Chotimah, Indira
Universitas Ibn Khaldun

Published : 81 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN COVID-19 PADA MASYARAKAT DI RW 03 DESA SADENG TAHUN 2021 Isma Lianira Mutmaina; Indira Chotimah; Siti Khodijah Parinduri
PROMOTOR Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i3.6167

Abstract

Prevalensi COVID-19 di Kabupaten Bogor mengalami peningkatan  per tanggal 03 Agustus 2021 terdapat 4.748 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 dan di Desa Sadeng terdapat 26 kasus terkonfirmasi COVID-19. Berdasarkan data Satgas COVID-19 pada Juli 2021 di Provinsi Jawa Barat hanya terdapat 814 kelurahan (23.86%) yang patuh menggunakan masker, artinya tingkat kepatuhan masih rendah karena kurang dari 75%. Kepatuhan protokol kesehatan yang rendah dapat meningkatkan penyebaran virus COVID-19. Kepatuhan protokol kesehatan pada masyarakat dapat dipengaruhi oleh faktor umur, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan, sikap, sarana dan dukungan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi sebanyak 1.774 orang dan sampel sebanyak 105 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan persentase masyarakat yang patuh terhadap protokol kesehatan sebesar 67,6%. Analisis uji statistik menunjukkan adanya pengaruh antara sikap (p-value=0,004), sarana (p-value=0,001), dan dukungan keluarga (p-value=0,006) dengan kepatuhan protokol kesehatan dalam pencegahan COVID-19. Bagi kepala desa diharapkan dapat terus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan dengan cara bekerja sama dengan ketua RW atau RT dan kader kesehatan.
ANALISIS PENGEMBALIAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT INAP RUANG TERATAI II DI RSUD LEUWILIANG KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2019 Siti Rahmah Nurul Padilah; Indira Chotimah; Eny Dwimawati
PROMOTOR Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v4i1.5572

Abstract

Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan. Pengembalian berkas rekam medis dari ruang Teratai II mengalami keterlambatan tertinggi tahun 2018 dengan presentase sebanyak 78,36%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengembalian berkas rekam medis di Instalasi Rekam medis RSUD Leuwiliang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan penelitian ditentukan berdasarkan purposive sampling. Informan dalam penelitian ini yaitu 7 orang informan yaitu Dokter, Perawat, Petugas Rekam Medis, Kepala ruang Teratai II. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam dan telaah dokumen. Hasil penelitian input 3 dari 7 informan pernah mengikuti pelatihan rekam medis, pengetahuan petugas kesehatan sudah cukup baik, formulir berkas rekam medis selalu tersedia, metode tentang SPO sudah tersedia namun pelaksanaannya belum sepenuhnya berjalan dengan baik, sarana dan prasarana untuk menunjang pelaksanaan rekam medis masih belum mencukupi. Proses pengisian berkas rekam medis masih ada berkas rekam medis yang tidak terisi dengan lengkap oleh perawat dan dokter, pada pengelolaan berkas rekam medis masih ditemukan berkas rekam medis yang tidak terisi dengan lengkap serta pengembaliannya tidak sesuai dengan prosedur yang ada, pengisian berkas rekam medis sekitar 5-30 menit, namun tidak semua dokter dan perawat langsung melakukan pengisian berkas rekam medis, pelaksanaan pengembalian rekam medis di rumah sakit ini belum sesuai prosedur yang telah ditentukan, pada output terjadi keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap di ruang teratai II sebanyak 78,36%. Disarankan kepada manajemen rumah sakit perlu diadakan sosialisasi mengenai SPO pengisian dan pengelolaan berkas rekam medis, memberikan arahan kepada petugas kesehatan akan pentingnya kelengkapan pengisian serta ketepatan pengembalian berkas rekam medis sesuai dengan ketentuan yang ada, ditingkatkan kembali presentase pengembalian berkas rekam medis rawat inap dari ruang perawatan ke instalansi rekam medis, meningkatkan sarana dan prasarana di ruang rekam medis.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN PESERTA BPJS DI UNIT RAWAT INAP PUSKESMAS CIBUNGBULANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Lisna Maulina; T. Abdul Madjid; Indira Chotimah
PROMOTOR Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i2.1798

