Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analysis of The Need for Electronic Teaching Materials on the Topics of Relations and Function for Grade VIII Unika Tri Pangestuti; Dwi Sulistyaningsih; Eko Andy Purnomo
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Sains Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i1.5181

Abstract

Teaching materials are an essential component in conveying knowledge to students during the learning process. The optimal use of teaching materials can be achieved if they are designed according to the characteristics and needs of the students. This study aims to analyze the need for electronic teaching materials on the topic of relations and functions that align with student characteristics, as well as to serve as a reference in developing effective electronic-based mathematics teaching materials to enhance students' learning motivation. This research is qualitative in nature, using a descriptive qualitative research method. The research subjects are eighth-grade students and mathematics teachers at a public junior high school in Purbalingga Regency. The research instruments include the researcher, observations during the learning process, a student needs analysis questionnaire validated by content experts, and interview guidelines for both students and mathematics teachers. The stages of analysis involve data collection, reduction, presentation, and drawing conclusions. Based on the research findings, it can be concluded that the use of electronic teaching materials on relations and functions is crucial to meet students' learning needs. This study is expected to serve as a reference in the development of electronic teaching materials on the topic of relations and functions in the future.
Implementasi Penggunaan E-LKPD Pendekatan Open-Ended pada Materi SPLDV Tya Asri Maulani; Dwi Sulistyaningsih; Venissa Dian Mawarsari
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7971

Abstract

The Society 5.0 era has brought significant changes to mathematics learning through the integration of digital technology, providing new possibilities for a more effective and enjoyable learning process. This research aimed to assess teacher and student responses to the use of E-LKPD with an open-ended approach on the topic of SPLDV. Using a quantitative approach with a descriptive design, the study employed interviews and questionnaires as data collection methods, involving teachers and 8th-grade students from a public junior high school in Grobogan Regency. The findings showed that the E-LKPD had a very high level of practicality, with average scores of 86.6% from teachers and 86.5% from students. Teachers stated that this media aligns with the curriculum, provides high-quality material, and supports interactive learning, while students found it engaging, easy to use, and helpful in understanding SPLDV material. This media has proven effective in increasing student engagement and abilities, though further development is needed for interactive features and question variations. The results indicate that the E-LKPD with an open-ended approach is suitable for mathematics learning, creating a more personal and interactive learning experience that facilitates better understanding of the material and improves learning outcomes. Keywords: E-LKPD, open-ended approach, SPLDV, teacher response, student response Era Society 5.0 telah memberikan perubahan besar dalam pembelajaran matematika melalui integrasi teknologi digital, yang memberikan kemungkinan baru untuk proses belajar yang lebih efektif dan menyenangkan. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui respon guru dan peserta didik terhadap penggunaan E-LKPD pendekatan open-ended pada materi SPLDV. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, menggunakan wawancara dan angket sebagai metode pengumpulan data. Subjek penelitian ini adalah guru peserta didik kelas VIII di salah satu SMP Negeri Kabupaten Grobogan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD ini memiliki tingkat kepraktisan yang sangat tinggi, dengan rata-rata skor dari guru mencapai 86,6%.dan respon peserta didik sebesar 86,5%. Guru menyatakan bahwa media ini sesuai dengan kurikulum, memiliki kualitas materi yang baik, serta mendukung pembelajaran yang interaktif. Peserta didik menilai E-LKPD menarik, mudah digunakan, dan membantu pemahaman materi SPLDV. Media ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan kemampuan peserta didik. Namun, pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk fitur interaktif dan variasi soal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa E-LKPD dengan pendekatan open-ended sesuai untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika guna menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal dan interaktif. Pendekatan ini diharapkan mempermudah peserta didik dalam memahami materi dan meningkatkan hasil belajar mereka. Kata kunci: E-LKPD, pendekatan open-ended, SPLDV, respon guru, respon peserta didik
A Sistematic Literature Review: Model Inquiry Based Learning Terhadap Pengingkatan Kemampuan Berpikir Kritis Safira Eka Indrayani; Dwi Sulistyaningsih; Abdul Aziz
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Sains Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i1.5310

