Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Pengaruh Penambahan Hull Vane Tipe NACA 2415 Sudut 5 ° Pada Kapal Perintis 750 DWT, Variasi Jumlah Dan Posisi Foil Hull Vane Terhadap Hambatan Dan Seakeeping Kapal Dengan Menggunakan Metode CFD Afdi Supriyonggo Nugroho; Eko Sasmito Hadi; Parlindungan Manik
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.209 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi dalam dunia perkapalan terjadi sangat pesat, dan banyaknya inovasi baru di bidang perkapalan yang bertujuan untuk membenahi kekurangan atau masalah yang sering di hadapi oleh kapal yang berlayar di lautan. Hambatan dan seakeping merupakan masalah yang selalu di hadapi. Salah satu inovasi untuk mengurangi hambatan dan seakeeping tersebut adalah dengan penambahan hull vane. Hull vane adalah adalah fixed foil yang terletak di bawah garis air pada bagian buritan kapal. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hambatan dan seakeeping setelah penambahan hull vane, letak efektif dari hullvane. Dalam melaksanakan penelitian ini penulis menggunakan program komputer berbasis Computational Fluid Dynamic (CFD). Analisa hambatan menggunakan aplikasi Tdyn, dan analisa olah gerak menggunakan Hydrodynamic Diffraction (ANSYS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kapal dengan penambahan hull vane dengan variasi 50%T(Sarat) dengn Fn 0,342 dapat mengurangi hambatan sebesar 20,135% dari hambatan kapal asli.Dari hasil running menunjukkan pengurangan hambatan total dari 28,060 N menjadi 22,410 N, preasure force dari 12,298 N menjadi 7,696 N dan hambatan gesek berkurang dari 15,085 N menjadi 14,714 N. Dan untuk seakeeping heave acceleration dan Pitching menunjukkan model 3 memiliki respon heaving dan Pitching terkecil pada Fn 0,342, yaitu heaving berkurang 33%  dari 0.062 menjadi 0.041,  picthing berkurang 33% dari 0.2109 menjdi 0.135.
PENGARUH POSISI CENTERBULB BERBENTUK FOIL TERHADAP KOMPONEN HAMBATAN KAPAL IKAN KATAMARAN MV. LAGANBAR Muhammad Iqbal; Parlindungan Manik; Eko Sasmito Hadi; Achmad Kurniawan
JURNAL INTEGRASI Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Integrasi - April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.283 KB) | DOI: 10.30871/ji.v12i1.1885

Abstract

Catamarans are double hull ships which have many advantages over single hull ships with the same displacement. To increase catches, fishermen in Cilacap converted ships from the original single hull with outrigger to double hull (catamaran). Displacement of ships has doubled. But the ship's resistance increased to almost 4 times. To reduce the resistance of catamarans, some researchers use the concept of center bulb. In this study, the center bulb form used foil. The purpose of this study was to determine the effect of center bulb position on ship resistance components by comparing 9 center bulb positions. The results stated that of the nine center bulb position configurations, Model 6 is the best model because at Fr 0.35 it can reduce ship resistance by up to 33%. For the viscous resistance component it is not significantly affected by the use of the center bulb. But on the wave resistance component, the use of this center bulb can reduce wave resistance by 47% at Fr 0.35.