Abstract

Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja pelayanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien membandingkan dengan apa yang diharapkannya. Service quality yang tinggi merupakan faktor terpentingnya agar tercapainya mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Cibungbulang Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuihubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di instalasi rawat inap. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling didapatkan 1,864 pasien di instalasi rawat inap. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis mengunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan p-value ? 0,05. Lokasi penelitan dilakukan pada Puskesmas Cibungbulang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor tangible (p-value=0,125), faktor reliability (p-value = 0,285), dan faktor assurance (p-value = 0,702) tidak terdapat hubungan dengan kepuasan pasien di puskesmas cibungbulang. Sedangkan faktor responsiveness (p-value = 0,000) dan faktorempathy (p-value = 0,000) terdapat hubungan dengan kepuasan pasien di puskesmas cibungbulang.
EVALUASI PROGRAM TB PARU DI PUSKESMAS CIAMPEA KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019 Dita Erdini; Eny Dwimawati; Indira Chotimah
PROMOTOR Vol 3, No 5 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v3i5.4202

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menjadi tantangan global. Secara global TB tetap menjadi 10 penyebab kematian tertinggi di dunia. Di Puskesmas Ciampea pada lima tahun terakhir angka keberhasilan program TB Paru mengalami kenaikan dan penurunan. Angka keberhasilan program pada tahun 2018 sebesar 79%, dan angka keberhasilan program pada tahun 2019 sebesar 72% dari target 90% yang telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan informasi seacara mendalam mengenai Input, proses dan output pada program TB Paru di Puskesmas Ciampea Kabupaten Bogor tahun 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yang terdiri dari Kepala Tata Usaha Puskesmas Ciampea, Penanggungjawab program TB Paru, Analis kesehatan dan Apoteker. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara mendalam, daftar checklist observasi dan daftar checklist telaah dokumen. Hasil penelitian dari komponen input dalam program TB Paru di Puskesmas Ciampea belum optimal. Terdapat keterbatasan fasilitas pemeriksaan TCM tidak dapat dilakukan di Puskesmas Ciampea. Hasil dari komponen proses dalam program TB Paru di Puskesmas Ciampea belum optimal. Pencatatan dan pelaporan serta Cross check sering kali tidak tepat waktu sesuai jadwal. Sedangkan output dalam program TB di Puskesmas Ciampea dalam angka penemuan kasus sudah mencapai target sedangkan angka konversi dan angka kesembuhan belum mencapai target yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Error rate di Puskesmas Ciampea Kabupaten Bogor sebesar 1,8 persen. Dalam upaya meningkatkan keberhasilan program TB Paru di Puskesmas Ciampea Kabupaten Bogor maka diperlukan perbaikan yaitu dengan dibuat jadwal checklist cross check setiap minggunya agar tidak terjadi penumpukan berkas jika dilakukan pertiga bulan sekali. Juga diperlukan perbaikan dengan melakukan pencatatan dan pelaporan setiap harinya setelah pasien selesai pengobatan agar tidak terjadi penumpukan laporan. Dan diperlukan pula perencanaan terhadap pasien yang mangkir dalam pengobatan agar pasien tersebut tidak mangkir dari pengobatan dan menyelesaikan pengobatannya.
FAKTOR-FAKTOR TINGGINYA ANGKA RUJUKAN DI PUSKESMAS SUKATANI KOTA DEPOK TAHUN 2018 Rezki Ayu Safitri; Indira Chotimah; Suci Pujiati
PROMOTOR Vol 4, No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v4i4.5604