Abstract

Pentingnya kemampuan berpikir kritis untuk menunjang individu dalam menghadapi kompleksitas kehidupan sehari-hari yang membutuhkan pemikiran logis. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis penerapan model Inquiry-Based Learning (IBL) dalam membantu peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada pendidikan matematika. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review dengan model PRISMA. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen kunci, tantangan, dan faktor pendukung yang memengaruhi keberhasilan IBL. Dengan menganalisis 25 artikel yang dipublikasikan antara 2020 hingga 2024, hasil penelitian menunjukkan bahwa model IBL memiliki kontribusi signifikan dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis matematis siswa. Kesimpulannya implementasi IBL memberi kemungkinan siswa untuk lebih giat dalam pembelajaran, mempromosikan analisis, eksplorasi, dan refleksi mandiri yang meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mereka. Meskipun model IBL terbukti efektif, temuan juga mengungkapkan tantangan dalam pelaksanaannya, seperti kebutuhan akan keterlibatan aktif guru dan pengelolaan kelas yang optimal. Implikasi penelitian ini menyarankan pentingnya pelatihan guru dan penggunaan sumber daya belajar yang relevan untuk memaksimalkan efektivitas IBL, serta adaptasi metodologi IBL agar sesuai dengan konteks pembelajaran yang berbeda.
Analysis of The Need for Electronic Teaching Materials on the Topics of Relations and Function for Grade VIII Unika Tri Pangestuti; Dwi Sulistyaningsih; Eko Andy Purnomo
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Integrasi Matematika, Teknologi, dan Budaya dalam Pendidikan dan Aplikasi Terap
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i1.5181

Abstract

Teaching materials are an essential component in conveying knowledge to students during the learning process. The optimal use of teaching materials can be achieved if they are designed according to the characteristics and needs of the students. This study aims to analyze the need for electronic teaching materials on the topic of relations and functions that align with student characteristics, as well as to serve as a reference in developing effective electronic-based mathematics teaching materials to enhance students' learning motivation. This research is qualitative in nature, using a descriptive qualitative research method. The research subjects are eighth-grade students and mathematics teachers at a public junior high school in Purbalingga Regency. The research instruments include the researcher, observations during the learning process, a student needs analysis questionnaire validated by content experts, and interview guidelines for both students and mathematics teachers. The stages of analysis involve data collection, reduction, presentation, and drawing conclusions. Based on the research findings, it can be concluded that the use of electronic teaching materials on relations and functions is crucial to meet students' learning needs. This study is expected to serve as a reference in the development of electronic teaching materials on the topic of relations and functions in the future.
A Sistematic Literature Review: Model Inquiry Based Learning Terhadap Pengingkatan Kemampuan Berpikir Kritis Safira Eka Indrayani; Dwi Sulistyaningsih; Abdul Aziz
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Integrasi Matematika, Teknologi, dan Budaya dalam Pendidikan dan Aplikasi Terap
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i1.5310

Abstract

Pentingnya kemampuan berpikir kritis untuk menunjang individu dalam menghadapi kompleksitas kehidupan sehari-hari yang membutuhkan pemikiran logis. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis penerapan model Inquiry-Based Learning (IBL) dalam membantu peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada pendidikan matematika. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review dengan model PRISMA. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen kunci, tantangan, dan faktor pendukung yang memengaruhi keberhasilan IBL. Dengan menganalisis 25 artikel yang dipublikasikan antara 2020 hingga 2024, hasil penelitian menunjukkan bahwa model IBL memiliki kontribusi signifikan dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis matematis siswa. Kesimpulannya implementasi IBL memberi kemungkinan siswa untuk lebih giat dalam pembelajaran, mempromosikan analisis, eksplorasi, dan refleksi mandiri yang meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mereka. Meskipun model IBL terbukti efektif, temuan juga mengungkapkan tantangan dalam pelaksanaannya, seperti kebutuhan akan keterlibatan aktif guru dan pengelolaan kelas yang optimal. Implikasi penelitian ini menyarankan pentingnya pelatihan guru dan penggunaan sumber daya belajar yang relevan untuk memaksimalkan efektivitas IBL, serta adaptasi metodologi IBL agar sesuai dengan konteks pembelajaran yang berbeda.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa pada Materi Aljabar Ditinjau dari Mathematics Anxiety Nisa, Laily Choirotin; Dwi Sulistyaningsih; Eko Andy Purnomo
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Nomor 3 Tahun 2025 (July - September)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i3.6527

