p-Index From 2021 - 2026
6.122
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KOMPARASI METODE PERBAIKAN KONTRAS BERBASIS HISTOGRAM EQUALIZATION PADA CITRA MEDIS Riadi, Aditya Akbar; Chamid, Ahmad Abdul; Sokhibi, Akh
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 1 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.842 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i1.1026

Abstract

Citra merupakan gambaran tentang karakteristik suatu obyek menurut kondisi variabel tertentu. Pengolahan citra bertujuan memperbaiki kualitas citra agar mudah diinterpretasi oleh manusia atau mesin (dalam hal ini komputer). Terdapat beberapa operasi di dalam pengolahan citra, salah satunya adalah perbaikan kontras yang pada dasarnya biasa digunakan untuk memunculkan bagian-bagian yang tidak terlihat (hidden feature) pada citra. Hasil citra dari rontgen yang tidak selalu memiliki kualitas citra yang baik, seperti halnya hasil citra x-ray yang terlalu gelap atau ada bagian tulang yang terlihat samar sehingga gambar tidak terlihat jelas. Pada penelitian ini teknik peningkatan citra dengan perbaikan kontras menggunakan metode berbasis Histrogram Equalization. Pada citra medis tersebut dan juga menunjukkan kinerja hasil pengukuran kontrol eror menggunakan Mean Square Error menjelaskan bahwa metode  Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization lebih baik dibandingkan dengan metode Histrogram Equalization dan metode Adaptive Histogram Equalization.
Sistem Pendukung Keputusan untuk Penentuan Prioritas Pemberdayaan Masyarakat melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Menggunakan Metode Topsis Murti, Alif Catur; Chamid, Ahmad Abdul
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6 No 5: Oktober 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3210.676 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019651049

Abstract

Sektor kesehatan yang menjadi pilar utama  pemerintah Kabupaten Kudus diwujudkan dengan pengembangan sarana serta pelayanan kesehatan yang baik di masing – masing kecamatan. Dinas kesehatan memiliki tanggung jawab untuk melakukan upaya menjaga dan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, dengan dibantu tenaga kesehatan yang berada di puskesmas dan pustu di tiap kecamatan. Kondisi tingkat kesehatan masyarakat yang fluktuatif terjadi, karena dipengaruhi oleh tidak tepatnya sasaran masyarakat yang perlu dilakukan pemberdayaan, Dapat dikatakan promosi kesehatan ini masih belum dapat dikatakan efektif, karena belum adanya sistem yang bisa memrioritaskan masyarakat yang membutuhkan pemberdayaan dalam bentuk promosi dan penyuluhan kesehatan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah TOPSIS dan kriteria yang digunakan ada 4 yaitu KIA, Kesehatan Lingkungan, Gaya Hidup, dan Upaya Kesehatan masyarakat. Masing – masing kriteria memiliki jumlah indikator penilaian yang berbeda dimana KIA memiliki 4 indikator, Kesehatan lingkungan dan gaya hidup masing – masing 5 indikator, sedangkan upaya kesehatan masyarakat 2 indikator. Indikator penilaian ini sesuai dengan Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia No 2269/MENKES/PER/XI/2011. Metode TOPSIS digunakan karena mampu mencari alternatif optimal berdasarkan jarak ideal positif dan negatif. Dari hasil analisa Kritria PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat) yang menjadi faktor penentu adalah pada kriteria Upaya kesehatan Masyarakat karena tahapan akhir dari kesadaran pentingnya kesehatan tidak hanya sampai individu saja, melainkan sudah berkembang sampai mendukung dan melakukan upaya kesehatan masyarakat. AbstractThe health sector which is the main pillar of the Kudus Regency government is realized by developing good health facilities and services in each sub-district. The health office has the responsibility to make efforts to maintain and improve the health of the community, with the help of health workers in the health center in each sub-district. Fluctuating public health conditions occur, because it is influenced by the inaccurate target of the community that needs to be empowered. It can be said that this health promotion still cannot be said to be effective, because there is no system that can prioritize people who need empowerment in the form of health promotion and counseling. In this study the method used is TOPSIS and the criteria used are 4, namely KIA, Environmental Health, Lifestyle, and Public Health Efforts. Each criterion has a number of different assessment indicators where KIA has 4 indicators, environmental health and lifestyle of each of the 5 indicators, while public health efforts are 2 indicators. The indicator of this assessment is in accordance with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No 2269 / MENKES / PER / XI / 2011. The TOPSIS method is used because it is able to find optimal alternatives based on ideal positive and negative distances. From the results of the PHBS Critical (Clean and Healthy Lifestyle) analysis that are the determining factors are the criteria for Public Health Efforts because the final stages of awareness of the importance of health are not only for individuals, but have developed to support and make public health efforts.
Design of an Exam Cheating Detection System Application Based on Machine Learning with the Computer Vision Method Hendrawan, Andra Putra; Wijayanti, Esti; Chamid, Ahmad Abdul
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v11i2.2704

