Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan Produk Perikanan Kekinian sebagai Upaya Peningkatan Gizi Remaja di SMK Negeri 1 Tabukan Tengah Sambeka, Yana; Kasaluhe, Meityn Disye; Mahihody, Astri; Wuaten, Grace Angel
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): Mei
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i3.411

Abstract

Ikan laut memiliki kandungan gizi yang mampu mencegah dan menjaga kesehatan tubuh. Berbeda dengan ikan yang kaya akan nutrisi, junk food dianggap tidak memiliki nutrisi bagi tubuh, namun makanan ini masih cenderung menjadi pilihan, utamanya di kalangan anak dan remaja. Kegiatan edukasi pada remaja siswa SMK Negeri 1 Tabukan Tengah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa akan pentingnya mengonsumsi ikan guna peningkatan gizi remaja yang mana alternatif makanannya dapat dengan produk perikanan yakni olahan ikan yang sesuai dengan makanan kekinian remaja. Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat terdiri dari: (1) penjajakan dan identifikasi masalah, (2) koordinasi dan persiapan, (3) pelaksanaan kegiatan edukasi, dan (4) evaluasi. Jumlah  responden yang mengikuti kegiatan pengabdian sebanyak 44 siswa, dengan presentase siswa laki-laki 59,09% dan siswa perempuan 40,91%. Sebagian besar responden termasuk pada usia 17 tahun dengan jumlah 17 (38,64%). Berdasarkan perbandingan antara nilai hasil pre-test dan post-test, kegiatan edukasi dapat meningkatkan pemahaman siswa. Rata-rata peningkatan pemahaman siswa atau N-Gain berada pada kategori sedang.
Edukasi Eco-Lifestyle Pada Siswa SMP Negeri 3 Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe Gansalangi, Ferdinand; Kasaluhe, Meityn Disye; Mahihody, Astri Juwita; Hinonaung, Jelita Siska Herlina; Patras, Mareike Doherty; Lalombo, Agneta Sartika; Hapsari, Destu Ayu; Maanaiya, Juanda Putri A.; Wuwung, Indra Berliant; Kaunang, Vicky
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i4.2142

Abstract

Timbulan sampah di wilayah Indonesia mencapai 36 ton per tahun dan 67, 62% diantaranya merupakan sampah yang tidak terkelola. Banyaknya timbulan sampah disebabkan karena berbagai faktor baik dari aspek perilaku, lingkungan serta fasilitas pembuangan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran serta keterlibatan siswa dalam penggunaan sampah plastik dan pengelolaan sampah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam berbagai langkah yakni analisis situasi, koordinasi, pelaksanaan hingga evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan diikuti oleh 101 peserta.  Berdasarkan karakteristik, 55 (54,5%) merupakan peserta perempuan dan 46 (45,54%) peserta laki-laki. Peserta mayoritas berusia 12 tahun dengan jumlah 44 (43,6%). Skor rerata pengetahuan peserta pada lembar pretest yakni 7 dan rerata pada lembar posttest menjadi 9,5 dari skor maksimal 10. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mampu meningkatkan pegetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya penerapan eco-lifestyle. Keterlibatan siswa dalam praktik daur ulang turut memicu kreativitas siswa serta memberikan perspektif baru tentang potensi sampah menjadi barang bermanfaat.
Determinan Status Gizi Remaja Di Wilayah Pesisir Kecamatan Tabukan Tengah Kabupaten Kepulauan Sangihe Gansalangi, Ferdinand; Kasaluhe, Meityn Disye; Mahihody, Astri Juwita; Sambeka, Yana; Patras, Mareike Doherty; Wuaten, Grace Angel
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2155

