Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA KOREKSI VOLTAGE DROP DENGAN METODE UPRATING KABEL A3C KE KABEL A3CS PADA PENYULANG BARAT GARDU INDUK 70KV MRANGGEN Mahda Habsari, Kumala; Kharirroh, Luluk; Prasetyo, Yuli; Jasa Kusumo Haryo, R.
SinarFe7 Vol. 6 No. 1 (2024): SinarFe7-6 2024
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Voltage drop pada jaringan tenaga listrik berpengaruh terhadap tegangan pelayanan yang diterima pelanggan tenaga listrik. Apabila voltage drop tidak sesuai dengan standar (SPLN No.1 Tahun 1995) maka dapat memperburuk kualitas pelayanan dan menimbulkan voltage drop, maka dilakukan perbaikan penghantar jaringan tenaga guna mengurangi hal tersebut. Analisa Perbaikan penampang dilakukan dengan dua metode / cara, yaitu dengan Simulasi dan Perhitungan Manual. Simulasi dilakukan dengan menggunakan metode Load Flow Analisys pada Software ETAP ( Electric Transient and Analysis Program ) Simulasi dijalankan dengan menggunakan data – data teknik dan pengukuran untuk mendapatkan hasil kualitas tegangan pelayanan sesuai standart dan mengurangi dampak voltage drop. Simulasi perbaikan dilakukan terhadap aspek kelistrikan yaitu dengan Uprating ukuran penampang penghantar. Sedangkan perhitungan dengan menggunakan rumus – rumus voltage drop, dan hasil yang diharapkan dengan kegiatan ini yaitu mengurangi nilai voltage drop, dan memaksimalkan keaandalan dalam kelistrikan guna pelayanan ke masyarakat dengan kontinunitas dan stabil. Hasil yang didapat pada perhitungan manual kabel A3C 70 mm2 sebelum di uprating 51,25 V sedangkan simulasi ETAP 32,3 V. Hasil pada perhitungan manual kabel A3CS 150 mm2 32,35 sedangkan simulasi ETAP 22.2 V. Ini menunjukkan bahwa menaikkan panjang kabel dapat mengurangi rugi daya yang disebabkan oleh luas penampang kabel.
Implementation of a Three Phase Motor Protection System Using PLC and HMI Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; Kusumo H, R. Jasa; Triwijaya, Santi
International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Том 2 № 03 (2024): International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/ijmars.v2i03.925

Abstract

Three-phase electric motors are essential components in industrial production processes, playing a crucial role as the driving force for almost all industrial machinery. These motors are susceptible to various electrical disturbances, such as overcurrent caused by overloads or short circuits. Common issues that frequently occur with three-phase motors include high starting currents, overcurrent, and short circuits. To mitigate the losses caused by these disturbances, an effective protection system is necessary. This study analyzes the implementation of a protection system using Programmable Logic Controller (PLC) and Human Machine Interface (HMI) to control and monitor the protection mechanisms for electric motors. The proposed protection system aims to safeguard the motors from disturbances such as high starting currents, overcurrent, and short circuits. By leveraging the real-time monitoring and control capabilities of PLCs and the user-friendly interface of HMIs, the system can accurately detect and respond to abnormal conditions, thereby minimizing the risk of damage to critical three-phase motors. The development of this protection system ensures the reliability and longevity of three-phase motors in industrial applications, reducing downtime and enhancing overall operational efficiency.
Protection System on Connect Panel for Use 7KT Smart Multi Function Meter Based on PLC and HMI via Modbus RTU Communication Triyono, Budi; Nur, Dimas; Winarno, Basuki; Prasetyo, Yuli
International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Том 2 № 03 (2024): International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/ijmars.v2i03.1097

Abstract

One function of the protection system is to avoid or reduce damage to electrical equipment due to abnormal conditions such as undervoltage, overvoltage, overcurrent, underfrequency and harmonics. This protection system requires a Smart 7KT Multi-Function Meter and a PLC. Where the Smart 7KT Multi-Function Meter is used for monitoring then transferred to the PLC and detecting any abnormalities in the system when a disturbance occurs then the Smart 7KT Multi-Function Meter will send data to the PLC, then send a signal to the circuit breaker to disconnect the network that is experiencing disturbance. While the PLC is used to execute data that has been taken by the Multi-function Meter Smart 7KT for control or control on the Multi-function Meter Smart 7KT. When a disturbance occurs, the program on the PLC will protect and the type of disturbance will be displayed on the HMI screen. The results of this project were successful in securing undervoltage disturbances of 314.2 V for line voltages, overvoltage of 412.1 V for line voltages, overcurrent of 1.6 A, and testing of THD voltage between phases V12 of 1.3%, THD V23 of 1.1%, and THD V13 of 1.1%, for THD currents of 14.6% for THD I1, THD I2 of 9.4%, and THD I3 of 10.6% which occur in the electric power installation network which causes damage to electrical equipment.
Sistem Monitoring Alat Pendeteksi Dan Pemadam Kebakaran Hutan Bertenaga Solar Cell Berbasis Internet of Things (IoT) Pambudi, Suluh Argo; Artono, Budi; Rahma, Isnani Mila; Sumafta, Ikhwan Baidlowi; Prasetyo, Yuli
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 8 No. 1 (2023): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v8i1.613

