Articles
Manajemen Pendidikan Kecakapan Vokasional di Pondok Pesantren Al-Fadhlah Kelurahan Minas Jaya Kecamatan Minas
Wilson Wilson;
Dafetta Fitrilinda;
Nur Arifi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4253
Rumusan masalah dalam penelitian adalah bagaimanakah manajemen pendidikan kecakapan vokasional di pondok pesantren Al-fadhlah Kelurahan Minas Jaya Kecamatan Minas ? penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen pendidikan vokasional di pondok pesantren Al-fadhlah Kelurahan Minas Jaya Kecamatan Minas. Penelitian ini memiliki 7 sub fokus yaitu 1) manajemen kurikulum 2) manajemen peserta didik 3) pendidik dan tenaga kependidikan 4) sarana dan prasarana 5) manajemen keuangan 6) humas 7) layanan khusus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di pondok pesantren Al-fadhlah yang melibatkan 5 (informan) sebagai subjek penelitian, diantaranya informan inti 2 (dua), 3 (tiga) informan kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumen, observasi, dan wawancara. Sedangkan analisis dalam penelitian meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi. Manajemen pendidikan vokasional di pondok pesantren Al-fadhlah perlu diperbaiki agar mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Hal ini dapat dilihat dari manajemen kurikulum, manajemen peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, manajemen keuangan, humas, dan layanan khusus. Hal ini dapat dilihat dari pelaksanaan program pendidikan vokasional yang tidak sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat. Manajemen pendidikan vokasional di pondok pesantren Al-fadlah perlu ditingkatkan lagi guna menyiapkan peserta didik yang mampu bersaing di dunia kerja melalui program-program pendidikan vokasional yang dilaksanakan di pondok pesantren Al-fadhlah.
Kemandirian Remaja Dalam Program Bina Keluarga Remaja Di Kampung KB Mekar Wangi Kelurahan Tangkerang Barat
Melly Destrika Ramadhani;
Wilson Wilson;
Dafetta Fitrilinda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4280
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah kemandirian remaja akhir putri dalam Program Bina Keluarga Remaja di Kampung KB Mekar Wangi Kelurahan Tangkerang Barat. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini adalah remaja akhir putri di kampung KB Mekar wangi dengan rentan usia 19-24 tahun, kader posyandu remaja dan orangtua remaja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remaja akhir putri di Kampung KB Mekar Wangi Kelurahan Tangkerang Barat sudah dapat dikatakan mandiri. Hal ini karena remaja-remaja tersebut sudah menunjukkan kemandirian dari sisi perilaku, emosional dan nilainya. Hal ini dibutikan dengan kemampuan remaja tersebut dalam memikirkan sesuatu atas prinsip benar salah. Selain itu, remaja akhir putri di kampung KB tersebut memiliki keberanian untuk menyampaikan saran dan siap menerima apapun respon yang didapatkan. Kemudian remaja akhir putri di kampung KB Mekar Wangi Kelurahan Tangkerang Barat tidak lagi menganggap orang tuanya adalah sosok yang paling ideal dibuktikan dengan pendapatnya yang mengatakan bahwa tidak semua keputusan orang tua harus dipatuhi karena tidak semuanya sesuai dengan keinginan, kebutuhan dan kemampuannya.
Kemandirian Anak Usia Dini Berdasarkan Dukungan Sosial Orang Tua
Intan Kumara Dewi;
Wilson Wilson;
Daeng Ayub
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4453
Kemandirian sangat penting di terapkan sejak dini. Anak yang sudah diajarkan dan dibiasakan mandiri sejak kecil, maka akan terbawa hingga dewasa kelak. Kemandirian pada anak dipengaruhi oleh dukungan sosial orang tua oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian anak usia dini berdasarkan dukungan sosial orang tua. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di kelompok bermain Se-kelurahan Simpang Baru kecamatan Binawidya Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan kepada 81 orang tua yang memiliki anak usia dini di kelompok bermain dengan rentang usia anak 3-4 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan data observasi, dokumentasi dan menyebarkan angket pada responden dengan teknik pengambilan Simple Random Sampling lalu menggunakan teknik analisa data statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial, dengan variabel bebas adalah dukungan sosial orang tua (X), sedangkan variabel terikat (Y) adalah kemandirian anak usia dini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara dukungan sosial orang tua dengan kemandirian anak usia dini yang mengacu pada indikator kemampuan fisik, percaya diri dan bertanggung jawab.
