Claim Missing Document
Check
Articles

DESAIN KONVERTER GELOMBANG BENTUK TABUNG SEBAGAI SUMBER PEMBANGKIT LISTRIK DI PERAIRAN LAUT JAWA Rais Yudanto; Eko Sasmito Hadi; Kiryanto Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 2 (2016): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.883 KB)

Abstract

Indonesia sebagai negara maritim, dimana 2/3 bagian wilayah berupa perairan, memiliki potensi yang amat besar untuk memanfaatkan wilayah perairannya sebagai sumber energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Wave Energy Converter adalah alat yang memanfaatkan gelombang laut untuk menghasilkan arus listrik. Wave Energy Converter yang didesain pada penelitian ini adalah tipe heaving device yang menggunakan prinsip gerak osilasi (naik – turun) gelombang untuk menghasilkan energi. Dalam penelitian ini, dilakukan sebuah studi desain konverter gelombang berbentuk tabung dengan prinsip heaving device untuk dimanfaatkan di perairan Laut Jawa. Suatu model tabung dengan tinggi maksimal 60 cm dan lebar maksimal 50 cm sebagai objek penelitian, dianalisa dengan variabel beban untuk mendapatkan nilai heaving terbesar. Konverter dianalisa dalam keadaan tanpa beban, diisi beban 10 kg, diisi 20 kg, diisi 30 kg. Hasil dari penelitian ini memperoleh hasil bahwa nilai frekuensi heaving terbesar terdapat pada konverter tabung tanpa beban yang beroperasi pada gelombang 0,2 m dengan nilai frekuensi 0,421 Hz dan yang memiliki nilai amplitudo terbesar adalah konverter tabung yang diisi dengan beban 30 kg yang beroperasi pada gelombang 0,8 m dengan amplitudo 0,593 m.
Analisa Performa Kapal Ikan Tradisional Pati KMN.Rukun Arta Santosa 7 karena Perpindahan Wilayah Operasional dan Penggantian Alat Tangkap Elvira Dwi Gustiarini; Berlian Arswendo Adietya; Eko Sasmito Hadi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 3 (2017): JULI
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.278 KB)

Abstract

Potensi lestari sumber daya ikan laut Indonesia sebesar 6,5 juta ton pertahun tersebar di perairan wilayah Indonesia dan perairan Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) yang terbagi dalam sembilan wilayah perairan Indonesia. Namun, potensi ikan yang besar di Indonesia masih kurang didukung dengan jumlah kapal ikan dengan kapasitas besar yang mampu adaptif untuk berlayar lebih jauh guna memanfaatkan potensi ikan yang tersebar luas di wilayah luar perairan Indonesia. Kondisi tersebut menimbulkan problematika yang cukup pelik yaitu overfishing dan overcapacity, problematika overfishing dan overcapacity merupakan masalah yang perlu diatasi guna memanfaatkan potensi lestari sumber daya ikan di laut dengan cara memindahkan wilayah operasional kapal atau juga membuat kapal yang mampu adaptif dalam berlayar di beberapa pelayaran. Untuk keperluan tersebut, perlu dilakukan analisa performa kapal karena adanya perpindahan wilayah operasional, karena dengan perbedaan tinggi gelombang dari Laut Natuna ke Samudra Hindia akan menghasilkan olah gerak yang berbeda, maka sebelumnya perlu dilakukan analisa apakah kapal tersebut mampu untuk berpindah wilayah operasional. Dengan sumber perikanan tangkap yang berbeda pula, kapal perlu mempertimbangkan alat tangkap yang digunakan dan berkaitan dengan faktor stabilitas kapal, maka analisa penggantian alat tangkap perlu dilakukan. Olah gerak dan stabilitas kapal akan dianalisa menggunakan Maxsurf dan hambatan akan dianalisa dengan Tdyn dengan Fn: 0,26. Hasil dari penelitian ini adalah kapal ikan Pati yang berukuran 90 GT yang biasa berlayar di Laut Natuna masih mampu berlayar di Samudra Hindia dengan catatan pada saat kapal mencapai kecepatan penuh yaitu 8 knot, kapal akan mengalami rolling sebesar 7,7 derajat. Dan juga meskipun stabilitas kapal dianalisa dengan beberapa alat tangkap seperti Purse Seine, Longline, Stern Trawl, dan Double Rig Trawl kapal masih dalam keadaan baik, ditunjukan dengan nilai GZ masing-masing kapal yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan IMO. Untuk penggantiannya hanya mempertimbangkan faktor ekonomis dan menyesuaikan sumber ikan yang ditangkap.
Analisa Electrostatic Precipitator (ESP) Pada Exhaust Dalam Upaya Pengendalian Partikulat Debu Gas Buang Main Engine Kapal Latih BIMASAKTI Luthfi Maslul Muttaqim; Andi Trimulyono; Eko Sasmito Hadi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 3, No 1 (2015): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.635 KB)

