Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk Rahmalia, Rika; Hamdani, Agus
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemberitaan kasus penembakan tiga polisi dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun A. van Dijk. Media massa memiliki peran dalam membentuk opini publik melalui penggunaan bahasa, struktur narasi, dan pemilihan kata dalam penyajian berita. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengkaji berita dari berbagai media daring koran cnnindonesia.com pada tanggal 17 – 22 Maret 2025 yang memberitakan kasus ini. Analisis dilakukan berdasarkan tiga dimensi utama AWK van Dijk: makrostruktur, mikrostruktur, dan superstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makrostruktur berita ini tidak hanya melaporkan fakta tetapi juga mengangkat isu sosial seperti korupsi dan konflik antar institusi keamanan.. Pada tingkat mikrostruktur, menunjukkan penggunaan bahasa yang efektif untuk menyampaikan informasi secara rinci, menarik perhatian pembaca, dan membangun narasi yang koheren. Superstruktur berita ini mengikuti pola konvensional Van Dijk dengan jelas: judul provokatif, lead informatif, kronologi terstruktur, dan dukungan kutipan otoritatif.. Penelitian ini mengungkap bahwa media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk persepsi publik melalui pemilihan wacana yang digunakan. Dengan demikian, pemberitaan kasus kriminal dapat dipengaruhi oleh ideologi dan kekuasaan yang berperan dalam produksi wacana media.
Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Terhadap Teks Berita “Fobo, Fenomena Baru Penyebab Kecemasan Berlebih Di Kalangan Gen Z Tanjung, Ramdani; Hamdani, Agus
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teks berita berjudul “FOBO, Fenomena Baru Penyebab Kecemasan Berlebih di Kalangan Gen Z” yang dipublikasikan oleh Detik.com dengan menggunakan metode Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough dalam pendekatan kualitatif deskriptif. Model tiga dimensi Fairclough—meliputi analisis teks (teksual), praktik diskursif (produksi dan konsumsi teks), serta praktik sosial (konteks sosial budaya yang melatarbelakangi wacana)—digunakan untuk menggali secara mendalam bagaimana konstruksi wacana mengenai FOBO (Fear of Better Options) dibentuk dan direproduksi dalam media massa. Analisis teks menyoroti penggunaan pilihan kata, metafora, dan struktur kalimat yang menggambarkan FOBO sebagai ancaman psikologis yang signifikan bagi Gen Z. Pada level praktik diskursif, ditemukan bahwa media turut berperan dalam memproduksi narasi tentang kecemasan sebagai bagian dari identitas generasi muda, dengan merujuk pada pakar dan pengalaman individu. Sedangkan pada dimensi praktik sosial, teks ini merefleksikan kekhawatiran masyarakat terhadap dampak teknologi digital dan budaya pilihan berlebih yang menjadi ciri kehidupan modern. Hasil analisis menunjukkan bahwa wacana FOBO tidak hanya membingkai Gen Z sebagai generasi yang rentan terhadap tekanan sosial dan psikologis, tetapi juga memperkuat stereotip mengenai ketidakstabilan emosional akibat pengaruh digitalisasi. Dengan demikian, studi ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana media berperan dalam membentuk konstruksi sosial terhadap fenomena psikologis kontemporer melalui strategi bahasa dan narasi yang digunakan.
Analisis Wacana Kritis Theo Van Leeuwen Terhadap Teks Berita “Pernyataan Prabowo Subianto Terkait Uu Tni Dan Respons Aksi Demonstrasi” Masrini, Imas; Hamdani, Agus
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini mengkaji dinamika wacana politik seputar rencana revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) tahun 2025, dengan fokus pada pernyataan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang menekankan urgensi perubahan regulasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana aktor sosial—terutama militer dan masyarakat sipil—direpresentasikan dalam wacana politik dan pemberitaan media, serta dampaknya terhadap pembentukan opini publik mengenai militerisasi birokrasi sipil. Pendekatan yang digunakan adalah Analisis Wacana Kritis (AWK) model Theo van Leeuwen, yang menyediakan kerangka untuk mengidentifikasi strategi representasi sosial seperti inklusi, eksklusi, nominasi, agregasi, dan determinasi. Melalui analisis terhadap pernyataan resmi dan liputan media, ditemukan bahwa militer kerap ditampilkan secara positif sebagai aktor yang netral, profesional, dan siap mengisi kekosongan birokrasi, sementara masyarakat sipil direduksi perannya atau diabaikan secara sistematis. Strategi diskursif ini memperkuat hegemoni negara dan mempersempit ruang kritik terhadap ekspansi militer di ranah sipil. Wacana dominan yang dibangun pemerintah menunjukkan kecenderungan untuk menormalisasi peran militer dalam struktur administratif sipil, yang dapat mengancam prinsip demokrasi partisipatif. Jurnal ini merekomendasikan perlunya media dan aktor negara untuk mengedepankan keberagaman perspektif dalam pemberitaan dan perumusan kebijakan, agar ruang publik tetap menjadi arena dialog yang inklusif dan demokratis. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi pada studi kritis media dan politik dengan menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap narasi dominan dalam proses legislasi strategis.