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam hubungan antara tingkat kecemasan matematis serta skill berpikir kritis siswa dalam memahami aljabar. Studi ini menerapkan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 3 Semarang. Subjek penelitian dipilih secara purposive, terdiri atas siswa-siswi kelas VII, variasi kategori kecemasan (tinggi, sedang, dan rendah). Pengumpulan data dilakukan secara triangulatif melalui angket kecemasan matematis, tes uraian berpikir kritis, wawancara, dan dokumentasi hasil pekerjaan siswa. Data dianalisis secara interaktif melalui penyaringan, pemaparan, dan penarikan simpulan yang diuji keabsahannya dengan triangulasi data. Penelitian ini menemukan bahwa siswa dengan kecemasan matematika yang lebih rendah cenderung meraih skor berpikir kritis yang lebih tinggi. Hal ini tampak jelas pada indikator interpretation, analysis, dan evaluation, meskipun pada aspek inference masih tergolong rendah di semua kategori. Temuan ini mengindikasikan bahwa kecemasan terhadap matematika dapat menghambat proses berpikir mendalam dan logis siswa. Oleh sebab itu, krusial bagi pengajar guna mewujudkan lingkungan belajar yang mendukung secara emosional agar siswa lebih percaya diri dalam menyelesaikan persoalan matematis.
Systematic Literature Review (SLR): Media Puzzle sebagai Alat Pembelajaran Matematika Hidayatun Nida Khofiyati; Iswahyudi Joko Suprayitno; Dwi Sulistyaningsih
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis literatur tentang penggunaan media puzzle sebagai alat pembelajaran. Melalui systematic literature review, penelitian ini mengkaji 7 artikel yang diterbitkan antara tahun 2020-2025. Hasil review menunjukkan bahwa media puzzle memiliki potensi besar dalam meningkatkan engagement, motivasi, dan hasil belajar siswa. Temuan utama meliputi efektivitas puzzle dalam mengembangkan kemampuan kognitif, problem-solving, dan spatial intelligence. Penelitian juga mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas implementasi puzzle dalam pembelajaran. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya pengembangan framework yang komprehensif untuk mengintegrasikan puzzle dalam kurikulum pendidikan.
IMPLEMENTASI MODEL CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MATERI TEOREMA PYTHAGORAS KELAS VIII Isna Musri'ah; Abdul Aziz; Dwi Sulistyaningsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.33572

Abstract

The Merdeka Curriculum aims to shape students to be faithful, virtuous, creative, and possess character aligned with Pancasila values. Mathematics, as a fundamental subject, plays an important role in training logical, critical, and creative thinking skills. One of the key topics taught in eighth grade is the Pythagorean Theorem, which has many real-life applications and requires strong mathematical reasoning skills. Observations at SMP Negeri 1 Siwalan revealed that students’ mathematical reasoning abilities remain low, with an average daily score of only 50%. This condition is influenced by the use of conventional learning methods, lack of active participation, and low student motivation. Therefore, an innovative learning model is needed, such as CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending). This study aims to determine the differences in mathematical reasoning ability between students taught using the CORE model and those taught through conventional methods, to describe students’ responses toward the CORE model, and to examine its influence on learning outcomes. The research employed a quasi-experimental method with a Posttest-Only Design with Nonequivalent Groups, involving two eighth-grade classes at SMP Negeri 1 Siwalan, each consisting of 32 students. Research instruments included essay tests and non-test methods (observation and interviews), with prior validity and reliability testing. Data analysis was conducted using SPSS version 25. The results showed a significant improvement in the experimental class compared to the control class. Moreover, students responded very positively to the CORE model, as it enhanced motivation, activeness, and provided more meaningful learning experiences in the Pythagorean Theorem topic.
Systematic Literatur Review: Penggunaan Media Digital Berbasis Etnomatematika untuk SMP Say-in Yasha; Dwi Sulistyaningsih; Venissa Dian Mawarsari
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i1.5994

