Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Nusantara Journal of Multidisciplinary Science

Analisa Standar Fasilitas Ruang Pada Kafe Kucing Catherine Valencia Gunawan; Rizki Kurniawan; Boike Janus Anshory
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 7 (2024): NJMS - Februari 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan masyarakat perkotaan yang padat dan sibuk menjadi alasan tingginya tingkat stres. Walaupun ada banyak cara untuk melepas penat, ada pula cara mudah untuk menghilangkan stres yaitu dengan memiliki hewan peliharaan salah satunya memelihara kucing. Banyaknya masyarakat yang menyukai kucing tetapi tidak memiliki kemampuan untuk memelihara sehingga menjadi tujuan utama berdirinya setiap kafe kucing di seluruh dunia. Keberadaan kafe kucing menjadi salah satu inovasi dan solusi bagi permasalahan masyarakat ini. Kafe kucing bertujuan untuk menjadi wahana rekreasi bagi pecinta kucing untuk bermain dengan kucing peliharaan yang disediakan oleh pengelola kafe hingga dapat menjadi wadah kegiatan bagi komunitas pecinta kucing. Standar ruangan pada kafe kucing harus diperhatikan untuk kenyamanan pengunjung dan kucing dari penggunaan material, warna, furniture. Penelitian ini merupakan analisis dari standar fasilitas ruang pada kafe kucing. Sebagai penelitian kuantitatif, peneliti mengumpulkan hasil kajian pustaka dari beberapa buku, jurnal ilmiah nasional/internasional, dan survei online Google Forms. Setelah itu peneliti mengajukan beberapa solusi yang sederhana sesuai dengan ilmu Desain Interior.
Perancangan Museum Soto di Wilayah Jawa Dengan Konsep Embrancing Authentic Diversity di Jakarta Utara Matthew; Rizki Kurniawan; Widasapta Sutapa
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 9 (2024): NJMS - April 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya yang berhasil mencuri perhatian masyarakat dunia adalah kuliner khas Indonesia. Salah satunya merupakan kuliner soto yang memiliki ciri khas masing-masing di setiap daerahnya. Berdasarkan dari cara penyajian, teknik memasak, rasa, kondimen yang berbeda-beda yang membuat soto ini menjadi makanan rakyat. Namun, masih belum banyak masyarakat Indonesia yang dapat mewadahi informasi mengenai kuliner soto meskipun soto telah menjadi makanan yang populer. Perancangan Museum Soto Jawa di Jakarta Utara bertujuan sebagai salah satu tempat edukasi yang bisa dikunjungi oleh warga sekitar Jakarta maupun turis-turis asing. Selain itu, Museum Soto Jawa dapat mewadahi event yang didirikan oleh pencinta kuliner seperti acara demontrasi memasak. Perancangan Museum Soto Jawa menghadirkan konsep embranching authentic diversity yang menceritakan tentang keberagaman dapat bersatu dalam satu wadah. Hal ini menggambarkan perjalanan rempah-rempah yang tersebar sehingga menghasilkan satu hidangan soto di masing-masing daerah. Dengan konsep ini diharapkan pengunjung dapat merasakan perjalanan proses rempah-rempah menjadi hidangan soto.
Pengaruh Latar Belakang Restoran Kikugawa Terhadap Penerapan Konsep Desain Interior “Dynamic Of Tokyo” Evania Petra; Oktavianus Nangoy; Rizki Kurniawan
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 8 (2024): NJMS - Maret 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kikugawa adalah restoran Jepang tertua di Indonesia yang menyajikan hidangan klasik Jepang yang masih autentik dan terus mempertahankan cita rasanya sejak puluhan tahun lalu. Tidak hanya tertua, restoran ini juga merupakan restoran Jepang pertama di Jakarta. Perancangan Restoran Kikugawa yang baru tetap mempertahankan daerah Menteng yang merupakan lokasi asal dari Restoran Kikugawa. Hal tersebut dilakukan agar restoran ini tidak kehilangan nilai nostalgianya yang sudah dibangun bertahun-tahun pada daerah tersebut. Dengan berpindahnya Restoran Kikugawa, tentu akan ada perubahan yang terjadi mulai dari fasad, tata letak area (layouting), hingga fasilitas yang akan berkesinambungan dengan penerapan konsep yang baru. Dengan pembaruan konsep ini diharapkan akan membawa gairah serta pengalaman yang baru kepada pelanggan, namun tetap mempertahankan dan menjaga keautentikan sajian menu hingga suasana yang ditampilkan. Penelitian yang tepat untuk membawakan gairah serta pengalaman yang baru untuk membangkitkan nostalgia yang ada adalah tujuan dari penelitian ini. Menambahkan vitalitas dalam memberikan kesan baru dengan rasa yang lama sekaligus membangkitkan kenangan, sehingga masih relevan bagi pengunjung setia Kikugawa. Pembaruan konsep ini juga diharapkan dapat memperluas pangsa pasar ke arah target market yang lebih muda dengan pendekatan fasilitas maupun desain yang lebih kekinian untuk menarik minat mereka. Metode penelitian yang akan digunakan merupakan metode kualitatif dengan studi lapangan dan studi literatur.
