Chotimah, Indira
Universitas Ibn Khaldun

Published : 81 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN PENCARIAN PENGOBATAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR Narendrani, Syabilla; Arsyati, Asri Masitha; Chotimah, Indira
PROMOTOR Vol 2 No 6 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i6.3141

Abstract

Menurut Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan pasal 1 poin pertama.Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual, maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi, kemudian pada pasal 1 poin ke-7 fasilitas pelayanan digunakan untuk menyeleggarakan pelayanan kesehatan, baik peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif), dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif). Perilaku pencarian pengobatan telah diefinisikan sebagai kegiatan yang dilakukan oleh individu yang menganggap diri mereka memiliki masalah kesehatan atau sakit dan dimaksudkan untuk menemukan pengobatan yang tepat (Mackian, 2003).
GAMBARAN KELENGKAPAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RSUD KOTA BOGOR TAHUN 2019 Wiranata, Anjas; Chotimah, Indira
PROMOTOR Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.371 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i2.4161

Abstract

Rumah sakit merupakan unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan yang bertanggung jawab menyelenggarakan membangun kesehatan di sebagian wilayah. Rekam medis merupakan salah satu berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain kepada pasien pada sarana pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penilaian kelengkapan dokumen rekam medis di RSUD Kota Bogor Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah petugas yang melaporkan dokumen rekam medis dengan jumlah informan 7 orang. Rancangan Analisa menggunakan triangulasi data, triangulasi sumber dan triangulasi metode. Kerangka konsep dengan menggunakan teori sistem Azrul Azwar. Hasil penelitian komponen input masih belum memadai dan cukup untuk mendukung kegiatan rekam medis sehingga masih menggunakan system lembur kerja untuk menyelesaikan pekerjaan SOP yang berjalan diatas 70%. Komponen proses apabila dihitung secara keseluruhan kelengkapan dokumen rekam medis sudah mencapai 93,5%. Komponen output kelengkapan dokumen rekam medis di RSUD Kota Bogor masuk kategori cukup lengkap dan semua petugas setuju apabila ada sanksi yang diberlakukan untuk medisiplinkan tenaga medis yang selalu alpa dalam pengisian.
ANALISIS LOGISTIK DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN ALAT TULIS KANTOR PRIORITAS (CONTINUOUS FORM) PADA PELAYANAN DI RSUD CIBINONG TAHUN 2018 Fitriani, Aulia; Chotimah, Indira; Khodijah Parinduri, Siti
PROMOTOR Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.211 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i2.4164

Abstract

Ketersediaan barang alat tulis kantor prioritas (continuous form) di RSUD Cibinong tahun 2018 adalah sebesar 73% dari total kebutuhan. Kebutuhan barang alat tulis kantor prioritas yang belum terpenuhi adalah sebesar 27%, hal ini mengakibatkan terganggunya proses pelayanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran input, proses dan output pada gudang (logistik). Metodologi penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan sistem untuk menganalisis logistik alat tulis kantor. Penelitian ini terdiri dari 5 informan yaitu 2 staf gudang logistik, 1 penanggung jawab UPBJ, 1 penanggung jawab PPTK, dan 1 informan kunci yaitu kepala gudang logistik. Pengumpulan data dengan cara wawancara dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan SDM sudah mencukupi, fasilitas sudah sesuai kategori di ruangan. Ketersediaan, kelengkapan dan kondisi mesin sudah cukup baik. Prosedur sudah disosialisasikan, supplier tergolong baik. Gambaran perencanaan dan penetapan kebutuhan mengacu prosedur yang berlaku, pengadaan sudah berjalan baik, penyimpanan barang sudah berjalan efektif, pendistribusian belum efektif, pengendalian barang alat tulis kantor yaitu membagi stok yang tersedia digudang kepada bagian yang menggunakannya. Gambaran output menunjukan ketersediaan barang masih ada masalah terkait dengan ketersediaan barang di gudang. Disarankan proses perencanaan dan penetapan kebutuhan mengacu prosedur yang berlaku, RSUD Cibinong harus mencari supplier yang menyediakan barang sekali jadi, memaksimalkan tempat dan mengajukan kebutuhan untuk ruang khusus penyimpanan barang. Proses pendistribusian barang alat tulis kantor prioritas (continuous form) jangan sampai mengalami kekosongan, proses pengendalian dilakukan dengan suatu perencanaan yang matang dan berkoordinasi dengan PPTK dan membuat laporan untuk alat tulis kantor prioritas (continuous form) secara rutin setiap bulannya.
GAMBARAN CAKUPAN PENGEMBANGAN DESA SIAGA AKTIF DI PUSKESMAS SUKARAJA KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019 Adriansyah, Riki; Chotimah, Indira; Khodijah Parinduri, Siti
PROMOTOR Vol 3 No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v3i4.4197

