Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI KOMUNIKASI HUMAS PEMERINTAHAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) DALAM MENYEBARKAN INFORMASI P4GN MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @infobnn_ri Bayu Rafli Hardian; Slamet Parsono
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 8 No 1 (2024): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jike.v8i1.6276

Abstract

Badan Narkotika Nasional (BNN) declares war against drugs through various efforts. BNN, as a government agency, has the obligation to disseminate information about Prevention, Eradication, Abuse, and Illicit Trafficking of Narcotics (P4GN) to the public to reduce the number of drug abusers. The purpose of this research is to determine the communication strategy of the government public relations of BNN in disseminating P4GN information through the Instagram social media account @infobnn_ri. This study uses the Communication Strategy Stages theory by Canggara (2014), which includes Establishing the Communicator, Establishing the Target Audience, Composing the Message, Establishing the Communication Media, and Evaluation. The approach used is descriptive qualitative through data collection techniques of interviews, observation, and documentation. The results of this study show that BNN's public relations implement a communication strategy in disseminating P4GN information through the Instagram account @infobnn_ri with several stages starting from appointing the Deputy and BNN work units as Communicators, determining the entire Indonesian public as the target audience for P4GN information content, composing the P4GN information content messages before publication, choosing Instagram as the communication media to disseminate P4GN information content, and conducting program evaluation and management evaluation to assess the success of the P4GN program and the communication strategy that has been implemented.
PERTARUNGAN NARASI DI RUANG DIGITAL: ANALISIS MEDIA MASSA & MEDIA SOSIAL TERHADAP SENGKETA KEPEMILIKAN HOTEL SULTAN Muhammad Sufyan Abdurrahman; Akhmad Firmannamal; Slamet Parsono; Muhammad Rio Fariza; Bintar Mupiza
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 4 No 2 (2026): Januari
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v4i2.9884

Abstract

Kontroversi pengelolaan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, telah lama menjadi sorotan nasional. Tak hanya karena sengketa hukum antara negara dan pihak swasta, tetapi juga karena besarnya perhatian publik yang dibentuk oleh media. Penelitian ini menganalisis peran media massa dan media sosial dalam membentuk opini publik atas krisis kepemilikan Hotel Sultan, Jakarta. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan metode analisis isi, studi ini menelaah representasi naratif dari 128 berita daring, unggahan media sosial, dan pernyataan pihak terkait periode 4–6 Oktober 2023. Hasilnya menunjukkan krisis ini bukan sekadar konflik legal pemerintah dan pihak swasta, tetapi juga arena persaingan narasi di ruang publik digital. Media massa cenderung menampilkan legitimasi pemerintah berdasarkan hukum, sementara media sosial memberi ruang empati terhadap pihak swasta dan pekerja hotel. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi krisis di era digital memerlukan strategi naratif transparan, inklusif, dan responsif. Studi ini menyarankan pentingnya tata kelola komunikasi publik yang dialogis serta mendorong penelitian lanjutan dengan pendekatan longitudinal dan komparatif lintas kasus. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian komunikasi krisis dengan mengintegrasikan analisis konten media massa dan media sosial untuk memahami dinamika perebutan narasi antara negara dan entitas swasta dalam konflik kepemilikan aset publik.
Strategi Konten Edukasi PT Bio Farma dalam Meningkatkan Kesadaran Vaksinasi Influenza melalui Instagram @update.imun Nasywamaraya Natakusumah; Slamet Parsono
Jurnal Riset Komunikasi Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jrk.v1i1.31626

Abstract

Kesadaran masyarakat Indonesia dalam menjaga kekebalan tubuh melalui vaksinasi influenza masih perlu ditingkatkan. Ini terjadi karena masih minimnya edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya vaksinasi influenza oleh pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemanfaatan konten edukasi oleh PT Bio Farma dalam meningkatkan kesadaran vaksinasi influenza melalui Instagram @update.imun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi, dan observasi. Penelitian ini mengacu pada model karakteristik new media oleh Lister yaitu: (1) Digital; (2) Interactive; (3) Hypertextual; (4) Virtual; (5) Networked; dan (6) Stimulated. Hasil penelitian menunjukkan PT Bio Farma mempraktikkan komunikasi kesehatan melalui kampanye update imun dengan memanfaatkan karakteristik media baru dalam menyebarkan konten edukasi di Instagram. Konten dikemas dalam format visual dan video untuk menarik perhatian masyarakat. Selain itu, PT Bio Farma juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam kampanye edukasi, memperkuat hubungan, dan menciptakan obrolan yang mendalam terkait vaksinasi influenza melalui berbagai fitur Instagram. PT Bio Farma pun melalukan kolaborasi dengan komunitas, organisasi, dan influencer yang dapat memperluas cakupan kampanye vaksinasi influenza. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi influenza dan memberikan wawasan bagi pengelolaan komunikasi kesehatan di media sosial.
ANALISIS HANTOLOGI ATAS MANAJEMEN PERSEPSI MANTRA "LUPA JALAN PULANG" DALAM FILM DUSUN MAYIT Solihin; Ulfah Wafa Almubarokah; Slamet Parsono; Iman Soleh Nurdin
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 5 No 1 (2026): Agustus
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v5i1.11326

Abstract

Studi ini meneliti fungsi ideologis dan naratif dari mantra pendengaran “mereka yang datang akan lupa jalan pulang” dalam film horor Indonesia Dusun Mayit (2025), yang disutradarai oleh Rizal Mantovani. Dengan menggunakan pendekatan Politik Ruang dan teori Hauntologi Spasial Mark Fisher, penelitian ini menyelidiki bagaimana teror dalam sinema horor kontemporer beroperasi sebagai arena kontestasi kekuasaan antara subjek perkotaan modern dan entitas supernatural lokal. Dengan menggunakan analisis tekstual film, studi ini menemukan bahwa bisikan penguasa hantu Gunung Welirang berfungsi sebagai akusmeter—suara tanpa sumber yang terlihat yang mengganggu kesadaran kognitif para tokoh. Intervensi akustik ini secara aktif mendekonstruksi ruang geografis yang dikomersialkan, yaitu jalur pendakian heterotopik eksklusif yang diwakili oleh Dusun Mayit, juga dikenal sebagai Pasar Setan. Temuan menunjukkan bahwa fenomena “lupa jalan pulang” bukan hanya perangkat mistis yang dimaksudkan untuk membangkitkan rasa takut; melainkan, merupakan tindakan spektral politik spasial yang menantang kedaulatan teknologi antroposentris dan merebut kembali kesucian alam dari eksploitasi kapitalisme pariwisata.