Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Cara Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Geografi Di Sma Negeri 2 Pekalongan Natakusuma, Adhitya; Suroso, Suroso; Hardati, Puji
Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A good study result supported by many factors, such as how students learn. Based on the data values of repeat daily students in geography subject (2016/2017), 181 of 277 students (65,34%) X IPS and 82 of 120 students (68,33%) XI IPS SMA Negeri 2 Pekalongan get value of geography subject has not yet reached the KKM. The purpose of the research to find out how student learning, results of students learning, influence of how to learn against students learning result. Analysis using descriptive frecuency to know how to students learn, results of student learning using descriptive analysis, influence of how to learn using simple linier regression analysis method. The results showed that how student learning generally already regular, the average of students learning result has not yet reached the value of KKM, influence how to student learn showed that the increase of how to learn against the results of the study is 0,51 with the positive regression coefficient. The conclusion of the research there is influence of how to students learn against students learning result in the geography subject. The advices are let students to choose the how to learn proper for themself, the teachers should pay attention to the results of student learning in geography subject. Hasil belajar yang baik didukung oleh banyak faktor, seperti cara belajar siswa. Berdasarkan data nilai ulangan harian siswa mata pelajaran geografi tahun 2016/2017 dapat diketahui bahwa 181 dari 277 (65,34%) siswa kelas X IPS dan 82 dari 120 (68,33%) siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Pekalongan mendapatkan nilai ulangan geografi yang belum mencapai KKM. Tujuan penelitian untuk mengetahui cara belajar siswa, hasil belajar siswa, pengaruh cara belajar terhadap hasil belajar siswa. Analisis data cara belajar menggunakan deskriptif frekuensi, hasil belajar siswa menggunakan analisis deskriptif, pengaruh cara belajar terhadap hasil belajar siswa menggunakan metode analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan cara belajar siswa secara keseluruhan sudah teratur, rata-rata nilai hasil belajar siswa belum mencapai nilai KKM, pengaruh kenaikan cara belajar terhadap hasil belajar siswa sebesar 0,51 dengan koefisien regresinya positif. Simpulan adalah terdapat pengaruh cara belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi. Saran adalah siswa hendaknya memilih cara belajar yang tepat, guru hendaknya memperhatikan hasil belajar siswa mata pelajaran geografi.
Data Kependudukan Sebagai Sumber Belajar Pembelajaran Geografi Dengan Metode Outdoor Learning Kelas Xi Ips Ma Al- Hidayah 1 Purwareja Klampok Wahyuningsih, Diyah; Hardati, Puji; Indrayati, Ariyani
Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research objective is to find out how the students’ activities and the learning results in learning Geography by using population data as a learning resources by applying the method of outdoor learning at MA Al-Hidayah 1 Purwareja Klampok. The variable in this research is the students’ activities and learning results. Data analysis method used is percentage descriptive method for students’ activities variable and test n-Gain for the learning results. The required data in this research are taken using the method of observation and test. The results of this research are students’ activities based on the highest stage of outdoor learning i.e. the activity of preparation with medium criteria with reaching the number of 69,70%. Students’ activities at the stage implementation is around 58,15% and post -implementation is around 62,12%. Based on the type of students’ activities showed that the lowest activity is oral activity with percentage of 46,67% and the highest activity is the observing activity with percentage of72,53%. Students’ learning results derived from pre-test and post-test with analysed using the test n-Gain and obtained a score of 0,3 and it contains at the low n-Gain criteria. Several factors in which influencing the low of students’ activities and learning results such as (1) there is the trace of playing while the implementation activity of outdoor learning (2) lack of confidence in students’ talking activity and (3) facilities and infrastructure are less supportive of learning process takes place. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktivitas siswa danhasil belajar dalam pembelajaran Geografi yang menggunakan data kependudukansebagai sumber belajar dengan menggunakan metode outdoor learning yang dilaksanakan di MA Al-Hidayah 1 Purwareja Klampok. Variabel dalam penelitian ini adalah aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif persentase untuk variabel aktivitas siswa dan uji n-Gain untuk hasil belajar. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini diambil menggunakan metode observasi dan tes. Hasil dari penelitian ini adalah aktivitas siswa berdasarkan tahapan outdoor learning yang paling tinggi yaitu aktivitas siswa pada tahap persiapan dengan kriteria sedang dengan angka 69,70 %. Aktivtitas siswa pada tahap pelaksanaan sebesar 58,15 % dan tahap pasca pelaksanaan sebesar 62,12%. Berdasarkan jenis aktivitas siswa hasil penelitan menunjukkan bahwa aktivitas yang paling rendah adalah aktivitas berbicara dengan persentase sebesar 46,67 % dan yang paling tinggi adalah aktivitas mengamati dengan persentase sebesar 72,53 %. Hasil belajar yang diperoleh siswa menunjukkan nilai n-Gain sebesar 0,3 dan termasuk kedalam kriteria n-Gain rendah. Faktor yang mempengaruhi rendahnya aktivitas siswa dan hasil belajar siswa antara lain (1) ada kesan main-main dari siswa pada saat kegiatan pelaksanaan outdoor learning, (2) kurangnya kepercayaan diri siswa dalam kegiatan berbicara dan (3) sarana dan prasarana yang kurang mendukung saat pembelajaran berlangsung.
Pengaruh Pendidikan, Usia Kawin Pertama, dan Lama Penggunaan Alat Kontrasepsi Terhadap Fertilitas di Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen Tahun 2017 Maharani, Evanita; Hardati, Puji; Putro, Saptono
Edu Geography Vol 6 No 1 (2018): Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aimed of this reasearch was to know about the education, the first age marriage of, the long time of women who got married use contraception, the fertility at Purbowangi and Semampir Village, to know the influence of education, first marriage age, and duration of use of contraceptives to fertility in Purbowangi Village and Semampir Village Buayan District Kebumen Regency. The popolation of this research at Purbowangi village was about 1961 people, at Semampir Village was about 450 people. The sample from Purbowangi Village was about 95 people, at Semampir was about 82 people. The methode was taken by random sampling. The data was collected by observation, questionaire, interview, analysed data was used General Fertility Rate, statistic deskription and double linier regression. The results of this research were the education of women fertility who have married at Purbowangi village was 9 years and Semampir Village was 8 years, the first age marriage of fertile women who have married at Purbowangi village was 19 years old and at Semampir village was 20 years old, the long time of fertile women who got married use contraception at Purbowangi village was 10 years and at Semampir village was 9 years, the mean fertility women who got married is 3 childs at Purbowangi village and Semampir village, the education variable and the variable of long time using contraception influenced the fertility at Purbowangi village, and the variable of time using contraception influenced the level of fertility at Semampir village. The conclusions of this research were the fertility at Semampir Village is more higher than Purbowangi village, the time of using contraseption influenced the fertility level of Purbowangi and Semampir village. The suggestions of this reaserch were the fertile women who got married should follow family planning program after