Abstract

Berbagai macam cara digunakan untuk mengendalikan emisi gas hasil pembakaran, terutama hasil pembakaran pada kendaraan bermotor. Salah satu cara yang digunakan adalah Electrostatic Precipitator (ESP). Efisiensi dari sistem ESP ini sangat berarti untuk mengurangi emisi Partikulat dan menghasilkan emisi yang tidak berbahaya bagi lingkungan. Penelitian ini menggunkan program numerik untuk mengalisa model tersebut. Hasil analisa dari software yang berupa velocity contour  tersebut dianalisa untuk menentukan seberapa besar efisiensi emisi gas yang setelah melalui ESP. Untuk mendapatkan efisiensi tertinggi dibuat beberapa model dengan ukuran ESP dibuat tetap, tetapi jarak elektroda dirubah, dengan begitu akan didapatkan model dengan efisiensi tertinggi. Hasil penelitian memperlihatkan tingkat efisiensi tertinggi adalah model dengan jarak kawat 60 mm dengan tegangan 17000 volt. Sedangkan tingkat efisiensi terendah adalah model dengan jarak kawat 90 mm dengan tegangan 15000 volt. Karena semakin rapat jarak kawatnya dan semakin tinggi tegangannya maka semakin besar hambatan terhadap fluida sehingga semakin berkurang kecepatan fluidanya.
ANALISA EFEKTIFITAS WIND TURBINE SUMBU VERTIKAL DENGAN VARIASI JUMLAH DAN KETEBALAN SUDU AIRFOIL NACA SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK TAMBAHAN PADA FISHERIES INSPECTION VESSEL 594 GT MENGGUNAKAN METODE CFD P. Boby Janurianto; Untung Budiarto; Eko Sasmito Hadi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 4 (2016): OKTOBER
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1249.547 KB)

Abstract

Konsep kapal dengan turbin angin dapat mengurangi pemakaian bahan bakar. Pada penelitian ini, akan dilakukan analisa efektifitas energi yang dihasilkan dari turbin angin yang akan diinstalasi pada deck Fisheries Inspection Vessel 594 GT dengan variasi jumlah dan ketebalan blade. Turbin angin yang akan dianalisa merupakan tipe turbin angin sumbu vertikal. Variasi foil yang digunakan adalah NACA 0011, NACA 0015, NACA 0019 dengan variasi jumlah sudu 2, 3 dan 4. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa turbin berupa torsi, daya, dan koefisien power turbin pada setiap variasi. Menggunakan software Ansys CFX 14 untuk melakukan analisa gaya yang mempengaruhi gerak sudu turbin dan software Qblade v.0.91b untuk mencari koefisien power turbin angin. Berdasarkan hasil analisa didapatkan bahwa nilai torsi tertinggi adalah pada turbin angin dengan jenis foil NACA 0015 dan jumlah sudu 3 sebesar 759,13 Nm. Nilai daya dimiliki turbin NACA 0015 dengan jumlah sudu 3 sebesar 7614,09 Watt. Nilai koefisien power tertinggi dimiliki turbin NACA 0015 dengan jumlah sudu 3 sebesar 0,3603. Dapat ditarik kesimpulan turbin angin dengan foil NACA 0015 dengan jumlah 3 sudu merupakan geometri turbin yang paling optimum digunakan pada pembangkit listrik tenaga angin ini.
Studi Analisa Slamming & Deck Wetness Akibat Gerakan Heaving – Pitching Coupling & Gerakan Non-Linier Rolling (Studi Kasus Kapal MT. Pandan) Azhabul Hayatul Fajar; Deddy Chrismianto; Eko Sasmito Hadi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 4 (2017): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.958 KB)

