Claim Missing Document
Check
Articles

Pengukuran Olah Gerak Ponton Prisma Segi Enam Dengan Penambahan Heaving Plate Berbentuk Lingkaran Berlubang Pada Gelombang Reguler Menggunakan Mikrokontroler Berbasis Wireless Citra Robiatul Adawiyah; Eko Sasmito Hadi; Hartono Yudo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 1 (2020): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1093.438 KB)

Abstract

Indonesia telah memberikan beberapa upaya dalam pengembangan teknologi konversi energi gelombang berupa Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut – Sistem Bandulan. Dalam penelitian ini menggunakan ponton dalam pembuatan pembangkit listrik tenaga gelombang laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai seakeeping ponton pada gelombang regular dengan variasi heaving plate, spar, muatan dan gelombang menggunakan pengukuran mikrokontroller berbasis wireless, selain itu penelitian ini juga diharapkan untuk mendapatkan nilai beban heaving pada ponton akibat aliran gelombang yang diberikan.. Penelitian ini menggunakan alat berupa Arduino untuk mikrokontroller, sensor HS-SR04 untuk mengukur heaving, sensor MPU untuk mengetahui pitching dan rolling, load cell untuk mengukur beban heaving dan juga menggunakan XBee S2C sebagai komunikasi dari Arduino ke PC. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukan hasil bahwa penambahan heaving plate meredam having sebesar 26,14% dari ponton tanpa heaving plate dikarenakan luas heaving plate yang semakin besar menyebabkan makin bertambahnya volume air yang tertahan oleh penampang heaving plate itu sendiri saat ponton mengalami gerak heaving . Dengan menghasilkan heaving dan beban heaving yang besar maka dapat menghasilkan daya yang besar pula guna pembangkit listrik tenaga gelombang.
PEMBUATAN APLIKASI PERANCANG LINES PLAN DENGAN METODE DIAGRAM NSP (NEDERLANDSCH SCHEEPBOUWKUNDIG PROEFSTATION) BERBASIS MACRO VBA MS. OFFICE EXCEL DAN PENDEKATAN B-SPLINE UNTUK MEMPERMUDAH PROSES PERANCANGAN KAPAL Khoirul Anam; Eko Sasmito Hadi; Parlindungan Manik
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 4 (2016): OKTOBER
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.256 KB)