childbirth Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pendidikan, mengetahui usia kawin pertama, mengetahui lama penggunaan alat kontrasepsi, mengetahui fertilitas wanita usia subur yang telah menikah di Desa Purbowangi dan Desa Semampir, mengetahui pengaruh pendidikan, usia kawin pertama, dan lama penggunaan alat kontrasepsi terhadap fertilitas di Desa Purbowangi dan Desa Semampir Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen. Populasi penelitian yaitu wanita usia suburdi Desa Purbowangi sebanyak 1961 orang, dan di Desa Semampir 450 orang. Sampel penelitian ini yaitu 95 orang di Desa Purbowangi dan 82 orang di Desa Semampir. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif. Analisis data menggunakan teknik Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian ini yaitu pendidikan wanita usia subur yang telah menikah di Desa Purbowangi yaitu 9 tahun dan Desa Semampir yaitu 8 tahun, usia kawin pertama wanita usia subur di Desa Purbowangi yaitu19 tahun dan Desa Semampir yaitu 20 tahun,lama penggunaan alat kontrasepsi di Desa Semampir yaitu 10 tahun dan Desa Semampir yaitu 9 tahun, rata-rata fertilitas wanita uisa subur di Desa Purbowangi dan Desa Semampir yaitu 3 anak, variabel pendidikan dan lama penggunaan alatkontrasepsi mempengaruhi fertilitas wanita usia subur di Desa Semampir sedangkan usia kawin pertama dan lama penggunaan alat kontrasepsi mempengaruhi fertilitas wanita usia subur di Desa Semampir. Kesimpulan lama pendidikan wanita usia subur yang telah menikah di Desa Purbowangi lebih lama 1 tahun daripada di Desa Semampir, lama penggunaan alat kontrasepsi sama-sama mempengaruhi tingkat fertilitas di Desa Purbowangi dan di Desa Semampir. Sarannya yaitu wanita usia subur yang telah menikah segera mengikuti program KB setelah masa nifas berhenti
Pengaruh Penyuluhan Tentang Sampah Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu Rumah Tangga (Anggota PKK) Dalam Mengelola Sampah Rumah Tangga Pada Permukiman Tradisional dan Permukiman Modern di Kelurahan Pudak Payung Maghfiroh, Siti Aida; Hardati, Puji; Arifien, Moch
Edu Geography Vol 6 No 2 (2018): Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The role of the community an important aspect in implementing waste management.The purpose of this research is to find knowledge, the attitudes and behavior housewives in managing of household waste before and after a extension programs know the influence of counseling to knowledge, the attitudes and behavior housewives in managing of household waste, know the comparison of the research in settlement traditional and settlement modern. Population in research it is a whole housewives (members of PKK) in kelurahan pudak payung which consisted of 11.145 people.The sample collection done to technique random sampling taken 10 %.Technique data collection used is chief, the test interview, observation and documentation.mdata analysis used in research is using the method of analysis t test. The research results show that counseling waste management can affect knowledge, the attitudes and behavior housewives(members of PKK)in manage of waste. Peran serta masyarakat merupakan aspek penting dalam melaksanakan pengelolaan sampah. Tujuan penelitian ini: (1) mengetahui pengetahuan, sikap dan perilaku ibu rumah tangga dalam mengelola sampah rumah tangga sebelum dan setelah mendapat penyuluhan, (2) mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku ibu rumah tangga dalam mengelola sampah rumah tangga, (3) mengetahui perbandingan hasil penelitian di permukiman tradisisonal dan permukiman modern. Populasinya adalah ibu rumah tangga (anggota PKK) di Kelurahan Pudak Payung. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Random Sampling yang diambil 10%. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis Uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penyuluhan Pengelolaan Sampah dapat mempengaruhi pengetahuan, sikap dan perilaku ibu rumah tangga (anggota PKK) dalam mengelola sampah. Dari hasil uji menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang bermakna penyuluhan pengelolaan sampah kepada ketiga variabel tersebut.
