis komparatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa hubungan kekerabatan bahasa Jawa dialek Solo tingkatan ngoko dan bahasa Sunda dialek Banten tingkatan kasar ada ditingkatan rumpun bahasa. Hal tersebut dibuktikan dengan dasar perhitungan kekerabatan senilai 32%. Skala ini terbukti dengan adanya persamaan serta kemiripan dari kedua bahasa terdapat 64 kosakata yang sama. Dengan demikian dapat disimpulan bahwa bahasa Jawa dialek Solo tingkatan ngoko dan bahasa Sunda dialek Banten tingkatan kasar merupakan dua bahasa yang memiliki kekerabatan yang erat. Berdasarkan dari hasil analisis jangka kesalahan, dapat diketahui bahasa Jawa dialek Solo tingkatan ngoko dan bahasa Sunda dialek Banten tingkatan kasar merupakan bahasa tunggal sekitar 1.596 – 1.362 tahun yang lalu.
GANGGUAN BERBICARA JENIS PSIKOGENIK LATAH DALAM KUMPULAN VIDEO TIKTOK AKUN @TIRTACHAND KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Khusnul Yuliyanti; Amaliyah Amaliyah; Erwin Salpa Riansi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i2.302

Abstract

Latah adalah kondisi neurologis yang jarang terjadi yang ditandai oleh respons impulsif atau refleks yang berlebihan terhadap situasi tertentu. Tuturan latah menarik untuk diteliti dengan kajian psikolinguistik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tuturan dan karakteristik gangguan psikogenik jenis latah dalam objek yang akan diamati. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan agar dapat diketahui bentuk bahasa serta penggunaan profaniti yang menjadi karakteristik berbahasa latah. Sumber data didapat dari tuturan seorang penderita gangguan psikogenik jenis latah dalam kumpulan video tiktok akun @tirtachand. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak-catat. Maka dari itu, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk tuturan latah dapat berupa kata, frasa, klausa dan kalimat. Sementara karakteristik tuturan latah dapat berupa kata makian seksual dan kata makian ringan.
Analisis Eufemisme, Disfemisme dan Ungkapan Tabu dalam Konstruksi Judul Berita Kompas Online (24-25 Oktober 2025) Nurul Fadilah; Soffan Rulliawan; Erwin Salpa Riansi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2438

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan manfaat dari penggunaan eufemisme, disfemisme, dan ungkapan tabu pada judul berita onine Kompas pada tanggal 24-25 Oktober 2025. Penelitian inidilatarbelakangi adanya judul berita surat kabar mengandung gaya bahasa khas yang digunakan oleh jurnalistik. Salah satu gaya bahasa yang digunakan oleh para jurnalistik ialah penggunaan eufemisme, disfemisme, dan ungkapan tabu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan semantik leksikal, menghasilkan data berupa deskripsi kualitatif. Data penelitian berupa satuan kata dan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan kajian semantik yang berfokus pada eufemisme, disfemisme, dan ungkapan tabu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 43 judul beritapda surat kabar harian online Kompas tanggal 24-25 Oktober 2025. Dari jumlah tersebut ditemukan 5 data eufemisme dan 1 data disfemisme, sedangkan ungkapan tabu tidak ditemukan. Eufmisme yang ditemukan berupa 1 bentuk frasa benda dan 4 kata benda. Sementara itu, disfemisme yang ditemukan berbentuk kata sifat sebanak 1 data.