Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PELAKSANAAN KEGIATAN PEMASANGAN RAMBU LALU LINTAS JALAN DESA WISATA WRINGINSONGO KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG Helik Susilo; Achendri M. Kurniawan; Agus Suhardono; Harsalim A. Jayaputra; Deni Putra Arystianto; Muhammad Tri Aditya
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 6: Nopember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i6.3861

Abstract

Laju pertumbuhan lalu lintas tanpa diimbangi dengan upaya peningkatan pencegahan kecelakaan akan berdampak kurang baik terhadap keselamatan, keamanan, kenyamanan dan ketertiban lalu lintas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diarahkan untuk memanfaatkan dan menerapkan hasil penelitian dan hasil pendidikan di perguruan tinggi sebagai upaya memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya pencegahan kecelakaan adalah dengan melengkapi bangunan pelengkap jalan berupa rambu-rambu lalu lintas dengan penempatan dan standar yang memadai, yang diharapkan dapat meningkatkan keselamatan masyarakat. Selain masalah kecelakaan lalu lintas, keberadaan rambu lalu lintas dapat mempermudah akses jalan menuju lokasi wisata desa, hal ini dikarenakan rambu lalu lintas juga dapat digunakan sebagai penunjuk arah.
PELAKSANAAN BANTUAN TEKNIS PENATAAN & PEMBUATAN RAK VERTIKAL GARDEN KELOMPOK KERJA LINGKUNGAN RT 06 RW18 KELURAHAN BUNULREJO KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG Udi Subagyo; Achendri M. Kurniawan; Bobby Aksumajaya; Nain Dhaniarti Raharjo; Ikrar Hanggara
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i7.3975

Abstract

Sebagai wilayah yang mandiri dalam mengelola lingkungan, PKK RT 06 RW 18 terletak di jalan Terusan Kayan Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing kotamadya Malang mempunyai Kelompok Kerja Lingkungan dimana bentuk kegiatan yg sudah dilakukan adalah Green House: Media Budidaya Tanaman untuk Urban Farming sebagai upaya ketahanan Pangan Masyarakat. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah Kebutuhan untuk sayur mayur sebagai pelengkap makan warga untuk menerapkan hidup sehat ,Kurangnya kegiatan warga terutama ibu-ibu PKK untuk menumbuhkembangkan wawasan dan pengalaman ibu-ibu. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Pelaksanaan Rak Vertical Garden RT 06 RW18 Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing Kota Malang, berupa Pembuatan dan Pemasangan rak tanaman RT 06 RW 18 sebagai tahap awal kerjasama PKM Polinema dengan RW 18 Kel. Bunulrejo Kec. Blimbing Kota Malang.
PERENCANAAN RUANG HENTI KHUSUS (RHK) SEPEDA MOTOR KOTA MALANG Udi Subagyo; Achendri M. Kurniawan
Jurnal Qua Teknika Vol 13 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v13i1.2851

Abstract

Kecamatan Kedungkandang kota Malang merupakan salah satu daerah dengan pengguna kendaraan sepeda motor yang cukup tinggi dan pada persimpangan bersinyal yang memiliki empat lengan pendekat yaitu Jalan Raya Ki Ageng Gribig, Jalan Danau Jonge, dan Gerbang Tol Kota Malang, dimana pada persimpangan tersebut sering terjadi kemacetan yang diakibatkan banyaknya kendaraan sepeda motor yang melewati persimpangan tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu dilakukan perencanaan ruang henti khusus (RHK) sepeda motor persimpangan bersinyal dengan tujuan : memperoleh hasil karakteristik arus lalu lintas, khususnya sepeda motor di persimpangan bersinyal tersebut, memperoleh hasil perilaku lalu lintas di persimpangan tersebut tersebut dan Memperoleh hasil desain Ruang Henti Khusus (RHK) di persimpangan tersebut Hasil perencanaan ruang henti khusus (RHK) sepeda motor persimpangan bersinyal adalah : volume kendaraan dalam 3 hari waktu jam puncak terjadi pada hari Minggu, 10 April 2022 pada jam 16.30 – 17.30 sebesar 3129,8 smp/jam dan volume sepeda motor yang arah lurus tertinggi terjadi di pendekat utara dan selatan, Terjadi tundaan lebih dari 60 detik perkendaraan sesuai dengan PM 96 Tahun 2015 dengan hasil perhitungan diperoleh tingkat pelayanan menunjukan level of service masuk dalam kategori F, dan desain Ruang Henti Khusus (RHK) di persimpangan bersinyal untuk pendekat Utara tipe RHK= 2 lajur tanpa lajur pendekat,lebar RHK 2 x 3,3 m ,panjang utama bagian RHK = 13 m dan untuk pendekat Selatan , tipe RHK= 2 lajur tanpa lajur pendekat,Lebar RHK = 2 x 3,4 m, Panjang utama bagian=12,5m
KARAKTERISTIK PENGEMUDI KENDARAAN RODA 2 PADA JALAN LAYANG ARJOSARI BERDASARKAN KECEPATAN PENGEMUDI Achendri M. Kurniawan; Udi Subagyo
Jurnal Qua Teknika Vol 13 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v13i1.2852

