Claim Missing Document
Check
Articles

KOMUNIKASI KRISIS KONSULAT JENDERAL REPUBLIK INDONESIA (KJRI) HONG KONG DALAM MENGHADAPI KASUS PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI HONG KONG TAHUN 2018 - 2023 Kautsar, Aldry; Dirgantara, Pradipta
Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS) Vol. 2 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jcobs.v2i1.7423

Abstract

Konsulat Jenderal Republik Indonesia merupakan perwakilan Negara Kesatuan Republik Indonesia di negara lain.KJRI Hong Kong merupakan salah satu perwakilan pemerintah Indonesia di Hong Kong. Dalam lingkup kerjanyaKJRI memiliki tanggung jawab untuk memberikan bantuan dan juga pelayanan terhadap Warga Negara Indonesiayang berada di negara setempat. Pekerja Migran Indonesia merupakan salah satu contoh WNI yang berada di luarnegeri. Hong Kong merupakan salah satu negara tujuan utama penempatan PMI di luar negeri. Dalam menjalanipekerjaannya tidak menutup kemungkinan PMI di Hong Kong untuk terlibat dalam suatu permasalahan. Dalampenelitian ini peneliti mengkaji terkait komunikasi krisis yang dilakukan oleh KJRI Hong Kong terhadap kasus yangdialami oleh PMI di Hong Kong. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif denganparadigm post-positivisme, menggunakan teknik wawancara mmendalam sebagai alat pengumpulan data. Subjekpada penelitian ini adalah KJRI Hong Kong, perwakilan negara Indonesia di Hong Kong, objek pada penelitian iniadalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikanpemahaman terkait komunikasi krisis yang dilakukan oleh KJRI Hong Kong dalam menangani permasalahan yangdihadapi oleh PMI di Hong Kong. Dari pennelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa komunikasi krisisyang dilakukan oleh KJRI Hong Kong memberikan dampak positif bagi keberlangsungan aktivitas bekerja PMI diHong Kong terbukti dari lahirnya perasaan aman dan nyaman yang dirasakan oleh PMI di Hong Kong.
Efektivitas Komunikasi Akun Instagram @wwf_id Sebagai Media Kampanye Konservasi Alam Mafaza, Annisa Naila; Dirgantara, Pradipta
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi lingkungan memegang peranan penting dalam upaya pelestarian maupun konservasi alam. Di Indonesiaberbagai komunikasi lingkungan telah dilakukan mulai dari kegiatan nyata hingga kampanye konservasi alam. Namundisayangkan kerusakan lingkungan dan penurunan biodiversitas masih menjadi tantangan besar yang dihadapi olehIndonesia. WWF Indonesia, salah satu organisasi lingkungan yang memanfaatkan Instagram sebagai media kampanyekonservasi alam. Pada kampanye nya, WWF Indonesia berhasil meraih meraih insight dan engagement yang cukuptinggi melalui cara penyampaian pesan yang diperhatikan, penyajian pesan yang menarik, serta pemanfaatan fiturfitur Instagram secara optimal. Oleh karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar efektivitaskomunikasi akun Instagram @wwf_id sebagai media kampanye. Penelitian ini menggunakan metode penelitiankuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang melibatkan 400 responden (followers) yang mengetahuikampanye konservasi alam akun Instagram @wwf_id. Analisis deskriptif dipilih untuk menganalisis tanggapanresponden terhadap efektivitas komunikasi akun Instagram @wwf_id sebagai media kampanye. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa komunikasi akun Instagram @wwf_id efektif sebagai media kampanye konservasi alam sebesar3,33 (83,25%) dengan nilai rata-rata tertinggi diperoleh indikator kesenangan dan terendah indikator pemahamanKata Kunci: Komunikasi lingkungan, kampanye konservasi alam, WWF Indonesia, Efektivitas Komunikasi,Instagram
Komunikasi Lingkungan UPTD PSDA (Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air) Pada Pola Pengaturan Air Irigasi Cangkuang Kristiani, Putria Aprilia; Dirgantara, Pradipta