Abstract

Exam cheating is a persistent problem facing educational institutions worldwide. This cheating not only harms honest students but also undermines the integrity of the education system. In today's digital age, various forms of cheating are increasingly difficult to detect using manual proctoring methods. For example, test takers can use hidden technological devices or engage in non-verbal communication that is difficult for human proctors to detect. This suggests that traditional proctoring is less effective in addressing increasingly sophisticated cheating. Abstract Exam cheating is a serious problem that can compromise the integrity of the education system. Manual proctoring is often ineffective in identifying suspicious behavior that occurs during exams. This study aims to design and develop a machine learning-based exam cheating detection system with computer vision methods. This system uses facial recognition technology, motion tracking, and object detection to identify suspicious activities such as the use of prohibited devices or unusual movements automatically and in real-time. The method used involves a Convolutional Neural Network (CNN) algorithm for participant face verification, pose estimation for motion analysis, and You Only Look Once (YOLO) for object detection. The results of this system development show that the system can improve efficiency and accuracy in detecting cheating behavior, as well as reduce reliance on manual proctoring.
Pengembangan Sistem Booking Web Real-Time dengan Kalender Monitoring dan Live Chat Tjahaja79 ardiansyah, bangga aditya; Meimaharani, Rizkysari; Chamid, Ahmad Abdul
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i1.3493

Abstract

The manual reservation process at Cafe Tjahaja79 often leads to operational inefficiency and a lack of transparency regarding table availability for customers. This study aims to develop a web-based booking system integrated with a real-time monitoring calendar and live chat to address these issues. The system development method employed is the Waterfall model, ranging from requirements analysis to implementation, while functionality testing was conducted using Black Box Testing. The system is designed to facilitate table reservations, digital payments via QRIS, and instant communication between customers and administrators. The test results indicate that all system features function validly and are free from functional errors. It is concluded that the implementation of this system effectively improves the efficiency of reservation management administration and provides service certainty for customers through accurate schedule visualization.Keywords: Online booking system; Table reservation; Live chat; Digital calendar; Waterfall. AbstrakProses reservasi manual di Cafe Tjahaja79 sering kali menyebabkan ketidakefisienan operasional dan minimnya transparansi informasi ketersediaan meja bagi pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem booking berbasis web yang terintegrasi dengan kalender monitoring real-time dan live chat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode pengembangan sistem yang diterapkan adalah Waterfall, mulai dari analisis kebutuhan hingga implementasi, sedangkan pengujian fungsionalitas dilakukan menggunakan Black Box Testing. Sistem dirancang untuk memfasilitasi reservasi meja, pembayaran digital via QRIS, serta komunikasi instan antara pelanggan dan admin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berjalan valid dan bebas dari kesalahan fungsional. Disimpulkan bahwa implementasi sistem ini efektif meningkatkan efisiensi administrasi pengelolaan reservasi serta memberikan kepastian layanan bagi pelanggan melalui visualisasi jadwal yang akurat. 
Rancang Bangun Dashboard Monitoring Pengiriman Bermasalah pada E-Commerce marta, amelia vidora revita; riadi, aditya akbar; chamid, ahmad abdul
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 22, No 1 (2026): Januari
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v22i1.3516