STRATEGI INKLUSI TEO VAN LEEUWEN DALAM BERITA ONLINE GENG MOTOR DI TRIBUN JAMBI Alawi, Aal; Hamdani, Agus
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i1.8868

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk membedah satu persatu dalam sebuah teks berita menggunakan teori analisis wacana kritis dengan teori Norman Fairclough sehingga mengetahui bagaimana peristiwa tersebut dapat terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan telaah isi dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks berita yang berjudul “Siswi SMP di Sulteng Diperkosa Ayah Tiri dan Pacar Berulang Kali hingga Hamil 5 Bulan” dan data dalam berita ini berupa kalimat yang terdapat dalam wacana berita. Berita ini dianalisis menggunakan tiga dimensi: mikrostruktural, mesostruktural, dan makrostruktural. Secara mikrostruktural, wartawan menulis dengan memerhatikan pemilihan diksi, penggunaan kalimat sebab akibat, dan narasumber dalam kutipan langsung untuk memproduksi teks berita. Dalam dimensi mesostruktural, Proses produksi berita tersebut diproduksi secara kolektif melalui media viva.co.id. berita tersebut di ambil oleh wartawan dengan mengambil informasi dari sumber informasi pertama yaitu pihak Kepala Kepolisian Sektor Pagimana AKP Makmur. Dari segi makrostruktural, media menggiring opini pembaca atau pemahaman agar mempunyai rasa empati dan kemarahan setelah membaca berita serta menjadi media yang mendalam dan terpercaya dalam memuat berita. Kata kunci: Analisis Wacana Kritis, Norman Fairclough, Teks Berita
UNSUR POLITIK MENJELANG PEMILU PADA PERNYATAAN MENTERI PERHUBUNGAN “JANGAN PAKAI MOTOR UNTUK MUDIK NATARU, AKAN ADA ANGKUTAN GRATIS” Suparno, Nano; Hamdani, Agus
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i1.8869

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif dalam bidang linguistik dengan tujuan mendalam menganalisis teks berita yang dipublikasikan di detik.com, yang mengangkat pernyataan Menhub mengenai larangan penggunaan sepeda motor untuk mudik Natal dan Tahun Baru, sekaligus menawarkan angkutan gratis. Penelitian difokuskan pada pengungkapan makna dalam teks berita online ini, mencakup aspek-aspek seperti latar belakang, detail informasi, maksud yang terkandung, dan praanggapan yang mungkin dipersepsikan oleh pembaca. Metode analisis yang diterapkan mengacu pada teori analisis wacana Teun A. Van Dijk, di mana beberapa peristiwa dielaborasi menjadi satu kesatuan untuk mengungkap makna mendalam dalam wacana tersebut. Penelitian ini memusatkan perhatian pada teks berita sebagai sumber data, dengan penekanan khusus pada pernyataan-pernyataan yang diungkapkan Menhub terkait larangan menggunakan sepeda motor untuk mudik dan penawaran angkutan gratis. Hasil analisis Teun A. Van Dijk mengindikasikan bahwa teks berita ini disusun dengan rinci dan jelas, menggunakan kalimat-kalimat yang saling berkaitan untuk menyampaikan pesan secara efektif. Keselarasan dalam struktur teks menunjukkan kehati-hatian wartawan dalam mengkomunikasikan informasi dan meningkatkan pemahaman pembaca. Dengan pendekatan ini, penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman mendalam terhadap cara teks berita membentuk makna dan merespon pernyataan Menhub. Kata kunci: Analisis Wacana, Teun A. Van Dijk, Teks Berita
PENERAPAN DIMENSI MIKROSTRUKTURAL MESOSTRUKTURAL DAN MAKROSTRUKTURAL PADA BERITA SISWI SMP DI SULTENG DIPERKOSA AYAH TIRI DAN PACAR BERULANG KALI HINGGA HAMIL 5 BULAN Maghriza, Salman Dwi; Hamdani, Agus
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i1.8870

