Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Metode STEAM Menggunakan Bahan Loose Parts Terhadap Kreativitas Anak Usia Dini Teti Ratnasih; Heri Hidayat; Robiah Adawiah
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.671 KB)

Abstract

Berhitung Permulaan Anak Melalui Metode Jari Aljabar Hilman Mangkuwibawa; Teti Ratnasih; Siti Nurul Fathonah Al Karni
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (934.963 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan anak dalam menghitung asal-usul mereka menggunakan metode finger aljabar terhadap unsur-unsur kognitif bayi usia dini antara usia 5 dan 6. Metodologi penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dan instrumen pengumpulan datanya meliputi kinerja, dokumentasi, dan observasi. Reduksi data, visualisasi data, temuan, dan pengungkit adalah beberapa pendekatan analisis data yang digunakan. Siswa kelompok B RA Al-Iswah Kota Cimahi menjadi partisipan atau responden penelitian. Mereka menemukan 13 individu selama tahun ajaran 2018–2019. Hasil Kapasitas untuk menentukan awal dari suatu tindakan sebelum diambil menerima skor rata-rata 35,46 dengan kriteria yang sangat sedikit, menurut data penelitian.
Upaya Untuk Meningkatkan Keseimbangan Tubuh Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media Papan Titian Hilman Mangkuwibawa; Teti Ratnasih; Siti Robiah
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.132 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil penelitian pra-siklus yang menunjukkan bahwa perkembangan keseimbangan anak di kelompok B RA Permata Ilmu rendah terbukti pada saat melakukan pemanasan sebelum pembelajaran dimulai, masih ada beberapa anak yang terjatuh pada saat pemanasan dan kegiatan fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Tingkat keseimbangan anak sebelum dilakukannya kegiatan berjalan di atas papan titian. 2) Proses penerapan kegiatan berjalan di atas papan titian dengan menggunakan media papan titian. 3) Tingkat keseimbangan anak setelah dilakukannya kegiatan berjalan di atas papan titian pada setiap siklus di Kelempok B RA Permata Ilmu Cikadut Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan model Kemmis dan Mc Taggart. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi dan teknik unjuk kerja. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan: 1) tingkat keseimbangan anak sebelum menggunakan media papan titian sangat rendah yaitu dengan nilai rata-rata 39,10 dengan kategori belum berkembang. 2) Proses pelaksanaan kegiatan menggunakan media papan titian aktivitas guru pada siklus I memiliki nilai rata-rata 75% dan pada siklus II memiliki nilai 95% dengan kategori berkembang sangat baik. Sedangkan aktivitas anak pada siklus I memilliki nilai rata-rata 77,40% dan pada siklus II mengalami peningkatan dengan nilai ratarata 92,11% dengan kategori berkembang sangat baik. 3) Tingkat keseimbangan anak setelah dilakukannya media papan titian mengalami peningkatan pada setiap siklusnya yaitu pada siklus I kesimbangan anak memiliki nilai rata-rata 66,75% dengan kategori mulai berkembang (MB) dan pada siklus II memiliki nilai rata-rata 81,67% dengan kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Dengan artian bahwa kegiatan berjalan di atas papan titian dapan meningkatkan tingkat keseimbangan anak di Kelompok B RA permata ilmu Cikadut Bandung.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Dan Angka Melalui Permainan Bowling Matematika Tuti Hayati; Teti Ratnasih; Fitria Nursari
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan terdapat fenomena bahwa kemampuan mengenalkonsep bilangan dan angka pada anak belum optimal. Hal ini terihat dari adanya anak yangkesulitan dalam memahami konsep bilangan dan angka seperti membedakanbanyak/sedikit dari jumlah benda, membilang benda, membuat urutan bilangan dan lainsebagainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Kemampuan mengenalkonsep bilangan dan angka sebelum diterapkan permainan bowling matematika; 2)Penerapan permainan bowling matematika untuk meningkatkan kemampuan mengenalkonsep bilangan dan angka; dan 3) Kemampuan mengenal konsep bilangan dan angkasetelah diterapkan permainan bowling matematika di kelompok A TKQ Al-Huda AntapaniKota Bandung. Penelitian ini didasarkan pada asumsi teori bahwa permainan bowlingmatematika dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan dan angka.Permainan bowling matematika merupakan salah satu permainan yang efektif untukmengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak serta dapat mengembangkankemampuan mengenal konsep bilangan dan angka sebagai landasan perkembangankognitif. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari duasiklus. Tindakan yang dilakukan mengacu pada model yang dipaparkan oleh Kemmis McTaggart yaitu: planning, acting, observing and reflecting. Teknik pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini ialah observasi, dokumentasi dan unjuk kerja. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan mengenal konsep bilangan dan angkasebelum diterapkan permainan bowling matematika diperoleh nilai rata-rata 40,95 denganHayati, Ratnasih, Nursari Upaya Meningkatkan Kemampuan400 Prosiding Konferensi PIAUD UIN Bandung 2022kategori kurang sekali; 2) Penerapan permainan bowling matematika untuk meningkatkankemampuan mengenal konsep bilangan dan angka dilihat dari aktivitas guru dan aktivitasanak mengalami peningkatan setiap siklusnya. Hal ini ditunjukkan oleh aktivitas guru padasiklus I diperoleh rata-rata sebesar 70,59% dengan kategori cukup, dan pada siklus IIdiperoleh rata-rata sebesar 94,12% dengan kategori sangat baik. Demikian pula hasilanalisis aktivitas anak pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 50,88% dengan kategorikurang sekali, dan pada siklus II diperoleh rata-rata sebesar 71,93% dengan kategoricukup; dan 3) Kemampuan mengenal konsep bilangan dan angka setelah diterapkanpermainan bowling matematika pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 57,37 dengankategori kurang, siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 73,10 dengan kategori baik.Dengan demikian hipotesis yang diajukan diterima, artinya permainan bowlingmatematika dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan dan angka
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Abjad Anak Usia Dini Melalui Media Alphabeth Match Board Yuyun Yulianingsih; Teti Ratnasih; Ghina Andira Rismayana
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mengenal huruf abjad pada anak kelompok A1 di RA Bina Ilmu Anak Shaleh sebelum menggunakan media alphabeth match board, proses penggunaan media alphabeth match board pada setiap siklus, peningkatan kemampuan mengenal huruf abjad kelompok A1 di RA Bina Ilmu Anak Shaleh setelah menggunakan media alphabeth match board. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan gabungan dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah kelompok A1 RA Bina Ilmu Anak Shaleh yang berjumlah 10 anak. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa kemampuan mengenal huruf abjad sebelum dilakukan tindakan menggunakan media alphabeth match board memperoleh nilai rata-rata 38,33 dengan kategori kurang sekali. Proses penggunaan media alphabeth match board dilihat dari aktivitas guru dan anak, pada siklus I aktivitas guru mencapai 65,62% dengan kategori cukup, dan pada siklus II meningkat menjadi 93,75% dengan kategori sangat baik. Demikian pula pada aktivitas anak di siklus I mencapai 55,01% dengan kategori kurang, dan pada siklus II meningkat menjadi 82,16% dengan kategori sangat baik. Adapun kemampuan mengenal huruf abjad melalui media alphabeth match board yang mengalami peningkatan dari siklus I memperoleh nilai rata-rata 50,72 dengan kategori kurang, dan pada siklus II meningkat menjadi 79,35 dengan kategori baik
Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Melalui Metode Bernyanyi Dan Metode Bercerita Hilman Mangkuwibawa; Teti Ratnasih; Silvia Noer Septianti
