Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Sungkai

ANALISIS USAHA IKAN ASIN PATIN (Pangasius spp) DI DESA SUKA DAMAI KECAMATAN UJUNG BATU KABUPATEN ROKAN HULU (Studi Kasus Pada Usaha Ikan Asin Patin Bapak Mirwan) Devi Sepriyanti; Ikhsan Gunawan
SUNGKAI Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.122 KB) | DOI: 10.30606/sungkai.v10i1.930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi usaha ikan asin patin pada usaha bapak Mirwan di Desa Suka Damai, menghitung besarnya penerimaan, biaya dan keuntungan dan menganalisis besarnya tingkat efsiensi usaha ikan asin patin. Rumah produksi ikan asin patin ini adalah satu-satunya usaha ikan asin patin yang ada di Desa Suka Damai. Metode yang digunakan metode pengumpulan data primer yaitu dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan pemilik usaha ikan asin patin sebagai objek pada penelitian ini . Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis usaha yang meliputi analisis biaya, penerimaan dan keuntungan, dan analisis efisiensi. Hasil penelitian sebagai berikut, biaya total rata-rata yang dikeluarkan dalam usaha ikan asin patin di Desa Suka Damai sebesar Rp. 3.941.000,- per bulan, penerimaan rata-rata yang diperoleh Rp. 4.560.000.- per bulan sehingga keuntungan rata-rata yang diperoleh oleh produsen sebesar Rp. 619.000,- per bulannya. Usaha ikan asin patin memiliki efisiensi lebih dari 1 yaitu sebesar 1,2, Hal ini berarti bahwa setiap Rp 1,00 yang dikeluarkan produsen pada awal kegiatan usaha akan mendapatkan penerimaan Rp 1,2 kali dari biaya yang dikeluarkan pada akhir kegiatan usaha tersebut.
ANALISIS PERMINTAAN KEDELAI PADA INDUSTRI TEMPE DI KECAMATAN SEMARANG SELATAN: * ikhsan gunawan
SUNGKAI Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soybean is a commodity that is rich in protein and acts as a source of vegetable protein which is very important for the body. Soybeans demand continues to increase due to the high demand for processing industry activities. The research was aimed to identify the tempeh industry profile and analyze the factors that influence the demand for soybeans in tempeh industry in South Semarang District. The research was conducted in July 2018 in South Semarang District. Slovin method used for sampling method with total sample of 89 respondent and proportionally in 10 existing sub-district. Data analysis using multiple regression analysis. The results showed that the majority of tempeh craftsmen in South Semarang are in the productive age for work, dominated by high school graduates, and the average experience is 17.5 years. Simultaneously the soybean price variable, the price of supporting goods, business capital, income, and the price of tempe had a significant effect on the demand for soybeans in the tempe industry in South Semarang District. While partially, the variable price of soybean, the price of supporting goods, and income has a significant effect soybean demand in the tempe industry in South Semarang District. The value of the price elasticity is less than one, so the elasticity is inelastic. The value of income elasticity is positive, this indicates that the normal goods are soybeans.
ANALISIS LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP MINYAK GORENG CURAH DAN MINYAK GORENG KEMASAN DI DESA RAMBAH HILIR TIMUR Azizah; Dr. Defidelwina,S,P.,M.Sc; Ikhsan Gunawan
SUNGKAI Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v10i2.1170

Abstract

Seiring tingginya tingkat pendidikan dan tingkat ekonomi masyarakat, terdapat beberapa faktor yang menjadikan minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan menjadi pilihan tersendiri bagi peminatnya. Minyak goreng yang dikemas dalam botol dinilai lebih higienis dan bersih dibanding minyak goreng curah, sehingga bermunculan berbagai merek minyak goreng. Persaingan yang kompetitif akan membuat pelanggan lebih mudah untuk berpindah ke merek lain. Perpindahan ke merek pesaing sangat erat hubungannya dengan tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk. Apabila pelanggan puas, maka kecenderungan untuk membeli produk secara berulang akan besar. Namun, hal itu tidak lepas dari loyalitas konsumen. Karena konsumen yang loyal tidak akan memperhitungkan penelitian ini bertujuan untuk berapapun harga dari minyak goreng tersebut. loyalitas konsumen minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan loyalitas dianalisis dengan pemetaan piramida loyalitas dan matrix probabilitya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai loyalitas konsumen minyak goreng curah sebesar 1,37, dimana konsumen lebih loyal terhadap minyak goreng curah daripada minyak goreng kemasan
PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2007 PADA PT. RIAU AGUNG KARYA ABADI Hendri; Almadison; Rise Karmilia; Ikhsan Gunawan; Budi Yanto`
SUNGKAI Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v10i1.1472