Abstract

Lines plan merupakan suatu gambar desain kapal yang sangat penting, dimana dari gambar lines plan ini akan sangat berpengaruh terhadap gambar-gambar desain kapal lainnya seperti rencana umum, konstruksi profil, konstruksi melintang, stabilitas dan gambar-gambar lainnya. Dalam perancangan lines plan diperlukan perhitungan matematis yang cukup rumit dan tentu saja memakan waktu yang relatif lama sehingga akan berpengaruh dalam produksi sebuah proses desain kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah aplikasi komputer yang dapat membantu proses perancangan lines plan sehingga dapat menjadi solusi yang murah dan efisien waktu. Proses perancangan kapal dilakukan dengan metode diagram NSP dan kapal pembanding untuk menentukan bentuk badan kapal. Pembuatan aplikasi menggunakan fitur macro VBA  pada Ms. Office Excel untuk pemrograman dan desain interface-nya, software Delftship v8.09 untuk permodelan 3D kapal hasil perancangan dan software Autocad sebagai media untuk penggambaran hasil perancangan lines plan kapal. Dengan menginput data ukuran utama kapal yang akan dirancang sistem akan secara otomatis menampilkan data hasil perhitungan perancangan lines plan berupa tabel offset CSA dan Bodyplan beserta grafiknya. Selain itu pengguna juga dapat melihat hasil gambar perancangan lines plan dengan software Autocad yang telah terintegrasi dengan aplikasi ini. Dengan adanya aplikasi perancangan lines plan ini diharapkan dapat mempermudah pengguna dalam merancang sebuah lines plan kapal sehingga proses desain kapal dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.
Pengukuran Olah Gerak Ponton Dengan Penambahan Heaving Plate Berbentuk Segitiga Berlubang Pada Gelombang Reguler Menggunakan Mikrokontroler Berbasis Wireless Muhammad Rynaldi; Eko Sasmito Hadi; Berlian Arswendo Adietya
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 9, No 1 (2021): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan Apung sangatlah identik dengan industri lepas pantai atau offshore. Pontoon menjadi salah satu upaya untuk memanfaatkan energi gelombang laut. Gerakan ponton akan berpengaruh terhadap daya yang akan dihasilkan sehingga perlu dilakukan penelitian menggunakan teknologi Heave plates. Heave plates digunakan sebagai penunjang stabilitas pada floating offshore wind platforms . Penelitian ini dilakukan di towing tank di laboratorium hidrodinamika teknik perkapalan Universitas Diponegoro menggunakan alat berupa Arduino untuk mikrokontroller, sensor HS-SR04 untuk mengukur tinggi gelombang dan heaving, sensor MPU untuk mengetahui pitching dan rolling, load cell untuk mengetahui beban heaving, dan juga Xbee S2C sebagai komunikasi dari Arduino ke PC (wireless). Pengujian dilakukan pada ponton prisma segi enam dengan variasi heave plate segitiga dengan jumlah lubang 3 (variasi HP 1 dan HP 5), lubang 4 (variasi HP 3 dan HP 4) dan Lubang 5 (variasi HP 2 dan HP 6) masing – masing memiliki diameter 20mm dan 30mm. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, nilai maksimal heaving berada pada 28mm, nilai maksimal pitching pada 13o dan nilai maksimal rolling pada 8o, lebih kecil dibandingkan dengan nilai pitching dan rolling pada heave plate segitiga polos. Penambahan heave plate segitiga berlubang memberikan efek lebih baik terhadap gerakan pitching dan rolling.
SEGI DELAPANDESAIN KONVERTER GELOMBANG BENTUK SEGI DELAPAN SEBAGAI SUMBER PEMBANGKIT LISTRIK DI PERAIRAN LAUT JAWA Muhammad Sidiq; Eko Sasmito Hadi; Kiryanto Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 2 (2016): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.766 KB)

Abstract

Ketergantungan manusia terhadap energi untuk memenuhi kebutuhan hidup semakin banyak. Sumber energi yang di hasilkan semakin lama akan berkurang, oleh sebab itu perlu adanya suatu sumber energi alternatif untuk mengatasi kekurangan sumber energi. Indonesiasebagai negara maritim, dimana sebagian besar  wilayah berupa perairan, memiliki potensi yang amat besar untuk memanfaatkan wilayah perairannya sebagai sumber energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Wave Energy Converter adalah alat yang memanfaatkan gelombang laut untuk menghasilkan arus listrik. Wave Energy Converter yang didesain pada penelitian ini adalah tipe heaving device yang menggunakan prinsip gerak osilasi (naik – turun) gelombang untuk menghasilkan energi. Dalam penelitian ini, dilakukan sebuah studi desain konverter gelombang berbentuk segi delapan dengan prinsip heaving device untuk dimanfaatkan di perairan Laut Jawa. Suatu model segi delapan dengan tinggi maksimal 60 cm dan lebar maksimal 50 cm sebagai objek penelitian, dianalisa dengan variabel beban untuk mendapatkan nilai heaving terbesar. Konverter dianalisa dalam keadaan tanpa beban, diisi beban 10 kg, diisi 20 kg, diisi 30 kg. Konverter yang memiliki nilai amplitudo terbesar adalah konverter segi delapan yang diisi dengan beban 30 kg yang beroperasi pada gelombang 0,8 m dengan amplitudo 0,589 m. Konverter yang memiliki nilai kecepatan heaving terbesar adalah konverter segi delapan tanpa beban yang beroperasi pada gelombang 0,8 m dengan kecepatan 0,9486 m/s. Konverter yang memiliki nilai percepatan heaving terbesar adalah konverter segi delapan tanpa beban yang beroperasi pada gelombang 0,8 m dengan nilai percepatan 5,32 m/s2. Konverter segi delapan yang memiliki nilai frekuensi heaving terbesar adalah konverter tanpa beban yang beroperasi pada gelombang 0,2 m dengan nilai frekuensi 0,422 Hz. Konverter segi delapan yang memiliki nilai force heaving terbesar adalah konverter dengan beban 30 kg  dengan nilai gaya 912.6 N.
Pengukuran Olah Gerak Ponton Tabung Akibat Penambahan Heaving Plate Berbentuk Lingkaran Pada Gelombang Reguler Menggunakan Mikrokontroler Berbasis Wireless Muhamad Zulkifli; Eko Sasmito Hadi; Berlian Arswendo Adietya
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 1 (2020): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.931 KB)