Implementasi Project Evaluation and Review Technique (PERT) Pada Penjadwalan Reparasi Kapal KMP Royal Nusantara Amaytana Cindy Armela; Wilma Amiruddin; Eko Sasmito Hadi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 2 (2022): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reparasi kapal perlu dilaksanakan agar kelayakan kapal dapat dipertahankan sehingga kapal dapat terus beroperasi maksimal. Pelaksanaan reparasi kapal memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Kapal KMP Royal Nusantara merupakan kapal berjenis Ro Ro Passenger yang direncanakan melaksanakan reparasi selama 25 hari, namun realisasinya terjadi keterlambatan sehingga kapal selesai direparasi setelah 42 hari. Keterlambatan dalam proyek dapat diminimalisir dengan cara menyusun perencanaan proyek. Tujuan penelitian ini adalah membuat evaluasi terhadap penjadwalan reparasi KMP Royal Nusantara agar nantinya dapat meminimalisir keterlambatan. Penelitian ini menggunakan metode PERT dan crashing project untuk mempercepat penjadwalan proyek. PERT merupakan metode perencanaan proyek menggunakan distribusi peluang berdasarkan tiga perkiraan waktu untuk setiap kegiatan, antara lain waktu optimis, waktu pesimis, dan waktu realistis. Perhitungan crashing project penelitian ini menggunakan alternatif percepatan penambahan waktu lembur selama 4 jam serta penambahan tenaga kerja sebanyak 30% dari tenaga kerja semula. Kedua alternatif percepatan menghasilkan percepatan penjadwalan proyek yang sama yaitu  dari perencanaan awal selama 25 hari menjadi 22 hari. Hasil perhitungan menggunakan metode PERT didapat kemungkinan keberhasilan proyek dipercepat menjadi 22 hari adalah sebesar 81,33%. Perhitungan  jam orang atau manhour menunjukkan peningkatan manhour setelah penambahan tenaga kerja sebanyak 29,32% dan peningkatan manhour setelah penambahan jam kerja sebanyak 51,11%
Analisis Pengaruh Pengunaan Ulstein X-Bow pada Kapal Perintis Type 750 DWT Terhadap Nilai Hambatan dengan Metode Computational Fluid Dynamics Frans Simanjuntak; Samuel Samuel; Parlindungan Manik; Eko Sasmito Hadi; Willma Amiruddin
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v5i3.248-266

Abstract

ABSTRAKHambatan merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam mendesain sebuah kapal. Salah satu upaya untuk mengurangi hambatan adalah memodifikasi bentuk haluan kapal dengan menggunakan Ulstein X-Bow. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan Ulstein X-Bow serta mencari nilai hambatan, trim dan sinkage terkecil dengan menggunakan metode CFD (Computational Fluid Dynamics) dengan teknik overset mesh. Penerapan variasi Froude Number, Stem Angle, Flare Bow, serta kondisi perairan (deep water dan medium shallow water) dilakukan untuk mendapatkan bentuk desain yang paling optimal. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kapal Perintis 750 DWT dengan penggunaan Ulstein X-Bow pada kondisi perairan dalam (deep water) h/t = 19.3, dapat mengurangai nilai hambatan sebesar 4.85%, trim sebesar 2.32% dan sinkage sebesar 0.40% yang terdapat pada Model 4 dibandingkan dengan Model 1 pada Froude Number (Fn = 0.24), sedangkan pada kondisi perairan medium (medium shallow water) h/t = 4.0, nilai hambatan, trim dan sinkage terkecil terjadi pada Kapal Perintis 750 DWT tanpa penggunaan Ulstein X-Bow pada Froude Number (Fn = 0.24).Kata kunci: Hambatan, Ulstein X-Bow, Kapal Perintis 750 DWT, Computational Fluid Dynamics ABSTRACTResistance is an important aspect that needs to be considered when designing a ship. One of the ways to reduce the resistance value is to modify the shape of the ship's bow using the Ulstein X-Bow. The main objective of this research is to find out the Effectiveness of using Ulstein X-Bow and to find the smallest resistance, trim and sinkage values using the CFD (Computational Fluid Dynamics) method with mesh overset techniques. The application of variations in Froude Number, Stem Angle, Flare Bow, and water conditions (deep water and medium shallow water) is done to get the most optimal design shape.The results of this study showed that in deep water conditions (h/t = 19.3), Perintis 750 DWT using Ulstein X-Bow can reduce the resistance value by 4.85%, trim by 2.32% and sinkage by 0.40% that can be found in model 4 compared to model 1 on Froude Number (Fn = 0.24). while in medium shallow water conditions h/t = 4.0, the smallest resistance, trim and sinkage values occur on the Perintis 750 DWT ship without using Ulstein X-Bow at Froude Number (Fn = 0.24).Keywords: Resistance, Ulstein X-Bow, Perintis 750 DWT Ship, Computational Fluid Dynamic
ANALISA PERFORMANCE KAPAL IKAN TRADISIONAL KM. RIZKY MINA ABADI DENGAN ADANYA MODIFIKASI PALKA IKAN BERINSULASI POLYURETHANE Eko Sasmito Hadi; Parlindungan Manik; Juwanto Juwanto
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 9, No 2 (2012): Juni
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.354 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v9i2.4391

Abstract

Perancangan desain palka polyurethane pada kapal tradisonal tipe Batang ini didasarkan akan kebutuhan es untuk mendinginkan jumlah ikan yang ada dalam palka, dalam perancangan palka polyurethane diperlukan kenerja dan spesifikasi teknis yang baik diantaranya stabilitas, hambatan, olah gerak, kecepatan kapal. Pada penelitian ini direncanakan sistem palka polyurethane dengan pengurangan massa total es sebesar 2912,13 kg dengan massa ikan constant dari palka biasa.Pada prinsipnya adalah bagaimana kemampuan kapal untuk tiap-tiap kondisi dengan pengurangan massa muatan ,sehingga pada tiap-tiap kondisi tersebut kapal  palka polyurethane mempunyai stabilitas yang baik dengan hambatan yang lebih kecil dibandingkan kapal palka biasa. Hasil perhitungan hullform sistem palka polyurethane yang dirancang memiliki nilai MG (Metacenter to Gravity) 1,29 % lebih  tinggi  dan nilai Sarat Midship lebih rendah 3,89 % dibandingkan menggunakan palka biasa.Nilai hambatan kapal dan daya palka polyurethane lebih kecil 0,17 KN dan 1,24 KW dibandingkan kapal palka biasa untuk kondisi palka muatan penuh. Dari segi olah gerak kapal, pada sistem palka polyurethane memilki  nilai motion dan velocity lebih kecil 0,19° dan 0,0043 rad/s dibandingkan  sistem palka biasa pada kondisi Rolling Rough Water wave heading 90 °.