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk membedah satu persatu dalam sebuah teks berita menggunakan teori analisis wacana kritis dengan teori Norman Fairclough sehingga mengetahui bagaimana peristiwa tersebut dapat terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan telaah isi dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks berita yang berjudul “Siswi SMP di Sulteng Diperkosa Ayah Tiri dan Pacar Berulang Kali hingga Hamil 5 Bulan” dan data dalam berita ini berupa kalimat yang terdapat dalam wacana berita. Berita ini dianalisis menggunakan tiga dimensi: mikrostruktural, mesostruktural, dan makrostruktural. Secara mikrostruktural, wartawan menulis dengan memerhatikan pemilihan diksi, penggunaan kalimat sebab akibat, dan narasumber dalam kutipan langsung untuk memproduksi teks berita. Dalam dimensi mesostruktural, Proses produksi berita tersebut diproduksi secara kolektif melalui media viva.co.id. berita tersebut di ambil oleh wartawan dengan mengambil informasi dari sumber informasi pertama yaitu pihak Kepala Kepolisian Sektor Pagimana AKP Makmur. Dari segi makrostruktural, media menggiring opini pembaca atau pemahaman agar mempunyai rasa empati dan kemarahan setelah membaca berita serta menjadi media yang mendalam dan terpercaya dalam memuat berita. Kata kunci: Analisis Wacana Kritis, Norman Fairclough, Teks Berita
Mengungkap Jejak Kuasa Tersembunyi di Balik Pemberitaan Menteri Airlangga dengan Pendekatan Wacana Kritis Rohaeti, Popon; Hamdani, Agus
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/131054-019883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana media terkait peran politik Airlangga Hartarto dan relasi kekuasaan dengan Presiden Joko Widodo menjelang pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Latar belakang penelitian ini adalah pengaruh politik yang signifikan dari Airlangga dan perannya dalam pemerintahan Jokowi, yang menjadi sorotan media. Metode yang digunakan adalah Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough, yang mencakup analisis mikrostruktural, mesostruktural, dan makrostruktural. Pada level mikrostruktural, penelitian ini mengeksplorasi penggunaan kata dan citra diri Airlangga yang diperkuat oleh media. Pada level mesostruktural, analisis berfokus pada hubungan antara media dan elit politik dalam produksi berita. Sementara itu, pada level makrostruktural, penelitian menyoroti dominasi ideologi yang mempengaruhi pemberitaan, terutama dalam kaitannya dengan penguatan kekuasaan Airlangga di Golkar dan dukungan strategis dari Jokowi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media secara umum menggambarkan Airlangga sebagai tokoh politik sentral yang didukung Jokowi, yang bertujuan menjaga stabilitas politik. Berita juga mengindikasikan adanya bias dalam pemberitaan yang cenderung menguntungkan posisi politik Airlangga.Kata Kinci:Wacana Kritis, Norman Fairclough, Berita 
ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRLOUGH PADA BERITA GEGARA BANDEL STUDY TOUR SMAN 6 DEPOK BERUJUNG DIAUDIT PEMPROV Padilah, Ai Fitri; Hamdani, Agus
IdeBahasa Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Idebahasa Vol 7 No 1 Juni 2025
Publisher : Asosiasi dosen IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/idebahasa.v7i1.296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kebijakan pelarangan study tour oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam pemberitaan di media massa, yakni Tempo.co, Kompas.com, CNN Indonesia, dan Detik.com. Menggunakan pendekatan analisis wacana kritis dengan model Norman Fairclough, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana media membingkai kebijakan tersebut dan dampaknya terhadap publik. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing media memberikan penekanan yang berbeda terhadap kebijakan ini. Tempo.co cenderung fokus pada sisi kebijakan dan posisi pemerintah, sementara Kompas.com dan CNN Indonesia memberikan ruang lebih untuk kritik dan reaksi dari pihak sekolah dan masyarakat. Detik.com lebih menekankan latar belakang dan dampak keputusan pencopotan kepala sekolah yang terkait dengan kebijakan tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa media massa memiliki peran yang signifikan dalam membentuk opini publik dengan cara membingkai informasi secara selektif, sehingga mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap kebijakan publik. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran media dalam penyampaian informasi yang objektif dan berimbang guna membantu publik memahami isu-isu kebijakan dengan lebih mendalam.
