Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

STUDI KELAYAKAN FLY OVER PADA PERSIMPANGAN JALAN RAYA PAITON KABUPATEN PROBOLINGGO Indriani, Putri Dewi; Burhamtoro, Burhamtoro; Kurniawan, Achendri M.
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3742

Abstract

Simpang tak bersinyal yang terletak di Jalan Raya Paiton – Jalan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo merupakan persimpangan yang tergolong padat lalu lintas, karena merupakan kawasan industri dan terdapat pertokoan serta merupakan jalan transportasi darat yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali. Hal ini menyebabkan terjadinya permasalahan lalu lintas berupa kemacetan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja persimpangan pada kondisi eksisting dan setelah pembangunan fly over. Lebih dari itu, dapat mengetahui biaya operasional kendaraan pada kondisi eksisting dan setelah pembangunan fly over. Tambahannya adalah dapat mengetahui rencana anggaran biaya pembangunan fly over, dan kelayakan pembangunan fly over. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari geometrik simpang dan volume kendaraan yang dilakukan pada jam puncak, sedangkan data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo. Analisa perhitungan kinerja simpang tak bersinyal menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997. Hasil analisa kinerja simpang eksisting mendapatkan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,94, tundaan (D) = 16,76 detik/smp dan tingkat pelayanan = C, sedangkan setelah penanganan alternatif diperoleh nilai derajat kejenuhan sebesar 0,27, tundaan simpang (D) = 7,33 detik/smp dan tingkat pelayanan = B. Dengan demikian, persimpangan Jl. Raya Paiton setelah pembangunan mengalami penurunan terhadap derajat kejenuhan (DS) dan tundaan simpang serta peningkatan layanan. Sehingga rencana pembangunan fly over ini dapat dinyatakan layak ditinjau dari aspek lalu lintas.
EVALUASI SIMPANG BERSINYAL DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DI JALAN Dr. WAHIDIN S – KUSUMA BANGSA – Dr. SUTOMO – PATTIMURA KABUPATEN JOMBANG Ibadillah, Rahmanda; Kurniawan, Achendri M.; Supiyono, Supiyono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3780

Abstract

Persimpangan bersinyal di Jalan Dr. Wahidin S – Kusuma Bangsa – Dr. Sutomo – Pattimura Kabupaten Jombang merupakan persimpangan yang sering terjadi konflik lalu lintas. Hal ini disebabkan karena adanya pergerakan distribusi lalu lintas yang saling memotong kendaraan dengan kendaraan lainnya sehingga mengakibatkan terjadinya gangguan lalu lintas, kemacetan bahkan kecelakaan. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan ulang persimpangan untuk menghitung tingkat kinerja alternatif, biaya operasional kendaraan, nilai kemacetan serta menghitung perkiraan tahun simpang akan jenuh kembali. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer berupa volume kendaraan, waktu sinyal dan geometrik simpang, sedangkan data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jombang. Untuk  mengevaluasi data-data tersebut, pedoman MKJI 1997 dan Peraturan Menteri Perhubungan 96 Tahun 2015 digunakan sebagai acuan. Setelah evaluasi didapatkan, perhitungan biaya operasional kendaraan dan biaya kemacetan masing-masing dihitung menggunakan Pacific Consultant International (PCI) dan Tzedakiz 1980. Hasil penelitian didapat derajat kejenuhan (DS) = 0,851; tundaan (D) = 31,150 det/smp; dan nilai tingkat pelayanan (LOS) D, alternatif solusi yang digunakan dengan mengubah waktu siklus dan pelarangan arus belok kanan maka didapatkan derajat kejenuhan (DS) = 0,289; tundaan (D) = 12,757 det/smp; dan nilai tingkat pelayanan (LOS) B. Biaya operasional kendaraan terhadap kemacetan pada kondisi eksisting Rp2.581.765/km. Setelah dilakukan perbaikan kinerja simpang biaya operasional kendaraan terhadap kemacetan simpang menjadi Rp1.060.823 /km.
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL KAWASAN PASAR NGRONGGO DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DI KOTA KEDIRI Arrafi, Rochy; Kurniawan, Achendri M.; Novianto, Dandung
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3785