Abstract

Meningkatnya jumlah volume lalu lintas dengan kendaraan roda dua, menjadi penyebab akan terjadinya peningkatan arus lalulintas. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya sepeda motor yang berhenti di persimpangan ahmad yani, baik dari arah utara maupun selatan. Kendaraan sepedamotor menjadi pilihan transportasi utama penduduk kota Malang, dikarenakan kendaraan sepeda motor dapat dimiliki dengan biaya rendah, mudah dikendarai, dan dapat menjangkau tempat tujuan dengan cepat dan mudah. Dan menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang tahun 2020 jumlah kendaraan sepeda motor berjumlah 361 329 kendaraan. Perhitungan untuk menentukan kapasitas terlebih dahulu ditentukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kapasitas. Berdasarkan data dari Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 diperoleh angka dari faktor penyesuain, sehingga didapatkan kapasitas sehingga di dapatkan kapasitas jalan C sebesar 2453 smp/jam sedangkan untuk derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,99 dari karakteristik pengemudi Penggunan kendaraan roda 2 dari 2 arah yang berbeda terlihat pengendara kendaraan roda 2 dengan kecepatan melebihi batas yang telah di tentukan yaitu 40 km/jam dengan pelanggaran kecepatan sebesar 40,67 km/jam . Pengendara roda 2 mengendarai kecepatan melebihi batas kecepatan terjadi hampir di setiap waktu baik pagi, siang ataupun sore terkecuali tidak terjadi pelanggaran kecepatan pada hari minggu siang dan sore serta pada hari senin sore hari.
PENGARUH KONDISI PENCAHAYAAN TERHADAP HASIL SURVEI KECEPATAN KENDARAAN DENGAN PORTABLE SPEED GUN DAN APLIKASI BERBASIS ANDROID Udi Subagyo Udi Subagyo; Achendri .Kurniawan
Jurnal Qua Teknika Vol 11 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v11i1.1451

Abstract

Technological advances developed rapidly with the use of the Android system in 2007. Android is an operating system or mobile-based operating system that is very widely used today. Mainly on smart phones (smartphones) or tablets. In addition, Android has a large community of application developers that extend the functionality of the device, generally written in a customized version of the programming language. One of the applications based on android is the "Speed ​​Gun" application. This application functions to measure the speed of an object moving by touch such as a velocimeter. The expected objective of the results of this study is to determine the results and the difference between the vehicle speed survey method using a portable speed gun and Android-based applications in each period. And the effect of lighting between the morning and evening periods on portable speed gun equipment and Android-based applications for vehicle speed surveys.The results of the speed survey using the speedgun android application equipment show that the speed data is close to the manual method, the difference in speed using the portable speedgun equipment for the afternoon period has an average difference of 9.2 km / hour which is the biggest difference compared to the speed difference between the speedgun android application equipment. and the manual method and the use of equipment for lighting conditions, shows that the portable speedgun equipment is highly influenced by lighting conditions, where from the analysis of the morning period, the average difference is 2.3 km / hour and the average difference is 9.2 km / evening.
ANALISIS INSPEKSI JENIS KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN DATA PETA ORTHOFOTO HASIL PEMOTRETAN PESAWAT TANPA AWAK (UAV-PHOTOGRAMMETRY) Susilo, Helik; Bani, Martince Novianti; Aditya, Muhammad Tri; Cahyani, Eri; Kurniawan, Achendri M.
Jurnal Qua Teknika Vol 14 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v14i1.3258