Abstract

Undang-undang No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, Undang-undang No. 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal, Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 Tentang Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Terlebih penegasan berdasarkan Pasal 74 Undang-undang No. 40 Tahun 2007 Tentang Tanggungjawan Sosial Perusahaan yang dikuatkan oleh Peraturan Daerah Pripinsi Riau Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Tanggungjawab Sosial Perusahaan di Propinsi Riau dan Peraturan Daerah Kabupaten Kampar Nomor 3 Tahun 2012 Tentang Tanggungjawab Perusahaan, pada dasarnya aturan tersebut mengatur kewajiban perusahaan dengan memperhatikan kepatutan dan kewajaran terhadap lingkungan sekitar perusahaan. Adapun yang menjadi identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah Pelaksanaan Tanggungjawab Sosial Perusahaan Menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 (Studi Kasus PT. Riau Agung Karya Abadi) serta kendala dalam Pelaksanaan Tanggungjawab Sosial perusahaan tersebut. Dilihat dari jenisnya penelitian ini merupakan penelitian hukum observational research dengan cara survey yaitu menelitian yang langsung dilakukan dilapangan terhadap objek penelitian yang diperbandingkan dengan cara menelaah, membahas dan menganalisa dengan teori-teori, peraturan perundangan-undangan serta pendapat para ahli hukum. Sedangkan sifatnya adalah penelitian deskriptif karena bermaksud memberikan gambaran yang jelas dan rinci yang menjadi masalah pokok yang disajikan seara deskriptif dalam rangkaian kalimat yang jelas dan terperinci. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan dengan membandingkan pada teori-teori, peraturan perundang-undangan serta pendapat para ahli hukum dapat disimpulkan Undang-undang No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas mengenai tanggung jawab sosial terlihat jelas adanya dasar hukum yang menguatkan dan memberikan jaminan perlindungan terhadap lingkungan bahkan masyarakat sehingga perusahaan dalam menjalankan segala aktifitasnya/kegiatan usahanya, dalam hal ini PT. Riau Agung Karya Abadi telah melakukan bantuan dan pembinaan terhadap masyarakat Desa Danau Lancang dan program yang dijalankan dianggarkan dalam anggaran perusahaan setiap tahunnya dan dalam pelaksanakan CSR terdapat beberapa kendala/hambatan yang dihadapi oleh PT. Riau Agung Karya Abadi baik secara internal maupun kendala dari masyarakat itu sendiri.
Evaluasi Kelayakan Finansial Usaha Kerupuk Rambak Di Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Yahya, Zakaria; Gunawan, Ikhsan; Away, Sischa Febriani Yamesa
SUNGKAI Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v11i2.1899