Abstract

The rapid growth of e-commerce has increased the volume of orders that must be monitored by sellers, making the handling of delivery delays a major challenge. This study designs and develops a dashboard to monitor problematic shipments on an e-commerce platform by applying a Service Level Agreement (SLA) approach as the basis for evaluating delivery delays. The research adopts a Research and Development (R&D) method with the Waterfall system development model, which includes the stages of requirement analysis, system design, implementation, and functional testing. The developed dashboard is able to automatically classify shipment statuses based on SLA calculations, display indicators of orders at risk of delay, and present delivery data through graphical visualizations. The testing results indicate that the system successfully presents real-time delivery data, proactively detects potential delays, and supports sellers in making operational decisions. This system provides a more effective and measurable SLA-based approach for monitoring e-commerce deliveries.Keywords: Monitoring dashboard; Problematic delivery; Service Level Agreement; E-commerce; Automatic detection.AbstrakPerkembangan e-commerce telah meningkatkan volume pesanan yang harus dipantau oleh seller, sehingga penanganan keterlambatan pengiriman menjadi tantangan utama. Penelitian ini merancang dan membangun sebuah dashboard untuk memonitor pengiriman bermasalah pada platform e-commerce dengan pendekatan Service Level Agreement (SLA) sebagai dasar penilaian keterlambatan pengiriman. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan sistem Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian fungsionalitas. Dashboard yang dikembangkan mampu mengklasifikasikan status pengiriman secara otomatis berdasarkan perhitungan SLA, menampilkan indikator pesanan berisiko terlambat, serta menyajikan grafik visualisasi pengiriman. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil menampilkan data pengiriman secara real-time, mendeteksi potensi keterlambatan secara proaktif, dan membantu seller dalam pengambilan keputusan operasional. Sistem ini memberikan pendekatan monitoring pengiriman yang lebih efektif dan terukur berbasis SLA.Kata kunci: Dashboard monitoring; Pengiriman bermasalah; Service Level Agreement; E-commerce; Deteksi otomatis
CNN-Based Automatic Detection of Corn Leaf Diseases Using Desktop GUI Application Salsabilah, Nisrina Rona; Riadi, Aditya Akbar; Chamid, Ahmad Abdul
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 22, No 1 (2026): Januari
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v22i1.3501