Abstract

Berbagai penelitian digencarkan guna menghasilkan ponton yang relatif stabil di berbagai keadaan gelombang laut. Salah satunya adalah penelitian mengenai olah gerak atau motion bangunan apung. Ponton  sendiri mempunyai enam gerakan yang disebut Six Degree of Freedom (DOF), yang terdiri dari gerakan rotasi dan translasi. Di antara dari enam gerakan tersebut, ada istilah seakeeping yang terdiri dari dua gerakan rotasi (rolling dan pitching) dan satu gerakan translasi (heaving). Penelitian mengenai inovasi ponton itu sendiri juga kiat digencarkan. Seperti halnya penggunaan heaving plate. Heaving  plate adalah pelat horizontal yang terpasang di bagian bawah bangunan apung pada kedalaman tertentu di mana keadaan air relatif tenang. Pelat tersebut memberikan tambahan massa yang dapat meningkatkan periode heaving natural dari bangunan apung dan menggerakkannya keluar rentang frekuensi gelombang. Penelitian tentang heaving plate difokuskan pada aspek geometrinya seperti rasio ketebalan terhadap lebar heaving plate dan jarak antar pelat pada heaving plate. Penelitian-penelitian tersebut digencarkan guna mendapat bentuk dan porsi ukuran heaving plate yang berdampak efisien terhadap seakeeping ponton.
Pengaruh Sudut Masuk Pada Kapal Perintis 750 Dwt Terhadap Resistance Kapal Dengan Penambahan Anti-Slamming Bulbous Bow Tipe Delta (Δ – Type) Zippo Benediktus Sijabat; Eko Sasmito Hadi; Good Rindo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.169 KB)