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar penguasaan kosakata bahasa Inggris anak RA dengan penggunaan pembelajaran metode bercerita dan metode bernyanyi pada aspek perkembangan bahasa usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Desain pada kelompok B di RA Al-Muhajir Panyieukan Kota Bandung dengan menggunakan 2 kelas yaitu kelas B1 dan B2 sebanyak 25 anak yang berjumlah kelas B1 sebagai kelas kontrol 13 anak dan B2 sebagai kelas eksperimen 12 anak. teknik pengumpulan data melalui lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa penguasaan kosakata bahasa Inggris anak dengan menggunakan pembelajaran metode bercerita diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 59 dengan kategori kurang dan post-test sebesar 79 dengan kategori baik. Sedangkan pada kelas yang menggunakan metode bernyanyi diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 56 dengan kategori kurang dan post-test sebesar 70 dengan kategori baik. Perbandingan penguasaan kosakata bahasa Inggris yang menggunakan metode bercerita dengan yang menggunakan metode bernyanyi memiliki perbedaan yang signifikan, hal ini dibuktikan dari hasil post-test uji hipotesis yang menunjukan nilai thitung = 6,315 > ttabel = 2,069 pada taraf signifikansi 5%
Optimalisasi Efektifitas Kualitas Pendidikan Tinggi Islam Menggunakan Metode Hungarian Teti Ratnasih; Syifauzakia Syifauzakia; Elis Ratna Wulan; Agus Setiawan
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i02.1347

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai optimalisasi efektifitas kualitas pendidikan tinggi Islam menggunakan metode Hungarian dengan software LINGO (Linear Interactive and Discrete Optimization). Pada penggunaan metode LINGO ini, yaitu dengan cara merumuskan masalah ke dalam persamaan matematika, lalu merumuskan rumusan tersebut ke dalam software LINGO dengan menginput suatu SETS, fungsi tujuan, fungsi pembatas, serta data yang digunakan pada jendela baru, kemudian mengeksekusi permasalahan dengan memilih opsi solution pada menu solver, yang selanjutnya interpretasi dari hasil eksekusi tersebut. Hasil dari kedua metode tersebut menghasilkan nilai optimal yang sama, yang mana berdasarkan penelitian ini diperoleh bahwa, penugasan alokasi tenaga pendidik di UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada mata kuliah tertentu adalah: tenaga A, B, C, D, dan E mengampu Mata Kuliah Bahasa Inggris, Biologi, Matematika, Kimia, dan Fisika. Hasil simulasi tersebut menunjukkan bahwa total kesempatan minimum yang akan memaksimalkan kualitas pendidikan tinggi Islam adalah 84 dengan total maksimum keefektifitasan kualitas pendidikan adalah 416.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KEMANDIRIAN PADA ANAK USIA DINI DALAM RENTAN USIA 4-5 TAHUN Maryam Nurhikmah Nurhikmah; Yuyun Yulianingsih; Teti Ratnasih
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/j-sanak.v4i02.3842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional terhadap kemandirian anak usia dini, khususnya pada aspek perkembangan sosial emosional usia 4̄̄̄̄̄̄̄-5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode dan pendekatan kuantitatif korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah Kelompok A di salah satu RA di Kota Bandung yang berjumlah 28 anak. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh, yang artinya semua populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpul data melalui lembar observasi. Hasil analisis data penelitian menggunakan perhitungan koefisien korelasi Spearman Rank memperoleh hasil hitung 0,91. Sedangkan hasil perhitungan uji signifikansi korelasi menggunakan t test diperoleh nilai thitung = 11,02 dan ttabel taraf signifikansi 5% dengan db = 26 sebesar 2,056. Maka thitung = 11,02 ttabel = 2,056, dan dapat diinterpretasikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan kemandirian anak usia dini. Selain itu, koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 42%. Artinya, kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebanyak 42% terhadap kemandirian anak usia dini di salah satu RA di Kota Bandung.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS MENGENAL POLA ABCD-ABCD DENGAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK USIA DINI (Penelitian di Kelompok B1 RA Persis 3 Cikutra Bandung) Fauziyah, Salma Zahra; Ratnasih, Teti; Zaenal Muftie, Zaenal Muftie
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2023): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v5i1.27239