Abstract

Early detection of corn leaf diseases plays a crucial role in improving agricultural productivity. This study develops an automatic detection system for corn leaf diseases using a Convolutional Neural Network (CNN) implemented in a desktop-based GUI application. The model was developed using a transfer learning approach with a dataset of 2,400 corn leaf images divided into four classes: Blight, Common Rust, Gray Leaf Spot, and Healthy. The research stages included image preprocessing, model training and evaluation, and implementation of the trained model into an offline desktop application. Experimental results show that the CNN model achieved an accuracy of 90.00%, with precision of 90.02%, recall of 90.00%, and an F1-score of 90.00%. The Healthy class demonstrated the best performance, while the Blight class showed the lowest but remained in a good category. The developed system enables fast, practical, and efficient disease detection and has the potential to support objective early diagnosis in agriculture.Keywords: CNN; Deep Learning; Disease Detection; Corn Leaf; Transfer Learning  AbstrakDeteksi dini penyakit daun jagung berperan penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi otomatis penyakit daun jagung menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN) berbasis aplikasi GUI desktop. Model dikembangkan dengan pendekatan transfer learning menggunakan 2.400 citra daun jagung yang terbagi dalam empat kelas, yaitu Blight, Common Rust, Gray Leaf Spot, dan Healthy. Tahapan penelitian meliputi preprocessing citra, pelatihan dan evaluasi model, serta implementasi model ke dalam aplikasi desktop yang dapat digunakan tanpa koneksi internet. Hasil pengujian menunjukkan akurasi sebesar 90,00%, precision 90,02%, recall 90,00%, dan F1-score 90,00%. Kelas Healthy memiliki performa terbaik, sedangkan kelas Blight terendah namun tetap dalam kategori baik. Implementasi sistem memungkinkan proses deteksi dilakukan secara cepat, praktis, dan efisien. Sistem yang dikembangkan berpotensi mendukung deteksi penyakit secara objektif serta membantu meningkatkan produktivitas pertanian.Kata kunci: CNN; Deep Learning; Deteksi Penyakit; Daun Jagung; Transfer Learning
Klasifikasi Penulisan Huruf Hijaiyah Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network Pada TPQ I’anatut Tholibin fatmarini, dini; Riadi, Aditya Akbar; Chamid, Ahmad Abdul
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 22, No 1 (2026): Januari
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v22i1.3531

Abstract

This research was conducted due to difficulties in recognizing handwritten Hijaiyah letters at TPQ I’anatut Tholibin caused by variations in writing styles and similarities among letters. The study aims to develop a handwritten Hijaiyah letter classification system based on a Convolutional Neural Network (CNN) using the MobileNetV2 architecture. The research employed a Research and Development (R&D) approach, including real-time data collection from students’ handwritten samples, image preprocessing (resizing to 224×224, pixel normalization, and augmentation), model design using transfer learning, training, and testing. Model evaluation was performed using test data that were not involved in the training process, with performance assessed through a confusion matrix and metrics such as accuracy, precision, recall, and F1-score. The experimental results show that the model achieved an accuracy of 78.46% with a macro F1-score of 77.29%, indicating a reasonably good and balanced classification performance across classes. The system was implemented as a web-based application supporting real-time testing through direct writing on a digital canvas, enabling interactive classification. These findings demonstrate that MobileNetV2 is effective for handwritten Hijaiyah letter classification and has potential as an intelligent learning support tool.Keywords: Hijaiyah letters; Convolutional neural network; MobileNetV2; Image classification; Real-time systemAbstrakPenelitian ini dilakukan karena pengenalan tulisan tangan huruf hijaiyah di TPQ I’anatut Tholibin masih terkendala variasi bentuk tulisan dan kemiripan antar huruf. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem klasifikasi tulisan tangan huruf hijaiyah berbasis Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur MobileNetV2. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan pengumpulan data tulisan tangan murid secara real-time, pra-pengolahan citra (resizing 224×224, normalisasi piksel, dan augmentasi), perancangan model dengan pendekatan transfer learning, pelatihan, dan pengujian. Pengujian dilakukan menggunakan data uji yang tidak dilibatkan dalam proses pelatihan, dengan evaluasi performa menggunakan confusion matrix dan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model mencapai akurasi sebesar 78,46% dengan nilai macro F1-score 77,29%, yang menandakan performa klasifikasi yang cukup baik dan relatif seimbang antar kelas. Sistem diimplementasikan dalam aplikasi web dengan pengujian real-time melalui penulisan langsung pada kanvas digital sehingga klasifikasi dapat dilakukan secara interaktif. Temuan ini menunjukkan MobileNetV2 efektif untuk klasifikasi huruf hijaiyah tulisan tangan dan berpotensi sebagai alat bantu pembelajaran.Kata Kunci: Huruf hijaiyah; Convolutional neural network; MobileNetV2; Klasifikasi citra; Sistem realtime
Implementasi Sistem Berbasis Android untuk Monitoring Perkembangan Siswa Sekolah Dasar Abraham Wahyu Wicaksono; Esti Wijayanti; Ahmad Abdul Chamid
bit-Tech Vol. 7 No. 3 (2025): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i3.2014

