Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Hubungan Aktivitas Fisik dan Perilaku Makan dengan Status Gizi Pelajar Sekolah Dasar Islam Al-Falaah Ciputat Siti Tiara Romadhoni; Erma Mexcorry Sumbayak; Anna Maria Dewajanthi
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 26 No 2 (2020): MEI-AGUSTUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v26i2.1838

Abstract

Nutritional problems in children need attention because of their significant influence on children’s growth and development. Factors affecting nutritional status include physical activity, excessive energy intake and unbalanced energy expenditure which cause weight gain. In addition to physical activity, eating behavior contributes in the occurrence of nutritional problems. This study aimed to analyze the relationship between physical activity and eating behavior with the nutritional status among school children. This was a cross sectional study carried out among 96 school children (9-12 years old) at SDI Al-Falaah in 2018, selected by a simple random sampling. Validated questionnaires of Baecke Physical Activities and Child Eating Behavior were used for data collection. Bivariate analysis was used to analyze the effect of independent variables (physical activity and eating behavior) on the dependent variable (nutritional status). The study found a positive correlation between physical activity and nutritional status. School children with low physical activity had nutritional status which was above normal. Food avoidant inclined to have a lower nutritional status, whereas food approach had obese nutritional status. Bivariate analysis showed that there was a significant effect of physical activity and eating behavior on the nutritional status of Al-Falaah Islamic elementary school children.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Siswi Kelas 2 SMAN 23 Jakarta tentang Personal Hygiene saat Menstruasi sebelum dan sesudah Penyuluhan Cindy Sitarani; Flora Rumiati; Erma Mexcorry Sumbayak
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 26 No 2 (2020): MEI-AGUSTUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v26i2.1839

Abstract

Kebersihan organ reproduksi pada remaja sangatlah penting untuk diketahui sejak dini. Kebersihan organ reproduksi dapat disosialisasikan untuk menghindari penyakit-penyakit infeksi yang dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan kebersihan organ reproduksi. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kebersihan organ reproduksi adalah dengan penyuluhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pada remaja SMA kelas 2 tentang personal hygiene saat menstruasi sebelum dan sesudah penyuluhan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre-experimental, dengan one group pre test and post test design. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling yaitu purposive sampling. Sebanyak 90 siswi kelas 2 SMAN 23 Jakarta, berpartisipasi dalam studi ini yang ditetapkan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan, (p < 0.05) untuk semua variabel yang diteliti, yaitu tentang pengertian menstruasi, perubahan hormonal saat menstruasi dan personal hygiene saat mentruasi. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh peningkatan nilai pre test setelah diuji kembali di post test yang dilakukan setelah penyuluhan. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan merupakan salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kebersihan organ reproduksi.
Literature Review: Gambaran Mikroskopik Paru Hewan Coba yang Dipaparkan Asap Rokok Elektrik (Vape) Eliasyer Eliasyer; Erma Mexcorry Sumbayak; Esther Majawati
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 27 No 1 (2021): JANUARI - APRIL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v27i1.1920

Abstract

Penggunaan rokok elektrik semakin meningkat pada masa ini serta dianggap dapat menjadi alternatif yang lebih aman dibanding rokok konvensional. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan asap rokok elektrik terhadap mikroskopis paru pada hewan coba. Metode yang digunakan dalam tinjauan pustaka ini menggunakan strategi secara komprehensif, seperti pencarian artikel dalam database jurnal penelitian, pencarian melalui internet, dan tinjauan ulang artikel. Pencarian database yang digunakan adalah Google Scholar dan pubmed. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan asap rokok elektrik dapat menyebabkan berbagai kerusakan mikroskopis paru seperti degenerasi dan nekrosis pada mukosa bronkiolus, serta pada pembuluh darah dapat ditemukan kongesti, endoteliosis, kerusakan parenkim, serta hiperplasia tipe 2 pada alveolus, bahkan sampai menyebabkan kanker pada paru hewan coba. Simpulan menyatakan bahwa rokok elektrik belum bisa dikatakan sebagai pengganti rokok konvensional yang sepenuhnya aman. Penggunaan rokok elektrik sebagai alat bant, panjang.
Literature Review Exposure To Electric Cigarette Smoke (Vape) On Cerebrum And Rat Behavior Woen, Aurelia Wirasdita; Sumbayak, Erma Mexcorry
Jurnal MedScientiae Vol. 3 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/JMedScientiae.v3i1.3209