Abstract

Analisis olah gerak kapal di perairan dikenal sebagai seakeeping yang merupakan bidang studi meliputi perilaku dan unjuk kerja kapal diatas gelombang yang menunjukkan kemampuan kapal untuk mempertahankan fungsi dalam menjalankan misinya di laut. Jadi analisa seakeeping sangat diperlukan untuk melihat kemampuan kapal untuk bertahan dalam kondisi berbahaya pada saat menghadapi cuaca buruk. Penelitian mengenai karakteristik kapal sebenarnya telah banyak dilakukan namun menentukan karakteristik gerak dinamis yang digabungkan seperti heaving – pitching, atau karakteristik gerak Non-Linier rolling serta karakteristik slamming dan deck wetness-nya. Maka dari itu, kajian yang penulis paparkan pada tugas akhir ini adalah studi karakteristik stabilitas dinamis gerakan Heaving – Pitching Coupling dimana berdasarkan hasil perhitungan dan analisa yang dilakukan didapatkan grafik RAO untuk tiap sudut datang gelombang. Dari hasil yang didapatkan, nilai amplitudo, velocity, dan akselerasi pada respon gerak heave dan pitch serta roll rata – rata jatuh pada arah sudut datang gelombang 900 (beam sea). Kemudian hasil dari analisa slamming dan deck wetness menunjukkan telah sesuai menurut criteria Rules General Operability Limiting Criteria for Ship (NORDFORSK, 1987).
Analisa Olah Gerak Ponton Bentuk Segi Enam Dengan Penambahan Heaving Plate Segi Enam Pada Gelombang Reguler Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamic (CFD) Roby Widiyanto; Eko Sasmito Hadi; Kiryanto Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 9, No 3 (2021): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ponton adalah salah satu platform bangunan apung yang biasa digunakan untuk banyak keperluan pemanfaatan sumber daya laut, salah satunya untuk konversi energi yang memanfaatkan gelombang dan selanjutnya menghasilkan nilai olah gerak tertentu. Dalam penelitian untuk mengetahui variasi nilai olah gerak, maka digunakan tambahan platform berupa heaving plate yang dipasang di bagian bawah ponton dengan penghubung konstruksi tiang yang disebut spar. Dengan tambahan platform tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh dari heaving plate dengan beberapa variasi luas area heaving plate terhadap nilai olah gerak ponton serta menjadikan penelitian ini sebagai acuan untuk penelitian berikutnnya yang serupa. Maka dari itu, dalam penelitian ini metode yang dipakai adalah simulasi pada software CFD berupa analisa olah gerak (seakeeping) dengan variasi luas area heaving plate,  gelombang, sarat ponton, dan ketinggian spar. Nilai olah gerak heaving terbesar terjadi pada ponton dengan heaving plate 120 dengan spar 67 pada gelombang 2 di sarat 0,5H, dengan nilai sebesar 12,69 mm/mm. Nilai olah gerak pitching terbesar terjadi pada ponton dengan heaving plate 120 dengan spar 67 pada gelombang 2 di sarat 0,5H, dengan nilai sebesar 7,10o/mm. Dan nilai olah gerak rolling terbesar terjadi pada ponton dengan heaving plate 80 dengan spar 33 pada gelombang 1 di sarat 0,5H, dengan nilai sebesar 0,05o/mm. Dari hasil penelitian ini bisa disimpulkan bahwa luas area heaving plate sangat berpengaruh terhadap nilai olah gerak, yang didukung oleh pengaruh gelombang, sarat ponton, dan juga ketinggian spar.
Analisa Olah Gerak Ponton Berbentuk Silinder Akibat Pengaruh Beban pada Pengaruh Gelombang Regular dengan Metode Computational Fluid Dynamic (CFD) Azniatu Fihliya; Eko Sasmito Hadi; Kiryanto Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 7, No 4 (2019): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.192 KB)