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyelesaikan permasalahan air di Indonesia merupakan salah satu fokus pemerintah agar tercapainya lingkunganyang sehat dan bersih. Kualitas air di kota Bandung dapat dikatakan kurang baik karena beberapa faktor yaitubanyaknya limbah domestik, limbah industri, dan limbah B3 di sekitar sungai atau saluran air. Mengelola saluranirigasi termasuk dalam menjaga lingkungan karena dapat memastikan efisiensi air ke lahan pertanian dan mencegahterjadinya pencemaran air maupun erosi tanah di sekitar saluran. Perlu adanya tindakan untuk menjaga kelestarian air,salah satunya dengan penerapan pola pengaturan air irigasi yang dilakukan oleh UPTD PSDA WS Citarum. Penelitianini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, analisis dilakukan berdasarkan fungsi komunikasilingkungan dari Pezzullo dan Cox yang meliputi dua fungsi yaitu fungsi pragmatis dan fungsi konstitutif. Hasilpenelitian ini menunjukkan komunikasi lingkungan UPTD PSDA (Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelolaan SumberDaya Air) pada pola pengaturan air irigasi Cangkuang meliputi komunikasi langsung kepada petani dan masyarakatbaik berupa sosialisasi atau rapat, pemasangan papan peringatan, dan pemanfaatan media sosial sebagai saranapenyebaran informasi lingkungan. Komunikasi yang dilakukan memiliki fungsi pragmatis karena adanya upaya untukmemberi peringatan, mewajibkan, menuntut, dan memberi tahu. Ada pun fungsi konstitutif karena adanya upaya untukmembangkitkan keyakinan, perasaan, dan membangun hubungan yang sama.Kata Kunci: Daerah Irigasi Cangkuang, Komunikasi Lingkungan, Pola Pengaturan Air, UPTD PSDA WS Citarum.
Pengaruh Kampanye Lingkungan #LoveAvoskinLoveEarth Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Instagram @Avoskinbeauty Dhananjaya S, I Komang Nara; Dirgantara, Pradipta
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh kampanye lingkungan #LoveAvoskinLoveEarth terhadap loyalitas pelanggan padaInstagram @AvoskinBeauty. Kampanye ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan Avoskin yang bertujuanuntuk mempromosikan kesadaran lingkungan dan mendukung loyalitas pelanggan terhadap produk yang ramahlingkungan. Dengan semakin meningkatnya kesadaran konsumen terhadap isu keberlanjutan, Avoskinmengoptimalkan media sosial, khususnya Instagram, untuk menyampaikan pesan keberlanjutan melalui kampanyeini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei sebagai teknik pengumpulan data, melibatkanresponden yang aktif menggunakan produk Avoskin dan mengikuti kampanye di Instagram. Analisis data dilakukanmenggunakan statistik deskriptif untuk mengidentifikasi pola-pola yang muncul dari persepsi konsumen, sertapengujian pengaruh kampanye terhadap loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye#LoveAvoskinLoveEarth memberikan pengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan, dengan konsumen yang lebihterlibat dalam kampanye cenderung menunjukkan tingkat loyalitas yang lebih tinggi terhadap merek Avoskin.Kesimpulannya, kampanye yang berfokus pada keberlanjutan dan kesadaran lingkungan dapat memperkuat hubunganantara merek dan pelanggan serta meningkatkan loyalitas mereka terhadap produk yang mendukung keberlanjutan.Kata Kunci- Kampanye #LoveAvoskinLoveEarth, loyalitas pelanggan, keberlanjutan, Avoskin, Instagram.
Pengaruh Kampanye Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) terhadap Kesadaran Lingkungan Sivitas SMP Negeri 2 Banjaran Hatta, Azzahra Mutiabani; Dirgantara, Pradipta
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran lingkungan di tengah masalah-masalah lingkungan era industri 4.0 yang mencemaskan tentunya sangatdiperlukan. Untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan yang dimulai dari masa sekolah atau lingkungan pendidikan,pemerintah Indonesia membuat suatu kebijakan dimana sekolah mesti menjalankan kampanye Peduli dan BerbudayaLingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Sekolah yang berhasil menjalankan berbagai poin-poin kampanye perbaikanligkungan ini kemudian mendapat penghargaan Adiwiyata dari pemerintah dinas lingkungan. Tentunya kampanyePBLHS ini perlu diteliti guna mengetahui bukti keberhasilannya. Adanya penelitian ini bertujuan untuk mengukurbesaran pengaruh kampanye Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) terhadap kesadaranlingkungan sivitas SMP Negeri 2 Banjaran kabupaten Bandung yang telah meraih gelar sekolah Adiwiyata Nasional.