Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Indonesian Health Journal

Pengaruh Pengaturan Posisi Head Up 30⁰ Terhadap Mean Arterial Pressure Pada Pasien Sectio Caesarea Pasca Anestesi Spinal Azmi, Ulul; Handayani, Nia; Rohmah, Astika Nur
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2025): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v4i2.320

Abstract

Sectio caesarea merupakan tindakan operasi yang dapat menyelamatkan jiwa ibu dan bayi dikarenakan adanya komplikasi pada saat kehamilan maupun melahirkan. Hipotensi pada pasien yang operasi Sectio caesarea dengan spinal anestesi menjadi hal yang sering terjadi. Posisi Head up 30⁰ ini lebih efektif untuk mempertahankan tingkat kesadaran pasien karena sesuai dengan posisi anatomis dari tubuh manusia yang kemudian mempengaruhi hemodinamik pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh posisi head up 30⁰ terhadap Mean arterial pressure pada pasien Sectio caesarea pasca anestesi spinal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Pre-Experimental dengan one grup pre-test and post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis Paired Sample T-test bernilai rata-rata MAP pada pretest yaitu 82.59 dengan standar deviasi 5.417 dan nilai rata-rata MAP pada posttest yaitu 88.81 dengan standar deviasi 5.850 dan diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000, yang mana nilai ini lebih kecil dari 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh atau perbedaan yang signifikan secara statistik. Dengan demikian, hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang menyatakan bahwa Terdapat pengaruh pengaturan posisi head up 30⁰ terhadap Mean arterial pressure pada pasien yang menjalani Sectio caesarea pasca anestesi spinal di RSUD RAA Tjokronegoro Purworejo.
Perbandingan Kejadian Laringospasme antara Ekstubasi Endotracheal Tube Sadar dan Dalam Pasca Anestesi Umum Masrul, Aisyah Zahrah; Handayani, Nia; Riyadi, Raden Sugeng
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2025): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v4i2.348

Abstract

Laringospasme merupakan komplikasi serius pasca ekstubasi endotracheal tube yang dapat menyebabkan obstruksi jalan napas, serta meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kejadian laringospasme antara ekstubasi endotracheal tube sadar dan dalam pasca anestesi umum di RSUD Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 44 pasien yang menjalani anestesi umum dengan endotracheal tube dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap gejala laringospasme dan dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kejadian laringospasme pada pasien yang diekstubasi sadar dan dalam pasca anestesi umum (p = 0,235). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kejadian laringospasme antara ekstubasi endotracheal tube sadar dan dalam pasca anestesi umum di RSUD Kota Yogyakarta.