Abstract

Luas perairan yang sangat luas di Indonesia menjadikan potensi ekonomi kelautan dan ekonomi maritime yang sangat potensial. Dengan wilayah geografis yang sebagian besar perairan. Maka dibutuhkan perkembangan penelitian  teknologi untuk pengembangan wilayah maritim. Pengujian terhadap kapal atau benda apung lainnya memliki banyak cara seperti, pengujian dengan menggunakan model dengan media Towing Tank,perhitungan Numerical menggunakan  Software, maupun pengujian dengan menggunakan perhitungan manual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai olah gerak ponton berbentuk silinder,dan untuk mengetahui perbedaan nilai olahgerak dengan metode software  analisis Computational Fluid Dynamic (CFD) dan Towink Tank. Dalam penelitian ini metode yang dipakai dengan simulasi pada CFD dengan karakteristik software berupa analisa olah gerak (Seakeeping) dengan variasi voltase gelombang, sarat dan muatan. Nilai Heaving tertinggi pada ponton muatan pasir dengan tinggi muatan 0,2 H, pada gelombang 4 yang memiliki amplitudo gelombang sebesar 1,95 cm, dengan nilai Heaving sebesar 4,935 cm. Untuk nilai Pitching tertinggi diperoleh pada ponton dengan muatan air pada sarat muatan 0,5 H, Gelombang 4 dengan amplitudo 1,95 cm, dengan nilai 31,776◦. Nilai Rolling tertinggi diperoleh pada ponton muatan air dengan tinggi 0,2 H, pada Gelombang 4 dengan amplitudo 1,95 dengan nilai 0,038◦. Persenan perbandingan rata-rat pengujian Towing Tank dan CFD antara Pitching dan Rolling Hampir sama yaitu nilai presentase pitching 31,726% dan untu Heaving sebesar 36,454%, tetapi pada presentase Rolling memiliki perbedaan yang significant, dikarenakan perbedaan kondisi percobaan dilapangan dan dianalisa software.
ANALISA PENGARUH LETAK LUNAS BILGA TERHADAP PERFORMA KAPAL IKAN TRADISIONAL (STUDI KASUS KAPAL TIPE KRAGAN) Burhannudin Senoaji; Parlindungan Manik; Eko Sasmito Hadi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.503 KB)

