Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGARUH ARTICULATE STORYLINE 3 TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN ANAK USIA DINI Indrawan, Aulia Fadhilah; Rahmawati, Anayanti; Hafidah, Ruli
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 3 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i3.102324

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk dasar pengembangan anak sejak usia dini. Melalui pendidikan ini, anak dapat belajar mengenai keterampilan kognitif, sosial, fisik, dan emosional yang akan membantu mereka tumbuh dan berkembang dengan baik di masa depan. Mengenal lambang bilangan merupakan salah satu keterampilan pada aspek kognitif, penggunaan media pembelajaran sangat berpengaruh dalam penyampaian materi ketika di dalam kelas. Sehingga dapat menghasilkan keaktifan serta ketertarikan anak dan hasil belajar dapat meningkat. Articulate storyline 3 merupakan salah satu media interaktif yang dapat digunakan untuk mengenalkan lambang bilangan kepada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah: meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 4-5 tahun melalui penggunaan media interaktif, yaitu articulate storyline pada anak kelompok A TK Aisyiyah 32 Karangasem Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan jenis pre eksperimen dengan pendekatan kuantitatif serta desain penelitian One Group Pretest-Postest. Pengumpulan data menggunakan test dan analisis data menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) 25 teknik shapiro wilk dengan nilai signifikansinya >0,01. Populasi dalam penelitian ini adalah anak kelompok A1 TK Aisyiyah 32 Karangasem, Surakarta dengan jumlah sampel yang diambil yaitu 16 anak. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan antara hasil pretest dan posttest terdapat peningkatan sebesar 26,72% dari nilai rata-rata berkaitan dengan penggunaan media articulate storyline 3 terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah 32 Karangasem, Surakarta.
KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN ANAK USIA DINI DI KECAMATAN POLANHARJO KABUPATEN KLATEN Larasati, Febriasti; Hafidah, Ruli; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102290

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada anak usia dini di kecamatan Polanharjo kabupaten Klaten. Penelitian ini berangkat dari kegiatan wawancara kepada ketua TK dan beberapa guru di kecamatan Polanharjo kabupaten Klaten yang menunjukan terdapat persoalan pembelajaran pengenalan matematika, terutama pada tahap awal pengenalan berhitung. Penelitian ini dirancang untuk menilai kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun. di kecamatan polanharjo kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan survei anak usia 5-6 tahun yang dilaksanakan pada bulan Januari 2022 dengan menggunakan sampel sebanyak 80 anak. Teknik pengambilan data melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil survey menunjukkan bahwa tingkat pencapaian berhitung permulaan anak usia 5 – 6 tahun di TK sekecamatan Polanharjo kabupaten Klaten yaitu 90% anak sudah mampu dalam berhitung permulaan dan 10% belum mampu dalam berhitung permulaan.
ANALISIS KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK USIA DINI Nurjanah, Ayu Putri; Hafidah, Ruli; Sholeha, Vera
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 3 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i3.102336

Abstract

Kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia dini adalah kemampuan anak mengenal, menunjuk, menyebut serta mengumpulkan benda yang ada di sekitar anak berdasarkan bentuk geometri. Kemampuan mengenal bentuk geometri dapat dikembangkan dimulai dari kemampuan mengenali bentuk, menyelidiki bangunan, memisahkan gambar, serta belajar konsep spasial atau letak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 4-5 tahun serta menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Penelitian ini termasuk kategori deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di TK Gugus Matahari Colomadu Karanganyar pada anak usia 4-5 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling total atau sensus. Populasi dan sampel penelitian adalah anak usia 4-5 tahun dengan jumlah 36 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, dan wawancara dengan guru dan orang tua. Teknik uji validitas instrumen penelitian menggunakan validitas isi dan konstruk berupa uji validitas dan reliabilitas instrumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif persentase yaitu untuk mendeskripsikan status variabel kemudian menyajikannya dalam bentuk persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 4-5 tahun di TK Gugus Matahari Colomadu Karanganyar termasuk pada kriteria BSH (Berkembang Sesuai Harapan) namun terdapat perbedaan skor antara data kuesioner guru dan orang tua. persentase data guru 74.04% dan data orang tua 71.03%.
PENERAPAN LIVING VALUES EDUCATIONAL PROGRAM (LVEP) UNTUK MENINGKATKAN SIKAP TANGGUNG JAWAB ANAK Saktiyani, Fitri Nur; Hafidah, Ruli; Dewi, Nurul Kusuma
Early Childhood Education and Development Journal Vol 2, No 3 (2020): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v2i3.101467