Abstract

E-cigarettes are a modern form of conventional cigarettes, many have used them because they contain nicotine and various flavors so that young people like them. This literature aims to determine the effects of exposure to e-cigarettes containing nicotine or not on the cerebrum and behavior of experimental animals. The method of making literature in the form of literature review with a comprehensive approach. By searching for articles or journals in research journal databases, internet, articles. The database search used was Google Scholar, Pubmed, Proquest. Exposure to e-cigarette smoke can cause damage to the cerebrum, such as inflammation to necrosis, besides it can cause decreased cognitive abilities, behavior to emotional. E-cigarettes contain various components that are dangerous if consumed for a long time can cause dependence, decreased cognitive memory function and emotional changes. Exposure to secondhand smoke also causes inflammation, damage or necrosis. Nicotine also plays a role in this.
Pengaruh Lama Waktu Mengetik dalam Menimbulkan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) Hartanto; Stevanus, Christian; Kartadinata, Suijanta; Kartika, Ronald; Sumbayak, Erma Mexcorry
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 30 No 2 (2024): MEI
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v30i2.3033

Abstract

Sindrom lorong karpal atau disebut juga carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan kumpulan gejala yang timbul akibat tertekannya saraf median pada pergelangan tangan karena terjadi penyempitan lorong karpal. Kondisi ini dapat menimbulkan gejala yang bervariasi, seperti kesemutan, nyeri, mati rasa, hingga kerusakan saraf median pada tangan. CTS dapat menurunkan kinerja atau profesionalitas dalam bekerja. Apabila tidak segera ditangani, gejala ini dapat mengakibatkan terjadinya berkurangnya ruang gerak atau keterbatasan gerakan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu mengetik dalam menimbulkan CTS dengan menggunakan kuesioner diagnostik dari Self-Administered Kamath and Stothard’s Questionnaire yang dapat mendeteksi CTS secara akurat (sensitivitas 88,9%; PPV 95,5%). Desain penelitian adalah potong lintang dengan Fisher’s Exact Test (p < 0,05). Populasi penelitian ini adalah karyawan sebuah kantor cabang bank pemerintah tahun 2022 yang berjumlah 80 karyawan. Hasil penelitian terdapat hubungan yang sangat signifikan (p = 0,000) antara lama waktu mengetik dan kejadian CTS. Namun, tidak ditemukan adanya hubungan yang signifikan (p  ≥ 0,05) antara usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh (IMT), serta lama bekerja dengan kejadian CTS. Simpulan dari penelitian terdapat hubungan yang sangat signifikan antara lama waktu mengetik dan kejadian CTS dengan nilai p  = 0,000 (p < 0,05).
The Effectiveness of Pure Honey as Antioxidant and Gastroprotective in Sprague Dawley Rats (Rattus novergicus) Tanny, Sesilia Bella; Sumbayak, Erma Mexcorry; Dewajanti, Anna Maria; Rumiati, Flora
Jurnal MedScientiae Vol. 3 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/JMedScientiae.v3i3.3481