Abstract

Desa Siaga dikembangkan sejak tahun 2006 sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 564/Menkes/SK/VIII/2006 tantang Pedoman Pelaksanaan Pengembangan Desa Siaga. Hasil evaluasi Kementerian Kesehatan pada tahun 2009 menentukan bahwa belum semua Desa dan Kelurahan Siaga tersebut belum mencapai kondisi Siaga Aktif yang sesungguhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengembangan desa siaga di wilayah kerja Puskesmas Sukaraja Kabupaten Bogor. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan data triangulasi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam. Gambaran Pengembangan Desa Siaga Aktif Di Puskesmas Sukaraja Kabupaten Bogor belum berjalan dengan baik pada desa siaganya, dan masih banyak desa siaga yang sudah tidak berjalan terutama di 6 desa. Dan desa siaga yang masih berjalan aktif hanya 1 desa yaitu desa gunung geulis yang ada diwilayah kerja puskesmas sukaraja.
ANALISIS MANAJEMEN LOGISTIK OBAT DI PUSKESMAS CIPAYUNG KOTA DEPOK PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2019 Hilmawati, Silvia; Chotimah, Indira; Dwimawati, Eny
PROMOTOR Vol 3 No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.172 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i4.4198

Abstract

Secara umum kebutuhan nasional adalah pemantauan terhadap ketersediaan obat dan BMHP di daerah, baik itu obat esensial, obat indikator maupun rekomendari dari Formularium Nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen logistik obat di Puskesmas Cipayung Kota Depok mulai dari unsur input, proses dan output. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan telaah dokumen dengan populasi sebanyak 47 orang dan jumlah informan 4 orang dengan menggunakan prinsip kecukupan dan kesesuaian mengenai penelitian. Instrumen yang digunakan adalah voice recorder dan daftar pertanyaan sebagai pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumber daya manusia yang berada di instalasi farmasi belum mencukupi, tempat penyimpanan logistik obat belum mencukupi dan untuk ketersediaan obat terkadang mengalami kekosongan dikarenakan stok yang tidak tersedia dan waktu tunggu pemesanan yang lama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sumber daya manusia dalam pengadaan obat di Puskesmas Cipayung Kota Depok belum mencukupi hal ini dapat menghambat proses pelayanan, serta gudang farmasi yang belum mencukupi dalam proses penyimpanan obat-obatan. Peneliti menyarankan agar sarana untuk penyimpanan obat diperbaiki serta penambahan sumber daya manusia di instalasi farmasi.
EVALUASI PROGRAM TB PARU DI PUSKESMAS CIAMPEA KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019 Erdini, Dita; Dwimawati, Eny; Chotimah, Indira
PROMOTOR Vol 3 No 5 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.429 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i5.4202