Abstract

Survey of road damage data can be conducted by the direct survey method or manual inspection, but that mothod is quite long and requires a lot of employers, so it is not effective and efficient. This research focuses on the inspection of road damage using drone technology by taking aerial photos using the UAV-Photogrammetry method. Aerial photography was carried out along the roads in the study area. The partial aerial photos are processed using image processing software to become the orthophoto map and digital elevation model (DEM). Road damage data identification was carried out by measuring the dimensions (length, width, and depth) from the orthophoto map and DEM by the visual interpretation method. The research results show that the types of road damage identified from the orthophoto map and DEM in the study area are potholes, block cracks, continuous cracks, and patches. The accuracy of the dimensions of road damage produced from the orthophoto map and DEM compared to the dimensions of road damage measured directly has different values for horizontal of 0.001 - 0.088 m and vertical of 0.010 - 0.019 m, RMSE values range from 0.005 to 0.058. The results of the t-test statistical test show that there is no significant difference between measurements of road damage dimensions from the orthophoto map and DEM and the results of direct measurements.
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN KERETA API JAYABAYA KELAS EKSEKUTIF RELASI STASIUN MALANG-STASIUN GUBENG SURABAYA Febrianto, Rahmad Fajar A.; Ratnaningsih, Dwi; Kurniawan, Achendri M.
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3447

Abstract

Kereta Api Jayabaya merupakan transportasi umum milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) rute Malang-Pasarturi-Pasar Senen. Kereta ini memiliki 2 kelas, eksekutif dan ekonomi, juga satu-satunya kereta eksekutif yang memiliki rute Malang-Surabaya. Tarif yang murah, tentunya ada beberapa pertimbangan penumpang yang masih menjadi masalah, keterlambatan pemberangkatan kereta, kepercayaan dan kepuasan penumpang terhadap kereta api untuk menggunakan jasa layanan kereta api ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja operasional, biaya operasional kereta api Jayabaya pada rute Malang-Surabaya. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner tentang penilaian kepuasan kinerja operasional kereta dengan teknik Stated Preference dan mengacu pada peraturan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 8 Tahun 2001 tentang Angkutan Kereta Api, Surat Keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.687/AJ.206/DRJD/2002 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang Umum, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 17 Tahun 2018 tentang Pedoman Tata Cara Perhitungan dan Penetapan Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api. Faktor muat KA Jayabaya 105 relasi Stasiun Malang Kota Baru – Stasiun Gubeng terbesar adalah sebesar 93,20%. Faktor muat KA Jayabaya 106 relasi Stasiun Gubeng – Stasiun Malang Kota Baru terbesar adalah sebesar 89,88%. Keterlambatan hanya 1,667% dari waktu tempuh. Kecepatan KA Jayabaya 105 terbesar yaitu 46,400 km/jam. KA Jayabaya 106 terbesar yaitu 43,164 km/jam. Pelayanan yang perlu diperbaiki menurut responden adalah kelengkapan fasilitas di kamar mandi dalam kereta api. Biaya operasional kereta api Jayabaya diperoleh Rp 25.947.281.574,74.
PERENCANAAN KEBUTUHAN LAHAN PARKIR SEPEDA MOTOR DI LAPANGAN WALL CLIMBING POLITEKNIK NEGERI MALANG Umami, Viky Rafida; Kurniawan, Achendri M.; Rasidi, Nawir
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3503

Abstract

Tempat parkir sepeda motor di lapangan wall climbing Politeknik Negeri Malang seringkali tidak cukup untuk menampung sepeda motor mahasiswa karena jumlah kendaraan yang terlalu padat dan melebihi kapasitas area parkir. Oleh karena itu, perlu direncanakan kebutuhan tempat parkir yang tepat untuk menjamin ketersediaan tempat parkir yang aman dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis kinerja pada kondisi eksisting lahan parkir sepeda motor, merencanakan peningkatan kebutuhan lahan parkir sepeda motor dan membuat rancangan anggaran biaya untuk perencanaan peningkatan kebutuhan lahan parkir sepeda motor. Metode yang digunakan adalah survei pencatatan di lapangan untuk mengumpulkan data jumlah parkir mahasiswa dan kapasitas parkir yang tersedia, serta pembagian formulir kuesioner untuk menentukan rencana peningkatan kebutuhan lahan parkir. Penelitian ini mengacu pada Pedoman Keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 1996 mengenai Teknik Penyelenggaraan Fasilitas Parkir. Dari penelitian ini didapat hasil kinerja parkir pada kondisi eksisting dengan luas lahan sebesar 758 m² diperoleh kapasitas parkir 470 kendaraan, indeks parkir sebesar 1,03 (area parkir bermasalah). Setelah dilakukan alternatif perubahan pola parkir dengan sudut 90° alternatif 1 diperoleh kapasitas 398 kendaraan, yang merupakan kapasitas maksimum lahan. Peningkatan kebutuhan lahan parkir sepeda motor di lapangan wall climbing Politeknik Negeri Malang dibagi menjadi dua yaitu perencanaan jangka pendek berupa penambahan mesin karcis sebanyak 1 mesin, dan rencana atap peneduh seluas 295,2 m². Rancangan anggaran biaya yang dibutuhkan dalam perencanaan jangka pendek sebesar Rp 261.452.475 dan rencana jangka panjang berupa konstruksi struktur baja 4 lantai luas bangunan yang direncanakan 347,9 m² dengan panjang 32 m dan lebar 11,2 m. Rancangan anggaran biaya yang dibutuhkan dalam perencanaan jangka panjang sebesar Rp 2.963.904.511.
EVALUASI KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE BINA MARGA PADA JALAN RAYA SUMENEP – KALIANGET KABUPATEN SUMENEP Firdaus, RB. Moh. Muslim; Kurniawan, Achendri M.; Marjono, Marjono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3655