Submit in any of the following roles if you would like to be able to edit and publish this submission yourself: Journal manager Santoso, Budi Imam; Hardati, Puji; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 7 No 1 (2019): Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i1.30130

Abstract

Facilities and infrastructure are limited, the lack of jobs in Lebo Village causes residents to mobility to other areas. The purpose of this study is to determine the factors that cause residents to do mobility. This study uses a quantitative approach. The population of this study were all households in Lebo Village, which amounted to 1209 households. The sampling method uses Proposiate Area Random Sampling of 10% of the population and produced 120 households. Data collection techniques used are questionnaires, observation and documentation. The data analysis technique uses descriptive percentage (DP). The variables of this study are the driving and pulling factors that cause the population to do mobility.The results of this study indicate factors from Desa Lebo such as the lack of facilities and infrastructure, employment, low employment wages which caused residents to do mobility to other regions. Attractive factors from other areas such as more complete facilities and infrastructure, many jobs, higher wages, entertainment and tourism facilities available. Fasilitas sarana dan prasarana yang terbatas, kurangnya lapangan pekerjaan di Desa Lebo menyebabkan penduduk mobilitas ke daerah lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor yang menyebabkan penduduk melakukan mobilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini semua KK di Desa Lebo yang berjumlah 1209 KK. Metode pengambilan sampel menggunakan Propotionate Area Random Sampling sebesar 10% dari populasi dan dihasilkan 120 KK. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif presentase (DP). Variabel penelitian ini yaitu faktor pendorong dan penarik yang menyebabkan penduduk melakukan mobilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor dari Desa Lebo seperti kurangnya sarana dan prasarana, lapangan pekerjaan, upah pekerjaan rendah yang menyebabkan penduduk melakukan mobilitas ke daerah lain. Faktor penarik dari daerah lain seperti sarana dan prasarana lebih lengkap, lapangan pekerjaan banyak, upah pekerjaan lebih tinggi,tersedia tempat hiburan dan wisata.
Tingkat Pengetahuan Perajin Industri Kecil Genteng Di Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen Nurazizah, Sukma Muliana; Hardati, Puji
Edu Geography Vol 7 No 2 (2019): Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i2.30146

Abstract

Tile Small Industry have some practices that are detrimental to the nature conditions such as the large number of ex-pit holes and many flooded rice fields.This study aims to determine the level of knowledge of tile craftsmen small industry about the activities of tile small industry in Sruweng Subdistrict, Kebumen. The population in this study amounted to 364 tile craftsmen with a sample of 81 tile craftsmen. The sample collection method used was proportional area random sampling. Data collection tools and techniques use questionnaires and documentation. The variable in this study was the level of knowledge of tile craftsmen small industry. Data analysis techniques in this study used descriptive presentatif. Descriptive presentatif analysis with scoring method. The results showed that the level of knowledge of tile craftsmen in Sruweng Subdistrict was categorized as moderate (64.72%). Suggestion, it is necessary to increase the level of knowledge in tile small industry activities with do exactly training programs. Industri kecil genteng terdapat praktek-praktek yang merugikan kondisi alam seperti banyaknya bekas lubang bahan galian dan lahan sawah banyak yang tergenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan perajin industri kecil genteng tentang kegiatan industri kecil genteng di Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 364 perajin genteng di Kecamatan Sruweng dengan sampel 81 perajin genteng. Metode pengumpulan sampel yang digunakan adalah proportional area random sampling. Alat dan teknik pengambilan data menggunakan angket dan dokumentasi. Variabel dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan perajin genteng. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif presentase. Proses analisis menggunakan metode skoring. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan perajin industri kecil genteng tentang kegiatan industri kecil genteng di Kecamatan Sruweng termasuk dalam kategori sedang dengan presentase 62,53%. Hal ini berarti perlu ditingkatkan lagi pengetahuan dalam kegiatan industri kecil genteng dengan mengikuti berbagai pelatihan yang tepat.
Pelaksanaan Program Adiwiyata Berdasarkan Komponen Berbasis Lingkungan Irlansari, Anisa; Hardati, Puji
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33566

Abstract

Planting the character of environmental care is instilled in students as the next generation through the adiwiyata program. The purpose of this study was to determine the implementation of adiwiyata programs based on environment-based components. The population in this study were all students of SMA Negeri 1 Teras totaling 1,058 students. The sample technique used is simple random sampling by taking a sample of 3% and the results of the sample are 35 students. The variable in this study is the implementation of the adiwiyata program. The method of data collection uses the questionnaire method. The data analysis technique uses frequency statistical analysis. The results of the study show that the implementation of an environment-based curriculum gets results with high criteria because environmental learning is integrated into all subjects. Penanaman karakter peduli lingkungan ditanamkan kepada siswa sebagai generasi penerus bangsa melalui program adiwiyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program adiwiyata berdasarkan komponen berbasis lingkungan. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SMA Negeri 1 Teras sejumlah 1.058 siswa. Teknik sampel yang digunakan yaitu simple random sampling dengan mengambil sampel sebanyak 3% didapatkan hasil sampel sebanyak 35 siswa. Variabel dalam penelitian ini adalah pelaksanaan program adiwiyata. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan mendapat hasil dengan kriteria tinggi karena pembelajaran lingkungan hidup terintgerasi kesemua maat pelajaran.
