Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

STRATEGI OPTIMALISASI BANK WAKAF MIKRO (BWM) AL FITHRAH WAVA MANDIRI SURABAYA Hamdan, Ali
Ekosiana Jurnal Ekonomi Syari ah Vol. 7 No. 1 (2020): EKOSIANA : JURNAL EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.134 KB) | DOI: 10.47077/ekosiana.v7i1.22

Abstract

Bank Wakaf Mikro (BWM) merupakan sebuah program pendirian Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui LAZNAS Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSM Umat) dalam rangka mengatasi permasalahan ketimpangan dan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi umat dengan menjalankan fungsi pendampingan. Pendirian Bank Wakaf Mikro di pesantren juga bertujuan agar para santri bisa belajar mengelola lembaga keuangan, sehingga Bank Wakaf Mikro (BWM) dapat tumbuh besar dan ekonomi umat dapat berjalan dengan baik. Ciri utama Bank Wakaf Mikro dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya adalah pembiayaan diberikan tanpa agunan dengan nilai maksimal Rp 3 juta dan margin setara tiga persen pertahun. Selain itu, disediakan pelatihan dan pendampingan serta pola pembiayaan yang dibuat per kelompok dengan sistem tanggung renteng. Lembaga tersebut tidak diperkenankan mengambil simpanan dari masyarakat karena memiliki fokus pemberdayaan masyarakat melalui pembiayaan disertai pendampingan usaha. Lembaga ini juga berstatus sebagai lembaga keuangan mikro syariah yang diberi izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Banyaknya regulasi dari OJK yang mengatur lembaga ini menyebabkan pendapatan operasionalnya kecil dan hanya mengandalkan pendapatan non operasional dari bagi hasil deposito. Hal ini membutuhkan strategi khusus sehingga penerima dana program murah ini bisa lebih banyak lagi. Diantara strategi tersebut adalah perubahan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kerjasama dengan LAZNAS, pengurusan nadzir wakaf, penambahan dana hibah dan efisiensi biaya BWM.
ANALYSIS OF FINANCIAL STATEMENTS SD NURUL HUDA II SURABAYA REVIEWED FROM PSAK NO.1 (PRESENTATION OF FINANCIAL STATEMENTS) Hamdan, Ali; Nur Fadilah
Ekosiana Jurnal Ekonomi Syari ah Vol. 4 No. 1 (2017): EKOSIANA : JURNAL EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/ekosiana.v4i1.89

Abstract

The financial report is the final product of the accounting process of an entity that becomes information material for the users as one of the ingredients in the decision making process.The purpose of this study is to compare the presentation of financial statements in the financial statements of SD Nurul Huda II with financial statements that are in accordance with PSAK No.1. The method used is a qualitative research method with a descriptive approach, which describes the theory contained in PSAK No.1 concerning the presentation of financial statements at SD Nurul Huda II.The results of the study show that the financial statements of SD Nurul Huda II present financial statements according to the rules and methods that have been applied at the Nurul Huda Foundation. That consists of the time and components of making financial statements. In other words, the financial statements at SD Nurul Huda II are not in accordance with PSAK No.1 (financial statement presentation) Keywords: Financial Report, Psak No.1
IMPLEMENTASI PRAKTEK QARDHUL HASAN DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH (STUDI KASUS DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH) Hamdan, Ali; Fitri Citra Dewi
Ekosiana Jurnal Ekonomi Syari ah Vol. 4 No. 2 (2017): EKOSIANA : JURNAL EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/ekosiana.v4i2.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur pembiayaan Qardhul Hasan yangditerapkan di Lembaga Keuangan Syariah serta bagaimana penyaluran pembiayaan Qardhul Hasandi Lembaga Keuangan syariah. Dengan menggunakan metode Kuantitatif melalui teknik analisis,observasi dan dokumentasi untuk memperoleh sebuah kesimpulan. Sumber dana pembiayaanQardhul Hasanmelalui Zakat, Infaq, Shodaqoh yang berasal dari LAZNAS (Lembaga Amil ZakatNasional) di Lembaga Keuangan Syariah, penyaluran pembiayaan Qardhul Hasan di LembagaKeuangan Syariahsudah terlaksana dengan tepat sasaran yaitu pihak yang mendapat pembiayaanQardhul Hasan ini hanya masyarakat menengah kebawah yang memiliki Usaha Kecil danMenengah (UKM) kerena dilakukan survei terlebih dahulu mengenai keadaan nasabahsebenarnya, pembiayaan Qardhul Hasan ini sudah sesuai dengan akad Qardh yaitu pembiayaan iniditunjukan untuk sosial dan tolong menolong serta nasabah hanya wajib mengembalikan pokokpembiayaannya saja tanpa dikenai margin atau bagi hasil.Kata Kunci : Pembiayaan, Qardhul hasan
PERAN SERTA PERBANKAN SYARIAH TERHADAP MINAT MASYARAKAT SIDOARJO DALAM MEMILIH BANK SYARIAH Hamdan, Ali; Wahyu Nila Sari
Ekosiana Jurnal Ekonomi Syari ah Vol. 5 No. 2 (2018): EKOSIANA : JURNAL EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/ekosiana.v5i2.109