Abstract

Kapal ikan tradisional didaerah Kragan di kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah memiliki ciri khas dengan lunas bilga yang terpasang pada kedua sisi lambung kapal, yang di percaya oleh warga setempat untuk mendapatkan stabilitas yang baik sehingga penulis ingin mengetahui performa kapal ikan tipe kragan seperti hambatan, stabilitas, dan olah gerak dengan melakukan variasi peletakan lunas bilga dengan patokan dari radius bilga kapal. Tahapan untuk mencapai tujuan tersebut menggunakan beberapa software perkapalan yang terintegrasi. Pada awalnya adalah pembuatan Model dengan rencana garis yang sudah ada, kemudian dilakukan analisa hambatan, stabilitas dan analisa olah gerak pada software perkapalan lainnya dengan tools import.. Berdasarkan hasil analisa hambatan, stabilitas, dan olah gerak kapal dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian kali ini model yang di rekomendasikan untuk peletakan lunas bilga adalah model III dengan variasi model yang berada 0 derajat pada pusat radius bilga karena pada model ini kriteria hambatan dan stabilitas menunjukkan yang terbaik.
STUDI PERANCANGAN KAPALPARIWISATA TERPADU UNTUK PELAYARAN BANYUWANGI – BALI - LOMBOK Fachry Ramadhan; Berlian Arswendo Adietya; Eko Sasmito Hadi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 1, No 2 (2013): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah wisatawan serta belum adanya transportasi terpadu di Banyuwangi – Bali Lombok menjadi pertimbangan utama dalam mendesain kapal PARIWISATA ini. Desain kapal ini berfungsi untuk liburan alternative. Jadi fungsi utama dari kapal yang digunakan sebagai sarana pariwisata diperlukan rancangan dan dibuat senyaman mungkin dan memiliki fasilitas yang lengkap. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan beberapa langkah dari desain, yang merupakan perhitungan dimensi utama, membuat rencana garis, pengaturan umum, hidrostatik, analisis stabilitas kapal juga gerak kapal. Dan peralatan kapal seleksi, mesin utama sesuai dengan perhitungan sesuai mesin listrik ke resistensi yang dialami oleh kapal. Hasil dari desain kapal ini mendapat dimensi utama LOA: 25,60 m, LWL: 25,2 m, B: 8,40 m, T: 1,55 m, H: 2,7 m. Dari hasil hidrostatik, pariwisata catamaran memiliki ton 95,60 perpindahan, Cb: 0,565, LCB: 10.936 m. Penelaahan terhadap stabilitas, hasil menunjukkan stabilitas kapal memiliki titik, stabil M berada di atas titik G di segala kondisi. Kapal gerak, telah terbukti langkah yang baik, hal itu tidak terjadi wettnes dek Sementara itu, kapasitas penumpang kapal adalah 24persons dengan 13 awak. Kapal itu menggunakan dua penggerak mesin diesel kapal motor dengan daya yang dihasilkan oleh 185 HP.
DESAIN KONVERTER GELOMBANG BENTUK SEGI EMPAT SEBAGAI SUMBER PEMBANGKIT LISTRIK DI PERAIRAN LAUT JAWA Efriananda Sabta Rizki; Eko Sasmito Hadi; Kiryanto Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 2 (2016): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.489 KB)