PENGARUH PENAMBAHAN VARIASI GEOMETRI STERN FLAP TERHADAP NILAI HAMBATAN PADA KAPAL PATROLI PERIKANAN Rosiana Dewi; Untung Budiarto; Ari Wibawa Budi Santosa; Eko Sasmito Hadi; Parlindungan Manik; Ocid Mursid
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol 22, No 1 (2021): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.812 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v22i1.296

Abstract

Optimalisasi performa hidrodinamika kapal dengan mereduksi hambatan kapal patroli planing hull berkecepatan tinggi merupakan salah satu upaya pencegahan peningkatan khasus illegal fishing, dan instalasi stern flap merupakan upaya sederhana dalam mereduksi nilai hambatan. Menurut sejarah penelitian terdahulu, dibutuhkan studi lebih lanjut dalam pengeksplorasian ragam geometri stern flap. Pada penelitian ini dilakukan analisis pengaruh variasi geometri stern flap untuk mengetahui nilai hambatan dari kapal patroli perikanan dengan pendekatan numerikal CFD. Komputasi diselesaikan dengan persamaan Reynolds-Averaged Navier Stokes (RANS) serta teknik solusi Finite Volume Method (FVM) pada perairan tenang menggunakan model turbulensi k-ε dan model fisika fluida eulerian multiphase yaitu Volume of Fluid (VOF) yang terdiri dari fasa air dan fasa udara untuk merepresentasikan free surface. Meshing geometri menggunakan metode overset mesh dengan konsep donor-acceptor cells. Penelitian dilakukan pada 5 kondisi Froude number dan 9 buah model stern flap. Diperoleh pengurangan nilai hambatan total tertinggi yaitu -26,07% pada Fr 1,00, sedangkan penambahan nilai hambatan tertinggi yaitu 31,71% pada Fr 1,33. Terdapat 2 variasi bentuk stern flap yang mampu mereduksi nilai hambatan pada seluruh nilai Froude number.
Analisis Float Time menggunakan Ranked Positional Weight Method pada Penjadwalan Proyek Reparasi Kapal SPOB Khaira di Galangan Kapal Tegal Eka Mellyana Nur Anggraini; Imam Pujo Mulyatno; Eko Sasmito Hadi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 4 (2022): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan pekerjaan galangan seringkali terdapat kendala yang menyebabkan penyelesaian proyek tertunda, sehingga diperlukan alternatif untuk meminimalisir adanya keterlambatan proyek. Tujuan penelitian ini mendapatkan percepatan durasi dan biaya optimal dengan opsi alternatif penambahan jam kerja lembur dan penambahan tenaga kerja. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk merencanakan penjadwalan adalah Ranked Positional Weight Method (RPWM). RPWM digunakan untuk mendapatkan nilai line balancing proyek reparasi kapal SPOB Khaira dengan memperhitungkan besarnya nilai total float untuk menentukan pekerjaan kritis. Hasil perhitungan pada 13 aktivitas pekerjaan jalur kritis (total float bernilai 0) dengan RPWM menghasilkan nilai efisiensi lintasan 100%. Hasil analisa dengan alternatif penambahan jam kerja lembur selama 4 jam mengalami percepatan durasi 10,00% atau 3 hari lebih cepat dari total durasi normal 30 hari menjadi 27 hari dengan penambahan biaya 43,80% yaitu sebesar Rp. 6.360.000,00, sedangkan dengan alternatif penambahan tenaga kerja mengalami percepatan durasi 26,67% atau 8 hari lebih cepat dan penambahan biaya 11,59% yaitu sebesar Rp. 1.070.000,00 sehingga dapat disimpulkan penjadwalan dengan alternatif penambahan tenaga kerja lebih efektif dan optimal dibandingkan penambahan jam kerja kerja lembur.