Perancangan Desain Interior Study Hub Berkonsep “Found” Di Kota Bandung Elvina Wijaya; Oktavianus Marti Nangoy; Rizki Kurniawan
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 9 (2024): NJMS - April 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Study Hub dirancang untuk memenuhi kebutuhan belajar, terutama untuk pelajar dan mahasiswa. Di samping itu, tempat ini juga menyediakan berbagai fasilitas untuk menunjang efisiensi bejalar, serta rekreasi selepas aktivitas tersebut. Di antaranya ada perpustakaan, fasilitas coworking space, private study room, private digital study room, fasilitas kursus, fasilitas digital library, mini stretching room, toko buku dan alat tulis, serta area santai untuk beristirahat. Beberapa faktor yang melandasi perancangan study hub ini adalah bentuk upaya meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia, kurangnya fasilitas belajar bagi sebagian anak terutama untuk para homeschooler, juga kebutuhan akan suasana belajar yang kondusif dan nyaman bagi sebagian orang.
Analisis Pencahayaan Terhadap Perancangan Interior Wellness Centre Noriko Felice Hendro; Rizki Kurniawan
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 4 (2024): NJMS - November 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekitar 15,6 juta penduduk Indonesia mengalami depresi dan hanya delapan persen yang mencari pengobatan kepada profesional, padahal depresi merupakan suatu gangguan jiwa yang memengaruhi perasaan dan pikiran manusia. Hal ini dapat disebabkan oleh ketidaknyamanan yang ditimbulkan saat mengunjungi tenaga profesional. Wellness centre dapat menjadi suatu alternatif bagi masyarakat Indonesia untuk membantu masyarakat Indonesia dalam menjaga kesehatan mentalnya, karena gangguan mental dapat disebabkan oleh hal yang sederhana, seperti stres dan kecemasan berlebih. Wellness centre adalah suatu perusahaan atau organisasi yang umumnya menawarkan pelayanan kesehatan secara fisik dan mental. Wellness centre dengan desain yang nyaman dan hangat dibutuhkan, sehingga masyarakat tidak akan merasa terintimidasi dan takut untuk menjaga kesehatan mental mereka. Dalam merancang wellness centre, dibutuhkan beberapa aspek yang harus dipertimbangkan untuk menghasilkan manfaat wellness yang optimal, salah satunya merupakan pengaturan pencahayaan ruangan interior. Cahaya memperlihatkan warna, dimensi, dan permukaan suatu ruangan interior, maka pencahayan harus diatur sedemikian rupa untuk menyesuaikan kenyamanan pengunjung wellness centre. Studi ini dilaksanakan dengan metode kualitatif yang menganalisis data dengan deskriptif dan korelatif. Pada hasil perancangan, ruang meditasi dan yoga utama memanfaatkan cahaya matahari sesuai dengan fungsi ruangan. Ruang meditasi menggunakan cahaya matahari sebagai fokus ruangan, sedangkan ruang yoga menggunakannya untuk pencahayaan optimal bagi ruangan. Selain itu, ruangan juga menggunakan pencahayaan yang terkesan hangat dan nyaman dengan tambahan ambience lighting yang menjadi elemen estetika, namun tetap memiliki nilai fungsinya
Perancangan Desain Interior Gedung Pertunjukkan Kesenian "Preksa Anarta" Di Medan, Sumatera Utara Carnelian Shindy; Rizki Kurniawan
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 10 (2025): NJMS - Mei 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan interior Gedung Pertunjukkan Kesenian “Preksa Anarta” di Medan, Sumatera Utara, bertujuan menciptakan ruang pertunjukan yang tidak hanya berfungsi optimal, tetapi juga mencerminkan keindahan visual serta nilai budaya lokal. Proyek ini dilatarbelakangi oleh minimnya fasilitas seni yang memadai di Medan, terutama dalam hal kualitas akustik, kenyamanan, dan dukungan terhadap aktivitas seniman. Konsep desain yang diusung adalah "Harmony Culture of Medan", yang memadukan unsur budaya dari suku Batak, Melayu, Minang, Nias, hingga Tionghoa dalam balutan desain modern. Ruang-ruang didesain untuk mendukung berbagai bentuk pertunjukan seni, seperti teater, tari, musik, serta pameran, dengan susunan ruang yang efisien dan sistem akustik yang baik. Elemen-elemen tradisional dan material lokal digunakan untuk memperkuat identitas budaya dalam desain interior. Gedung ini juga dirancang sebagai pusat edukasi dan interaksi seni, dilengkapi fasilitas seperti ruang latihan, galeri pameran, dan ruang diskusi. Diharapkan, bangunan ini dapat menjadi simbol pengembangan seni di Medan dan menarik minat berbagai kalangan masyarakat.