Abstract

Indonesia meruapakan salah satu negara yang kaya akan cadangan energi, dan kekayaan energi yang dimiliki Indonesia tidak hanya berkaitan dengan jumlahnya saja melainkan juga keberagamannya. Indonesia kaya akan berbagai jenis energi baik yang berbasis fosil maupun nonfosil. Itulah salah satu kekuatan energi Indonesia. Oleh karenanya tidak bijaksana kalau Indonesia hanya menggantungkan diri pada satu jenis energi saja, yaitu yang berbasis fosil seperti BBM, karena cadangan energi fosil nasional bahkan dunia pun sangat terbatas dan lambat laun akan habis. Misalnya memanfaatkan potensi dari laut Indonesia dengan cara mengubah gelombang laut sebagai energi terbarukan. hal ini akan membutuhkan konverter untuk mengubah gelombang laut menjadi energi tebarukan. Konverter yang dimaksud adalah Wave Energi Converter. Wave Energy Converter adalah alat yang didesain dengan menggunakan prinsip gerak osilasi (naik – turun) gelombang untuk menghasilkan energi konverter ini memiliki tipe heaving device. Dalam penelitian ini, dilakukan sebuah studi desain konverter gelombang berbentuk segi empat dengan prinsip heaving device untuk dimanfaatkan di perairan Laut Jawa. Suatu model segi empat dengan tinggi maksimal 60 cm dan lebar maksimal 50 cm sebagai objek penelitian, dianalisa dengan variabel beban untuk mendapatkan nilai heaving terbesar. Konverter dianalisa dalam keadaan tanpa beban, diisi beban 10 kg, diisi 20 kg, diisi 30 kg. Hasil dari penelitian ini memperoleh hasil bahwa nilai amplitudo heaving terbesar terdapat pada konverter segi empat diisi dengan beban 30 kg pada tinggi gelombang laut 0,8 m dengan nilai amplitudo heaving 0,589 m. 
Co-Authors A.F. Zakki Abi Dimas Alfian, Abi Dimas Abner Herdian Permana Putra Achmad Kurniawan Adhi Paska, Adhi Aep Supirman Afdi Supriyonggo Nugroho Agus Setyawan Ahmad Azhar Ginting Ahmad Fauzan Zakki Ajib Wahab Purwanto Akhiruddin Akhiruddin Al Fahsan Al Fahsan Aldias Bahatmaka Alexius Bayu Setyoko Alif Fadhilah Amaytana Cindy Armela Andhi Kusuma Andhyka Cakrabuana Adhitama Andi Trimulyono Anugrah Firnandito Ari Wibawa Ari Wibawa B.S Ari Wibawa B.S Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa ST, MSi Arie Prasetyo Ario Nugroho Prihutomo Ario Restu Sratudaku Aulia Ramadhan Kopayona Azhabul Hayatul Fajar Azniatu Fihliya Berlian Arswendo Adietya Berlian Arswendo Adietya Brata Wahyu Setya Budi Brian Haksa Nova Burhannudin Senoaji Buyung Vidiarto Caesar, Agung Al Citra Robiatul Adawiyah Deddy Chrismianto Deddy Chrismianto Dedi Budi Purwanto Desto Pradika Putra Dicky Darmawan Dimas Maulana Agung Pambudi Dito Adi Prassyeta Dwi Satria Fajar Efriananda Sabta Rizki Eka Heriyanty Eka Mellyana Nur Anggraini Elvira Dwi Gustiarini Fachry Ramadhan Fajrul Falah Rosid Firdaus S.P Frans Simanjuntak Ganang Adi Baskoro Ginanjar Baskoro Aji Giri Aditya Chandra J Good Rindo Hartono Yudo Hartono Yudo Haryadi, Ricky Tri Hendri Firman Hibob Faiz Firdaus Ibnu Fauzi Kenedy Ichsan Aditio Imam Pujo Mulyatno Imam Pujo Mulyatno Indradi Setiyanto Irvan Putera Samudera Jefri Harumbinang Joko Subekti Josua Siagian Juwanto Juwanto K Kiryanto K. Kiryanto Karnoto . Khoirul Anam Khoirul Ramadhan Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Lily Muzdalifah Luthfi Maslul Muttaqim M. Aji Luhur P M. Iqbal Maharani, Heslina Fifani Malau, Karno R Mita Ardiana, Mita Moh Nurdin Septiantono R Mohammad Nasikin Muhamad Zulkifli Muhammad Abdul Aziz Mufti Muhammad Ansori Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Luqman Hakim Muhammad Raditya Daniswara Muhammad Rayandra Lubis Muhammad Rynaldi Muhammad Sidiq Mulyatno, Imam Pudjo Natanael Martian Dwi Sunarto Natanael Martian Dwi Sunarto Niko Aditya Kriswan Nizar, Vania Early Noprian Christy S Nugraha, Sandy Nurhali Nurhali Ocid Mursid Ojo Kurdi P. Boby Janurianto Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Permana, Mohamad Fiqri Purnawan Adi Wicaksono Rachmat Assidiq Rais Yudanto Renggita Aan Rachmadani Restu Kuasa Reza Andrian Saputro Ridwan Rasoki Harahap Rifandi Aditya Ririh Sustiko Asih Rizka Azhari Yulistiawan Faruq Robby Munardi Roby Widiyanto Rolan Haris Ben Imanuel Purba, Rolan Haris Ben Imanuel Rosiana Dewi Saeful Huda Mursito Samuel Samuel Samuel Samuel Sarjito Jokosisworo Septaji Indrasahputra Siahaan, Batara Srijaya Ratu Solikhin Solikhin Tindaon, Aldy Sabat Tobing, Christabel Giovanny Toha Frans Soaloon Siregar Untung Budiarto Vina Widya Lestari Vita Agnindiyasari Wahif Indramana Wahyu Nugroho Mustikojati, Wahyu Nugroho Wasisto Haribowo, Wasisto Wicaksono, Ardhana Widyanto Widyanto Willma Amiruddin Wilma A Wilma A Wilma Amiruddin Wiranda, Ariiq Daffa Wiwit Wirawan Yohana Krisyanti Simanjuntak Zeinurrohman, Rangga Zippo Benediktus Sijabat