Abstract

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab merupakan sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dilakukan terhadap diri sendiri, masyarakat, dan lingkungan (alam, sosial, dan budaya), negara, dan Tuhan YME. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab pada anak usia 5-6 tahun TK AISYIYAH 41 Tegalharjo. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus dengan setiap siklusnya terdiri atas tiga pertemuan. Subjek dalam penelitian anak usia 4-5 tahun jumlah 14 anak yang terdiri 8 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik uji validitas kualitatif menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan Living Values Educational Program (LVEP) dapat meningkatkan tanggung jawab anak dalam proses pembelajaran. Hasil peningkatan tanggung jawab pada siklus I diperoleh ketuntasan yang baik kemudian mengalami peningkatan pada siklus II yang tinggi dalam indikator mengerjakan tugas sampai tuntas, mampu meminta maaf ketika bersalah, dan menaati aturan kelas. Uraian tersebut disimpulkan bahwa penggunaan Living Values Educational Program (LVEP) dapat meningkatkan tanggung jawab anak usia 5-6 tahun TK AISYIYAH 41 Tegalharjo.
PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA ANAK KELOMPOK B DI TK BA AISYIYAH SIDOWAYAH Yuliyantiningrums, Christina; Hafidah, Ruli; Syamsuddin, Muhammad Munif
Early Childhood Education and Development Journal Vol 4, No 3 (2022): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v4i3.101483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai penerapan pembelajaran matematika yang ada di TK BA Aisyiyah Sidowayah Tahun Ajaran 2022/ 2023. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskiptif dengan desain penelitian fenomenologi. Responden dalam penelitian ini adalah guru kelompok B dan Kepala sekolah. Teknik pengambilan data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran matematika pada anak usia 5-6 tahun di TK BA Aisyiyah Sidowayah memiliki berbagai komponen yang diperhatikan oleh guru mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan penialain pembelajaran anak yang dipantau setiap minggu oleh guru dan kepala sekolah melalui hasil laporan minguan. Guru juga memperhatikan terkait cakupan dalam pembelajaran matematika yang berkaitan dengan materi pembelajaran, media, dan metode yang langsung memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah. Peran guru dan sekolah sangatlah penting dalam pengelolaan kelas dan mengkomunikasikan kebutuhan anak dengan tuntutan dari orang tua. Sehingga penerpan pembelajaran yang diberikan kepada anak dapat memaksimalkan potensi dan kemampuan matematika anak tanpa adanya paksaan dan tekanan terhadap capaian yang harus anak capai.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN TINGKAT KECANDUAN SMARTPHONE PADA ANAK Lintang, Devi Nur; Palupi, Warananingtyas; Hafidah, Ruli
Early Childhood Education and Development Journal Vol 4, No 3 (2022): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v4i3.101484

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan tingkat kecanduan smartphone anak usia 5 sampai 6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi antara dua variable. Populasi penelitian ini terdiri dari anak usia 5-6 kelompok B pada TK Aisyiyah 7 Kecamatan Sragen sebanyak 45 anak dan 45 orang tua. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, yaitu sampel dipilih berdasarkan karakteristik dengan kriteria sampel yang ditentukan agar diperoleh sampel yang representatif Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Validitas instrument menggunakan uji validitas konstruk. Analisis data untuk pengujian hipotesis dengan pearson product moment. Pada taraf signifikasi 0,05 dengan menggunakan spss 25 for windows, hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh demokratis, otoriter dan permisif dengan tingkat kecanduan smartphone. Dari hasil terlihat koefisien korelasi sebesar 0,466, 0,395 dan 0,506 dan nilai signifikasi dalam uji hipotesis sebesar 0,000<0,05 hal ini dapat diartikan bahwa pola asuh permisif dan demokratis yang tergolong dalam pola hubungan yang cukup kuat dan menjadi faktor pola asuh orang tua dominan kedua terjadinya kecanduan smartphone pada anak. Sedangkan pola asuh otoriter tergolong lemah terjadinya kecanduan smartphone pada anak.