Abstract

Simpang bersinyal Kawasan Pasar Ngronggo merupakan simpang dengan tingkat kepadatan yang tinggi terutama pada saat jam puncak. Atas hal itu simpang tersebut perlu dilakukan analisa untuk mengetahui kinerja simpang dan biaya operasional kendaraan juga memberi solusi tepat untuk dapat memperbaiki kualitas pelayanan simpang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer kondisi eksisting volume kendaraan, waktu sinyal dan geometrik simpang. Survei volume lalu lintas dilaksanakan pada pagi, siang dan sore di hari Jum’at, Minggu dan Senin, sedangkan data jumlah penduduk tahun 2020-2022 didapat dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri. Metode analisa data lalu lintas menggunakan pedoman MKJI 1997 dan Peraturan Menteri Perhubungan no 96 Tahun 2015 perhitungan biaya operasional kendaraan (BOK) menggunakan Bina Marga 2005, dan biaya kemacetan menggunakan Persamaan Tzedakiz 1980. Hasil penelitian didapat derajat kejenuhan (DS) = 0,847; tundaan (D) = 49,762 det/smp; dan nilai tingkat pelayanan (LOS) E, alternatif solusi yang digunakan dengan melakukan perubahan fase kondisi eksiting dari 3 fase ke 44C fase, arus belok kiri langsung dan pelebaran jalan untuk pendekat utara dari 7 m ke 10 m, selatan 8 m ke 10 m, barat 9 m ke 10 m dan dari timur 6 m ke 10 m maka didapatkan DS = 0,408; D = 23,777 det/smp; dan LOS C. Biaya operasional kendaraan terhadap kemacetan pada kondisi eksisting Rp. 832.429/km. Dari simulasi alternatif didapatkan menjadi Rp. 354.944/km.
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL DI JALAN KALIMANTAN – JALAN BALI – JALAN MALUKU – JALAN RAYA KUNINGAN, SANANWETAN KOTA BLITAR Basuki, Daniel Hutama; Kurniawan, Achendri M.; Subagio, Udi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4145

Abstract

Persimpangan bersinyal di Jalan Kalimantan - Jalan Bali - Jalan Maluku - Jalan Raya Kuningan merupakan jalan arteri yang dilalui kendaraan berat pada jam-jam sibuk. Akibatnya terjadi kemacetan dan tundaan pada simpang tersebut. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang bersinyal, menghitung Biaya Operasional Kendaraan (BOK) eksisting, merancang rekayasa lalu lintas pada simpang tersebut, dan menentukan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) hasil rancangan. Data yang diperlukan adalah data primer dan sekunder. Data primer yaitu geometrik jalan, volume lalu lintas, waktu sinyal yang diperoleh pada tanggal 30, 31 Juli dan 1 Agustus 2021; untuk data sekunder meliputi data peta jalan dan jumlah penduduk Blitar tahun 2021 dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data-data tersebut diolah dengan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil evaluasi kondisi eksisting menunjukkan bahwa D = 59,28 detik/smp dan Level of Service (LOS) = F; dengan dua alternatif: (1) pelarangan belok kanan (2) pengaturan sinyal untuk semua lengan persimpangan. Menghasilkan nilai tundaan D = 21,19 detik/smp dan LOS = C.
ANALISIS ALTERNATIF DESAIN SIMPANG TAK BERSINYAL DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN JALAN RAYA WONOREJO KABUPATEN PASURUAN Abdillah, Fahmi; Kurniawan, Achendri M.; Supiyono, Supiyono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.4179

Abstract

Dari hasil evaluasi simpang tak bersinyal yang terletak pada Jalan Raya Wonorejo, Kabupaten Pasuruan didapatkan hasil nilai tundaan D = 18 det/smp dan level of service = C, dengan jumlah keseluruhan komponen BOK Rp. 11.495/km, yang artinya kurang memenuhi standar PKJI 2023. Penelitian ini menganalisis alternatif pelebaran simpang sebesar 1 meter untuk mengurangi kepadatan yang terjadi. Data-data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Data primer meliputi data geometrik jalan, data hambatan samping, data survei arus lalu lintas dan data kecepatan kendaraan. Sedangkan data sekunder diantaranya data jumlah pendudukan dan lokasi penelitian. Data-data tersebut kemudian diolah menggunakan PKJI 2023. Dari hasil analisis alternatif penanganan didapatkan nilai tundaan D = 15 det/smp, level of service = B, dan jumlah keseluruhan komponen BOK Rp. 4.844/km
EVALUASI SIMPANG TAK BERSINYAL JALAN MUHARTO – JALAN PUNTODEWO KOTA MALANG MENGGUNAKAN PKJI Saifulo, Andika Resa; Marjono, Marjono; Kurniawan, Achendri M.
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4452