Abstract

ABSTRAK Istilah bank syariah merupakan fenomena baru dalam dunia ekonomi modern saat ini, kemunculannya seiring dengan upaya yang dilakukan oleh para pakar Islam mendukung ekonomi Islam yang diyakini akan mampu mengatasi dan memperbaiki sistem ekonomi konvesional yang mnengandung unsur riba. Bank syariah adalah bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam serta mengacu kepada Al-Qur’an dan Hadist sebagai landasan dasar hukum operasional dan juga tidak diterapkannyaunsur riba dalam bank syariah. Indonesia mempunyai jumlah bank syariah yang sangat banyak, akan tetapi pengatahuan masyarakat tentang bank syariah sangatlah minim. Sama halnya yang terjadi di Sidoarjo. Mereka mempunyai alasan tersendiri dalam memilih bank syariah. Selain itu, peran perbankan syariah dalam menghimpun dan menyalurkan dana dari masyarakat sangatlah diharapkan. Bank-bank tersebut mempunyai cara tersendiri untuk menarik minat masyarakat serta mempertahankan para nasabahnya agar mereka merasa puas dengan pelayanan dan produk jasa yang telah diberikan seperti melakukan promosi halal, memberikan pelayanan dan fasilitas yang sesuai dengan syariat Islam, dan lain-lain.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis peran serta perbankan syariah terhadap minat masyarakat. Sidoarjo dalam memilih bank syariah. Subjek penelitian adalah para nasabah bank syariah di Sidoarjo. Metode analisis data dalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 40% responden mengatakan bahwa faktor agama adalah alasan yang mempengaruhi mereka menabung di bank syariah. Selanjutnya alas an mereka memilih bank syariah adalah tuntutan pekerjaan 27%, kemudahan bertransaksi 13% dan pelayanan dan fasilitas yang diberikan13%. Dan sisanya 7% adalah faktor internal. Dan disinilah peran perbankan syariah sangat diharapkan dalam menarik minat masyarakat untuk menabung di bank syariah. Kata kunci : bank syariah, peran perbankan, masyarakat, faktor agama
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN ZAKAT PROFESI TERHADAP MINAT PEMBAYARAN ZAKAT PROFESI PARA PEKERJA Hamdan, Ali; Amir Mahmud
Ekosiana Jurnal Ekonomi Syari ah Vol. 6 No. 1 (2019): EKOSIANA : JURNAL EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/ekosiana.v6i1.118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendahnya minat zakat masyarakat melalui zakat dalam BAZNAS. Dengan tujuan mengetahui efek variabel pengetahuan, kepercayaan, religiositas dan pendapatan atas rendahnya minat zakat masyarakat zakat melalui BAZNAS dan juga untuk mengetahui variabel kepercayaan, variabel religiositas dan pendapatan memiliki efek simultan terhadap minat masyarakat untuk membayar zakat profesional di BAZNAS dan penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Kuantitatif menggunakan teknik Convinience Sampling sehingga sampel yang digunakan adalah 99 responden. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel kepercayaan (X1) mempengaruhi minat zakat masyarakat dengan tingkat variabel kepercayaan yang signifikan yaitu 0.000 kurang dari 0,05 dengan nilai> 9.069> 1.661. Variabel religiositas (X2) juga mempengaruhi minat zakat masyarakat dengan tingkat variabel religiositas yang signifikan sebesar 0,039 lebih kecil dari 0,05 dengan nilai> 2,097> 1,661 dan variabel pendapatan juga mempengaruhi minat zakat masyarakat dengan tingkat religiositas yang signifikan sebesar 0,011 lebih kecil dari 0,05 dengan nilai> 2,601> 1,661. Kata kunci: Zakat; Keingaan; Pendapatan;
ANALISIS PENGARUH PEMBIAYAAN MUDHARABAH DAN MUSYARAKAH TERHADAP PENGEMBANGAN UMKM DI LSM GEMPYTA Muzahida, Chilmi; Hamdan, Ali
Ekosiana Jurnal Ekonomi Syari ah Vol. 8 No. 1 (2021): EKOSIANA : JURNAL EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.545 KB) | DOI: 10.47077/ekosiana.v8i1.169