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi sebanyak 1266 yang terdiri dari siswa-siswi dan guruSMP Negeri 2 Banjaran dengan sampel yang diambil sebanyak 304 orang. Hasil penelitian menunjukan adanyapengaruh yang signifikan dan positif dari kampanye PBLHS terhadap kesadaran lingkungan Sivitas SMP 2 Banjarandengan koefisien determinasi sebesar 45%, nilai konstanta sebesar 12,983 dan koefisien regresi variabel kampanyesebesar 0,428. Dapat disimpulkan bahwa dijalankannya kampanye pro-lingkungan di sekolah dengan memperhatikanisi pesan, struktur pesan, aktor dan saluran kampanye yang tepat, terbukti berpengaruh positif terhadap kesadaranlingkungan para sivitas sekolah yang menjalankannya.Kata kunci: kampanye lingkungan, kesadaran lingkungan
ENVIRONMENTAL COMMUNICATION ON INSTAGRAM OF DKI JAKARTA ENVIRONTMENTAL AGENCY (DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKI JAKARTA) Taufiqulhakim, Ferdio Rizqi; Dirgantara, Pradipta
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research objective is to find out how the environmental communication is applied on the Instagram account ofDLH DKI Jakarta. Jakarta faces various environmental problems such as air pollution, flooding, and suboptimal wastemanagement. The DKI Jakarta Environmental Agency (DLH) as a government institution utilizes Instagram as amedium to disseminate information and raise public awareness about environmental issues. This study aims to explorehow environmental communication is conducted by DLH DKI Jakarta through Instagram in addressing environmentalproblems. The research uses a qualitative approach with an instrumental case study type and constructivist paradigm.Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The analysis refers to Foulger(2004) Ecological Model of the Communication Process, which includes elements such as message creators, media,language, audience feedback, and the relationship between sender and receiver. The findings show that DLH DKIJakarta applies a structured and adaptive communication strategy through visual and educational content, with twoway interaction between the agency and the public. The study concludes that social media, especially Instagram, canserve a communication tool to build public awareness and participation in environmental issues.Keywords: Environmental communication, Instagram, Environmental Agency, Jakarta, Social Media
TELKOM UNIVERSITY'S ENVIRONMENTAL COMMUNICATION STRATEGY AS A GREEN CAMPUS Narawangsa, Panji Fadhila; Dirgantara, Pradipta
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Environmental problems that are increasing every year with significant levels of pollution and water pollution can disrupt thelearning system and require steps from educators to reduce and create a healthy environment. The emergence of GreenCampus is a university's effort to integrate sustainability principles in all operational and academic aspects. The focus of theresearch is to find out Telkom University's environmental communication strategy in implementing green campus. Qualitativeresearch methods were used with in-depth interviews with key informants, expert informants, and supporting informants, aswell as observation and literature study.The results showed that Telkom University has carried out various environmentalcommunication strategies through various media such as social media and electronic flyers. However, the communication stillfaces challenges related to the level of awareness of the academic community and the lack of formal documentation in theevaluation. Nonetheless, this initiative shows economic potential through circular economy-based waste management andecosystem development. This research recommends improving communication strategies that are more structured and involveall elements of the campus to optimally achieve Green Campus goals.Keywords: Environmental Communication Strategy, Green Campus, Telkom University’s Green Campus, Environment.
Hotel Interdepartmental Communication: A Case of F&B Service and Sales & Marketing at Mercure Bandung Nexa Musadad, Musadad; Dianita, Indria Angga; Dirgantara, Pradipta
Jurnal Penelitian Pariwisata Vol 5 No 1 (2021): (TRJ) Tourism Research Journal
Publisher : Institut Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30647/trj.v5i1.97