Abstract

Evaluation of business feasibility is needed to get an idea of ​​whether it is feasible or not, in running a rambak cracker business, almost all business actors do not apply bookkeeping in their business finances, so they do not know how much the expenses and income are in their business. This research was conducted with the aim of knowing the production techniques, income, and financial feasibility of the rambak crackers processing business. This research was carried out from August 2022 to February 2022. The sampling technique was a saturated sample in the form of a rambak cracker processing business in Hilir District. The current data collection method used was direct interviews and observations at the place of business. The results showed that the rambak cracker production techniques included tool preparation, seasoning refining, mixing, molding, boiling, cutting, drying to packaging, the rambak cracker processing business was declared feasible with a Net Present Value of 126.301.605 which is positive (NPV> 0) Internal The Rate OF Return (IRR) is 56,00% where the IRR value is greater than the applicable discount rate, which is 8.30%, Net B/C is 2,9503 where (Net B/C> 1), Payback Period (PP) is 1 Year 5 Months 27 Days, and Break Even Point (BEP) 3 Year 8 Months 9 Days. All results analyzed with investment criteria stated that the rambak cracker business in Rambah Hilir District was feasible to run.
STRATEGI PEMASARAN USAHA PETERNAKAN KAMBING DI PT. SEI DERAS AGROFARM DESA RAMBAH TENGAH BARAT KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU : STRATEGI PEMASARAN USAHA PETERNAKAN KAMBING DI PT. SEI DERAS AGROFARM DESA RAMBAH TENGAH BARAT KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU Wahyu Ningsih, Tiwi; Laily Fitriana; Gunawan, Ikhsan
SUNGKAI Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v12i1.2344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui internal faktor lingkungan dan faktor lingkungan eksternal pada pemasaran kambing di Kabupaten Rokan Hulu dan mengetahui strategi yang paling tepat digunakan untuk meningkatkan volume penjualan pada usaha peternakan kambing PT. Sei Deras Agrofarm Desa Rambah Tengah Barat Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu dalam meningkatkan volume penjualan. Penentuan lokasi Penelitian dilakukan di Usaha Peternakan Kambing PT. Sei Deras Agrofarm Desa Rambah Tengah Barat Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Dengan metode studi kasus, penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga bulan April tahun 2023. Pengambilan sempel yang dikumpulkan bersama studi ini terdiri dari data primer dan data skunder. Metode analisis data mengunakan metode SWOT yaitu analisis kualitatif yang dilaksanakan dengan mengkaji faktor internal dan eksternal. Posisi PT. Sei Deras Agrofarm berdasarkan matriks IE berada pada sel I pertumbuhan yang berarti posisi usaha PT. Sei Deras Agrofarm berada pada posisi yang kuat. Alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam memasarkan pruduknya adalah :a. Memanfaatkan teknologi peternakan dalam proses reproduksi agar ketersediaan produk berkesinambungan tetap terjaga guna mendukung perluasan pangsa pasar dan menjaga kualitas produk serta pelayanan b. Mengusahakan pengembangan dan pelatihan bagi tenaga kerja berkompeten agar dapat menggunkan teknologi peternakan terkini dan membuka jalur pemasaran baru. Menjalin Kerjasama dengan pengusaha luar daerah agar dapat melengkapi kekurangan ragam produk yang ada saat ini dan memperluas lokasi usaha sebagai antisipasi perubahan peraturan pemerintah tentang lingkungan (5,24). Kata Kunci: Strategi Pemasaran Usaha Peternakan Kambing
KELAYAKAN FINANSIAL USAHA AYAM SEHAT PROBIOTIK (STUDI KASUS, FARUQ FARM SITUJUH JORONG TANGAH PADANG) Darmawan Siddik, Febri; Gunawan, Ikhsan; Febrinova, Rina
SUNGKAI Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v12i1.2370

Abstract

Faruq Farm merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertanian terpadu dan berkelanjutan selama ini Faruq Farm melakukan usaha Prroduk Ayam Sehat probiotik di daerah payakumbuh, Sumatra barat pada tahun 2020,  Faruq farm berencana mengembangkan usaha Produk Ayam Probiotik sebelum melanjutkan rencana tersebut, Faruq Farm melakukan studi kelayakan usaha untuk dapat memutuskan apakah rencana Usaha Produk Ayam Probiotik layak atau tidak untuk di laksanakan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui teknik produksi, pendapatan, dan kelayakan finansial pada usaha Produk Ayam Probiotik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2023. Teknik pengambilan sampelnya yaitu sampel jenuh berupa sampel studi kasus pada Faruq Farm di Situjuh Jorong Tangah Padang Kecamatan Limo Nagari Kabupaten Lima Puluh kota Provinsi Sumatra Barat. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara secaara langsung dan pengamatan ditempat usaha. Hasil penelitian menunjukan teknik produksi Ayam Probiotik meliputi Persiapan alat dan bahan, Pemotongan Ayam Probiotik, Pembersihan Ayam Probiotik, Pengeringan Ayam Probiotik, Pengemasan Ayam Probiotik, Pemberian stiker   Ayam Probiotik, Memasukkan produk Ayam probiotik ke frezzer, Produk Ayam Probiotik siap di pasarkan, Usaha Produk Ayam Probiotik dinyatakan layak dengan nilai Net Present Value 236.837.044,-. yaitu positif (NPV>0) Internal Rate OF Return (IRR) sebesar 25,00%  dimana nilai IRR lebih besar dari discount rate yang berlaku yaitu 8,25%, Net B/C yaitu 1,5044 dimana (Net B/C>1), Payback Period (PP) 0 Tahun 6 Bulan 13 Hari, dan Break Even Point (BEP) 1 Tahun 10 Bulan 22 hari Semua hasil yang di analisis dengan kriteria investasi menyatakan Usaha Ayam Sehat Probiotik di Faruq Farm Situjuh Jorong Tangah Provinsi Sumatera Barat  Padang layak dijalankan. Kata Kunci : Usaha Ayam Probiotik, Evaluasi Kelayakan Finansial, Kriteria Investasi
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis jacq) ANTARA KUD MAKARTI JAYA DESA KUMAIN DAN KUD BANGKIT USAHA MAKMUR DESA BENCAH KESUMA KABUPATEN ROKAN HULU Anggraini Harahap, Elisa; Fitriana , Laily; Gunawan, Ikhsan
SUNGKAI Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v12i2.2713