Abstract

Usaha (mikro) kecil menengah di Indonesia merupakan bagian penting dari sistem perekonomian nasional karena berperan untuk mempercepat pemerataan pertumbuhan ekonomi melalui misi penyediaan lapangan usaha dan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat. Dengan segala potensi yang amat besar tersebut nyatanya masih terdapat masalah-masalah yang dihadapi UMKM terutama berkaitan dengan modal. LSM Gempyta berharap bisa membantu keresahan para UMKM di daerah Sedati Gede dengan memberikan modal melalui pembiayaan mudharabah dan musyarakah. Diukur dengan indikator peningkatan omset penjualan dan peningkatan keuntungan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah uji instrument penelitian, koefisien determinasi (R2), dan uji t (parsial). Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa pembiayaan mudharabah dan musyarakah secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan UMKM. Dapat dilihat dari hasil uji t pada pembiayaan mudharabah yaitu t-hitung > t-tabel sebesar 6.986 > 1.9858 sehingga variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen dan signifikasi bernilai 0.000 < 0.05. sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sedangkan pembiayaan musyarakah memiliki hasil uji t t-hitung sebesar 8.223 > t-tabel 2.06390 dan signifikasi sebesar 0.000 < 0.05 sehingga H2 ditolak dan H3 diterima. Dalam menjalankan aktifitas usahanya LSM Gempyta sudah sesuai dengan prinsip Ekonomi Islam yang tidak mengandung unsur riba dan gharar, karena prinsip manusia dimuka bumi sebagai khalifah (pemimpin) yang harus melakukan aktivitas sesuai kaidah islam. Serta dalam melakukan akad pembiayaan mudharabah dan musyarakah kedua belah pihak melakukan negosiasi margin keuntungan dan waktu pembayaran sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak,jika salah satu pihak tidak mengetahui besarnya margin maka kontrak tersebut tidak sah, maka dari itu LSM Gempyta dalam menjalankan aktifitas nya mengedepankan prinsip keadilan. Kata kunci : Pembiayaan Mudharabah, Pembiayaan Musyarakah, Perkembangan UMKM
Posting Hadis dan Kesalehan Digital: Mengurai Fenomena Keberagamaan Generasi Milenial Miski, Miski; Hamdan, Ali
Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith Vol. 11 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Department of Qur'an dan Hadith Faculty of Ushuluddin and Philosophy UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/mutawatir.2021.11.2.283-306

Abstract

The research departs from the widespread phenomenon of ḥadīth posting on WhatsApp on the reading Qs. al-Kahf every Friday (narrated by al-Nasā’i, al-Dārimī, al-Bayhaqī, and others). This posting activity regularly runs every Thursday night. Two primary questions addressed are: first, on the validity of the ḥadīth; and second, on how does the posting activity explain a phenomenon of digital piety. By using a multidisciplinary approach of ḥadīth, virtual ethnography and hermeneutics, this study argues that there is no agreement among scholars regarding the ḥadīth validity, whether it is the saying of prophet or the companions (mawqūf), and whether reading the Qs. al-Kahf is recommended or not. The phenomenon of ḥadīth posting also describes a contemporary religious formation and social media development, especially among the millennial generation of Malang. The activity of posting the ḥadīth on their WhatsApp status becomes concrete evidence on how religiosity experiences the process of virtualization. This phenomenon signifies a new bonding space for digital piety, which is used to be found in offline sphere.   Penelitian ini berangkat dari sebuah fenomena maraknya aktivitas posting status hadis di media sosial WhatsApp tentang keutamaan membaca Qs. al-Kahf pada setiap Jumat (hadis riwayat al-Nasā’i, al-Dārimī, al-Bayhaqī dan lain-lain). Aktivitas posting ini, berjalan secara rutin setiap menjelang malam Jumat. Terdapat dua persoalan utama yang dikaji dalam tulisan ini, pertama: tentang keabsahan dan autentisitas hadis tersebut; kedua, tentang bagaimana aktivitas posting hadis tersebut menjelaskan fenomena kesalehan digital. Dengan menggunakan pendekatan multidisiplin, yaitu ilmu hadis, etnografi virtual dan hermeneutika, penelitian ini menemukan bahwa pada dasarnya tidak ada kata sepakat di kalangan ulama terkait hadis tersebut, baik terkait statusnya apakah sampai kepada Nabi atau hanya pendapat sahabat (mawqūf), termasuk pula dalam memahami kesunahannya. Selain itu, fenomena posting hadis dalam tema ini pada dasarnya menggambarkan pola keberagamaan kontemporer yang beriringan dengan perkembangan media sosial, terutama di kalangan generasi milenial kota Malang. Aktivitas posting status hadis ini pada akun WhatsApp menjadi bukti konkrit bagaimana religiusitas mulai mengalami fase virtualisasi. Implikasi dari fenomena ini adalah terciptanya ruang ikatan baru kesalehan digital seperti biasa dijumpai pada ruang offline.
Menelaah Konsep Radha’ah sebagai Penentu Mahram dalam Perkawinan hamdan, Ali
Al Maqashidi : Jurnal Hukum Islam Nusantara Vol. 6 No. 1 (2023): Al Maqashidi : Jurnal Hukum Islam Nusantara
Publisher : UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SUNAN GIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/almaqashidi.v6i1.1953

