Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK

PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) TERHADAP JUMLAH SEL BETA PANKREAS (Studi Eksperimen Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Yang Diinduksi Streptozotocin) Sofyanita, Eko Naning; Syanubari, Sonnia Pusparindah; Afriansya, Roni
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 9 No 1 (2024): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v9i1.4998

Abstract

Kondisi hiperglikemi diakibatkan oleh peningkatan gula darah akibat penurunan jumlah insulin. Defisiensi insulin dapat terjadi karena sel-sel b pankreas. Ketika sel b rusak, dengan demikian timbul gangguan fungsi pada sel maka dari itu tidak dapat menaikkan sekresi insulin yang mengakibatkan glukosa darah mengalami peningkatan atau umumnya disebut hiperglikemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan kopi robusta (Coffea canephora) pada peningkatatan jumlah sel b pankreas pada tikus putih (Rattus novegicus) yang telah diinduksi streptozotocin. Metode penelitian ini yakni true eksperimental dengan desain penelitian Post-Test Only Control Group Design. Sampel yang dipergunakan berupa hewan uji tikus putih (Rattus novegicus) yang dilakukan induksi streptozotocin kemudian diberi perlakuan pemberian seduhan kopi robusta dengan dosis 1 dan 2 mL/250grBB. Data dilakukan analisis menggunakan uji normalitas Saphiro Wilk serta uji hipotesis Kruskal Wallis. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa rata – rata jumlah sel beta pankreas pada golongan kontrol negatif 23,17 ± 25,78 kontrol positif 30, 17 ± 47,29  perlakuan satu 62,17 ± 51,94 dan perlakuan dua 37,00 ± 44,38. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan kopi robusta dengan dosis 1mL/250grBB adalah yang paling baik dalam meningkatkan jumlah sel b pankreas.
PENGARUH PENGGUNAAN MINYAK KELAPA MURNI SEBAGAI LARUTAN CLEARING PADA SEDIAAN HEPAR MENCIT Sofyanita, Eko Naning; Azahra, Nabila
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 8 No 1 (2023): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v8i1.3945

Abstract

Salah satu tahapan dalam pemrosesan jaringan dengan histoteknik adalah clearing yang menggunakan larutan xylol. Xylol sering digunakan sebagai agen clearing karena prosesnya cepat dan harganya tidak terlalu mahal, tetapi penggunaan xylol sudah mulai ditinggalkan karena sifatnya yang karsinogenik. Minyak mempunyai karakter bersifat non polar sehingga dengan sifat non polar dari minyak kelapa ini dapat menghilangkan sisa parafin yang terdapat pada jaringan dan dapat digunakan sebagai alternatif larutan clearing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan minyak kelapa murni (virgin coconut oil) sebagai alternatif larutan clearing terhadap gambaran makroskopis jaringan hepar mencit (Mus musculus). Metode penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental dengan pendekatan one-shot case study. Hasil penelitian ini dilihat dari parameter transparansi dan tekstur menghasilkan 16 (100%), preparat baik sedangkan parameter kemudahan pemotongan didapat 10 sediaan baik (62,5%). Uji Mann-Whitney didapatkan nilai p-value < 0,05 maka ada perbedaan kualitas sediaan jaringan hepar mencit (Mus musculus) yang dijernihkan menggunakan xylol dan minyak kelapa murni (virgin coconut oil). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu minyak kelapa murni (virgin coconut oil) dapat digunakan sebagai alternatif larutan clearing berdasarkan gambaran makroskopis jaringan hepar mencit (Mus musculus) dengan hasil kualitas sediaan jaringan yang baik tetapi kualitasnya masih tidak semaksimal penggunaan larutan xylol.