Abstract

ABSTRAK Kelapa sawit (Elaeis guineensis jack) adalah komoditas perkebunan utama serta paling unggul di Indonesia. Tanaman yang produk alaminya terdiri dari minyak inti sawit (Palm Karnel Oil atau PKO) serta minyak sawit mentah (Crude Palm Oil atau CPO). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : 1) Bagaimana tingkat pendapatan dan apakah terdapat perbedaan pendapatan petani KUD Makarti Jaya di Desa Kumain Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu 2) Bagaimana tingkat pendapatan dan apakah terdapat perbedaan pendapatan petani KUD Bangkit Usaha Makmur di Desa Bencah Kesuma Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu 3) Bagaimana tingkat pendapatan dan apakah terdapat perbedaan pendapatan petani KUD Makarti Jaya di Desa Kumain dan KUD Bangkit Usaha Makmur Desa Bencah Kesuma Kabupaten Rokan Hulu?. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriftip kuntitatif dan kualitatif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kuantitatif untuk mencari pendapatan, analisis uji one sample t tes dan independen sampel t tes. Hasil penelitian ini adalah: 1) Rata-rata nilai pendapatan yang di peroleh petani anggota KUD Makarti Jaya sebesar Rp.4.552.815, dengan nilai t_hit pada hasil pendapatan sebesar 35.039 dan niali Sig. (2-tailed) = 0,000, karena nilai sig < 0,05 maka Hâ‚’ ditolak. Hal ini dikatakan tidak terjadi perbedaan pendapatan yang signifikan antar pendapatan yang diterima oleh petani anggota KUD Makarti Jaya di Desa Kumain. 2) Rata-rata nilai pendapatan yang diperoleh petani anggota KUD Bangkit Usaha Makmur sebesar Rp.7.432.298. nilai t_hit pada hasil pendapatan sebesar 1.165,192 dan Sig. (2-tailed) = 0,000, karena nilai sig < 0,05 maka Hâ‚’ ditolak. Artinya tidak terjadi perbedaan pendapatan yang signifikan antara pendapatan yang diterima oleh petani anggota KUD Bangkit Usaha Makmur di Desa Bencah Kesuma. 3) Berdasarkan analisis tingkat pendapatan antara KUD Bangkit Usaha Makmur dan KUD Makarti jaya terdapat perbedaan 1,63 sedangkan berdasarkan uji Independen sampel T Tes terdapat nilai Sig 0,000 maka < 0,05 Hâ‚’ ditolak. Adanya perbedaan pendapatan yang cukup signifikan antara KUD Bangkit Usaha Makmur dan KUD Makarti Jaya. Kata kunci : Perbandingan Pendapatan,Usahatani, Kelapa Sawit
PERSEPSI PETANI PADI KETAN TERHADAP KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI KECAMATAN ROKAN IV KOTO Rivaldi, Ridho; Febrinova, Rina; gunawan, ikhsan
SUNGKAI Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v13i2.3158

Abstract

The performance of the Agricultural Extension Agency is expected to educate and motivate farmers to increase glutinous rice farming production in Rokan IV Koto District. However, field conditions indicate a decline in production compared to the previous year. Therefore, the objectives of this study are (1) to describe the characteristics of agricultural extension officers in Rokan IV Koto District and (2) to analyze and describe farmers' perceptions of the performance of agricultural extension officers in the district. The sample size in this study consists of 30 glutinous rice farmers. The research method used is descriptive-quantitative with an interval scale analysis technique. The results show that as a facilitator, the performance of extension officers is perceived as very good, with an average score of 3.52 (83%). As a supervisor, their performance is perceived as unsatisfactory, with an average score of 1.72 (43%). As a dynamizer, their performance also falls into the "Poor" category, with an average score of 1.48 (37%). As a mentor, farmers perceive their performance as "Poor," with an average score of 1.60 (40%). As an educator, the performance of extension officers is perceived as very good, with an average score of 3.33 (83%). As a motivator, their performance falls into the "Good" category, with an average score of 2.10 (53%). Finally, as a legislator, the performance of extension officers is perceived as poor, with an average score of 1.62 (40%).