Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Ibu Hamil yang Mengikuti Kelas Ibu Prenatal dalam Pencegahan Kehamilan Berisiko Tinggi di Puskesmas Padang Matinggi Kota Padangsidimpuan: Factors Related To Behavior Of Pregnant Women Who Take Prenatal Classes In Prevention Of High Risk Pregnancy At Puskesmas Padang Matinggi Padang Sidempuan City Aulia Putri; Alprida Harahap; Anto J. Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3929

Abstract

Latar belakang: Prevalensi angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih tinggi. Hal ini disebabkan tingginya kehamilan berisiko yang disebabkan oleh berbagai factor gangguan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu hamil yang mengikuti kelas ibu prenatal dalam pencegahan kehamilan berisiko tinggi. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study yang dilakukan di Puskesmas Padang Matinggi pada bulan Juli 2022 sampai dengan bulan Februari 2023. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang mengikuti kelas ibu prenatal sebanyak 895 ibu hamil dan besar sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin sebanyak 276 ibu hamil dengan pengambilan sampel secara accidental sampling. Pengumpulan dan pengelohan data yang digunakan merupakan data primer dan sekunder menggunakan kuesioner, serta analisis statistik dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,017), sikap (p=0,001), dukungan keluarga (p=0,014) dan peran tenaga kesehatan (p=0,001) berhubungan dengan perilaku ibu hamil yang mengikuti kelas ibu prenatal dalam pencegahan kehamilan berisiko tinggi dan variabel yang tidak berhubungan adalah pekerjaan(p=0,340), serta sikap merupakan variabel yang paling berhubungan dengan Exp (B)=27,622. Kesimpulan: Kesimpulan diperoleh bahwa pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan merupakan faktor penyebab perilaku ibu hamil yang mengikuti kelas ibu prenatal dalam pencegahan kehamilan berisiko tinggi, sehingga diperlukan upaya edukasi terprogram terkait kelas prenatal yang berkelanjutan
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penggunaan APD pada Petugas Pengelolaan Limbah B3 di Rumah Sakit Umum Pandan Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga : Factors Relating to Ppe Using Behavior of B3 Waste Management Workers at Pandan General Hospital Tapanuli Central and Sibolga City Rahimudin Mufti Lubis; Alprida Harahap; Haslinah Ahmad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.4164

Abstract

Latar belakang: Alat pelindung diri merupakan suatu kelengkapan sesuai bahaya dan resiko kerja yang wajib digunakan padaa saat bekerja untuk menjaga keselamatan pekerja dan orang lain yang ada disekitarnya. Adapun jenis-jenis alat pelindung diri yang disediakan yaitu : alat pelindung mata dan muka (Goggles dan Tameng), alat pelindung kepala (Topi dan Helm), alat pelindung telinga (Sumbat Telinga dan Penutup Telinga), alat pelindung pernapasan (Masker dan Respirator), alat pelindung tangan (Sarung Tangan), alat pelindung kaki (Sepatu Kerja) dan alat pelindung badan/tubuh (Pakaian Pelindung). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada petugas pengelolaan limbah B3 Di Rumah Sakit Umum Daerah Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dan sampel petugas Limbah yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Pandan dengan total 20 petugas. Teknik pengembilan sampel menggunakan total sampel (exhaustive sampling) serta analisis data menggunakan chi square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0,010), tindakan (p=0,006),. Sedangkan variabel yang paling berpengaruh adalah pengetahuan (Exp(B)= 2,589). Kesimpulan: Kesimpulan yang diperoleh bahwa perilaku K3 oleh petugas limbah dalam penggunaan APD sangat dipengaruhi pengetahuan, sikap dan tindakan. Diharapkan kepada setiap petugas limbah B3 yang ada dirumah sakit agar patuh dan selalu memakai APD lengkap dalam pengolaan limbah B3