Abstract

BPJS Kesehatan menerapkan sistem pembayaran KBK Pelayanan kepada FKTP untuk meningkatkan kualitas pelayanan diukur melalui indikator kinerja, salah satunya yaitu Rasio Rujukan Rawat Jalan Non-Spesialistik dengan target pemenuhan indikator sebesar < 5%. Puskesmas Sukatani mencapai rasio rujukan tertinggi tahun 2018 di Kota Depok sebesar 44,65%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Tingginya Angka Rujukan Di Puskesmas Sukatani Kota Depok Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan, sikap petugas, ketersediaan sarana & prasarana serta informasi rujukan tidak berpengaruh terhadap angka rujukan. Namun informasi rujukan serta ketersediaan sarana dan prasarana memiliki persentase lebih besar pada analisis univariat. Perlu adanya kerjasama antara BPJS Kesehatan & Puskesmas Sukatani untuk melakukan sosialisasi mengenai pemanfaatan program BPJS serta penggunaan layanannya di Puskesmas.
KELENGKAPAN PENGISIAN RINGKASAN PULANG REKAM MEDIS PASIEN RAWAT INAP RUANG KACA PIRING DAN TERATE RUMAH SAKIT PARU DR. M. GOENAWAN PARTOWIDIGDO TAHUN 2019 Siti Nabilah; Indira Chotimah; Suci Pujiati
PROMOTOR Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v4i3.5595

Abstract

Ketidaklengkapan pengisian rekam medis merupakan salah satu dari indikator mutu pelayanan rumah sakit. Pengisian ringkasan pulang di RSPG masih belum lengkap, jika tidak lengkap maka dikembalikan oleh BPJS dan dana yang ditagihkan pada klaim tidak dibayarkan oleh BPJS ke rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelengkapan pengisian ringkasan pulang rekam medis pasien rawat inap ruang kaca piring dan terate di RSPG. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 4 dokter, 4 staf rekam medis, 1 kepala administrasi pasien dan 1 kepala rekam medis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan telaah dokumen. Hasil penelitian input dari pengetahuan cukup baik,  4 dari 10 informan sudah mengikuti pelatihan namun 6 dari 10 informan belum mengikuti pelatihan. Jumlah petugas sudah mencukupi dengan masa kerja rata-rata 4 bulan untuk dokter di rawat inap dengan sistem bergantian, serta staf rekam medis 3 sampai 12 tahun. Sarana / Prasarana sudah cukup baik. SOP pengisian ringkasan pulang sudah cukup baik. Proses perencanaan pengisian ringkasan pulang terdapat kendala, seperti kesibukan dokter dan pasien pulang di luar jam kerja. Pengorganisasian sudah cukup sesuai dengan tugas dan fungsinya. Untuk pengarahan staf rekam medis sudah baik dengan adanya SIM RS yang terintegrasi. pengedalian untuk pengembalian   berkas rekam medis dilakukan dalam jangka waktu 3X24 jam. Pada output terjadi ketidaklengkapan pengisian ringkasan pulang di ruang kaca piring 86,5% dan ruang terate 84,55%.
ANALISIS PROSES AKREDITASI PUSKESMAS SINDANG BARANG KOTA BOGOR TAHUN 2018 Amalia Suryani; Indira Chotimah; Rachma Hidana
PROMOTOR Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i2.1794

Abstract

Pada tahun 2019 akreditasi akan menjadi persyaratan PPK 1 sebagai provirder JKN. Akreditasi Puskesmas adalah upaya peningkatan mutu kinerja, melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen, sistem manajemen mutu, sistem penyelengaraan pelayanan dan programserta penerapan manajemen resiko. Data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2017 menyatakan bahwa jumlah Puskesmas di indonesia yang telah terakreditasi sebanyak 4.223 Puskesmas dari 9.825 Puskesmas yang berada di indonesia. Untuk di wilayah kota bogor sendiri baru 10 puskesmas yangterakreditasi dari 25 puskesmas yang berada di wilayah kota bogor, dan pada tahun 2018 Dinas Kesehatan menargetkan 6 Puskesmas untuk terakreditasi salahsatunya puskesmas Sindang Barang.Dari buku laporan Jumlah kunjungan pasien di Puskesmas Kota Bogor tercatat bahwa Puskesmas Sindang Barang memiliki kunjungan pasien tertinggi di antara Puskesmas-Puskesmas yang berada di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagai manaproses akreditasi Puskesmas Sindang Barang Kota Bogor dengan mengunakan metode deskriptif kualitatif dan pengumpulan data melalui observasi, telaah dokumen dan wawancara langsung terhadap informan. Informan berjumlah 5 orang dan instrumennya yaitu pedoman wawancara mendalam, daftar tilik obsrvasi serta daftar tilik telaah dokumen. Saran melakukan pelatihan tentangstandar dan instrumen akreditasi kepada seluruh karyawan di puskesmas dan meningkatkan Koordinasi antar karyawan
ANALISIS LOGISTIK DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN ALAT TULIS KANTOR PRIORITAS (CONTINUOUS FORM) PADA PELAYANAN DI RSUD CIBINONG TAHUN 2018 Aulia Fitriani; Indira Chotimah; Siti Khodijah Parinduri
PROMOTOR Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v3i2.4164