Abstract

Simpang tak bersinyal Jalan Muharto – Jalan Puntodewo merupakan simpang yang dilalui akses jalan menuju kota, sekolah, universitas, dan pasar dari Kecamatan Kedungkandang dan sekitarnya. Permasalahan yang sering terjadi pada simpang tersebut di antaranya kemacetan lalu lintas dan tertundanya waktu perjalanan. Pada jam tertentu seperti pagi hari atau waktu sore hari ketika masyarakat melakukan kegiatan berangkat atau pulang kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persimpangan Jalan Muharto – Jalan Puntodewo dengan mengevaluasi kinerja simpang untuk mengurangi tundaan. Pengumpulan data dilakukan dengan survei secara langsung pada lokasi simpang. Adapaun data yang diambil adalah volume kendaraan pada simpang, geometrik simpang, dan kondisi lingkungan. Data yang diperoleh digunakan untuk mendapatkan kondisi eksisting simpang yang akan menjadi acuan dalam mengevaluasi kinerja simpang dan memberi alternatif dengan nilai tundaan yang sesuai pada klasifikasi jalan dengan memperhatikan metode yang menjadi dasar pengolahan data pada penelitian ini berpedoman pada PKJI 2014. Dari hasil analisis eksisting, diketahui kinerja simpang kondisi eksisting terdapat nilai Derajat Kejenuhan (Dj) sebesar 0,91 ; tundaan 15,99 detik serta tingkat pelayanan C. sedangkan kinerja simpang setelah dilakukan alternatif penanganan simpang adalah Derajat Kejenuhan (Dj) 0,79 ; tundaan 13,22 detik dalam kategori tingkat pelayanan B. Dengan demikian dapat disimpulkan terjadinya penurunan Dj setelah dilakukan alternatif penanganandan tingkat pelayanan yang meningkat menjadi B
ANALISIS KONDISI PERKERASAN JALAN PADA JALAN PARE – KANDANGAN KABUPATEN KEDIRI MENGGUNAKAN PEDOMAN INDEKS KONDISI PERKERASAN PD 01-2016-B Febiyanti, Fany; Kurniawan, Achendri M.; Susilo, Helik
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5950

Abstract

Ruas Jalan Pare – Kandangan termasuk jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Malang serta Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Jombang. Terdapat kerusakan jalan sepanjang 5 km berupa Retak Kulit buaya, Tambalan, Lubang, Retak Memanjang, Retak blok dan Retak Tepi. Jalan ini biasanya dilewati oleh kendaraan besar seperti bus dan truk tronton. Dengan adanya kendaraan tersebut dapat dimungkinkan menjadi salah satu penyebab kerusakan sehingga, dapat memperburuk kondisi perkerasan pada ruas jalan Pare-Kandangan. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kerusakan, dan mengetahui kondisi perkerasan jalan. Metode analisis yang digunakan ialah metode Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) Binamarga Pd 01-2016-B yaitu melakukan penilaian Indeks Kondisi Perkerasan (IKP). Dari hasil analisis, diperoleh jenis kerusakan jalan berupa Retak Kulit buaya, Tambalan, Lubang, Retak Memanjang, Retak blok dan Retak Tepi. Hasil penilaian kondisi perkerasan jalan untuk lajur 1 dengan kondisi Sangat baik 69%, Baik 16%, Sedang 6%, Jelek 5%, Parah 3%, dan Sangat parah 1%. Sedangkan Lajur 2 dengan Sangat baik 87%, Baik 4%, Sedang 4%, dan Parah 5%.
ANALISIS KEBUTUHAN DAN KARAKTERISTIK RUANG PARKIR DI RSUD A.M. PARIKESIT TENGGARONG Putri, Aqilah Shabirina; Kurniawan, Achendri M.; Susilo, Helik
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6017

