Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ADOPSI INOVASI PENGOLAHAN LIMBAH USAHA TERNAK SAPI Afriani H; Adriani Adriani; Firmansyah Firmansyah; Bagus Pramusintho
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 7, No 1: Juni 2023
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v7i1.1072

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis adopsi inovasi pengolahan limbah usaha ternak sapi menjadi pupuk organik padat, biourin, dan biogas, serta untuk menganalisis karakteristik inovasi yang mempengaruhi adopsi inovasi pengolahan limbah usaha ternak sapi. Tulisan ini menggunakan metode literature review.  Data dan pembahasan bersumber dari literatur, jurnal bereputasi, jurnal nasional terakreditasi dan hasil-hasil penelitian. Data-data yang telah terkumpul disajikan dalam  bentuk deskripsi dan selanjutnya dilakukan analisis dan sintesis literatur. Berdasarkan  pembahasan dapat disimpulkan bahwa adopsi inovasi pengolahan limbah usaha ternak sapi oleh peternak masih beragam mulai dari teknologi yang sederhana (pupuk kandang) hingga yang kompleks (kompos, biogas dan biourin). Karakteristik inovasi mempengaruhi adopsi inovasi pengolahan limbah usaha ternak sapi.
Time efficiency of catch landing using Sondong catcher at fish landing base Dumai City, Riau Province M. Hariski; Muhammad Asshiddiqi; Adriani Adriani
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP Vol. 7 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jitpt.7.2.2022.42413

Abstract

Efficiency is important in landing with the aim that the catch as soon as possible reaches the hands of consumers in good quality condition. Sondong fishing gear is a type of active fishing gear with an application process that is not too long so it is useful for maintaining the quality of shrimp because shrimp have organoleptic properties that rot quickly. The purpose of this study was to determine the efficiency level of landing time of catches using sondong fishing gear at the Fish Landing Base, Dumai City, Riau Province. The research was carried out at the Fish Landing Base, Dumai City, Riau Province, from June 5-25, 2021. The material in the research object was a sondong fishing boat, while the equipment needed was stationery, a stopwatch, a camera, and a laptop. The data collected are basic data, namely unloading time, effective time, wasted time, and supporting data, namely fleet size (GT), number of fish landed (kg), number of unloading personnel (people), and age of activity actors (years). The efficiency of the landing time of the catch using sondong fishing gear at the fish landing base in the city of Dumai is classified into the less efficient category, while the factors that influence fishing productivity are fishing experience, crew, and fishing time.
Kecernaan In-Sacco Bahan Kering, Bahan Organik, Dan Serat Kasar Daun Bangun-Bangun (Coleus amboinicus L) Yang Diproteksi Kapsul, Saponin Dan Tanin Yusuf Amirullah Luber; M Afdal; A. Adriani; D Darlis
Wahana Peternakan Vol. 6 No. 1 (2022): Wahana Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v6i1.537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecernaan BK, BO dan SK pada daun bangun-bangun (Coleus amboinicus L) setelah dilakukan proteksi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah memproteksi daun bangun-bangun P0 daun bangun-bagun tanpa perlakuan, P1 daun bangun-bangun di proteksi dengan kapsul, P2 daun bangun- bangun di proteksi daun kembang sepatu (saponin), P3 daun bangun-bangun di proteksi batang pisang (tanin). Peubah yang diamati yaitu kecernaan bahan kering (KcBK), kecernaan bahan organik (KcBO), dan kecernaan serat kasar (KcSK). Data diperoleh dianalisis dengan analisis ragam. Jika berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proteksi menggunakan kapsul, saponin dan tanin berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap KcBK, KcBO, dan KcSK daun bngun-bangun lebih lanjut terlihat pada P2 menunjukkan hasil yang baik dibandingkan P0, P1 dan P3. Hasil terbaik dicapai pada P2 yaitu proteksi menggunakan saponin yang di ekstrak dari daun kembang sepatu dengan hasil kecernaan BK (83,56%), BO (83,61%), SK (83,02%) Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahan proteksi berupa saponin dapat memproteksi daun bangun-bangun dengan baik.
PENERAPAN TEKNOLOGI PAKAN FERMENTASI PELEPAH SAWIT DAN LUMPUR SAWIT SEBAGAI PAKAN SAPI KELOMPOK TANI KARYA TRANS MANNDIRI DESA DATARAN KEMPAS Adriani, Adriani; Novra, Ardi; Yurleni, Yurleni; Andayani, Jul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jpmp.v8i2.7247

