Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Manajemen Daya Energi Terbarukan Berbasis Microgrid Zulmiftahul Huda; Herri Gusmedi; Osea Zebua
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.84 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.99

Abstract

Microgrid telah menarik perhatian yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir karena memberikan keuntungan yang signifikan bagi konsumen listrik dan operator jaringan listrik. Penerapan microgrid mampu untuk meningkatkan kualitas daya, mengurangi emisi, mengurangi beban jaringan dan rugi-rugi daya, meningkatkan efisiensi, dan berpotensi meningkatkan ekonomis sistem. Microgrid juga dapat mengurangi investasi tambahan pada pembangkit dan transmisi daya listrik untuk mensuplai beban dengan jarak yang jauh. Selain itu, kemampuan mikrogrid dapat mengatasi jika terjadi gangguan di jaringan hulu akan meningkatkan keandalan serta ketahanan jaringan dan pelanggan. Hasil yang diperoleh dari penelitian pada kondisi partial shading PV saat 0,35 detik berada pada kondisi local maximum power point dan pada saat 0,4 detik PV mencapai kondisi global maximum power point. Model yang telah dibuat mampu memperoleh daya output maksimum saat kondisi partial shading dan kekurangan daya dapat diatasi dengan suplai daya dari grid.
Sistem Penyeimbang Baterai Dengan Single Storage Device Untuk Aplikasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) OFF GRID Ahmad Adrian Saputra; Lukmanul Hakim; Afri Yudamson; Herri Gusmedi
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.103

Abstract

Penggunaan energi baru terbarukan semakin banyak digunakan sebagai pengganti dari energi fosil yang sudah menipis ketersediaannya di alam. Pembangkit Listrik Tenaga Surya menjadi salah satu alternatif dari energi baru terbarukan yang dimanfaatkan karena ketersediaan energi matahari tidak pernah habis. Baterai sebagai perangkat penyimpanan energi pada PLTS. Ketidakseimbangan sel baterai dapat memengaruhi proses charging dan discharging pada baterai. Penelitian ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan pada sel baterai sehingga memaksimalkan energi yang disimpan dari panel surya dan dikonsumsi sebagai sumber energi. Penelitian ini membuat simulasi rangkaian penyeimbang baterai pada Matlab Simulink. Jenis baterai Li-ion CGR18650 AF sebagai penyimpanan energi pada PLTS karena karakteristik baterai Li-ion yang memiliki kepadatan daya yang tinggi. Penyeimbangan baterai dengan menggunakan metode active cell balancing dengansingle storage device ini memiliki kelebihan yaitu waktu dan efisiensi dalam penyeimbangan baterai. Hasil dari penelitian ini adalah rangkaian penyeimbang baterai dengan single storage device dapat menyeimbangkan empat sel baterai padasaat kondisi charging dan discharging. Arus charging dan discharging dibedakan dari 0.05 A, 0.1 A, 0.15 A. dan 0.2 A dengan hasil penyeimbangan selisih nilai tegangan pada masing-masing sel baterai sebesar 0.01 V. Waktu penyeimbangan baterai berbanding terbalik dengan nilai arus. Apabila nilai arus pengisian semakin besar maka akan semakin cepat waktu penyeimbangan sel baterai.
Studi Retrofit Sistem Kelistrikan Gedung A dan B Fakultas Teknik Universitas Lampung Khairudin; Fernanda, Imam Ghozali; Ubaidah; Gusmedi, Herri; Despa, Dikpride; Syidiq, M. Al Rasyid
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini berfokus pada retrofit sistem kelistrikan Gedung A dan Gedung B Fakultas Teknik Universitas Lampung dengan tujuan meningkatkan efisiensi energi, keandalan, dan ketersediaan suplai listrik. Latar belakang penelitian ini adalah kondisi sistem kelistrikan yang ada belum memenuhi standar keamanan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI) serta Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Proses retrofit dilakukan dengan mengidentifikasi kondisi sistem yang ada, merencanakan perbaikan, dan mengusulkan solusi berkelanjutan untuk memperbaiki sistem kelistrikan. Metodologi yang digunakan mencakup analisis kebutuhan daya, evaluasi kapasitas, serta perencanaan retrofit dengan mempertimbangkan penggunaan teknologi terbaru yang lebih efisien dalam hal energi. Studi ini bertujuan untuk menghasilkan panduan yang dapat digunakan oleh pihak-pihak terkait dalam memperbaiki dan meningkatkan sistem kelistrikan gedung, sehingga dapat mencapai efisiensi energi, keandalan operasional, dan keberlanjutan yang lebih baik. Hasil dari penelitian ini diperoleh temuan antara lain kabel yang terpasang hanya memiliki luas penampang sebesar 1,5 mm2, sedangkan berdasarkan PUIL 2011 dan katalog kabel untuk kabel daya memiliki luas penampang sebesar 4 mm2 dan kabel penerangan sebesar 2,5 mm2.