Abstract

This study intends to assess the validity of the media and methods used in developing digital learning tools based on ethnomathematics for junior high schools. The research employed the Systematic Literature Review (SLR) method. The review followed the PRISMA guidelines by collecting articles through Publish or Perish with sources from Google Scholar within the period of 2020–2025. The keywords used were “ethnomathematics” and “digital media.” From the selection process, 15 articles were found to meet the inclusion criteria articles were identified as meeting the inclusion criteria. Based on the analysis, it was revealed that digital media such as electronic modules (e-modules), electronic student worksheets (E-LKPD), digital comics, educational videos, interactive PowerPoint presentations, and Android-based applications effectively integrated mathematical concepts (geometry, geometric transformations, and circles) with local cultural elements such as batik motifs, traditional houses, and handicrafts. These media demonstrated a high level of validity, all categorized as feasible, practical, and effective. The analyzed articles reported average validity scores (≥ 76%), practicality (≥ 80%), and effectiveness in improving learning mastery up to 81.00%. The use of such media enhanced students’ mathematical understanding, communication skills, and cultural appreciation through interactive features. This study provides insights into the types of digital formats most frequently utilized at the junior high school level.
DESAIN E-LKPD OPEN-ENDED : INOVASI DALAM PEMBELAJARAN INTERAKTIF DI ERA DIGITAL Tya Asri Maulani; Dwi Sulistyaningsih; Venissa Dian Mawarsari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4550

Abstract

ABSTRACT Students face challenges in understanding SPLDV material because the use of learning media tends to be monotonous and teaching methods are still teacher-focused. In addition, there is no development of teaching media with maximum use of technology in accordance with developments in this Society Era. E-LKPD is a media that meets these criteria. The purpose of this research is to develop E-LKPD learning media with an open-ended approach. The open-ended approach E-LKPD gives learners the freedom to explore their own answers from various points of view and perspectives which are used as mathematics teaching media on SPLDV material. This development research adopts the ADDIE model, focusing on 3 stages, namely;analysis,design, anddevelopment. The validity test was conducted by two mathematics education lecturers and a junior high school mathematics teacher. The assessment in the media validity test is the aspect of language presentation and media implementation. While the assessment on the material validity test is the feasibility of the material, evaluation, language and suitability with the open-ended approach. The validity results show that the E-LKPD developed received a score of 90.3%, which indicates that this media is very valid and feasible to use in mathematics learning activities. Keywords: E-LKPD, Open-ended, Validity ABSTRAK Peserta didik menghadapi tantangan dalam memahami materi SPLDV karena penggunaan media pembelajaran yang cenderung monoton dan metode pengajaran yang masih berfokus pada guru.. Selain itu belum adanya pengembangan media ajar dengan pemanfaatan teknologi yang maksimal sesuai dengan perkembangan di Era Society ini. E-LKPD merupakan media yang memenuhi kriteria tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran E-LKPD dengan pendekatan open-ended. E-LKPD pendekatan open-ended memberikan peserta didik kebebasan untuk mengeksplor jawaban mereka sendiri dari berbagai sudut pandang dan perspektif yang digunakan sebagai media ajar matematika pada materi SPLDV. Penelitian pengembangan ini mengadopsi model ADDIE, dengan fokus pada 3 tahapan yaitu ; analisis (analyze), desain (design), dan pengembangan (develop). Uji validitas dilakukan oleh dua dosen pendidikan matematika dan seorang guru matematika tingkat SMP. Penilaian pada uji validitas media yaitu aspek penyajian kebahasaan dan keterlaksanaan media. Sedangkan penilaian pada uji validitas materi yaitu kelayakan materi, evaluasi, kebahasaan dan kesesuaian dengan pendekatan open-ended. Hasil validitas menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan mendapatkan nilai 90,3%, yang menandakan bahwa media ini sangat valid dan layak digunakan dalam kegiatan belajar matematika. Kata Kunci: E-LKPD, Open-ended, Validitas