PENGARUH MODEL MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) TERHADAP MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI Nuriah, Neneng Siti; Hamdani, Agus; Novita, Lia
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the influence of the Meaningful Instructional Design (MID) model on learning interest and learning outcomes in learning to write poetry in grade X MA IPS Al-Barokah students for the 2022/2023 academic year. This research will be conducted from April 2023 to June 2023 at MA Al-Barokah. The research method used was quasi-expremin with a population of class X IPS MA Al-Barokah, as many as 2 classes with a total of 48 students. To measure students' interest in learning, instruments in the form of learning interest questionnaires totaling 20 questions and observation sheets totaling 15 statements were used. To measure learning outcomes, a test instrument is used in the form of questions in the form of poetry writing tasks, the data analysis technique used with the help of SPSS version 23. Based on the results of data processing from the test results using the Mann_Whitney test, the Asymp.Sig value is obtained. (2-tailed) of 0.000. So it can be concluded that there is an influence of the Meaningful Instructional Design (MID) model on learning interest and learning outcomes in learning to write poetry in Students in Class X MA Al Barokah Malangbong Academic Year 2022-2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Meaningful Instructional Design (MID) terhadap minat belajar dan hasil belajar pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas X MA IPS Al-Barokah tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2023 sampai dengan Juni 2023 di MA Al-Barokah. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-expremin dengan populasi siswa kelas X IPS MA Al-Barokah sebanyak 2 kelas dengan jumlah siswa 48 orang. Untuk mengukur minat belajar siswa digunakan instrumen berupa angket minat belajar berjumlah 20 soal dan lembar observasi berjumlah 15 pernyataan. Untuk mengukur hasil belajar digunakan instrumen tes berupa soal berupa tugas menulis puisi, teknik analisis data dengan bantuan SPSS versi 23. Berdasarkan hasil pengolahan data dari hasil pengujian menggunakan uji Mann_Whitney diperoleh nilai Asymp.Sig. sebesar 0,000. Simpulannya adalah terdapat pengaruh model Meaningful Instructional Design (MID) terhadap minat belajar dan hasil belajar pembelajaran menulis puisi pada Siswa Kelas X MA Al Barokah Malangbong Tahun Pelajaran 2022-2023.
IDEOLOGI MEDIA MASA TERHADAP PEMBERITAAN WANITA (ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS PADA PEMBERITAAN MEDIA INDONESIA) Supendi, Pepen; Hamdani, Agus
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The topic frequently encountered in mass media, both print and digital, is the coverage of violence against women. This research aims to analyze how four online media outlets, namely Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, and Detiksumut, present the representation of women in their news texts, as well as the strategies used to portray victims of sexual violence. The research methodology employed is qualitative discourse analysis based on Sara Mills' approach. The research objects consist of online news articles related to sexual violence against women in the year 2023. The findings reveal that Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, and Detiksumut have not prioritized women in their news texts. They position women as objects, and the authors often adopt a male perspective. In the news coverage of Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, and Detiksumut, the strategies used to depict victims of violence include character portrayal, focalization, and schemata. Tribunnews.com still reflects the general patriarchal cultural image of women.Topik yang sering ditemui di media massa, baik cetak maupun digital, adalah pemberitaan kekerasan terhadap perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana empat media online yaitu Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, dan Detiksumut menampilkan representasi perempuan dalam teks beritanya, serta strategi yang digunakan untuk menggambarkan korban kekerasan seksual. Metodologi penelitian yang digunakan adalah analisis wacana kualitatif berdasarkan pendekatan Sara Mills. Objek penelitiannya adalah artikel berita online terkait kekerasan seksual terhadap perempuan pada tahun 2023. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, dan Detiksumut belum memprioritaskan perempuan dalam teks beritanya. Mereka memposisikan perempuan sebagai objek, dan penulis sering kali mengambil sudut pandang laki-laki. Dalam pemberitaan Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, dan Detiksumut, strategi yang digunakan untuk menggambarkan korban kekerasan antara lain penggambaran tokoh, fokalisasi, dan skema. Tribunnews.com masih mencerminkan gambaran budaya patriarki terhadap perempuan secara umum.Keywords: Sexual Violence, Discourse Analysis, Sara Mills, and Patriarchy