Abstract

Pemantauan perkembangan siswa di sekolah dasar masih menghadapi kendala dalam hal manajemen data dan komunikasi antara pihak sekolah dengan orang tua. Sistem pencatatan konvensional yang mengandalkan metode tertulis menyebabkan inefisiensi dalam pengelolaan data, risiko kehilangan informasi, serta keterlambatan penyampaian perkembangan siswa kepada orang tua. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem monitoring berbasis Android untuk mengoptimalkan proses pemantauan dan pelaporan perkembangan siswa sekolah dasar. Partisipan penelitian meliputi pendidik dan wali murid siswa dari sekolah dasar target implementasi. Proses pengumpulan data dilaksanakan dengan mengamati langsung di lapangan terhadap proses pencatatan konvensional yang berjalan, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik, serta studi literatur terkait sistem monitoring pendidikan. Sistem dikembangkan menggunakan metode Waterfall dengan pengujian Black Box untuk memvalidasi fungsionalitas. Hasil implementasi menunjukkan sistem berhasil mengintegrasikan tiga peran pengguna yaitu admin, guru, dan orang tua dengan tingkat keberhasilan pengujian mencapai 100% pada seluruh fitur utama, meliputi manajemen data pengguna, pencatatan perkembangan siswa, dan visualisasi laporan. Inovasi utama sistem mencakup antarmuka yang disesuaikan untuk setiap peran pengguna, fitur pelaporan real-time, serta visualisasi grafik perkembangan siswa. Sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi pengelolaan data, mempercepat penyampaian informasi kepada orang tua, dan menciptakan lingkungan pemantauan yang lebih transparan dan kolaboratif. Kontribusi penelitian ini signifikan dalam modernisasi sistem monitoring pendidikan dasar, menawarkan solusi praktis untuk tantangan komunikasi antara sekolah dan keluarga, serta menyediakan platform digital yang mendukung pemantauan perkembangan siswa secara berkelanjutan.
Pengembangan Chatbot Pada Platform Telegram Sebagai Media Informasi Seputar Handphone Arfiyan khusnul Umam; Esti Wijayanti; Ahmad Abdul Chamid
bit-Tech Vol. 8 No. 1 (2025): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v8i1.2150

Abstract

Di tengah kompleksitas pasar teknologi yang terus berkembang, generasi muda sering menghadapi tantangan dalam menemukan informasi yang relevan, terutama terkait perangkat seluler. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan mengembangkan Chatbot Tanya Phone, sebuah solusi interaktif yang dirancang untuk memberikan informasi spesifikasi, harga, dan ulasan produk kepada pengguna Telegram. Proses pengembangan chatbot ini mencakup analisis menyeluruh terhadap kebutuhan pengguna, perancangan alur percakapan yang intuitif, serta pengembangan berbasis API Telegram untuk memastikan integrasi yang efisien dan responsif.Implementasi sistem diharapkan dapat memberikan respons yang cepat dan akurat, membantu pengguna dalam memahami informasi penting terkait perkembangan teknologi di pasar handphone saat ini. Metode pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah black box testing, yang bertujuan untuk memastikan bahwa semua fitur chatbot berfungsi sesuai dengan ekspektasi dan memenuhi kebutuhan pengguna. Selain itu, proses pengujian juga mengidentifikasi beberapa aspek yang memerlukan penyempurnaan guna meningkatkan kinerja chatbot secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Chatbot Tanya Phone tidak hanya mampu memberikan umpan balik secara real-time, tetapi juga meningkatkan pemahaman pengguna terkait teknologi, memudahkan pencarian informasi, serta memberikan kontribusi positif bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin dinamis di era digital saat ini, serta membantu mereka dalam membuat keputusan yang lebih baik dan memperkuat keterampilan literasi digital mereka untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi yang cepat.
Demand Prediction and Apparel Production Management Using AI-Based Decision Tree Iqbal Haqiqi Ariyanto; Ahmad Abdul Chamid; Rina Fiati
bit-Tech Vol. 8 No. 1 (2025): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v8i1.2325