Abstract

Gastritis is a condition where inflammation occurs in the surface lining of the stomach which can be caused by several factors, one of which is non-steroidal anti-inflammatory drugs or NSAIDs. The most commonly used NSAIDs are aspirin, aspirin at a dose of 600 mg/kg can cause acute damage to the stomach. Honey with 30 ml/day or the equivalent of 2 tablespoons provides a gastroprotective effect or protection and healing for stomach damage because it contains antioxidants which reduce the level of damage to the stomach. The purpose of this study was to determine the antioxidant and gastroprotective effectiveness of pure honey in Rattus norvegicus Sprague Dawley rats induced by oral aspirin. This study used a laboratory experimental method which examined the effectiveness of pure honey as an antioxidant and gastroprotective for 11 days. The subjects used were 25 Rattus norvegicus. The results showed that based on histopathological scores, administration of 0.5 mL/kgBB honey for 4 days in experimental animals could significantly reduce gastric damage induced by aspirin 600 mg/kgBB. However, when viewed from the results of the data on GSH levels, there was no significant effect of giving honey on GSH levels in experimental animals.  
Descriptive Study: Clinical and Histopathological Aspects of Ovarian Cyst in Tarakan Hospital Period 2020-2023 Jamilah, Putri; Reni Angeline; Shintia Christina; Erma Mexcorry Sumbayak
Jurnal MedScientiae Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jmedscientiae.v4i1.3581

Abstract

Ovarian cysts are a common gynecological condition that can be benign or malignant. Ovarian cysts are often asymptomatic, but can cause disruption of ovarian function and have the potential to develop into cancer. This study aims to determine the prevalence rate of ovarian cysts based on clinical and histopathological features at Tarakan District Hospital in the 2020-2023 period. This descriptive study used a cross-sectional design with data obtained from the anatomical pathology laboratory archives and medical records at Tarakan District Hospital. The research sample consisted of 427 subjects. The results of the study showed that the most common clinical picture was an enlarged abdominal lump (48.7%), the most common clinical diagnosis was ovarian cyst (25.5%), the most common histopathological diagnosis was endometriosis cyst (40.75%), and the most common age group was ≥19-<45 years old (52.7%). The analysis showed that the prevalence of ovarian cysts was highest in this age group, with endometriosis cysts as the most frequently found type based on anatomical pathology examination. Based on these results, it can be concluded that ovarian cysts most often occur at ages ≥19-<45 years with endometriosis cysts being the most common type.
Potential of Binahong Leaf Extract (Anredera cordifolia) for Anemia Treatment in Anemic Rat Model Dewajanti, Anna Maria; Stephanus, Chealsea A.; Mano, Ivanna G; Purnamawati, Purnamawati; Rumiati, Flora; Sumbayak, Erma Mexcorry; Limanto, Agus
Majalah Kedokteran Bandung Vol 57, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15395/mkb.v57.3873

Abstract

Anemia, characterized by low hemoglobin (Hb) and erythrocyte counts, can be induced by reactive oxygen species (ROS) or known as hemolytic anemia. Binahong (Anredera cordifolia) has been explored for its potential in managing anemia; yet, its efficacy against ROS-induced anemia remains under investigated. This study, conducted from January to May 2023, aimed to evaluate the potential of Binahong leaf extract (BLE) in treating anemia caused by oxidative stress. Anemia was induced by administering NaNO2 to 24 rats (Rattus norvegicus), followed by the administration of BLE at doses of 50,100, and 200 mg/kgBW for seven days. Hemoglobin levels were measured using Sahli method and erythrocytes count were determined using a Hemocytometer at three stages: pre anemia (HA), before-treatment (H0), and after-treatment (H7). Results showed that BLE significantly increased the Hb level by 1.3g/dL (p=0.000), 3.87g/dL (p=0.034), and 4.53g/dL (p=0.016) at 50 mg/kgBW, 100mg/kgBW, and 200 mg/kgBW, respectively, after treatment. Additionally, a dose of 200 mg/kgBW significally increased the erythrocyte count by 3.84 x 106 L/mm3 (p=0.033). These findings suggested that BLE has the potential to improve Hb levels and erythrocyte counts in ROS-induced anemia, indicating a promising natural approach to managing anemia.
WORKING MEMORY IN SCIENCE STUDENTS IS BETTER THAN IN SOCIAL STUDIES STUDENTS WITH THE SAME LEARNING STYLE Rumiati, Flora; Prinsesa, Aura Arsy; Purnamawati, Purnamawati; Sumbayak, Erma Mexcorry
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.3155