Abstract

Haluan kapal merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi nilai hambatan. Kapal yang memiliki bentuk haluan yang baik dapat memberikan efisiensi terhadap hambatan sehingga operasional kapal dapat lebih baik dan efisien. Berbagai macam penelitian yang dilakukan untuk dapat mengurangi nilai hambatan kapal dengan cara memodifikasi bentuk haluan kapal.Pada penelitian ini dilakuan variasi bentuk haluan dengan penambahan Anti-slaming bulbousbow tipe delta(Δ – Type).Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besar perubahan hambatan kapal dengan posisi haluan berada pada beberapa variasi sudut penyimpangan tersebut dan membandingkan nilai hambatan pada beberapa sudut penyimpangan haluan antara lines plan asli dengan lines plan modifikasi. Perhitungan hambatan kapal pada sudut penyimpangan haluan pada posisi setiap 3°,diperoleh dari hasil software CFD.Sudut yang digunakan yaitu 16.72 o, 19.72 o ,22.72 o, 25.72 o,28.72 o.Kemudian tinggi anti-slaming yang digunakan adalah 0.58 , 0.725 dan ,0.87 . Analisa perhitungan hambatan kapal Perintis 750 Dwt dihitung menggunakan software CFD yaitu Tdyn 12.2.3.0 dan  menggunakan variasi kecepatan (Fn = 0,2568; Fn = 0,2782; Fn = 0,2996; Fn = 0,3210; Fn = 0,3424; Fn = 0,3638).Hasilnya,nilai hambatan terkecil terdapat pada model bulbous bow anti-slaming 0.58 dengan sudut 19.72 osebesar 7,73% dari kapal tanpa menggunakan anti-slaming bulbous bow.
PENGARUH KECEPATAN KAPAL TERHADAP GELOMBANG YANG DITIMBULKAN AKIBAT GERAKAN WATER BUS DENGAN BENTUK LAMBUNG KATAMARAN ASIMETRIS DI BANJIR KANAL BARATJAKARTA BERBASIS CFD Abner Herdian Permana Putra; Eko Sasmito Hadi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 1, No 1 (2013): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi lingkungan yang semakin buruk akibat polusi udara memunculkan inovasi dalam menciptakan alat transportasi ramah lingkungan. Telah dilakukan penelitian  sebelumnya yaitu perancangan water bus dengan bentuk lambung katamaran asimetris yang memanfaatkan tenaga matahari sebagai energi penggeraknya. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan guna mengkaji pengaruh kecepatan kapal terhadap gelombang yang ditimbulkan akibat gerakan water bus dengan bentuk lambung katamaran asimetris di bajir kanal barat Jakarta dengan menggunkaan paket program CAD (Computer Aided Design) serta CFD (Computational Fluid Dynamics). Dari hasil penelitian  ini akan diketahui kecepatan optimal pada kapal, besarnya nilai tahanan kapal, serta tinggi gelombang yang ditimbulkan akibat gerakan badan kapal pada kondisi kecepatan 1- 6 knot. Perhitungan dan analisa pada penelitian ini menggunakan metode freesurface dan didapatkan kecepatan optimal kapal adalah 5Knot. Besarnya nilai tahanan pada kecepatan 5 knot sebesar  0,421808 kN dan tinggi gelombang yang ditimbulkan akibat gerakan badan kapal berkisar antara 0,3 – 0,4 m.
Analisa Kekuatan Pondasi Bollard Pada Tongkang Santan 195 Dengan Metode Elemen Hingga Irvan Putera Samudera; Hartono Yudo; Eko Sasmito Hadi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 4 (2017): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1548.653 KB)

Abstract

Tongkang merupakan salah satu media yang biasa digunakan untuk pengujian kemampuan kapal tunda (Bollard Pull Test). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai analisa kekuatan terjadi pada konstruksi pondasi bollard tongkang, mengetahui variasi pada bollard tongkang untuk meminimalisir kerusakan saat tegangan maksimum dan jenis desain bolard tongkang yang paling optimal. Hasil analisa bollard yang dilakukan ketika ditarik rah 0 derajat nilai tegangan maksimum dengan variasi 2 bracket sebesar 8,25 x 102 N/mm2, 3 bracket sebesar 8,3 x 102 N/mm2 dan 4 bracket sebesar 8,2 x 102 N/mm2. Diarah 30 derajat dengan variasi 2 bracket sebesar 3,06 x 102 N/mm2, 3 bracket sebesar 3,04 x 102 N/mm2dan 4 bracket 3,06 x 102 N/mm2. Diarah 45 derajat sebesar dengan variasi 2 bracket sebesar 5,86 x 102 N/mm2, 3 bracket sebesar 6,34 x 102 N/mm2dan 4 bracket sebesar 5,8 x 102 N/mm2. Diarah 60 derajat dengan variasi 2 bracket sebesar 3,06 x 102 N/mm2, 3 bracket sebesar 8,93 x 102 N/mm2, dan 4 bracket sebesar 3,06 x 102 N/mm2. Diarah 90 derajat dengan variasi 2 bracket sebesar 3,02 x 102 N/mm2, 3 bracket sebesar 3,04 x 102 N/mm2dan 4 bracket sebesar 8,2 x 102 N/mm2.
Analisa Stabilitas Dan Olah Gerak (Seakeeping) Kapal Pada MV. Pan Marine Setelah Dikonversi Dari Kapal Kru Menjadi Kapal Wisata Andhyka Cakrabuana Adhitama; Eko Sasmito Hadi; Sarjito Jokosisworo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 7, No 1 (2019): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1705.237 KB)

