Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Green Human Resource Management dan Inovasi Teknologi Hijau dalam Mendorong Transformasi Ekonomi Hijau: Implikasi pada Sektor Transportasi Indonesia Vera Sylvia Saragi Sitio; Juhaeti Juhaeti; Rio Afrianda; Siska Ardini; Zahra Febriyanti L
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.6703

Abstract

Transformasi ekonomi hijau merupakan urgensi strategis bagi sektor transportasi Indonesia sebagai penyumbang emisi karbon terbesar kedua. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengeksplorasi dampak Green Human Resource management (GRHM) dan inovasi teknologi hijau ramah lingkungan menuju ekonomi yang berkelanjutan.Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan 350 responden yang bekerja pada sektor transportasi baik darat, laut, udara dan logistik. Kuesioner dikumpulkan dengan menggunakan google form kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui prangkat luna SmartPLS 4.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GRHM yang terdiri dari kemampuan, kesempatan dan motivasi karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadapa inovasi teknologi hijau maupun transformasi ekonomi hijau. Sebagai variabel mediasi, inovasi teknologi hijau juga memperkuat pengaruh praktik GRHM dan tranformasi ekonomi hijau. 
Transformasi Desa Wisata menjadi Laboratorium Pengabdian: Kolaborasi Nasional Perguruan Tinggi di Kasomalang Kulon, Kabupaten Subang Intan Permatasari, Rita; Sylvia Saragi Sitio, Vera; Wijayanti, Dian
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3gfqxf97

Abstract

Desa Wisata Kasomalang Kulon, Kabupaten Subang, memiliki potensi lokal yang besar dalam pengembangan ekonomi masyarakat berbasis pariwisata melalui sektor pertanian nanas, budidaya jamur tiram, UMKM, perikanan, serta pemberdayaan masyarakat desa. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena masih rendahnya kemampuan pemasaran digital, pengelolaan usaha, edukasi kesehatan masyarakat, dan pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi komunitas. Kondisi ini menjadi dasar pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kolaborasi Nasional yang melibatkan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat melalui penguatan ekonomi lokal, edukasi kesehatan, penguatan kelembagaan desa, serta pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan program, implementasi kegiatan, evaluasi, dan monitoring tindak lanjut. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi, pelatihan, sosialisasi, praktik langsung, dan pendampingan kepada pelaku UMKM, kader posyandu, bidan desa, kelompok PKK, pengelola BUMDes, dan pemuda peduli lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan 64 perguruan tinggi dan 173 dosen dalam PKM Kolaborasi VII. Secara terukur, kegiatan berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelatihan dan pendampingan, serta meningkatkan pemahaman peserta mengenai pemasaran digital, pengelolaan usaha, pola hidup sehat, dan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Selain itu, masyarakat menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif terhadap pengembangan potensi lokal dan pentingnya kolaborasi dalam mendukung pembangunan desa wisata yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Strategic Resource Management for Sustainability Performance: Sequential Mediation of Farmer Empowerment and ESG Practices in Agriculture Vera Sylvia Saragi Sitio; Meidiana Purnamasari
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v10i3.1143

Abstract

The agricultural sector faces growing pressure to achieve food security while improving economic, social, and environmental sustainability, particularly in developing countries where smallholder farmers face resource, technological, and institutional constraints. This study examines the effects of resource management strategies, farmer empowerment, and Environmental, Social, and Governance (ESG) practices on sustainability performance, including the sequential mediating roles of farmer empowerment and ESG practices, and identifies strategic priorities using Importance–Performance Map Analysis (IPMA). Using an explanatory quantitative approach, data were collected through a cross-sectional survey of 138 agricultural actors in Indonesia’s food crop and horticultural sectors using purposive sampling. We analysed the data using PLS-SEM in SmartPLS 4.0 and IPMA. The findings show that resource management strategies, farmer empowerment, and ESG practices significantly improve sustainability performance. Farmer empowerment and ESG practices partially mediate the relationship between resource management and sustainability outcomes, including sequential mediation. IPMA identifies resource management strategy as the most critical factor. Theoretically, the study extends the Resource-Based View and capability approach by demonstrating that sustainability depends not only on resource availability but also on how resources are transformed through empowerment and sustainable governance. Practically, it highlights the need to strengthen resource management, farmer capacity, and ESG integration among agricultural actors, farmer organisations, and agribusiness communities.Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs):SDG 2:  Zero HungerSDG 8:  Decent Work and Economic GrowthSDG 12:  Responsible Consumption and ProductionSDG 13:  Climate Action
Co-Authors Aftha Taufik, Javier Agiel Agiel Aftha Taufik, Javier Agus Purwo Wicaksono Amalia, Cika Asti Septinopianti Astrini, Siti Hanifah Bintang B Sibarani Caiseria, Riska Dea Ameilia Agustiani Dian Wijayanti Dian Wijayanti Eda, Asaphita Rambu FAJAR HIDAYAT Fallah, Raka Arbian Galuh Dhita Ardhani Genika Virgiana Wulandari Hafizha Rasendriya Maheswari Hapzi Ali I Gusti Ngurah Willy Hermawan Imam Syadzilly Intan Vianidya Jasmine Rofik, Putri Javier Agiel Aftha Taufik Jihania Khairunisa Juhaeti Karolin, Syahwa Laudina, Chalisa Maheswari, Hafizha Rasendriya Mardiah, Rizki Mariana, Alda Meidiana Purnamasari Moch. Muslich Mustadjab MUHAMMAD SUKRON Nindya Yani Utami NOVITA DAMAYANTI Novita Damayanti Nurhamida, Putri Paryanti, Atik Budi Pasha, Luh Ketut Nanda Ayu Priskila, Priskila Priyanka, Anya Anisahdyah Puteri, Venna Al Viona Putri Jasmine Rofik Putri Jasmine Rofik Radite, Priya Dzaqi Ramanto, Agung Renaldy, Aldy Rillopan Budi Ardhi Yanto Rio Afrianda Risanggalih, Mikael Rita Intan Permatasari Rofik, Putri Jasmine Sari Nalurita Saur Costanius Simamora Savira Paramithasari SEPTIAN DWI CAHYO Shirley M.C. Yeung Sihotang, Lastri Simanjuntak, Tio Treshia Angelica Sinaga, Ainil Paulin Siska Ardini Siska Ardini Suwardi Syafrial Syafrial Trinovela Simanjuntak Vanessa, Christine Indah Wahyudi, Audra Putra Wardoyo, Prita Dimetriana Wen-Chi Huang Wibowo, Dedi Wijayanti, Dwi Kusuma Yohanes Ferry Cahaya Yosepha, Sri Yanthy Yosianti, Ajeng Nabila Zahra Febriyanti L Zahra Febriyanti L Zahvie Nur Septiyani