Abstract

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan masih terus terjadi di Indonesia. Secara keseluruhan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat area terbakar mencapai 328.724 hektare dengan 2.719 titik panas pada periode Januari – Agustus 2019. Faktor-faktor penyebab kebakaran hutan diantaranya perubahan iklim dan kelalaian manusia saat melakukan aktifitas di wilayah hutan, selain itu kurangnya pengetahuan petugas pengawas hutan tentang kondisi hutan secara realtime. Maka dari itu dibuat “Sistem Monitoring Alat Pendeteksi dan Pemadam Kebakaran Hutan Bertenaga Solar Cell berbasis Internet of Things (IoT)” yang bertujuan untuk memonitoring kondisi hutan secara real time menggunakan teknologi IoT yang terintegrasi dengan aplikasi android sehingga dapat mempermudah pengawas maupun masyarakat sekitar hutan dalam melakukan pemantauan kondisi hutan setiap waktu. Cara kerja alat ini dengan memanfaatkan nodeMCU 12 – F sebagai perantara komunikasi, arduino uno sebagai pusat pengendali alat, relay untuk kontrol otomatis. Selain itu, alat ini juga dapat memonitoring dari jarak jauh menggunakan koneksi internet. Hasil dari penelitian ini adalah suatu sistem monitoring yang dapat memonitoring asap (MQ-2), suhu dan kelembaban (DHT22), tekanan air (pressure transmitter), arus dan teganga pada proses charging accu dari jarak jauh dan dapat dikontrol secara otomatis ketika terdapat (flame sensor mendeteksi) adanya sumber api di sekitar alat.
WARNING & SAFETY SYSTEM PADA ESKALATOR OTOMATIS BERBASIS PLC DAN HMI Faizalhaq, Zulfikar; Prasetyo, Yuli; Winarno, Basuki; Pambudi, Suluh Argo; Sumafta, Ikhwan Baidlowi
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 7 No. 2 (2022): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v7i2.617

Abstract

Eskalator Otomatis Merupakan suatu alat transportasi vertical yang dapat memindahkan satu orang ataupun lebih, dari lantai dasar menuju ke lantai atas atau berikutnya maupun sebaliknya, Tidak jarang pengguna Eskalator mengabaikan keselamatan mereka dengan tidak memperhatikan & keselamatan. Banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi di eskalator terutama pada anak-anak yang disebabkan oleh kelalaian dan juga kurangnya safety system yang ada pada escalator. Warning & Safety Sistem pada Eskalator otomatis merupakan suatu sistem pengaman pada eskalator otomatis berbasis PLC (Programmable Logic Controller), sebagai control utama yang dirancang untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan pada penggunaan Eskalator, dan HMI (Human Machine Interface), sebagai media monitoring kerja dari system yang telah dirancang. Sensor Photoelectric ditanamkan pada sistem ini  berfungsi sebagai input ke PLC sekaligus sebagai saklar dari warning & safety system pada eskalator  yang kemudian sinyal input dari sensor tersebut diolah oleh PLC. Output yang dihasilkan berupa sinyal untuk menggerakan pada motor reverse dan bunyi dari sistem peringatan. Dengan adanya alat ini eskalator otomatis sangat menunjang untuk meberikan kenyamanan dan keamanan pengguna, serta teknologi untuk di terapkan di eskalator masih minim tingkat keamanannya.
Sistem Otomatisasi Mesin Pengering Padi Berbasis Human Machine Interface Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; Fakhrudi, Yoga Ahdiat; Arifin, Agus Choirul; Elmira, Bias Nur
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 8 No. 2 (2023): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v8i2.650