Abstract

This study sought to investigate the communication between the Food & Beverage Department and the Sales & Marketing Department at Mercure Bandung Nexa through the perspective of hotel interdepartmental communication. It was benefited from employing a qualitative method. The data collection was conducted through in-depth interviews with the managers of the two departments and field observations. The data collected was then analyzed and carried out through the elements of communication: people (sender and receiver), message, channel, noise, feedback, and effect. This study found that communication between the two departments goes well to keep the service excellent. Based on the analysis of the elements of communication, the only major obstacle is the sudden event that can disrupt the communication process. This result has brought discussion in the context of excellent service being delivered through the communication between the Food & Beverage Department and Sales & Marketing Department. However, this study is limited in the number of informants. More informants should be involved to gather more reliable and deeper data. After all, this study contributes to enriching the application of Interdepartmental Communication in organizations, especially in a hotel. Keywords: Interdepartmental Communication, F&B Service, Sales & Marketing
Pelatihan Penulisan Kreatif Untuk Konten Bisnis Digital Bagi Pelajar Di SMA Al Ma’soem Rizca Haqqu; Yogie Alwaton; Pradipta Dirgantara; Kevin Athalla Cleosa; Josefine Arela Malika Kirana; Virza Azzahra Rimbarayani
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8522

Abstract

Efektivitas Penulisan edukasi Bisnis dalam menyampaikan informasi telah terbukti mampu meningkatkan pemahaman terutama di kalangan generasi muda. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul "Pelatihan Penulisan Kreatif Untuk Konten Bisnis Digital Bagi Pelajar" Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis kreatif para pelajar SMA Al Ma’soem dalam konteks konten bisnis digital. Dalam era digital yang terus berkembang, kemampuan menghasilkan konten yang menarik dan relevan menjadi salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan, terutama dalam bidang bisnis. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali siswa dengan teknik dan strategi menulis yang dapat mendukung pengembangan usaha atau bisnis digital mereka di masa depan. Melalui pendekatan praktis dan interaktif, para peserta akan mempelajari berbagai aspek penulisan kreatif, seperti pembuatan narasi yang engaging, penulisan konten yang persuasif, serta pemanfaatan platform digital untuk publikasi. Diharapkan, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis siswa, tetapi juga memperluas wawasan mereka tentang peluang karir di industri kreatif dan digital.
PELATIHAN KOMUNIKASI LINGKUNGAN UNTUK KOMUNITAS PODCAST BUMI DAN MANUSIA Pradipta Dirgantara; Sherly Artadita
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9311

Abstract

Gerakan komunitas berperan penting dalam mengadvokasikan dan mendorong aksi lingkungan. Namun begitu, pemahaman mengenai isu, terminologi, dan juga teknik komunikasi lingkungan menjadi salah satu hambatan. Dengan adanya media sosial dan konten digital sebagai sarana dan prasaran untuk memperluas jangkauan isu lingkungan, potensi untuk menyebarluaskan pentingnya kesadaran terhadap aksi lingkungan semakin besar. Meski demikian, masih sedikit komunitas yang secara aktif memanfaatkan media sosial dan digital untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan bagi khalayak banyak. Universitas Telkom telah memberikan perhatian khusus pada isu lingkungan, keberlanjutan, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan sebagai salah satu Green Campus. Berdasarkan komitmen ini, Universitas Telkom menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengembangkan komunikasi lingkungan dan menumbuhkan kesadaran lingkungan kepada komunitas Podcast Bumi dan Manusia. Pelatihan ini diberikan kepada 30 orang anggota Podcast Bumi dan Manusia selama dua jam bertempat di Open Library Telkom University. Pelatihan ini terdiri dari pemaparan konsep, teori, dan isu Komunikasi Lingkungan, diskusi, dan praktik komunikasi digital menggunakan Canva untuk Komunikasi Lingkungan. Pelatihan ini diharapkan ini dapat memberikan manfaat dalam memperkuat kemampuan komunikasi lingkungan komunitas melalui media sosial dan digital.