Abstract

As a dignified human being and for the sake of protecting offspring/relationships, the implementation of marriage should be carried out in accordance with the rules that have been determined both in Islam and in law. In addition, marriage is a relationship that is recommended by Islam and for those who carry it out it is worth worship in addition to avoiding adultery. however, in the implementation process there are pillars and conditions that must be fulfilled and cannot be abandoned, one of which is the absence of a mahram relationship, whether a mahram due to heredity or because of breastfeeding/radha'ah, so that in this study it leads to the concept of radha'ah as a determination mahram by referring to several opinions, views and perspectives of scholars who explain about radha'ah based on their respective provisions.
JEWISH ANTAGONISM AS PORTRAYED BY HAMKA IN THE BOOK OF TAFSIR AL-AZHAR Muhammad, Muhammad; Mahmudi, Zaenul; Hamdan, Ali; S Alahmadi, Fahd Mohana; Rusdi, Mikdar
Islam Futura Vol 24 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v24i2.19900

Abstract

Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) is widely recognized as a leading Muslim intellectual of 20th-century Indonesia, renowned for his extensive body of work, including both novels and Qur'anic exegesis. His tafsir has been the subject of considerable scholarly interest across Asia. The Qur'an contains numerous verses concerning the Jews, and as an exegete of the entire 30 juz of the Qur'an, Hamka offers a distinct interpretation of these verses. The 20th century was a period marked by significant global political upheaval, notably the establishment of Israel in 1948. The creation of the Israeli state had profound consequences for Muslims worldwide, intensifying anti-Jewish, anti-Zionist, and anti-Israel sentiments, which also permeated discourse in the United States and the United Kingdom. Within this context, several Islamic scholars began to integrate European concepts found in the "Protocols of the Elders of Zion," a document that portrays Jews as malevolent and conspiratorial figures. These ideas gradually infiltrated the field of Qur'anic exegesis, including Indonesian works, most prominently Hamka's Tafsir Al-Azhar, first published in 1965. Before this period, the "Protocols of the Elders of Zion" had not influenced Qur'anic interpretation. This paper seeks to critically analyze the theme of Jewish conspiracy in Hamka's tafsir by tracing the origins of his arguments, identifying the presence of conspiratorial elements in his exegesis, and examining the extent to which Hamka's views converge with those of Sayyid Qutb. The study employs a library-based literature review utilizing a descriptive-analytical and critical approach. The findings reveal that Hamka strongly adheres to the conspiracy theory espoused in the "Protocols of the Elders of Zion," depicting Jews as aiming to establish a new world order, dominate the global economy, and control Hollywood and the media. Moreover, Hamka's interpretations are significantly shaped by Sayyid Qutb's concepts of Jahiliyyah (ignorance) and Hakimiyyah (sovereignty).
Pendampingan dan Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes Gunung Jaya Mori Menggunakan Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Microsoft Excel Kartini, Alif Yuanita; Anwar, Saeful; Hamdan, Ali; Firdaus, Saida Zahrotul; Desinta, Yessi Farisa
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20350

Abstract

Background: Pengelola BUMDes Gunung Jaya Mori masih melakukan pembukuan laporan keuangan secara manual. Akibatnya pengelola BUMDes kesulitan untuk memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada stakeholder. Olehkarena itu perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan laporan keuangan menggunakan sistem informasi akuntansi berbasis microsoft excel untuk meningkatkan kemudahan dalam penyajian laporan keuangan yang informatif, cepat dan akurat. Metode: Pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan praktis. Hasil: Penggunaan aplikasi microsot excel sebagai salah satu bentuk dari penerapan teknologi dapat memberikan kemudahan bagi pengelola BUMDes Gunung Jaya Mori dalam menyusun laporan keuangan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini telah efektif meningkatkan pemahaman dan kompetensi pengelola BUMDes Gunung Jaya Mori dalam penyusunan laporan keuangan. Kesimpulan: BUMDes Gunung Jaya Mori telah berhasil memperbaiki kualitas laporan keuangan sehingga dapat meningkatkan kinerja dan akuntabilitasnya sesuai dengan prinsip-prinsip good governance.