Abstract

Pengeringan padi merupakan teknik penting untuk menjaga kualitas produk pertanian. Penggunaan pemanas berbasis PLC dan HMI pada pengering padi telah menjadi fokus perkembangan teknologi modern. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perancangan alat pengering padi yang menggunakan kontrol PLC dan antarmuka HMI untuk meningkatkan efisiensi, pengendalian, dan monitoring proses pengeringan. Perancangan pengering padi ini menggunakan PLC sebagai otak sistem untuk mengendalikan proses pengeringan dan HMI sebagai antarmuka pengguna untuk memungkinkan pemantauan dan pengendalian yang lebih baik. Berbagai parameter seperti suhu, kelembaban, dan efisiensi pengeringan padi dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan alat pengering padi dengan pemanas berbasis PLC dan HMI memungkinkan pengendalian yang lebih presisi, meningkatkan efisiensi pengeringan, dan mengoptimalkan konsumsi energi. Keandalan sistem ini juga terbukti meningkat, memberikan solusi andal untuk proses pengeringan padi komersial. Kajian ini memberikan wawasan berharga bagi industri pertanian dalam penerapan teknologi modern dalam pengeringan padi. Pengembangan lebih lanjut dan penyesuaian desain dapat lebih meningkatkan efisiensi dan kinerja keseluruhan sistem pengeringan padi dengan pemanas berbasis PLC dan HMI
Analisa Jumlah Lilitan Magnetorheological Damper Asngali, Bi; Prasetyo, Yuli; Amalia, Dwitya Solihati; Ubaidillah, Ubaidillah; Wangsa, Bhre
Politeknosains Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Politeknosains Volume 22 Nomor 1 - Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Pratama Mulia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Magnetorheological dampers with variations in the number of turns are simulated using the Finite Element Method Magnetics (FEMM) software to determine changes in the number of turns to the damping rate of the MR valve. The variations used are 90 turns, 180 turns, 270 turns, 365 turns, and 450 turns with a coil diameter of 0.4 mm, slit size of 0.1 mm, and an up and down serpentine MR valve design. The results of the simulation are the value of magnetic flux density (B) with Tesla units to predict the yield stress value of the MR fluid which is then used to calculate the value of the pressure difference and the value of the damping force. The Tesla value at each slit flow increases according to the input current value. the number of turns to the Tesla value is increasing. The results of calculating the value of the total pressure difference in the off-state conditions for the five variations are the same, namely 0.028330577 MPa. Meanwhile, the total pressure difference in the on-state condition, starting from a variation of 90 turns to a variation of 450 turns, always increases. The highest value of damping force is at current 2 A with a total of 90 turns worth 11007.66494 kN, 180 turns worth 14034.73989 kN, 270 turns worth 26535.68741 kN, and 365 turns worth 22227.83163 kN, except for variations in the number of turns 450 the winding is present at a current of 0.5 A with a value of 37492.11504 kN.
Desain Human Machine Interface (HMI) Pada Sistem Pencetak Genteng Otomatis Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; Nur Prakoso, Dimas; Jasa Kusumo Haryo, Raden
Jurnal JEETech Vol. 5 No. 1 (2024): Nomor 1 May
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v5i1.5107

Abstract

Roof Tile Printing Machines are important equipment in the industry for printing roof tiles and managing the roof tile production process. This tile printing machine includes a press machine and conveyor that can be adjusted so that the system can operate optimally during production. Operating a tile printing machine requires a program that can control various machine functions, such as conveyor motors and pneumatic cylinders. These programs are generally implemented using a Programmable Logic Controller (PLC). Therefore, an automatic tile printing system based on PLC and HMI with pressure and current parameters was created. This system can control and monitor the tile printing system while operating via the HMI screen. This method is used to collect data related to working methods, diagrams, cable connections, PLC programs, and data management in the HMI. One method used involves components such as limit switches, pressure sensors, current sensors, and pneumatics. The data generated from these processes is processed in the PLC and displayed on the HMI screen. The results obtained from this system are capable of monitoring the tile printing process in real time via the HMI screen.
Pelatihan Uji Kelaikan Elektrikal Bangunan Gedung Pada Wilayah Pemkab Madiun Guna Pengajuan Perizinan Dimas Nur Prakoso; Budi Triyono; Basuki Winarno; Yuli Prasetyo; Renna Melinda
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v5i3.39955

Abstract

Sejak diundangkannya UU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung dan sejalan dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota memiliki tanggung jawab terhadap penyelenggaraan bangunan gedung yang tertib dan andal khususnya dalam proses penyelenggaraan Izin Mendirikan Bangunan Gedung (IMB) dan Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung (SLF). Dengan diterbitkannya UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, terdapat perubahan substansi fundamental dalam proses penyelenggaraan perizinan bangunan gedung yang dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. Dengan terbitnya peraturan tersebut, substansi pada aplikasi SIMBG berubah dan diperlukan penyesuaian. Dengan adanya peraturan yang berlaku maka perlu diberi pelatihan kepada pengaju perijinan melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Madiun guna menyadarkan Masyarakat akan pentingnya perijinan bangunan gedung dan sertifikat laik fungsi demi legalitas bangunan yang dimiliki. Perlu diberi pelatihan untuk pengisian daftar Simak melalui SIM BG bagi konsultan penyedia jasa
Design of an Over Current Relay (OCR) System on a Distribution Network Using a Raspberry Pi Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; Prakoso, Dimas Nur; Kusumo Haryo, R. Jasa
Journal Geuthee of Engineering and Energy Vol 2, No 1 (2023): Journal Geuthee of Engineering and Energy
Publisher : Geuthèë Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.52 KB) | DOI: 10.52626/joge.v2i1.13