Abstract

Jalan Raya Sumenep – Kalianget Kabupaten Sumenep diklasifikasikan sebagai Jalan Nasional dengan panjang 4,5 km. Jalan ini merupakan satu-satunya akses penghubung ke Pelabuhan Kalianget. Permasalahan yang terjadi pada jalan ini adalah banyaknya kerusakan sehingga jalan menjadi kurang nyaman untuk dilalui. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan jalan, mengetahui tingkat kerusakannya, dan memberikan penanganan yang tepat, serta menyajikan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang terkait dengan pekerjaan penanganan jalan tersebut. Di sisi lain, metode yang digunakan untuk analisis kerusakan jalan mengacu pada pedoman Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) Pd-01-2016-B. Sedangkan data utamanya yaitu data survei kerusakan jalan dan data HSP dari Kementerian PUPR Tahun 2022. Dari hasil analisis didapat jenis kerusakannya yaitu retak kulit buaya, retak blok, retak selip, retak tepi, retak memanjang/melintang, tambalan, pengausan agregat, lubang, dan pelepasan butir. Lebih dari itu, hasil analisis menyatakan bahwa nilai rata-rata kerusakan lajur 1 sebesar 78 dan lajur 2 sebesar 75. Demikian juga, berdasarkan analisis menggunakan metode IKP kondisi jalan tersebut masuk pada katergori Baik (Satisfactory). Penanganan yang dilakukan dapat berupa pemeliharaan berkala yaitu dengan melakukan pekerjaan perbaikan. Biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan perbaikan sebesar Rp. 2.168.703.464.
EVALUASI KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE BINA MARGA PADA JALAN TANJUNG – JALAN CEMARA KOTA BLITAR Rahayu, Sindi Mei; Marjono, Marjono; Kurniawan, Achendri M.
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3683

Abstract

Ruas Jalan Tanjung - Jalan Cemara, yang terletak di Kota Blitar merupakan Jalan Provinsi yang pergerakan lalu lintasnya cukup tinggi. Permasalahan yang terjadi yaitu banyaknya kerusakan jalan sehingga dapat mengganggu kenyamanan dalam berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kerusakan jalan, mengetahui tingkat kerusakan jalan, memberikan bentuk penanganan, dan menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB). Untuk menyelesaikan permasalahan diatas maka dilakukan studi literatur untuk pemecahan masalah, pengumpulan data yaitu data primer meliputi survei kondisi kerusakan pada permukaan jalan dan data sekunder meliputi data lokasi penelitian dan harga satuan pekerjaan PUPR Tahun 2022. Untuk menganalisis kondisi jalan dan bentuk penanganan kerusakan jalan mengacu pada pedoman Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) Pd-01-2016-B. Dari hasil analisis didapat jenis kerusakan yang terjadi yaitu retak kulit buaya, retak blok, retak tepi, retak memanjang/melintang, tambalan, lubang, alur, pelepasan butir. Dari hasil analisis kelas kondisi jalan didapatkan pada lajur 1 dominan kondisi sedang (33%) dan lajur 2 dominan kondisi sedang (35%). Jenis penanganan termasuk dalam kategori pemeliharaan struktural dan pemeliharaan berkala. Rencana perbaikan berupa latasir, laburan aspal, penambalan lubang, dan pengisian celah, pekerjaan galian perkerasan beraspal dengan Cold Milling Machine dan pekerjaan laston lapis aus AC-WC; dengan rencana anggaran yang dibutuhkan untuk pekerjaan perbaikan sebesar Rp2,429,756,000 (Dua Miliar Empat Ratus Dua Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Enam Ribu Rupiah)