Analisa Olah Gerak Ponton Prisma Segi Enam Dengan Penambahan Heaving Plate Berbentuk Hexagon Pada Gelombang Reguler Menggunakan Mikrokontroler berbasis Wireless Yohana Krisyanti Simanjuntak; Eko Sasmito Hadi, ST, MT; Ari Wibawa Budi Santosa ST, MSi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 1 (2023): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPonton merupakan salah satu struktur terapung yang bisa mengapung sendiri dan dapat menanggung beban berat dikarenakan ponton memiliki daya apung, sehingga ponton menjadi salah satu cara untuk mengatasi masalah kebutuhan listrik masyarakat dengan memanfaatkan energi dari gelombang air laut. Energi gelombang air laut akan dikonversikan menjadi energi listrik. Pengujian ini biasa dilakukan di laboratorium yang memanfaatkan model atau prototype sebagai sarana uji, salah satunya Laboratorium Hidrodinamika Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro. Penelitian ini akan menganalisa olah gerak ponton menggunakan variasi dari heaving plate, tinggi spar dan gelombang yang berbeda. Penambahan heaving plate ini diharapkan dapat menstabilkan perilaku olah gerak dari ponton dengan mengurangi efek gerak heaving.  Penelitian ini dilakukan dengan bentuk heaving plate hexagon dengan menggunakan alat Arduino untuk mikrokontroler, sensor MPU untuk mengetahui pitch dan roll, sensor HS-SR04 untuk mengukur tinggi gelombang dan heaving, load cell dan alat HX711 untuk mengetahui beban yang dihasilkan oleh heaving plate serta menggunakan XBee S2C sebagai komunikasi dari Arduino ke PC (wireless).  
Analisa Olah Gerak Ponton Dengan Penambahan Heaving Plate Berbentuk Segitiga Pada Gelombang Reguler Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD) Arie Prasetyo; Eko Sasmito Hadi; Ari Wibawa Budi Santosa
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 1 (2023): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi bangunan apung salah satunya adalah menggunakan ponton. Ponton ini digunakan untuk mengonversi gelombang laut dan energi gelombang yang ditangkap tersebut dapat dikonversi menjadi energi lain, serta gerakan ponton juga menghasilkan nilai olah gerak tertentu. Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan analisa pengaruh dari ditambahkannya heaving plate dengan struktur tiang penghubung yang disebut spar terhadap nilai olah gerak ponton. Penelitian ini dilakukan dengan metode simulasi pada software CFD berupa analisa olah gerak dengan variasi 4 ukuran heaving plate, 2 variasi gelombang, sarat (draft) ponton, serta 2 variasi ketinggian spar. Nilai olah gerak heaving paling besar terjadi pada ponton dengan variasi heaving plate 265 spar 67 pada gelombang 2 di sarat 50 mm, dengan nilai sebesar 11,688 mm/mm. Nilai  pitching terbesar terjadi pada ponton dengan variasi heaving plate 265 spar 67 pada gelombang 2 di sarat 50 mm, dengan nilai sebesar 7,79o/mm. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa penambahan heaving plate dan spar yang dipengaruhi oleh sarat ponton, gelombang, serta ketinggian spar akan memperbesar nilai respons olah gerak pada gerakan heaving dan pitching.
Analisa Olah Gerak Ponton Dengan Penambahan Heaving Plate Berbentuk Segi Enam Pada Gelombang Reguler Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD) Toha Frans Soaloon Siregar; Eko Sasmito Hadi; Ari Wibawa Budi Santosa
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 1 (2023): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ponton merupakan salah satu teknologi yang digunakan sebagai alat untuk mengkonversi gelombang. Energi kinetik dari gelombang laut yang ditangkap kemudian dapat dikonversi menjadi energi listrik. Gerakan ponton juga menghasilkan nilai olah gerak heaving dan pitching. Tujuan daripada penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh dari penggunaan heaving plate yang dipasang pada ponton terhadap nilai olah gerak ponton. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah simulasi pada software CFD berupa analisa olah gerak (Seakeeping) dengan variasi ukuran heaving plate, gelombang, sarat ponton, dan ketinggian spar. Nilai olah gerak heaving terbesar terjadi pada ponton dengan variasi HP 3 dengan spar 67 pada gelombang 2 di sarat 0,5H, dengan nilai sebesar 10,8 mm/mm. Nilai olah gerak pitching terbesar terjadi pada ponton dengan variasi HP 3 dengan spar 67 pada gelombang 2 di sarat 0,5H, dengan nilai sebesar 6,04o/mm. Melalui hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan heaving plate dan spar yang dipengaruhi oleh sarat ponton, gelombang, serta ketinggian spar akan memperbesar nilai respons olah gerak pada gerakan heaving dan pitching.