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara aktivitas mengenal pola abcd-abcd dan kecerdasan logika matematika, terlihat bahwa anak masih perlu dibimbing dalam mengenali, menyusun, mengulangi pola, dan memperkirakan pola selanjutnya, serta dalam memecahkan masalah, juga menyelesaikan tugas yang diberikan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Aktivitas mengenal pola abcd-abcd, (2) Kecerdasan logika matematika anak usia dini; dan (3) Hubungan antara aktivitas mengenal pola abcd-abcd dengan kecerdasan logika matematika di Kelompok B1 RA Persis 3 Cikutra Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional, dengan subjek penelitian sebanyak 13 anak yang terdiri dari 10 laki-laki dan 3 perempuan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, unjuk kerja, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari aktivitas mengenal pola abcd-abcd memperoleh nilai rata-rata 77 dengan interpretasi baik dan hasil kecerdasan logika matematika memperoleh nilai rata-rata 74,3 dengan interpretasi baik pula. Adapun hubungan antara aktivitas mengenal pola abcd-abcd dengan kecerdasan logika matematika anak usia dini memperoleh angka korelasi sebesar 0,75 yang memiliki tingkat hubungan kuat. Selanjutnya hasil dari koefisien determinasi, memperoleh sebesar 56% kontribusi yang diberikan kepada kecerdasan logika matematika dalam aktivitas mengenal pola abcd-abcd.
Pengaruh Permainan Lego Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Pada Kelas A Di Ra Al-Kautsar Kota Banjar Nursaadah, Shofia; Ratnasih, Teti; Nurdiansah, Nano
Journal of Islamic Education for Early Childhood Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1 (2025) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jieec.v7i1.8193

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang berkembangnya semangat belajar anak-anak di kelompok A RA Al-Kautsar Banjar, terutama dalam mengenal konsep bilangan 1-10, dan masalah perhatian selama pembelajaran. Beberapa anak cenderung melamun, sulit menjawab pertanyaan guru, dan belum mampu membedakan atau membilang lambang bilangan 1-10. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan lego terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. Masa usia dini merupakan periode penting bagi pengembangan potensi dan aspek perkembangan anak, termasuk perkembangan kognitif. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak usia dini adalah permainan lego. Bermain lego membantu anak mengenal konsep bilangan dan memecahkan masalah, serta meningkatkan kemampuan imajinasi dan berpikir mereka. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, parsial item per indikator, normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam nilai rata-rata perkembangan kognitif anak dari 58 (kategori cukup) sebelum intervensi lego menjadi 70 (kategori baik) setelah intervensi. Uji hipotesis menghasilkan thitung = 11,75 dan ttabel = 1,74, yang membuktikan adanya pengaruh signifikan permainan lego terhadap perkembangan kognitif anak usia dini di kelompok A RA Al-Kautsar Banjar. Kata Kunci: Perkembangan Kognitif, Permainan Lego, Anak Usia Dini. Abstract This research is motivated by the lack of enthusiasm for learning among children in group A of RA Al-Kautsar Banjar, particularly in recognizing the concept of numbers 1-10, and issues with attention during lessons. Some children tend to daydream, have difficulty answering teachers' questions, and are unable to differentiate or count the symbols of numbers 1-10. Therefore, this study aims to determine the effect of Lego play on early childhood cognitive development. Early childhood is a crucial period for developing a child's potential and developmental aspects, including cognitive development. One of the factors influencing early childhood cognitive development is Lego play. Playing with Lego helps children recognize number concepts, solve problems, and enhances their imagination and thinking abilities. The method used is quasi-experimental with a one-group pretest-posttest design. Data analysis includes validity, reliability, partial item per indicator, normality, homogeneity, and t-tests. The results show a significant increase in the average cognitive development score of children from 58 (fair category) before the Lego intervention to 70 (good category) after the intervention. Hypothesis testing yields a t-value of 11.75 and a t-table value of 1.74, proving a significant effect of Lego play on early childhood cognitive development in group A of RA Al-Kautsar Banjar.