Abstract

Ketersediaan barang alat tulis kantor prioritas (continuous form) di RSUD Cibinong tahun 2018 adalah sebesar 73% dari total kebutuhan. Kebutuhan barang alat tulis kantor prioritas yang belum terpenuhi adalah sebesar 27%, hal ini mengakibatkan terganggunya proses pelayanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran input, proses dan output pada gudang (logistik). Metodologi penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan sistem untuk menganalisis logistik alat tulis kantor. Penelitian ini terdiri dari 5 informan yaitu 2 staf gudang logistik, 1 penanggung jawab UPBJ, 1 penanggung jawab PPTK, dan 1 informan kunci yaitu kepala gudang logistik. Pengumpulan data dengan cara wawancara dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan SDM sudah mencukupi, fasilitas sudah sesuai kategori di ruangan. Ketersediaan, kelengkapan dan kondisi mesin sudah cukup baik. Prosedur sudah disosialisasikan, supplier tergolong baik. Gambaran perencanaan dan penetapan kebutuhan mengacu prosedur yang berlaku, pengadaan sudah berjalan baik, penyimpanan barang sudah berjalan efektif, pendistribusian belum efektif, pengendalian barang alat tulis kantor yaitu membagi stok yang tersedia digudang kepada bagian yang menggunakannya. Gambaran output menunjukan ketersediaan barang masih ada masalah terkait dengan ketersediaan barang di gudang. Disarankan proses perencanaan dan penetapan kebutuhan mengacu prosedur yang berlaku, RSUD Cibinong harus mencari supplier yang menyediakan barang sekali jadi, memaksimalkan tempat dan mengajukan kebutuhan untuk ruang khusus penyimpanan barang. Proses pendistribusian barang alat tulis kantor prioritas (continuous form) jangan sampai mengalami kekosongan, proses pengendalian dilakukan dengan suatu perencanaan yang matang dan berkoordinasi dengan PPTK dan membuat laporan untuk alat tulis kantor prioritas (continuous form) secara rutin setiap bulannya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS KARADENAN KECAMATAN CIBINONG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Maya Rahmayati Matondang; T Abdul Madjid; Indira Chotimah
PROMOTOR Vol 2, No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2240

Abstract

Service quality yang tinggi merupakan faktor terpenting agar tercapainya mutu pelayanan kesehatan. Beberapa faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan adalah faktor tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan mutu pelayanan kesehatan di puskesmaskaradenan kecamatan cibinong kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 2.449 pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 responden dengan teknik purposive sampling.Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Cara yang digunakan dalam menganalisa data menggunakan perangkat lunak aplikasi statistik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor tangibles (p-value = 0,372), faktor reliability (p-value = 0,176), dan faktor responsiveness(p-value = 0,594) tidak terdapat hubungan dengan mutu pelayanan kesehatandi puskesmas karadenan. Sedangkan faktor assurance (p-value = 0,001), dan faktor emphaty (pvalue = 0,001) terdapat hubungan dengan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas karadenan. Simpulan dalam penelitian ini yaitu pada variabel faktor tangibles, faktor reliability, dan faktor responsiveness tidak terdapat hubungan dengan mutu pelayanan kesehatan. Sedangkan pada variabel faktor assurance dan faktor emphaty terdapat hubungan dengan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas karadenan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN IMUNISASI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KAMPUNG CIBUNGBULANG DAN KAMPUNG LEUWEUNGKOLOT Irmalasari .; Siti Khodijah Parinduri; Indira Chotimah
PROMOTOR Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6149