Co-Authors A.F. Zakki Abi Dimas Alfian, Abi Dimas Abner Herdian Permana Putra Achmad Kurniawan Adhi Paska, Adhi Aep Supirman Afdi Supriyonggo Nugroho Ahmad Azhar Ginting Ahmad Fauzan Zakki Ajib Wahab Purwanto Akhiruddin Akhiruddin Al Fahsan Al Fahsan Aldias Bahatmaka Alexius Bayu Setyoko Alif Fadhilah Amaytana Cindy Armela Andhi Kusuma Andhyka Cakrabuana Adhitama Andi Trimulyono Ari Wibawa Ari Wibawa B.S Ari Wibawa B.S Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa ST, MSi Arie Prasetyo Ario Nugroho Prihutomo Ario Restu Sratudaku Aulia Ramadhan Kopayona Azhabul Hayatul Fajar Azniatu Fihliya Berlian Arswendo Adietya Berlian Arswendo Adietya Brata Wahyu Setya Budi Brian Haksa Nova Burhannudin Senoaji Buyung Vidiarto Caesar, Agung Al Citra Robiatul Adawiyah Deddy Chrismianto Deddy Chrismianto Dedi Budi Purwanto Desto Pradika Putra Dicky Darmawan Dimas Maulana Agung Pambudi Dito Adi Prassyeta Dwi Satria Fajar Efriananda Sabta Rizki Eka Heriyanty Eka Mellyana Nur Anggraini Elvira Dwi Gustiarini Fachry Ramadhan Fajrul Falah Rosid Firdaus S.P Firnandito, Anugrah Frans Simanjuntak Ganang Adi Baskoro Ginanjar Baskoro Aji Giri Aditya Chandra J Good Rindo Hartono Yudo Hartono Yudo Haryadi, Ricky Tri Hendri Firman Hibob Faiz Firdaus Ibnu Fauzi Kenedy Ichsan Aditio Imam Pujo Mulyatno Imam Pujo Mulyatno Indradi Setiyanto Irvan Putera Samudera Jefri Harumbinang Josua Siagian Juwanto Juwanto K Kiryanto K. Kiryanto Karnoto . Khoirul Anam Khoirul Ramadhan Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Lily Muzdalifah Luthfi Maslul Muttaqim M. Aji Luhur P M. Iqbal Maharani, Heslina Fifani Malau, Karno R Mita Ardiana, Mita Moh Nurdin Septiantono R Mohammad Nasikin Muhamad Zulkifli Muhammad Abdul Aziz Mufti Muhammad Ansori Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Luqman Hakim, Muhammad Luqman Muhammad Raditya Daniswara Muhammad Rayandra Lubis Muhammad Rynaldi Muhammad Sidiq Natanael Martian Dwi Sunarto Natanael Martian Dwi Sunarto Niko Aditya Kriswan Noprian Christy S Nugraha, Sandy Nurhali Nurhali Ocid Mursid Ojo Kurdi P. Boby Janurianto Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Permana, Mohamad Fiqri Rachmat Assidiq Rais Yudanto Renggita Aan Rachmadani Restu Kuasa Reza Andrian Saputro Ridwan Rasoki Harahap Rifandi Aditya Ririh Sustiko Asih Rizka Azhari Yulistiawan Faruq Robby Munardi Roby Widiyanto Rolan Haris Ben Imanuel Purba, Rolan Haris Ben Imanuel Rosiana Dewi Saeful Huda Mursito Samuel Samuel Samuel Samuel Sarjito Jokosisworo Septaji Indrasahputra Siahaan, Batara Srijaya Ratu Subekti, Joko Tindaon, Aldy Sabat Tobing, Christabel Giovanny Toha Frans Soaloon Siregar Untung Budiarto Vina Widya Lestari Vita Agnindiyasari Wahif Indramana Wahyu Nugroho Mustikojati, Wahyu Nugroho Wasisto Haribowo, Wasisto Wicaksono, Ardhana Widyanto Widyanto Willma Amiruddin Wilma A Wilma A Wilma Amiruddin Wiranda, Ariiq Daffa Wiwit Wirawan Yohana Krisyanti Simanjuntak Zeinurrohman, Rangga Zippo Benediktus Sijabat