Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Development of Environmentally Friendly Schools to Optimize the Business of Farmer in Processing Livestock Waste Adriani Adriani; Mairizal Mairizal; Elyanti Elyanti; Yurleni Yurleni; M Yuda Ramdani; Lasno Lasno; Suhandra Suhandra
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i4.11748

Abstract

This environmentally friendly school development activity is a collaboration between PUI PT Sifas (Sustainable Integrated Farming System) Universitas Jambi, with PetroChina International Jabung Ltd, and related East Tanjung Jabung Regency agencies. This activity aims to optimize the processing of livestock waste to support environmentally friendly agriculture with a zero-waste concept.  However, the obstacles faced in waste processing are that the biogas installation needs to be fixed, there are no results of compost and biourine nutrient analysis yet, the compost does not have a registered trademark. It is hoped that the group will become a training and demonstration center for environmentally friendly agriculture. This community service activities used the PAR (Participatory Action Research) approach, namely service activities that involve active community participation, starting with coordination, training, creating environmentally friendly schools, product improvement and implementation. This activity included counselling, training and building environmentally friendly schools. All activities included optimizing compost, biogas and biourine processing equipment, carrying out nutrient analysis of compost and biourine, and applying compost and biourine to plants. The extension was attended by 40 participants consisting of 35 members of farmer groups, 5 extension workers and representatives from the Department of Agriculture. Activities to improve biourine installations, compost processing, application of compost and biourine to plants. Applying compost and biourin can increase kale production by 26%, ginger by 16%, long beans by 12%, and eggplant by 14%. Local resources and adequate human resources support the development of an environmentally friendly school in Kota Baru village. Conclusion: SRL activities can have a social impact by growing participants' interest in applying compost and biourine to agricultural businesses, increasing production, reducing environmental impacts.
PENGGUNAAN PREBIOTIK MOS SEBAGAI PENGGANTI ANTIBIOTIK DALAM PEMELIHARAAN AYAM KAMPUNG UNGGUL DI KELOMPOK TANI TEMAN ABADI KELURAHAN MUDUNG LAUT Mairizal, Mairizal; Adriani, Adriani; Fahmida, Fahmida; Yusrizal, Yusrizal; Akmal, Akmal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jpmp.v9i2.7374

Abstract

Ayam Kampung Unggul merupakan ayam kampung yang memiliki kemampuan dalam menghasilkan daging dan telur dalam jangka waktu yang singkat. Penggunaaan prebiotik Manan Oligosakarida (MOS) dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti antibiotik tersebut karena MOS bersifat alami sehingga jauh lebih aman untuk konsumen. Kelompok tani Teman Abadi di Kelurahan Mudung Laut Kecamatan Pelayangan Kota Jambi memiliki anggota kelompok yang sebahagian besar mata pencahariannya bertani. Tujuan kegiatan pengabdian (PPM) adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pemanfaatan prebiotik MOS bagi anggota kelompok tani Teman Abadi dalam pemeliharaan ayam KUB agar produktivitas ternaknya dapat meningkat. Kegiatan PPM ini menggunakan metode Participatory Rural Apraisal (PRA). Tahapan pelaksanaan kegiatan PPM yaitu tahapan persiapan, assessment kelayakan pelaksanakan dilapangan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan atau implementasi kegiatan dan kegiatan Monitoring serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan PPM menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memahami budidaya ayam KUB. Disamping itu, terjadi peningkatan pengetahuan anggota kelompok tani  tentang pemanfaatan prebiotic mannan oligosakarida (MOS) sebagai pengganti antibiotic. Kesimpulan kegiatan PPM adalah penyuluhan dan pelatiahn pemeliharaan ayam KUB dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam usaha beternak ayam KUB di kelompok tani Teman Abadi Kelurahan Mudung Laut, Kota Jambi.
ANALISIS PENGARUH PENDAMPINGAN KELUARGA TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU GIZI IBU BALITA KOMUNITAS SAD DI JAMBI Ummi Kalsum; Dwi Noerjoedianto; Rizki Ibnu Rahmad; Hendra Dhermawan Sitanggang; Helmi Suryani Nasution; M. Ridwan; Rd. Halim; Haryadi Haryadi; Adriani Adriani; Jodion Siburian; Sri Rahayu; Praditia Eko Prasetyo Utomo; Renny Listiawaty
FORTE JOURNAL Vol 4 No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v4i2.906

Abstract

Masalah gizi masih cukup tinggi di Indonesia dan juga Provinsi Jambi baik itu permasalahan gizi kurang dan stunting. Permasalahan gizi balita juga ditemukan pada komunitas Suku Anak Dalam dan masih cukup tinggi. Hal ini dikarenakan rendahnya pengetahuan dan perilaku gizi. Tujuan penelitian adalah menilai efektivitas pendampingan dan edukasi kepada ibu balita komunitas SAD terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku gizi ibu balita SAD di desa Dwi Karya Bakti Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Metode penelitian adalah Mixed Method dengan rancangan Sequential Eksplanatori yang dilakukan di permukiman komunitas SAD desa Dwi Karya Bakti. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi dan balita. Data dianalisis dengan t-paired test. Penelitian menemukan terdapat peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku ibu balita SAD tentang gizi setelah dilakukan pendampingan dan edukasi selama 6 bulan oleh mahasiswa studi independen (program MBKM). Peningkatan nilai rata-rata skor pengetahuan dan perilaku ibu tentang gizi terbukti signifikan dengan P-value masing-masing sebesar P= 0,000 untuk pengetahuan dan P=0,017 untuk perilaku antara sebelum dan sesudah dilakukan pendampingan. Disarankan untuk memberikan pendampingan dan edukasi yang rutin secara berkesinambungan kepada ibu balita komunitas SAD agar status gizi dan kesehatan ibu dan anak balita semakin meningkat.