Abstract

Remaja merupakan masa transisi dari masa anak menuju ke dewasa dimana muncul beberapa perubahan baik secara fisik, mental, emosional dan perubahan tersebut terjadi dengan cepat. Oleh karena terjadi peningkatan pertumbuhan dan perkembangan fisik secara signifikan, remaja membutuhkan zat gizi yang tinggi. Peralihan gaya hidup dan pola makan remaja cukup mempengaruhi tingkatan asupan maupun kebutuhan gizinya, Remaja merupakan kelompok rentan yang dapat mengalami berbagai permasalahan terkait kesehatan maupun gizi khusunya remaja putri. Terdapat beberapa alasan mengapa remaja putri termasuk dalam kelompok rentan. Hal ini disebabkan oleh percepatan pertumbuhan dan perkembangan tubuh remaja yang membutuhkan energi dan zat gizi yang lebih banyak. Selain itu, perubahan pola hidup dan kebiasaan makan menuntut penyesuaian asupan energi dan zat gizi. Alasan lain yang tidak kalah penting yakni terjadinya kehamilan, keikutsertaan dalam olahraga atau kegiatan dengan aktivitas fisik tinggi serta kecanduan alkohol dan obat.  selain itu beberapa remaja putri juga mengkonsumsi makanan dalam jumlah berlebih dan pada akhirnya mengalami obesitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan status gizi remaja di Wilayah pesisir Kecamatan Tabukan Tengah. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu convenience sampling dengan jumlah sampel 127 responden. Berdasarkan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) mayoritas remaja di Kecamatan Tabukan Tengah termasuk pada kategori kurus (51,2%). Uji statistik faktor determinan status gizi menunjukkan pengetahuan (P Value = 0,857), Citra Tubuh ((P Value = 0,028), Aktivias Fisik (P Value = 0,660). Kesimpulan terdapat hubungan antara pandangan remaja tentang citra tubuh (body image) dengan status gizi remaja.
Eco-Trap: Environmentally Friendly Mosquito Trap from Recycled Materials to Prevent Dengue Fever Pramardika, Dhito Dwi; Kasaluhe, Meityn Disye; Patras, Mareike Doherty; Pangandaheng, Nansy Delia; Wuaten, Grace Angel; Lalombo, Agneta Sartika
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 32 (2025) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v32i2.180

Abstract

This community service program developed eco-trap innovation as a sustainable solution for mosquito vector control at SMA Negeri 3 Tahuna Barat. This initiative has addressed environmental health issues caused by mosquito breeding and the accumulation of plastic waste in the school environment. The implemented method combines a participatory educational approach with practical training in making mosquito traps from used plastic bottles. A total of 54 students participated in the program, which was conducted in September 2025. Evaluation using the pretest-posttest and Wilcoxon statistical analysis showed a significant increase in participants’ knowledge (Z=-5.689, p=0.000) and attitude (Z=-4.534, p=0.000). This program not only succeeded in enhancing students’ capacity for environmentally friendly vector control but also instilled the principles of a circular economy through the use of recycled materials. The results of the activity demonstrate the effectiveness of participatory environmental education in building ecological awareness while supporting the achievement of sustainable development goals in health and education.
Analisis Peran Orang Tua Terhadap Perilaku Seksual Pranikah Remaja Di Kecamatan Tabukan Utara Tahun 2025 Tooy, Gracia Christy; Hinonaung, Jelita Siska Herlina; Umboh, Melanthon Junaedi; Rambi, Christien Angreni; Kasaluhe, Meityn Disye; Tatangidatu, Maryati Agustina
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2043

Abstract

Premarital sexual behavior among adolescents is often influenced by encouraging factors, such as internal intentions, social support from parents and friends, ease of access to information related to pornography and opportunities that encourage premarital sexual behavior among adolescents. This study aims to analyze the relationship between parental roles and premarital sexual behavior among adolescents in North Tabukan District, Sangihe Islands Regency. This research employed an analytical survey design with a cross-sectional approach. The study population consisted of parents and adolescents, with a total sample of 120 respondents selected through consecutive sampling based on inclusion and exclusion criteria. Data were collected using questionnaires on parental roles and premarital sexual behavior, and analyzed using the Chi-Square test. The results showed that most parents had good roles (71.7%), while the majority of adolescents exhibited good premarital sexual behavior (99.2%). Although the statistical test indicated no significant relationship between parental roles and premarital sexual behavior (p = 0.110), descriptive analysis revealed a tendency for better parental roles to be associated with more positive adolescent behavior. Furthermore, attitudes showed a significant relationship with premarital sexual behavior (p = 0.000). In conclusion, parental roles, knowledge, and attitudes play a crucial role in shaping healthy premarital sexual behavior among adolescents; therefore, family-based interventions should be strengthened through open communication and comprehensive sexual education.
Kampanye Gizi Seimbang sebagai Pencegahan Masalah Gizi Siswa SMAN 1 Tabukan Utara Astri Juwita Mahihody; Jelita Siska Herlina Hinonaung; Meityn Disye Kasaluhe; Mareike Doherty Patras; Grace Angel Wuaten; Youdy L. L Kawengian
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i2.3048