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak mengenai teknologi mengolah limbah menjadi pakan fermentasi dari pelepah  sawit dan lumpur  sawit.  Kelompok tani Karya Trans Mandiri menjadi  mitra kegiatan karena memiliki sapi dan kebun kelapa sawit yang memadai. Luas kebun kelapa sawit  kelompok 78 ha sebagai penghasil  pelepah sawit.  Kelompok tani sangat mendukung dan berkomitmen mensukseskan kegiatan ini. Kegiatan pengabdian dilakukan yaitu  fermentasi   pelepah sawit  dan lumpur sawit. Pakan fermentasi ini digunakan untuk ternak sapi. Kegiatan pengabdian ini berkoordinasi dengan kepala desa, PPL dan dan anggota kelompok.  Kegiatan pengabdian dimulai dengan koordinasi, penyuluhan, praktek,  pendampingan, monitoring dan evaluasi. Pakan fermentasi yang dihasilkan diberikan kepada ternak sapi. Pelaksanaan kegiatan berupa transfer ilmu pengetahuan mengenai pakan fermentasi dilakukan penyuluhan dan praktek pembuatan  fermentasi pakan  dari pelepah sawit dan lumpur sawit. Pada kegiatan ini dilakukan pembuatan rumah  pakan, penyediaan drum untuk fermentasi  penerapannya kepada ternak sapi. Kesimpulan penelitian bahwa peternak sudah memproduksi  pakan fermentasi dari pelepah   dan  lumpur sawit untuk sapi milik kelompok.
Peningkatan Produksi Susu Kambing Peranakan Etawah Melalui Pemberian Coleus amboinicus Lour dan Sauropus androgynus L. Merr Adriani Adriani; Sri Novianti; Fatati Fatati
Jurnal Agripet Vol 21, No 1 (2021): Volume 21, No. 1, April 2021
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v21i1.18070