Abstract

The apparel industry faces significant challenges in demand forecasting due to market volatility, rapid changes in fashion trends, and diverse consumer behavior, especially within e-commerce environments. Traditional forecasting methods such as linear regression and time series models often fall short in addressing the complex dynamics of the modern fashion market. This study presents a novel integration of demand forecasting and size recommendation into a unified AI-based system utilizing the Decision Tree algorithm. The system is designed to predict product demand while also providing personalized clothing size recommendations based on user attributes such as body measurements, style preferences, and seasonal trends. The system was developed using a structured data processing and predictive modeling approach, incorporating user profiles and trend sentiment derived from social media. The evaluation results show that the system achieved an accuracy rate of 87.5% in demand forecasting and 84% user satisfaction for size recommendations. It demonstrated better adaptability and performance compared to traditional methods such as ARIMA. A functional prototype was implemented, allowing users to interactively input data and receive real-time predictions. This study confirms the potential of Decision Tree-based AI models to enhance the shopping experience, reduce product return rates, and optimize inventory management. Future improvements may involve integrating real-time data and advanced technologies such as 3D body scanning to further increase prediction accuracy and personalization in digital fashion retail.
Co-Authors Abraham Wahyu Wicaksono Aditia Ananda Sutrisno Aditya Akbar Riadi Ahdi Riyono Ahmad Hariyadi, Ahmad Ahmad Jazuli Ahmad Jazuli Akbar, Fadhil Akh Sokhibi Akhmad Akhmad Alif Catur Murti Alif Catur Murti Alvin Rainaldy Hakim Anteng Widodo Aprilianto, Mohammad Andrean Jaya ardiansyah, bangga aditya Arfiyan Khusnul Umam Arfiyan khusnul Umam Arya Yudha Ananta Wijaya Azka Bima Aditya Bayu Surarso Danang Budiman Hidayat Dimas Satrio Oktavianto Endang Supriyati Enno Siti Nurainin Esti Wijayanti Esti Wijayanti, Esti Evita Noor Sofiana Dewi Fahri Muhammad Daelami fatmarini, dini Fika Kamalul Wafi Hendra Dwi Kurniawan, Hendra Dwi Hendrawan, Andra Putra Heru Teguh Apriyanto Ida Nur Aeni Ida Nur Aeni, Ida Nur Intan Nabila Hilma Iqbal Haqiqi Ariyanto Ivan Bagus Prasetiyo Juwanda, Farikhin Mahendra, Bagus Rosa marta, amelia vidora revita Maula Yudhananta, Naufal Maulana, Sahidin Achmad Noor Mohammad Kanzunnudin Muhammad Dwiky Candra Fardani Muhammad Imam Ghozali Muhammad Rieza Maulana Muhammad Rizki Naila Rizki Salisa Niki Nilam Sari Noor Azizah Prayogo, Sandi Qatrhunnada Abiyu Akhdan Ratih Nindyasari Renaldi Irfan Firdaus Richa Yolanda Rijal, Syaifur Rina Fiati Rizky Sari Mei Maharani Rizkysari Mei Maharani Rizkysari Mei Maharani Rizkysari Meimaharani Rizkysari Meimaharani Safitri, Sabrina Alya Salsabilah, Nisrina Rona Sentanu, Arga Seva Amartya Shafian Syah, Aliffaza Sholihul Ibad Sokhibi, Akh Sri Utaminingsih Syafri Samsudin Teguh, Aris Wicakosno Wibowo Harry Sugiharto Wibowo, Yuniar Satrio Widowati Widowati Wingga Aria Sasra