Abstract

Pergeseran paradigma masyarakat yang dipengaruhi oleh akselerasi teknologi telah menciptakan tuntutan akan efisiensi di berbagai aspek kehidupan. Hal ini berdampak pada kecenderungan remaja dalam mengonsumsi fast food yang dinilai lebih praktis, ekonomis, dan higienis. Permasalahan utama yang ditemukan pada siswa SMAN 1 Tabukan Utara adalah minimnya pengetahuan mengenai konsep Gizi Seimbang. Mayoritas siswa masih mengabaikan pentingnya proporsi zat gizi yang masuk ke dalam tubuh mereka. Selain itu, belum adanya program edukasi gizi yang masif, terjadwal, dan terstruktur di lingkungan SMAN 1 Tabukan Utara. Adapun solusi yang ditawarkan: berupa pelaksanaan Kampanye Gizi Seimbang yang interaktif. Pengabdian ini dilaksanakan di SMA 1 Tabukan Utara yang meliputi seluruh siswa kelas 10-12, yang berjumlah 75 orang. Adapun tahapan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap evaluasi berupa analisis pre-test dan post-test serta persentase peningkatan pengetahuan. Setelah dilakukan kampanye, rerata skor pengetahuan siswa meningkat dari 65,5 menjadi 80.5. Dengan demikian, kampanye sadar gizi seimbang efektif meningkatkan pengetahuan siswa. Oleh karena itu, diharapkan pihak sekolah dapat mengintegrasikan program edukasi gizi ini secara berkelanjutan, misalnya melalui optimalisasi peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS) atau Kader Kesehatan Remaja sekolah. Selain itu, disarankan diadakan pemantauan status gizi (pengukuran TB dan BB) secara berkala minimal setiap semester.
Konsumsi Makanan Berisiko pada Remaja di Kabupaten Kepulauan Sangihe: Peran Jarak Sekolah Ke Pusat Kota Ferdinand Gansalangi; Meityn Disye Kasaluhe; Astri Juwita Mahihody; Melanthon Junaedi Umboh; Mareike Doherty Patras; Agneta Sartika Lalombo; Grace Angel Wuaten
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60054

Abstract

Konsumsi makanan berisiko pada remaja merupakan masalah kesehatan yang terus meningkat di Indonesia, termasuk di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Kepulauan Sangihe. Faktor lingkungan geografis, khususnya jarak sekolah ke pusat kota, diduga berperan penting dalam membentuk pola konsumsi pangan remaja. Penelitian ini berutujuan untuk menganalisis peran jarak sekolah ke pusat kota terhadap konsumsi makanan berisiko pada remaja di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan coss-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling dengan mengunjungi sekolah mudah diakses. Jumlah sampel dalam penelitian yaitu 321 remaja yang berada di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (52%), lokasi sekolah ke pusat kota ≥ 6,1 km (50,8%) serta termasuk pada kategori rendah untuk konsumsi makanan berisiko (34,9%). Uji chi square antara jarak sekolah ke pusat kota dengan konsumsi makanan berisiko menunjukkan p-value ≤ 0,001. Jarak sekolah ke pusat kota merupakan faktor determinan konsumsi makanan berisiko pada remaja di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Edukasi Pengelolaan Sampah untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Lingkungan Remaja Kepulauan Sangihe Mareike Doherty Patras; Meityn Disye Kasaluhe; Nansy Delia Pangandaheng; Grace Angel Wuaten; Dhito Dwi Pramardika; Agneta Sartika Wuaten
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i2.2808

Abstract

Siswa di SMA Negeri 3 Tahuna Barat masih sering membakar sampah plastik yang berisiko terhadap kesehatan lingkungan akibat keterbatasan fasilitas pemilahan sampah dan minimnya edukasi. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kesehatan lingkungan siswa melalui edukasi pengelolaan sampah berbasis praktik. Kegiatan menggunakan desain pre-test dan post-test dengan intervensi multikomponen berupa penyuluhan, media audiovisual, diskusi, dan praktik daur ulang sampah. Kegiatan dilaksanakan pada 19 September 2025 terhadap 53 siswa. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner 10 butir sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank dan effect size. Hasil menunjukkan skor rata-rata pengetahuan meningkat signifikan dari 8,13 menjadi 8,75 (p < 0,001; r = 0,39). Peningkatan terbesar terjadi pada siswa dengan skor awal rendah sehingga kesenjangan pengetahuan menurun. Respon siswa terhadap pendekatan praktik dan audiovisual juga sangat positif. Pendekatan edukasi multikomponen berbasis praktik ini dapat dipertimbangkan sebagai model promotif kesehatan lingkungan yang aplikatif untuk mendukung pengelolaan sampah di sekolah wilayah pesisir dan kepulauan.