Abstract

Imunisasi merupakan upaya pencegahan yang telah berhasil menurunkan morbiditas (angka kesakitan) dan mortalitas (angka kematian) penyakit infeksi pada bayi dan anak. Pada masa pandemi COVID-19 diberbagai daerah jadwal imunisasi mengalami penundaan sehingga menyebabkan cakupan Imunisasi pada bulan Januari sampai April 2020 yang dibandingkan dengan 2019 pada kurun waktu yang sama menunjukan penurunan mulai dari 0.5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan imunisasi pada masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional, jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 102 orang yang merupakan ibu yang memiliki bayi usia dari (0-2 tahun), pengambilan sampel menggunakan teknik propotional sample, instrument yang digunakan berupa kuesioner, analisis data menggunakan uji chi-square, hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh antara kategori pengetahuan (p-value = 0,027), sikap (p-value = 0,002), serta tidak ada pengaruh antara peran petugas kesehatan (p-value = 0,062), dan akses (p-value = 1,000) dengan kunjungan imunisasi pada masa pandemi COVID-19. Bagi Puskesmas disarankan Membuat iklan layanan petunjuk teknis pelayanan imunisasi pada masa pandemi COVID-19, bagi peran petugas kesehatan Melakukan promosi kesehatan ke dasa-desa mengenai pentingnya imunisasi pada masa pandemi COVID-19 dan penerapan protokol kesehatan dengan cara 5M, bagi mahasiswa Diharapkan dapat mengembangkan penelitian yang serupa dengan variabel dan jumlah sampel yang berbeda.
Co-Authors ., Efawati ., Efawati ., Irmalasari ., Megawaty ., Muflihuddin Abdul Madjid Abdul Madjid Adriansyah, Riki Ainun Yakin Akbar Fauzan Amalia Nurazizah Amalia Suryani Anggraini, Deti Anjas Wiranata Annas, Fadlhi Anuraga Kusumah Arifah Nurzakiyah Asri Masitha Arsyati Aulia Fitriani Aulia Fitriani, Aulia Ayu Safitri, Rezki Dita Erdini Dwi Astuti, Linda Dwiputra, Muhammad Andika Elisa Sri Puji Lestari Enih Maryanih Eny Dwimawati Erdini, Dita Fadlhi Annas Fauzan, Akbar Fenny Raharyanti Firda Tri Aulia Hidana, Rachma Hikmah, Zakiyah Nurul Hilda Septania Sapari Hilmawati, Silvia Husnah Maryati Husnah Maryati Ida Farida Ida Farida Ikhram, Ainal Irmalasari . Isma Lianira Mutmaina Julianti, Nur Fitri Kartika Agustika Kartini Khoirunnisah Kartini Khoirunnisah Khoirunnisah, Kartini Kholidjah Parinduri, Siti Lianira Mutmaina, Isma Linda Dwi Astuti Lisna Maulina Madjid, T. Abdul Maharani Mahdiyah Safira Mardiana, Nena Maryanih, Enih Maryati, Husnah Masitha Arsyati, Asri Matondang, Maya Rahmayati Maulina, Lisna Maya Rahmayati Matondang Megawaty . Meilina, Winda Meilina, Winda Nabilah, Siti Narendrani, Syabilla Nena Mardiana Nur Fitri Julianti Nurazizah, Amalia Nurislamiyati, Fitri Nurislamiyati, Fitri Oktaviani, Sari Padilah, Siti Rahmah Nurul Putri Utami Putri Utami, Putri Rachma Hidana Ratih Fatimah Rezki Ayu Safitri Riki Adriansyah Rohimah Kumullah, Siti Rohimah Kumullah, Siti Sari Oktaviani Silvia Hilmawati Siti Khodijah Parinduri Siti Kholidjah Parinduri Siti Nabilah Siti Rahmah Nurul Padilah Siti Wahiyah Sri Puji Lestari, Elisa Suci Pujiati Suryani, Amalia Syabilla Narendrani Tri Aulia, Firda Try Melliniawati Utami, Imanda Rizkatria Wahiyah, Siti Wiranata, Anjas Wirda Syari Yakin, Ainun Yoga Yuniadi Zahrah Syilvia Handayani