Abstract

MV. Pan Marine merupakan salah satu kapal offshore yang sudah lama lay up disebabkan industri minyak dan gas yang sedang menurun. Oleh sebab itu, PT. Pan Marine melakukan konversi kapal tersebut dari kapal kru (offshore supply vessel) menjadi kapal wisata (passengger ship) agar tetap bisa operasi dan menghasilkan pemasukan. Kapal tersebut mengalami penambahan bangunan atas sehingga kapasitas muatan akan semakin banyak. Penelitian ini dilakukan dengan berbagai macam kondisi muatan serta menggunakan 5 variasi sudut yang berbeda. Tujuannya adalah mendapat nilai GZ, periode oleng, serta roll motion yang sesuai dengan standar kriteria umum. Metode yang digunakan adalah dengan membuat model 3D dari kapal sebelum dan setelah konversi yang nantinya akan digunakan untuk menganalisa stabilitas serta olah gerak menggunakan software CFD. Hasil dari analisa tersebut kemudian disesuaikan dengan kriteria IMO A.749(18) untuk stabilitas dan NORDFORSK untuk olah gerak. Dari analisa stabilitas didapatkan perbedaan rata-rata GZ kedua model kapal adalah 2,78% dan perbedaan rata-rata periode oleng dari kedua model kapal adalah 0,99%. Untuk analisa olah gerak, perbedaan nilai RMS gerakan roll pada kedua model kapal adalah 30%. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa kapal konversi ini layak secara stabilitas dan olah geraknya, sehingga aman untuk digunakan mengangkut penumpang.
Analisa Pengaruh Sudut Masuk Kapal Perintis 750 Dwt Terhadap Slamming Kapal Dengan Penambahan Anti-Slamming Bulbous Bow Tipe Delta (Δ – Type) Menggunakan Metode Cfd (Computational Fluid Dynamic) Ridwan Rasoki Harahap; Eko Sasmito Hadi; Good Rindo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1211.828 KB)