Penerapan Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan oleh Tutor pada Program Kesetaraan Paket B di Homeschooling Kak Seto Pekanbaru
Damaiana Wulan Ningrum;
Wilson Wilson;
Daffeta Fitrilinda
IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 1, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/ijedr.v1i2.1215
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tutor program penyetaraan paket B Homeschooling Kak Seto Pekanbaru melaksanakan pembelajaran PAIKEM (Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan). Teknik penelitian ini bersifat eksploratif dengan perspektif kualitatif. Observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Informan dalam penelitian ini adalah para tutor program kesetaraan paket B Homeschooling Kak Seto. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu strategi yang digunakan dalam proses menjadikan kegiatan belajar mengajar dinamis, inventif, kreatif, sukses, dan menyenangkan serta disesuaikan dengan peserta didik adalah pendekatan PAIKEM. Tutor dapat menyederhanakan prosedur dengan menggunakan metode paikem. Tutor dapat menggunakan teknik paikem untuk memvariasikan dan mendiversifikasi kegiatan belajar mengajar; mereka juga membantu peserta didik dalam memahami topik. Tanpa diamati, seorang tutor menciptakan proses belajar mengajar; Sebagai bentuk dorongan dan penghargaan atas kontribusi setiap peserta didik dalam proses pembelajaran, tutor memberikan insentif kepada peserta didiknya.
Need Analysis for Development of a Role Playing Learning Model to Increase Student's Learning Motivation in Social Pathology Course
Ria Rizkia Alvi;
Muhammad Jaiz;
Said Suhil Achmad;
Khairiyah Khadijah;
Willasari Arien;
Wilson Wilson
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3630
This study aims to (1) determine the needs of students regarding learning media that can help students improve learning outcomes and motivation; (2) the implementation of Social Pathology learning. It is research and development that is being done here. The Borg Gall development model—which includes preliminary and development studies, expert validation, model updates, hypothetical models derived from validation results, and model testing—is the one that is employed. According to Borg and Gall, the two primary goals of research and development procedures are product development and feasibility testing. Nevertheless, the scope of this research is restricted to the analytical phase, specifically examining the necessity of developing a role-playing learning model in social pathology courses to enhance the desire of students to learn. The participants in this research were third-semester social pathology students. 37 individuals made up the samples using the non-probability sampling method (saturated sample). A modified Likert scale was utilized to create the needs questionnaire, which had four response options: strongly agree, agree, disagree, and disagree strongly. Students and lecturers need a role-playing model. Students and lecturers in the Community Education Study Program need a role-playing model. This is demonstrated by the percentage that was found while examining the financial requirements of the student responses—90% of which were classified as strongly agreeing. Applying the role-playing learning paradigm can boost students' motivation and enhance their academic performance. This needs analysis can be used as the basis of learning innovations that will be applied to have an impact positive learning, which can improve learning motivation students significantly.
Change in COVID-19 Pandemic: Investigating Early Childhood Education Teachers’ Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Competencies
Ria Novianti;
Eddy Noviana;
Wilson Wilson;
Meyke Garzia;
Tri Umari
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.2314
This study delved into the realm of early childhood education, specifically focusing on the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) of teachers in Riau Province, Indonesia. Quantitative data were gathered from a sample of 124 early childhood educators catering to children aged 3 to 5 in school-based settings. The research utilized an instrument adapted from Kabakci Yurdakul's TPACK-Deep survey, tailored to suit the unique educational landscape of early childhood education in Indonesia. Data analysis primarily involved descriptive techniques. The findings underscored the imperative for teachers to enhance their TPACK competencies to effectively tackle emerging challenges and elevate the quality of education, aligning with the evolving demands of children's educational needs. However, a notable gap emerged as many educators struggled to integrate technology into their teaching practices, often due to insufficient access to necessary technological resources. This highlights the pressing need for educators to continuously hone their expertise in technology, pedagogy, and content knowledge to optimize learning experiences for young learners.
Kohesivitas Kelompok Warga Belajar Paket B di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekanbaru
Adinda Putri Dwifani;
Wilson Wilson;
Wilasari Arien
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2822
Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan kohesivitas kelompok warga belajar Paket B di SKB Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan kepada 3 informan inti dan 2 informan kunci. Diperoleh hasil bahwa kohesivitas kelompok warga belajar Paket B di SKB Kota Pekanbaru pertama, motivasi kelompok diketahui bahwa warga belajar Paket B memiliki motivasi kelompok ditunjukkan dengan mereka memiliki rasa kemauan untuk belajar bersama di dalam kelompok belajarnya tanpa disuruh. Kedua daya tarik, diketahui bahwa warga belajar Paket B memiliki daya tarik ditunjukkan dengan mereka mau ikut berkontribusi di dalam kelompoknya. Ketiga dari komitmen tinggi, diketahui bahwa warga belajar Paket B memiliki komitmen tinggi ditunjukkan dengan mereka memiliki ketetapan yang telah disetujui secara bersama dan mereka telah memenuhi aturan. Terakhir solidaritas, diketahui bahwa warga belajar Paket B memiliki solidaritas ditunjukkan dengan mereka saling menjaga keharmonisan dengan menghargai perbedaan usia, latar belakang serta merasa saling percaya.