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA DALAM MENDUKUNG UNNES MEWUJUDKAN VISI BERWAWASAN KONSERVASI SERTA FAKTOR YANG MENYEBABKAN TINGGI RENDAHNYA PENGETAHUAN MAHASISWA Kusumaningrum, Niken; Aji, Ananto; Hardati, Puji
Edu Geography Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v8i1.38501

Abstract

Unnes memiliki visi berwawasan konservasi dan bereputasi internasional dijadikan sebagai pedoman untuk berpikir, besikap, dan bertindak bagi seluruh warganya. Tujuan penelitian: 1) Mengukur tingkat pengetahuan mahasiswa dalam mendukung Unnes mewujudkan visi berwawasan konservasi; 2) Menganalisis faktor yang menyebabkan tinggi rendahnya tingkat pengetahuan mahasiswa. Populasi penelitian seluruh mahasiswa Unnes tahun ajaran 2015/2016 dari seluruh fakultas yang berjumlah 5.795 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan karakteristik mahasiswa tahun ajaran 2015/2016 pada masing-masing fakultas yang telah mengambil mata kuliah pendidikan konservasi dengan jumlah sampel 100 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan angket, observasi, dokumentasi dan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian: 1) Pengetahuan mahasiswa tergolong tinggi (78%). 2) Faktor internal yang menyebabkan tinggi rendanya pengetahuan mahasiswa adalah pendidikan (mata kuliah pendidikan konservasi), sedangkan faktor eksternalnya lingkungan (lingkungan kampus).
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Rencana Usia Menikah Anak di Kelurahan Teluk Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas Aldiantoto, Zendi; Hardati, Puji; Arifien, Moch
Edu Geography Vol 8 No 3 (2020): Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to identify the influence of parental education on the marriedplan of her child. The research method uses a quantitative approach. Data collectiontechniques using questionnaires, documentation, and interviews. Data analysis techniquesusing double regression analysis. Results showed that there was a significant influence onthe level of education on the plan to marry his son in the Gulf of South Purwokerto districtof Banyumas District. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh tingkatpendidikan orang tua terhadap rencana menikah anaknya. Metode penelitianmenggunakan pendekatan kuantittatif. Teknik pengumpulan datamenggunakan kuesioner, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis datamenggunakan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adapengaruh signifikan tingkat pendidikan terhadap rencana menikah anaknya diKeluarahan Teluk Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas.