Abstract

Kemampuan olah gerak kapal (seakeeping) merupakan salah satu aspek penting pada perancangan sebuah kapal. Hal itu berkaitan dengan gerakan kapal dalam  merespon pengaruh gaya-gaya luar yang bekerja pada kapal. Salah satu fokus dari pembahasaan analisa seakeeping yaitu masalah slamming pada kapal. Slamming adalah kejadian dimana dasar haluan kapal terangkat dari permukaan air kemudian terhempas kembali. Pemakaian anti-slamming pada kapal adalah salah satu solusi untuk mengurangi efek slamming sehingga kapal bisa berlayar dengan baik dan tidak membahayakan penumpang, peralatan kapal, muatan dan kapal itu sendiri. Pada penelitian ini, dilakukan analisa pengaruh sudut masuk dan penggunaan bulbous bow tipe Delta (Δ – type) dengan perbandingan variasi anti-slamming sebesar 20%, 25% dan 30% terhadap sarat kapal. Anti-slamming bulbous bow dan kecepatan kapal divariasikan untuk melihat probabilitas dan  intensitas slamming yang paling rendah. Sudut yang digunakan yaitu 16,72o; 19,72o; 22,72o; 25,72o; dan 28,72 o. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan delftship dan kemudian dilakukan analisa gerakan menggunakan metode Hydrodinamic Diffraction. Hasil penelitian ini menunjukan semua variasi model memenuhi standart Seakeeping criteria Nordsfork 1987 dan  slamming probability paling baik pada sudut 22,720 terdapat pada model bulbous bow ASB3  dengan rasio tinggi anti-slamming 30% terhadap sarat dapat mengurangi probabilitas slamming sebesar 10,8% - 66,1% dari kapal existing.
Co-Authors A.F. Zakki Abi Dimas Alfian, Abi Dimas Abner Herdian Permana Putra Achmad Kurniawan Adhi Paska, Adhi Aep Supirman Afdi Supriyonggo Nugroho Ahmad Azhar Ginting Ahmad Fauzan Zakki Ajib Wahab Purwanto Akhiruddin Akhiruddin Al Fahsan Al Fahsan Aldias Bahatmaka Alexius Bayu Setyoko Alif Fadhilah Amaytana Cindy Armela Andhi Kusuma Andhyka Cakrabuana Adhitama Andi Trimulyono Ari Wibawa Ari Wibawa B.S Ari Wibawa B.S Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa ST, MSi Arie Prasetyo Ario Nugroho Prihutomo Ario Restu Sratudaku Aulia Ramadhan Kopayona Azhabul Hayatul Fajar Azniatu Fihliya Berlian Arswendo Adietya Berlian Arswendo Adietya Brata Wahyu Setya Budi Brian Haksa Nova Burhannudin Senoaji Buyung Vidiarto Caesar, Agung Al Citra Robiatul Adawiyah Deddy Chrismianto Deddy Chrismianto Dedi Budi Purwanto Desto Pradika Putra Dicky Darmawan Dimas Maulana Agung Pambudi Dito Adi Prassyeta Dwi Satria Fajar Efriananda Sabta Rizki Eka Heriyanty Eka Mellyana Nur Anggraini Elvira Dwi Gustiarini Fachry Ramadhan Fajrul Falah Rosid Firdaus S.P Firnandito, Anugrah Frans Simanjuntak Ganang Adi Baskoro Ginanjar Baskoro Aji Giri Aditya Chandra J Good Rindo Hartono Yudo Hartono Yudo Haryadi, Ricky Tri Hendri Firman Hibob Faiz Firdaus Ibnu Fauzi Kenedy Ichsan Aditio Imam Pujo Mulyatno Imam Pujo Mulyatno Indradi Setiyanto Irvan Putera Samudera Jefri Harumbinang Josua Siagian Juwanto Juwanto K Kiryanto K. Kiryanto Karnoto . Khoirul Anam Khoirul Ramadhan Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Lily Muzdalifah Luthfi Maslul Muttaqim M. Aji Luhur P M. Iqbal Maharani, Heslina Fifani Malau, Karno R Mita Ardiana, Mita Moh Nurdin Septiantono R Mohammad Nasikin Muhamad Zulkifli Muhammad Abdul Aziz Mufti Muhammad Ansori Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Luqman Hakim, Muhammad Luqman Muhammad Raditya Daniswara Muhammad Rayandra Lubis Muhammad Rynaldi Muhammad Sidiq Natanael Martian Dwi Sunarto Natanael Martian Dwi Sunarto Niko Aditya Kriswan Noprian Christy S Nugraha, Sandy Nurhali Nurhali Ocid Mursid Ojo Kurdi P. Boby Janurianto Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Permana, Mohamad Fiqri Rachmat Assidiq Rais Yudanto Renggita Aan Rachmadani Restu Kuasa Reza Andrian Saputro Ridwan Rasoki Harahap Rifandi Aditya Ririh Sustiko Asih Rizka Azhari Yulistiawan Faruq Robby Munardi Roby Widiyanto Rolan Haris Ben Imanuel Purba, Rolan Haris Ben Imanuel Rosiana Dewi Saeful Huda Mursito Samuel Samuel Samuel Samuel Sarjito Jokosisworo Septaji Indrasahputra Siahaan, Batara Srijaya Ratu Subekti, Joko Tindaon, Aldy Sabat Tobing, Christabel Giovanny Toha Frans Soaloon Siregar Untung Budiarto Vina Widya Lestari Vita Agnindiyasari Wahif Indramana Wahyu Nugroho Mustikojati, Wahyu Nugroho Wasisto Haribowo, Wasisto Wicaksono, Ardhana Widyanto Widyanto Willma Amiruddin Wilma A Wilma A Wilma Amiruddin Wiranda, Ariiq Daffa Wiwit Wirawan Yohana Krisyanti Simanjuntak Zeinurrohman, Rangga Zippo Benediktus Sijabat