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menjadi tantangan global. Secara global TB tetap menjadi 10 penyebab kematian tertinggi di dunia. Di Puskesmas Ciampea pada lima tahun terakhir angka keberhasilan program TB Paru mengalami kenaikan dan penurunan. Angka keberhasilan program pada tahun 2018 sebesar 79%, dan angka keberhasilan program pada tahun 2019 sebesar 72% dari target 90% yang telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan informasi seacara mendalam mengenai Input, proses dan output pada program TB Paru di Puskesmas Ciampea Kabupaten Bogor tahun 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yang terdiri dari Kepala Tata Usaha Puskesmas Ciampea, Penanggungjawab program TB Paru, Analis kesehatan dan Apoteker. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara mendalam, daftar checklist observasi dan daftar checklist telaah dokumen. Hasil penelitian dari komponen input dalam program TB Paru di Puskesmas Ciampea belum optimal. Terdapat keterbatasan fasilitas pemeriksaan TCM tidak dapat dilakukan di Puskesmas Ciampea. Hasil dari komponen proses dalam program TB Paru di Puskesmas Ciampea belum optimal. Pencatatan dan pelaporan serta Cross check sering kali tidak tepat waktu sesuai jadwal. Sedangkan output dalam program TB di Puskesmas Ciampea dalam angka penemuan kasus sudah mencapai target sedangkan angka konversi dan angka kesembuhan belum mencapai target yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Error rate di Puskesmas Ciampea Kabupaten Bogor sebesar 1,8 persen. Dalam upaya meningkatkan keberhasilan program TB Paru di Puskesmas Ciampea Kabupaten Bogor maka diperlukan perbaikan yaitu dengan dibuat jadwal checklist cross check setiap minggunya agar tidak terjadi penumpukan berkas jika dilakukan pertiga bulan sekali. Juga diperlukan perbaikan dengan melakukan pencatatan dan pelaporan setiap harinya setelah pasien selesai pengobatan agar tidak terjadi penumpukan laporan. Dan diperlukan pula perencanaan terhadap pasien yang mangkir dalam pengobatan agar pasien tersebut tidak mangkir dari pengobatan dan menyelesaikan pengobatannya.
GAMBARAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN FARMASI POLI SARAF DI RUMAH SAKIT RUMAH SEHAT TERPADU DOMPET DHUAFA BOGOR ., Efawati; Chotimah, Indira; Masitha Arsyati, Asri
PROMOTOR Vol 3 No 5 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.568 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i5.4203

Abstract

Waktu tunggu dalam pelayanan farmasi terhadap kepuasan pasien merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi persepsi pasien terhadap mutu pelayanan di Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran waktu tunggu pelayanan farmasi dilihat dari aspek input,proses dan output.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif jenis rancangan studi kasus. Informan terdiri dari 10 orang. Instrumen penelitian yang di gunakan yaitu pedoman wawancara dan pedoman observasi perhitungan waktu. Hasil penelitian yang di dapat dari aspek input yaitu jumlah SDM yang ada belum mencukupi namun untuk latar belakang pendidikan sudah sesuai dengan standar yang ada, kebijakan alur proses pelayanan resep obat pasien pun tersedia, khususnya pada bagian farmasi berbeda dengan jumlah pasien hal ini mempengaruhi waktu tunggu pelayanan farmasi terhadap pasien. Berdasarkan aspek proses, proses yang ada sudah berjalan dengan baik sesuai prosedur yang ada. Sedangkan berdasarkan output waktu tunggu pelayanan farmasi masih tergolong lama yaitu 66 menit (1 jam 6 menit)untuk obat jadi dan 148 menit (2 jam 28 menit) untuk obat racik, tidak sesuai standar yang ada, hal ini di pengaruhi oleh SDM, Kebijkan dan Jumlah Pasien dengan penyebab utama yaitu SDM yang tidakmencukupi. Perlu adanya perhitungan beban kerja kepada petugas terkait sehingga dapat di ketahui jumlah petugas yang ideal.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PEGAWAI LOKET PENDAFTARAN DI RUMAH SAKIT "X” BOGOR TAHUN 2018 Khoirunnisah, Kartini; Chotimah, Indira; Maryati, Husnah
PROMOTOR Vol 3 No 6 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.507 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i6.5564