Persebaran Hutan Mangrove dan Tingkat Pengetahuan Serta Perilaku Konservasi di Desa Dasun Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang Rosyadi, M Imron; Hardati, Puji; Haryanto, Haryanto
Edu Geography Vol 9 No 1 (2021): Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove are one of the plants that have many functions and benefits that require real knowledge and action so that the existence of mangrove remains sustainable. This study aims to: 1) describe the distribution of mangrove; 2) measureing the level of knowledge about mangroves; 3) knowing the behavior of mangrove conservation. The result of this study indicate that the distribution of mangrove has an elongated pattern following the Lasem River. With this distribution, mangrove provide protection for the ponds beside the river. Then for the level of knowledge about still being with a percentage score of 75,33% which belongs to the class percentage 55,56%-77,76%. But even though the level of knowledge is still moderate, the conservation behavior is high with a percentage score 79,21%. This is where the community’s awareness has begun to be built to protect and maintain existing mangroves because they are aware of having direct and indirect benefits and functions for present and future. Mangrove adalah salah satu tanaman yang memiliki banyak fungsi dan manfaat terutama untuk wilayah pesisir. Untuk dapat merasakan fungsi dan manfaat nya, di perlukan pengetahuan dan tindakan yang nyata agar keberadaan mangrove tersebut terjaga kelestariannya. Penelitian ini bertujuan: 1) mendiskripsikan persebaran mangrove; 2) mengukur tingkat pengetahuan tentang mangrove; 3) mengetahui perilaku konservasi mangrove. Hasil penelitian menunjukkan persebaran mangrove memiliki pola memanjang mengikuti pola aliran Sungai Lasem. Dengan persebaran seperti ini, mangrove memungkinkan menjadi pelindung untuk tambak yang berada di samping sungai. Kemudian untuk tingkat pengetahuan tentang mangrove masih sedang dengan skor presentase 75,33% yang masuk kelas prosentase 55,56%-77,76%. Namun meskipun tingkat pengetahuan sedang, perilaku konservasi nya termasuk tinggi dengan 79,21%. Disinilah kesadaran masyarakat sudah mulai terbangun untuk melindungi dan memlihara mangrove yang ada karena mereka sadar akan mempunyai manfaat dan fungsi secara langsung maupun tidak langsung untuk sekarang maupun masa yang akan datang
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Al-Hanif, Ervando Tommy Aldiantoto, Zendi Ananto Aji, Ananto Arifien, Moch Arifien, Moch Ariyani Indrayati Asrofah, Siti Asrofah, Siti Astuti, Andarweni Budi Sulistyo Budiarti, Suci Casriatun, Casriatun Danang Sarjono, Danang Dewi Liesnoor Setyowati Durrotun Nafisah Dwiga Selly Madyaratri, Dwiga Selly Dwinata, Anggara Edi Kurniawan Edwin Mirzachaerulsyah Edy Trihatmoko Eko Purnomo Ely Rudyatmi, Ely Erni Suharini Eva Banowati Ferani Mulianingsih Fitria Martanti, Fitria Gunawan, Muhamad Aldi Hamdan Tri Atmaja Haryanto Haryanto Heru Setiawan Ika Yunita Sari, Ika Yunita Irlansari, Anisa Irmawati, Leni Jamhur, Jamhur Juhadi Juhadi Khalwaty, Nur Muhammad Alwi Kukuh Indarto, Kukuh Leksono, Karyono Budi Maghfiroh, Siti Aida Maghfiroh, Siti Aida Maharani, Evanita Maharani, Evanita Mei Ardi Wiranoto, Mei Ardi Misroh Sulaswari, Misroh Moch. Arifien, Moch. Muhammad Amin Natakusuma, Adhitya Natakusuma, Adhitya Natalia Pitricia, Natalia Niken Kusumaningrum Niken Nilapaksi, Niken Ningrum, Devita Cahya Noviani Achmad Putri Nugroho Trisnu Brata Nugroho, Rahayu Syafira Nurazizah, Sukma Muliana Nurazizah, Sukma Muliana Prajanti, Sucihatiningsih Dian Wiska Priyanto, Agustinus Sugeng Putri, Enda Kalyana R. Rijanta Raharja, Hawwin Fitra Ramadhanti, Dita Rostati Rostati Rostati, Rostati Rosyadi, M Imron Saddam Saddam, Saddam Safrudin Safrudin Santoso, Budi Imam Santoso, Budi Imam Saptono Putro Satya Budi Nugraha Satyanta Parman Septiani, Riska Setyaningsih , Wahyu Shohibbudin Shohibbudin, Shohibbudin Silaban, Eldo Rado Su Ritohardoyo Sulistiawan, Fani Sunario Tanggur, Femberianus Sunarko Sunarko Suroso Suroso Suwito Eko Pramono Thriwaty Arsal Tjaturahono Budi Sanjoto Tri Marhaeni Pudji Astuti Wahyuningsih, Diyah Wahyuningsih, Diyah Wardani, Mila Widdy Reynaldi, Widdy Widyawati, Shaiba Ayu Wilonoyudo, Saratri