Pengelolaan Program Tahfizh Qur’an Jawahirul Qur’an di PKBM Harapan Bangsa Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar
Nurul Hidayah;
Wilson Wilson;
Masyitha Ramadhani
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2769
Penelitian ini dilatarbelakangi ditemukannya kesenjangan pada pengelolaan program tahfizh qur’an Jawahirul Qur’an di PKBM Harapan Bangsa Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Diketahui bahwa pengelola program Jawahirul Qur’an tersebut belum ada peningkatan peserta didik dari tahun 2021-2023 masih memiliki 5 peserta didik dan belum mempunyai akreditasi dikarenakan belum memenuhi syarat, untuk pengajuan akreditasi harus memiliki 15 santri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan program tahfizh qur’an Jawahirul Qur’an di PKBM Harapan Bangsa Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini di laksanakan di Pondok Tahfizh Jawahirul Qur’an, yang pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan dokumentasi, wawancara, dan observasi, dengan melibatkan 4 (empat) informan sebagai subjek penelitian. Seterusnya untuk mencari dan menyusun data digunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan program tahfizh Jawahirul Qur’an tersebut kekurangan sumber daya manusia. Untuk administrasi Pondok Tahfizh Jawahirul Qur’an masih memakai administrai PKBM Harapan Bangsa. Untuk kegiatan pembelajaran di Pondok Tahfizh Jawahirul Qur’an belum terjadwal atau terstruktur dimana pembelajaran dilakukan dengan kegiatan sehari-hari dengan kebiasaan tanpa membuat jadwal pembelajaran.
Kecemasan Orang Tua yang Memiliki Anak Putus Sekolah di Desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan
Anisa Fajri Zalita;
Wilson Wilson;
Masyitha Ramadhani
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2765
Mengetahui tingkat kecemasan orang tua yang memiliki anak putus sekolah di Desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan merupakan tujuan dari penelitian ini. Jenis penelitian ini jenisnya yakni penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasinya ialah 77 orang tua yang anaknya putus sekolah di Desa Segati. Sampel penelitian ada sebanyak 65 orang yang dipilih dengan memakai teknik Proportionate Stratified Random Sampling, dengan menggunakan Ms Excel dan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecemasan orang tua yang memiliki anak putus sekolah tergolong tinggi, dengan persentase rata-rata 74,44%. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kecemasan orang tua yang memiliki anak putus sekolah tergolong tinggi, karena orang tua merasa takut dengan semakin dewasanya anak tersebut maka semakin dibutuhkan pendidikan, kemudian adanya pengaruh dari lingkungan luar seperti pergaulan bebas maupun berupa budaya, tingkat pendidikan orang tua, perhatian dan dukungan orang tua.
Pengaruh Peranan Orang Tua Terhadap Karakter Kewirausahaan Remaja Putri Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar
Amalia Dinda Zelika;
Wilson Wilson;
Daeng Ayub
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/mesir.v1i2.3071
Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk mengukur tingkat Peranan Orang Tua di Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, 2)Untuk mengukur tingkat Karakter Kewirausahaan Remaja Putri di Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, 3)Apakah terdapat pengaruh Peranan Orang Tua terhadap Karakter Kewirausahaan Remaja Putri di Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten KamparJenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri desa sibuak kecamatan tapung kabupaten Kampar sebanyak 87 remaja putri. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling adalah metode penarikan dari sebuah populasi atau semesta dengan cara tertentu sehingga setiap anggota populasi tadi memiliki peluang yang sama untuk terpilih atau diambil dengan menggunakan rumus Slovin, maka sampel sebanyak 47 remaja putri.Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan Peranan Orang Tua yang terjadi oleh remaja putri di Desa Sibuak Kecamatan Tapung menunjukan angka pengaruh sebesar 33% yang berarti remaja putri begitu sering mendapatkan peranan orang tua terhadap kegiatan kewirausahaan.Tingkat karakter kewirausahaan remaja putri menunjukan pengaruh sebesar 25% yang berarti tingkat karakter kewirausahaan remaja putri cukup tinggi. Terdapat pengaruh peranan orang tua terhadap karakter kewirausahaan remaja putri di desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar sebesar 53% sedangkan selebihnya 47% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak di sebutkan dalam penelitian ini.kesimpulan Peranan Orang Tua yang terjadi oleh remaja putri di Desa Sibuak Kecamatan Tapung menunjukan angka pengaruh sebesar 33% yang berarti remaja putri begitu sering mendapatkan peranan orang tua terhadap kegiatan kewirausahaan.Tingkat karakter kewirausahaan remaja putri menunjukan pengaruh sebesar 25% yang berarti tingkat karakter kewirausahaan remaja putri cukup tinggi. Terdapat pengaruh peranan orang tua terhadap karakter kewirausahaan remaja putri di desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar sebesar 53% sedangkan selebihnya 47% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak di sebutkan dalam penelitian ini.