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Coleus amboinicus L. (daun bangun-bangun) dan Sauropus androgynus L. Merr (daun katuk) terhadap produksi susu kambing Peranakan Etawah. Enam belas ekor kambing Peranakan Etawah laktasi digunakan pada penelitian ini dengan rancangan acak kelompok 4 x 4. Perlakuan P0 = 30% konsentrat +70% hijauan, P1= P0+6 g/kg BK Coleus amboinicus L., P2 = P0+6 g/kg BK Sauropus androgynus L. Merr, dan P3 =3 g/kg BK Coleus amboinicus L. +3 g/kg BK Sauropus androgynus L. Merr. Peubah yang diamati adalah konsumsi ransum (bahan kering, protein kasar, lemak kasar, serat kasar, Ca dan P), produksi susu dan kualitas susu (bahan kering, bahan kering tanpa lemak, lemak, protein, casein dan berat jenis). Data dianalisis menggunakan ANOVA, jika berbeda nyata antar perlakuan dilakukan uji lanjut berganda Duncan. Perlakuan pemberian Coleus amboinicus L. dan Sauropus androgynus L. Merr tidak memengaruhi konsumsi bahan kering (BK) pakan, protein kasar (PK), lemak kasar (LK), serat kasar (SK), Ca dan P (P0,05). Perlakuan Coleus amboinicus L. dan Sauropus androgynus L. Merr dapat meningkatkan produksi susu (P0,05), namun tidak memengaruhi kualitas susu (bahan kering, bahan kering tanpa lemak, lemak, protein dan casein) (P0.05) dan sangat nyata memengaruhi berat jenis (BJ) susu kambing Peranakan Etawah (P0,01). Disimpulkan bahwa pemberian Coleus amboinicus L. dan Sauropus androgynus L. Merr dapat meningkatkan produksi susu, tetapi tidak memengaruhi konsumsi ransum dan kualitas susu. (Increased production of Etawah cross-breed goat milk by giving Coleus amboinicus Lour and Sauropus androgynus L. Merr) ABSTRACT. This study intended to determine the effect of Coleus amboinicus L. and Sauropus androgynus L. Mers on Etawah crossbreed goat milk production. Sixteen lactating Etawah crossbred goats were used in the 4 x 4 randomized block experiment consisted of four treatments, P0 = 30% concentrate + 70% forage, P1 = P0 + 6 g/kg Coleus amboinicus L., P2 = P0 + 6 g/kg Sauropus androgynus L. Merr and P3 = 3 g/kg Coleus amboinicus L. + 3 g/kg Sauropus androgynus L. Merr on dry matter basis. The variables measured were consumption (dry matter, crude protein, crude fat, crude fiber, Ca and P), milk production and milk quality (dry matter, milk solid non fat, protein, specific gravity). Data were analyzed by ANOVA, if there were differences between treatments, Duncan's multiple-test was carried out. The result showed that, the addition of Coleus amboinicus L. and Sauropus androgynus L. Merr in ration did not affect dry matter consumption, crude protein, crude fat, crude fiber, Ca and P (P0.05). Coleus amboinicus L and Sauropus androgynus L. Merr significantly increased milk production (P0.05), and highly affected specific gravity of Etawah crossbreed goat milk (P 0.01), but did not affect milk quality (dry matter, dry ingredients non fat, protein fat and casein) (P0.05). It could be concluded that the addition of Coleus amboinicus L. and Sauropus androgynus L. Merr increased milk production, but did not affect consumption and milk quality.
Development of Environmentally Friendly Schools to Optimize the Business of Farmer in Processing Livestock Waste Adriani Adriani; Mairizal Mairizal; Elyanti Elyanti; Yurleni Yurleni; M Yuda Ramdani; Lasno Lasno; Suhandra Suhandra
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i4.11748

Abstract

This environmentally friendly school development activity is a collaboration between PUI PT Sifas (Sustainable Integrated Farming System) Universitas Jambi, with PetroChina International Jabung Ltd, and related East Tanjung Jabung Regency agencies. This activity aims to optimize the processing of livestock waste to support environmentally friendly agriculture with a zero-waste concept.  However, the obstacles faced in waste processing are that the biogas installation needs to be fixed, there are no results of compost and biourine nutrient analysis yet, the compost does not have a registered trademark. It is hoped that the group will become a training and demonstration center for environmentally friendly agriculture. This community service activities used the PAR (Participatory Action Research) approach, namely service activities that involve active community participation, starting with coordination, training, creating environmentally friendly schools, product improvement and implementation. This activity included counselling, training and building environmentally friendly schools. All activities included optimizing compost, biogas and biourine processing equipment, carrying out nutrient analysis of compost and biourine, and applying compost and biourine to plants. The extension was attended by 40 participants consisting of 35 members of farmer groups, 5 extension workers and representatives from the Department of Agriculture. Activities to improve biourine installations, compost processing, application of compost and biourine to plants. Applying compost and biourin can increase kale production by 26%, ginger by 16%, long beans by 12%, and eggplant by 14%. Local resources and adequate human resources support the development of an environmentally friendly school in Kota Baru village. Conclusion: SRL activities can have a social impact by growing participants' interest in applying compost and biourine to agricultural businesses, increasing production, reducing environmental impacts.
PENGGUNAAN PREBIOTIK MOS SEBAGAI PENGGANTI ANTIBIOTIK DALAM PEMELIHARAAN AYAM KAMPUNG UNGGUL DI KELOMPOK TANI TEMAN ABADI KELURAHAN MUDUNG LAUT Mairizal, Mairizal; Adriani, Adriani; Fahmida, Fahmida; Yusrizal, Yusrizal; Akmal, Akmal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jpmp.v9i2.7374