Abstract

Kinerja dan kepuasan pegawai saling behubungan dalam menghasilkan  pelayanan kesehatan sehingga berdampak pada kepuasan pasien. Tujuan  penelitian ini  umtuk mengetahui gambaran dan faktor-faktor yang behubungan dari faktor individu (umur, jenis kelamin, pendidikan, masa kerja), faktor motivasi (hubungan  antar  pribadi, sistem penghargaan, pengembangan karir) dan faktor organisasi (fasilitas dan sarana kerja dan supervisi) di Loket Pendaftaran Rumah Sakit "X” Bogor. Metode penelitian ini adalah penelitian   kuantitatif   dengan  desain  cross sectional yang  menggunakan  kuesioner  sebagai instrumen penelitian. Sampel penelitian ini berjumlah 31  responden  pegawai  loket pendaftaran dengan tehnik pengambilan sampel secara total sampling. Hasil penelit ian diperoleh bahwa sebagian  besar kinerja  pegawai  loket  pendaftaran  tergolong  baik  dengan  18 orang (58,1%) dan 13 orang (41,9%) kinerja kurang baik. Hasil analisis hubungan menujukkan bahwa variabel sistem penghargaan (p value 0,020 : OR 0,083) dan variabel fasilitas dan sarana kerja (p value 0,048 : OR 0,222), memiliki hubungan yang signifika n terhadap kinerja pegawai loket pendaftaran  di  Rumah  Sakit  "X”Bogor.  Diharapkan  dari  pihak Rumah  Sakit  "X”  Bogor  melakukan  evaluasi  terhadap  kinerja  dan  motivasi  kerja, serta menindaklanjuti  pengembangan  karir  pada pegawai  loket pendaftaran.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KADER JUMANTIK DALAM PEMBERANTASAN DBD DI PUSKESMAS KEDUNG BADAK KOTA BOGOR TAHUN 2019 Meilina, Winda; Madjid, T. Abdul; Chotimah, Indira
PROMOTOR Vol 3 No 6 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.685 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i6.5569

Abstract

Masalah yang terdapat di Indonesia adalah penyakit demam berdarah dengue (DBD) penyakit ini pertama kali terjadi di Surabaya dan Jakarta pada Tahun 1968 dengan jumlah kematian 24 orang. Kemudian jumlah kasus bertambah seiring dengan meluasnya daerah endemis DBD dimana tahun 2011 menyebar keseluruh Indonesia. Salah satu pencegahan DBD yaitu dengan menggerakkan kader juru pemantau jentik (jumantik). Kader jumantik adalah kelompok kerja kegiatan pemberantasan penyakit demam berdarah dengue di tingkat desa dalam wadah lembaga ketahanan masyarakat desa. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 35 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak  35 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan sampling jenuh. Alat yang digunakan dalam penelitian ini kuesioner. Dan cara analisa data menggunakan perangkat lunak aplikasi statistik.Hasil penelitian berdasarkan analisa data didapatkan bahwa terdapat hubungan anatara pembelajaran (p-value 0,005), kepemimpinan (p-value 0,041), sumber daya (p-value 0,027) dan imbalan (p-value 0,050) terhadap kinerja kader jumantik dan tidak ada hubungan antara umur (p-value 0,440), pendidikan (p-value 0,130), lama kerja  (p-value  0,961), motivasi (p-value 0,1000) dan sikap (p-value 0,352) terhadap kinerja kader jumantik. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan antara pembelajaran, kepemimpinan, sumber daya, imbalan terhadap terhadap kinerja kader jumantik. Dan tidak ada hubungan antara umur, pendidikan, lama kerja, motivasi dan sikap. Saran yang dapat diberikan yaitu agar meningkatkan starategi dalam program pemberantasan sarang nyamuk meningkatkan koordinasi dan pertemuan rutin dengan kader jumantik.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEKARWANGI KOTA BOGOR TAHUN 2019 Maryanih, Enih; Maryati, Husnah; Chotimah, Indira
PROMOTOR Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.227 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i1.5571