Abstract

Memori kerja adalah sistem yang bekerja dalam menyimpan dan memanipulasi/pengolahan informasi. Mekanisme memori kerja ada empat model, yaitu phonological loop, visuospasial sketchpad, central executive, dan episodic buffer. Ada berbagai macam faktor yang memengaruhi kinerja memori kerja, seperti umur, gangguan mental, specific learning disorder, dan edukasi. Pola pikir terbentuk dari memori yang tersimpan dimasing-masing individu. Untuk memahami pelajaran yang didapatkan, murid menghasilkan model gaya belajar yang berbeda terdiri atas empat kelompok, yaitu converger, assimilator, divergen, dan accomodator. Peneliti tertarik untuk meneliti perbedaan memori kerja antara jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) dengan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) dan gaya belajar yang ada di jurusan IPA dan IPS siswa kelas XII SMA Negeri 15 Tangerang. Desain penelitian yang digunakan ialah studi perbandingan atau comparative study, dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel 144 siswa. Statistik yang digunakan adalah uji analisis bivariat non parametrik. Penelitian mengunakan alat Digit Span Test dan kuesioner gaya belajar David Kolb. Hasil penelitian didapatkan adanya perbedaan kapasitas memori kerja antara jurusan IPA (mean:81,47) dengan jurusan IPS (mean:63,26) untuk hasil digit span test.  Gaya belajar yang dimiliki siswa kelas XII jurusan IPA dengan jurusan IPS SMA Negeri 15 Tangerang didapatkan sama, yaitu akomodator dan konverger. Hal ini dapat terjadi karena faktor dari dalam (psikologi dan fisiologi siswa) dan faktor dari luar (lingkungan belajar, intrumen/alat pendukung proses belajar, dan materi pelajaran).
TELAAH PUSTAKA: PERAN AG-PTFE (PELAPIS KATETER URINE) UNTUK MENCEGAH CATHETER ASSOCIATED URINARY TRACT INFECTION (CAUTI) Haq, Satria Addienul; Gunardi, Wani Devita; Pasaribu, Donna Mesina Rosadini; Sumbayak, Erma Mexcorry
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 4 (2023): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biofilm pada kateter merupakan salah satu penyebab terjadinya Catheter Associated Urinary Tract Infection (CAUTI). Telaah pustaka ini bertujuan mengetahui manfaat dan efektivitas pelapisan antibiofilm pada kateter urine dalam mencegah CAUTI. Pustaka yang dihimpun dalam telaah ini diperoleh melalui database electronic seperti Proquest dan PubMed menggunakan beberapa kata kunci yaitu, antibiofilm, biofilm, catheter, dan CAUTI. Semua jurnal yang diperoleh diseleksi menggunakan kriteria yang telah ditentukan, seperti artikel penelitian eksperimental, tahun publikasi kurang dari 10 tahun, dan penelitian menggunakan lapisan antibakteri pada permukaan kateter. Delapan jurnal hasil seleksi digunakan sebagai acuan utama pada telaah pustaka ini. Efektivitas yang baik dalam mencegah terbentuknya biofilm ditunjukkan oleh beberapa antibiofilm berikut, yakni, Amino Selulosa-nanosphere (ACNS), Chlorhexidine-nanosphere (CHX-NS), Ag/Poli-p-xylylenen hydrophilic (Ag/PPX-N), Perak-polytetrafluoroethylene (AG- PTFE), Perak-nanopartikel (Ag-NPs), Sodium selenite, dan Octenidine Dihydrochloride (OH). Bakteriuria dapat dihambat dalam waktu lama (> 30 hari) oleh antibiofilm Perak-polytetrafluoroethylene (AG- PTFE). Hal tersebut menunjukkan bahwa pelapisan kateter menggunakan antibiofilm memiliki potensi dalam mencegah terjadinya bakteriuria dan terbentuknya biofilm penyebab CAUTI. Kata Kunci: antibiofilm, CAUTI, kateter DOI : 10.35990/mk.v6n4.p395-405