Abstract

Ayam Kampung Unggul merupakan ayam kampung yang memiliki kemampuan dalam menghasilkan daging dan telur dalam jangka waktu yang singkat. Penggunaaan prebiotik Manan Oligosakarida (MOS) dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti antibiotik tersebut karena MOS bersifat alami sehingga jauh lebih aman untuk konsumen. Kelompok tani Teman Abadi di Kelurahan Mudung Laut Kecamatan Pelayangan Kota Jambi memiliki anggota kelompok yang sebahagian besar mata pencahariannya bertani. Tujuan kegiatan pengabdian (PPM) adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pemanfaatan prebiotik MOS bagi anggota kelompok tani Teman Abadi dalam pemeliharaan ayam KUB agar produktivitas ternaknya dapat meningkat. Kegiatan PPM ini menggunakan metode Participatory Rural Apraisal (PRA). Tahapan pelaksanaan kegiatan PPM yaitu tahapan persiapan, assessment kelayakan pelaksanakan dilapangan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan atau implementasi kegiatan dan kegiatan Monitoring serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan PPM menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memahami budidaya ayam KUB. Disamping itu, terjadi peningkatan pengetahuan anggota kelompok tani  tentang pemanfaatan prebiotic mannan oligosakarida (MOS) sebagai pengganti antibiotic. Kesimpulan kegiatan PPM adalah penyuluhan dan pelatiahn pemeliharaan ayam KUB dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam usaha beternak ayam KUB di kelompok tani Teman Abadi Kelurahan Mudung Laut, Kota Jambi.
ANALISIS PENGARUH PENDAMPINGAN KELUARGA TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU GIZI IBU BALITA KOMUNITAS SAD DI JAMBI Ummi Kalsum; Dwi Noerjoedianto; Rizki Ibnu Rahmad; Hendra Dhermawan Sitanggang; Helmi Suryani Nasution; M. Ridwan; Rd. Halim; Haryadi Haryadi; Adriani Adriani; Jodion Siburian; Sri Rahayu; Praditia Eko Prasetyo Utomo; Renny Listiawaty
FORTE JOURNAL Vol 4 No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v4i2.906

Abstract

Masalah gizi masih cukup tinggi di Indonesia dan juga Provinsi Jambi baik itu permasalahan gizi kurang dan stunting. Permasalahan gizi balita juga ditemukan pada komunitas Suku Anak Dalam dan masih cukup tinggi. Hal ini dikarenakan rendahnya pengetahuan dan perilaku gizi. Tujuan penelitian adalah menilai efektivitas pendampingan dan edukasi kepada ibu balita komunitas SAD terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku gizi ibu balita SAD di desa Dwi Karya Bakti Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Metode penelitian adalah Mixed Method dengan rancangan Sequential Eksplanatori yang dilakukan di permukiman komunitas SAD desa Dwi Karya Bakti. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi dan balita. Data dianalisis dengan t-paired test. Penelitian menemukan terdapat peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku ibu balita SAD tentang gizi setelah dilakukan pendampingan dan edukasi selama 6 bulan oleh mahasiswa studi independen (program MBKM). Peningkatan nilai rata-rata skor pengetahuan dan perilaku ibu tentang gizi terbukti signifikan dengan P-value masing-masing sebesar P= 0,000 untuk pengetahuan dan P=0,017 untuk perilaku antara sebelum dan sesudah dilakukan pendampingan. Disarankan untuk memberikan pendampingan dan edukasi yang rutin secara berkesinambungan kepada ibu balita komunitas SAD agar status gizi dan kesehatan ibu dan anak balita semakin meningkat.