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain pada bayi berumur nol sampai enam bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Mekarwangi Kota Bogor. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan populasi berjumlah 796 bayi dari data di wilayah kerja Puskesmas Mekarwangi Kota Bogor pada bulan oktober 2019. Teknik sampling yang di gunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 89 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner, dan teknik analisa data menggunakan cross sectional. Dari hasil penelitian terhadap 89 responden didapatkan faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif yaitu adanya faktor usia 59 responden (66,3%), faktor pendidikan 59 responden (66,3%), faktor pekerjaan 71 responden (79,8%),   faktor   penghasilan   48   responden   (53,9%),   faktor   pengetahuan 58 responden (65,2%), faktor sikap 58 responden (65,2%), faktor perilaku 61 responden (68,5%), dan faktor riwayat pemberian ASI 85 responden (95,5%). Hasil penelitian merekomendasi untuk penelitian selanjutnya diharapkan menindak lanjuti faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif.
Co-Authors ., Efawati ., Efawati ., Irmalasari ., Megawaty ., Muflihuddin Abdul Madjid Abdul Madjid Adriansyah, Riki Ainun Yakin Akbar Fauzan Amalia Nurazizah Amalia Suryani Anggraini, Deti Anjas Wiranata Annas, Fadlhi Anuraga Kusumah Arifah Nurzakiyah Asri Masitha Arsyati Aulia Fitriani Aulia Fitriani, Aulia Ayu Safitri, Rezki Dita Erdini Dwi Astuti, Linda Dwiputra, Muhammad Andika Elisa Sri Puji Lestari Enih Maryanih Eny Dwimawati Erdini, Dita Fadlhi Annas Fauzan, Akbar Fenny Raharyanti Firda Tri Aulia Hidana, Rachma Hikmah, Zakiyah Nurul Hilda Septania Sapari Hilmawati, Silvia Husnah Maryati Husnah Maryati Ida Farida Ida Farida Ikhram, Ainal Irmalasari . Isma Lianira Mutmaina Julianti, Nur Fitri Kartika Agustika Kartini Khoirunnisah Kartini Khoirunnisah Khoirunnisah, Kartini Kholidjah Parinduri, Siti Lianira Mutmaina, Isma Linda Dwi Astuti Lisna Maulina Madjid, T. Abdul Maharani Mahdiyah Safira Mardiana, Nena Maryanih, Enih Maryati, Husnah Masitha Arsyati, Asri Matondang, Maya Rahmayati Maulina, Lisna Maya Rahmayati Matondang Megawaty . Meilina, Winda Meilina, Winda Nabilah, Siti Narendrani, Syabilla Nena Mardiana Nur Fitri Julianti Nurazizah, Amalia Nurislamiyati, Fitri Nurislamiyati, Fitri Oktaviani, Sari Padilah, Siti Rahmah Nurul Putri Utami Putri Utami, Putri Rachma Hidana Ratih Fatimah Rezki Ayu Safitri Riki Adriansyah Rohimah Kumullah, Siti Rohimah Kumullah, Siti Sari Oktaviani Silvia Hilmawati Siti Khodijah Parinduri Siti Kholidjah Parinduri Siti Nabilah Siti Rahmah Nurul Padilah Siti Wahiyah Sri Puji Lestari, Elisa Suci Pujiati Suryani, Amalia Syabilla Narendrani Tri Aulia, Firda Try Melliniawati Utami, Imanda Rizkatria Wahiyah, Siti Wiranata, Anjas Wirda Syari Yakin, Ainun Yoga Yuniadi Zahrah Syilvia Handayani