Abstract

Disturbances in the electrical installation system will be detrimental to electricity users because it can cause power outages. Therefore we need a protection system that can overcome disturbances such as the use of Over Current Relay (OCR). With OCR can overcome interference quickly and can prevent equipment damage. OCR interference occurs if the current read on sensor 1 is more than 10.5 A, then relay 1 will work after a disturbance of 5 seconds. The indicator light on the PLN side will be red. Meanwhile, if the current at sensor 2 is more than 10 A, then relay 2 will work after a disturbance for 5 seconds. The indicator light on the customer side will be red. Short circuit disturbance occurs if the current read on sensor 1 is more than 20.5 A, then relay 1 will work after an interruption of 2 seconds. The indicator light on the PLN side will be red. Meanwhile, if the current on sensor 2 is more than 20 A, then relay 2 will work after a disturbance for 2 seconds. The indicator light on the customer side will be red.
Co-Authors Achmad Aminudin Ade Reza Ade Reza Febri Adittio Ramadhan Aditya PP Afifah Al Hayu Nugraheni Agus Choirul Arifin Ahmad Afif Amrulloh Alfi Tranggono Agus Salim Amalia, Dwitya Solihati Anton, Muhammad Ardila Prihadyatama Bachtera Indarto, Bachtera Basuki Winarno Basuki Winarno Basuki Winarno Basuki Winarno Basuki Winarno, Basuki Bi Asngali Budi Artono Budi Artono Budi Artono Budi Artono Budi Triyono Budi Triyono Budi Triyono Dimas Fajar Uman Putra Dimas Nur Prakoso Dwi Lestariningtiyas Elmira, Bias Nur F, Yoga Ahdiat Faizalhaq, Zulfikar Fakhrudi, Yoga Ahdiat Farid majedi Firdaus, Aji Akbar Firillia Filliana Hanifah N. K. N. Hanifah N. Kumalaningrum Hanifah Nur Kumala Ningrum Hanifah Nur Kumala Ningrum Haryo, Raden Jasa Kusumo Hendrik Kusbandono Hidayatullah, Nur Asyik Hilman Naufal Rafi Ikhwan Baidlowi Sumafta imam basuki Indah Puspitasari Jasa Kusumo Haryo, R. Jasa Kusumo Haryo, Raden K. H, R. Jasa K., R. Jasa Ketut Tirtayasa Khakim, Ainul Kharirroh, Luluk Kumala Mahda H Kumala Mahda Habsari Kusbandono, Hendrik Kusumo H, R. Jasa Kusumo Haryo, R. Jasa Madi Hartono Mahda Habsari, Kumala Mahdi Syukri Muhamad Fajar Subkhan Muhammad Aji Pangestu Muhammad Anton Muhammad Hasan Basri Muhammad Nur Cahyanto Muhammad Ruston Habibi N., Hanifah N. K. Narava Kansha P Narava Kansha Putra Pratama Ningrum, Hanifah Nur Kumala Noorsakti Wahyudi Nur Asyik H. Nur Asyik Hidayatullah Nur Kumala Ningrum, Hanifah Nur, Dimas Prakoso, Sandy R. Jasa K. R. Jasa K. H R. Jasa Kusumo R. Jasa Kusumo Haryo R. Oktav Yama H R., Aldanur I. Raden Jasa Kusumo Haryo Raden Jasa Kusumo Haryo Raden Jasa Kusumo Haryo Rahma, Isnani Mila Rakhmad Gusta Putra Ramadhan, Ade Nofa Renna Melinda Ryan Wicaksono Ryan Wicaksono Sandy Prakoso Santi Triwijaya Santi Triwijaya Siswanto . Sulistiyanto Sulistiyanto, Sulistiyanto Sulistiyanto, Sulistiyanto Sulistyono Sulistyono Suluh Argo Pambudi, Suluh Argo Suprapto, Sena Sukmananda Teuku Multazam Titania Nur Cahyani Trisna Wati Trisna Wati Trisna Wati, Trisna Triwijaya, Santi Ubaidillah Ubaidillah Vicky Andria Kusuma Wahyu Pribadi Wangsa, Bhre Wisnu Muchsin Yoga Ahdiat F