Abstract

Peningkatan jumlah pasien yang terus bertambah akan berdampak pada bertambahnya luas lahan parkir yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik parkir yang ada dan mengetahui apakah kebutuhan ruang parkir sudah memenuhi atau belum. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan data, mengolah data, dan menganalisa karakteristik kondisi parkir eksisting, dengan menggunakan Pedoman Perencanaan dan Pengoperasian Fasilitas Parkir, Direktorat Bina Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya tahun 1998. Dari penelitian ini didapat hasil analisis karakteristik parkir eksisting mobil dan motor dengan total luas lahan mobil sebesar 2.461 m2 didapatkan kapasitas parkir mobil 197 kendaraan, indeks parkir sebesar 1,13 (area parkir bermasalah), sedangkan karakteristik parkir motor dengan total luas lahan motor sebesar 1441 m2 didapatkan kapasitas parkir motor 641 kendaraan, indeks parkir sebesar 1,34 (area parkir bermasalah) setelah dilakukannya alternatif perubahan pola parkir, didapatkan total kapasitas parkir mobil adalah 280 kendaraan, sedangkan total kapasitas parkir motor adalah 884 kendaraan. Peningkatan kebutuhan lahan parkir mobil dan motor di area RSUD A.M. Parikesit Tenggarong yaitu dengan perencanaan lahan parkir baru, perencanaan lahan parkir baru mobil yaitu seluas 3150m2 dan perencanaan lahan parkir baru motor yaitu seluas 900m2. Rencana anggaran biaya yang dibutuhkan dalam perencanaan lahan parkir baru mobil sebesar Rp 7.467.276.354,89 dan perencanaan lahan parkir baru motor sebesar Rp 1.979.384.295,10.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR BERDASARKAN METODE INDEKS KONDISI PERKERASAN PADA JALAN NASIONAL GEMEKAN – JOMBANG KABUPATEN JOMBANG Sigalingging, Willy Anderson; Ratnaningsih, Dwi; Kurniawan, Achendri M.
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6170

Abstract

Jalan Nasional Gemekan – Jombang merupakan jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Jombang dan Kabupaten Mojokerto. Sepanjang ruas jalan ditemukan banyak kerusakan sehingga mengganggu kenyamanan pengendara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi kerusakan jalan. Jalan Nasional Gemekan – Jombang yang diteliti sepanjang 4 KM yaitu terdapat pada KM 70+775 – 73+175 dan KM 75+425 – 77+025 menggunakan metode indeks kondisi perkerasan (IKP). Berdasarkan metode indeks kondisi perkerasan (IKP), kondisi permukaan jalan pada KM 70+775 – 73+175 dan 75+425 – 77+025 diperoleh nilai IKP rata – rata pada ruas kiri sebesar 57,15 dengan kelas kondisi sedang dan ruas kanan sebesar 55,08 dengan kelas kondisi sedang, terdapat kerusakan seperti lubang, alur, retak tepi, depresi, jembul, keriting, pelapukan/pelepasan butir, retak blok, retak kulit buaya, retak memanjang, retak selip.
Analisis Struktur Omah Saka Papat di Blitar Terhadap Risiko Beban Gempa Yoganata, Yehezkiel Septian; Fajarwati, Anisah Nur; Kurniawan, Achendri M.; Rahman, Aulia; Cahyani, Kharisma Nur
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Omah Saka Papat is a traditional Javanese architectural structure. It is characterized by four main wooden pillars (saka guru). These pillars reflect the structure's adaptability to environmental conditions. This includes earthquake risks. This study will analyze the structural strength of Omah Saka Papat under seismic and self-weight loads. The saka guru is a critical element of this analysis. STAAD Pro v8i software and the response spectrum method were used to calculate internal forces and evaluate the capacity of teak wood as the primary material. The findings indicate that the combined compressive stress of 123.34 kg/cm² and shear stress of 0.83 kg/cm² are both below the allowable limits of 150.75 kg/cm² and 20.1 kg/cm², respectively. Structural joints using 12.7 mm diameter bolts satisfy the required strength criteria, with a minimum of four bolts per joint. Omah Saka Papat's structural integrity is proven. It's an earthquake-resistant construction that preserves aesthetic and cultural values. Integrating traditional design principles with modern technology provides a sustainable construction model adaptable to natural disasters. These results will undoubtedly contribute to the development of locally inspired, earthquake-resistant construction technologies suitable for seismic-prone regions.