Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Penggunaan Kamus Olahraga Berbasis Android dalam Penguasaan Istilah Asing Bidang Olahraga: Use of Android-Based Sports Dictionary in Mastering Foreign Terms in the Field of Sports Setyawan, Farid Helmi; Bajuri, Puput Eka
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2018): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v7i2.1564

Abstract

Based on the observation in the field, there are many problems with the meaning of the foreign word. From 100 students, 25 collage students and 25 teachers that become respondent, the average of them had the same problem about the meaning of the word or foreign vocabulary. This research aimed to describe the effectiveness of using sports dictionary based android system in teaching foreign vocabulary in sport areas. The method used in this research is Research and Development (R & D). The developed media is a sports dictionary with an Android system. The results showed that out of 150 respondents, 93% or 140 people agreed with the application. The application is very helpful for them in finding the meaning of a foreign term in the field of sports. From 150 respondents, 86 said the application was good in the system and appearance, 53 people said the application made searching easier but the display was still lacking, and 11 people said the application was normal and not helpful. The test results of using the application show 85% of respondents are easier to understand and remember the existing vocabulary. The findings of this study are the use of sports dictionary applications based android and combined with appropriate learning methods obtained the results of mastering foreign words in the field of sports can be maximised.
WORKSHOP PENDAMPINGAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DAN PUBLIKASI JURNAL NASIONAL TERINDEKS SINTA BAGI GURU-GURU SMAN 1 TANJUNG PALAS Woro Kusmaryani; Firima Zona Tanjung; Ramli Ramli; Farid Helmi Setyawan; Jhoni Eppendi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3317-3329

Abstract

Sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, guru dituntut untuk terus meningkatkan profesionalismenya dalam pedagogi, praktik pembelajaran, dan riset. Adapun peningkatan keterampilan meneliti dan publikasi bagi guru masih menjadi tantangan, terbukti dengan masih sedikit guru yang belum melakukan penelitian seperti penelitian tindakan kelas serta keluhan guru yang merasa kesulitan menyusun penelitian tindakan kelas serta artikel publikasi.  Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan pendampingan dalam penyusunan dan pelaksanaan penelitian dan publikasi ilmiah sehingga berimplikasi pada keterampilan meneliti, peningkatan pedagogi, dan mutu penyelenggaraan aktivitas pembelajaran. Dengan signifikansi keterampilan bagi profesionalisme guru, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berformat workshop Penelitian Tindakan Kelas (PTK), pendampingan, dan penerbitan artikel pada jurnal ilmiah nasional. Para guru diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan workshop mentoring ini untuk memahami konsep dan prosedur Penelitian Tindakan Kelas (PTK), publikasi di jurnal nasional, dan melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) serta publikasi di jurnal terindeks Sinta
Small Online Discussion: Membangun Interaksi Belajar Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Setyawan, Farid Helmi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.084 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.58306

Abstract

Pembelajaran pada saat ini mengalami transformasi yang sangat luar biasa. Dari pembelajaran tatap muka berubah ke dalam pembelajaran Daring (Dalam Jaringan) atau dikenal dengan pembelajaran online. Banyak permasalahan yang muncul pada pembelajaran dengan sistem daring, yaitu adanya lost interaction antara siswa dengan guru sehingga pembelajaran tidak berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah memaparkan hasil penelitian tentang membangun interaksi belajar dengan metode small online discussion pada 35 siswa Madrasah dengan menggunakan observation sheet sebagai instrument untuk memantau proses kegiatan serta mengukur efektifitas proses kegiatan. Dari data observasi kemudian dilakukan triangulasi untuk membandingkan kegiatan sebelum dan sesudah penerapan small online discussion. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk memaparkan hasil dari observasi pembelajaran yang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode small online discussion, pembelajaran daring dapat berjalan dengan baik, interaksi belajar antara siswa dengan guru berlangsung dengan baik dan adanya perubahan persepsi jika pembelajaran daring selalu membosankan menjadi menyenangkan. Kesimpulan yang dapat diambil adalah pembelaajaran daring dengan metode small online discussion mampu menciptakan interaksi belajar yang sangat baik antara siswa dengan guru sehingga pembelajaran daring menjadi lebih menyenangkan.
Developing Basic English Learning Material Based on Project Based Learning Setyawan, Farid Helmi; Eppendi, Jhoni
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Bahasa Inggris berbasis Project Based Learning untuk Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU), dengan fokus pada peningkatan kemampuan komunikasi mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan mengadopsi model ADDIE. Sampel penelitian terdiri dari 30 mahasiswa yang mengambil MKWU Bahasa Inggris, dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, lembar validasi, dan kuesioner, dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini berupa bahan ajar Bahasa Inggris berbasis Project Based Learning. Analisis kebutuhan mahasiswa menunjukkan bahwa 76,7% responden atau 23 orang memilih modul digital, sementara 43,3% responden atau 13 orang memilih materi ESP dan Basic English yang dilengkapi dengan video dan latihan soal. Hasil validasi produk menunjukkan skor 86 untuk konten, 89 untuk desain, dan 83 untuk bahasa, dengan nilai uji kelayakan dan kepraktisan mencapai 87. Respon positif mahasiswa terhadap bahan ajar ini juga terlihat dari hasil angket, dengan tingkat persetujuan mencapai 93% untuk setiap indikator. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar Basic English berbasis Project Based Learning ini layak dan dapat diterima sebagai materi pengajaran.
Pengembangan Modul Literasi Bahasa Inggris Berbasis Kearifan Lokal untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama Setyawan, Farid Helmi; Noviantari, Ika; Yanti, Risma
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.041 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71195

Abstract

Bahasa Inggris merupakan Bahasa asing yang dapat dipelajari di sekolah dan menjadi Bahasa komunikasi (Agustin, 2011) yang mana memiliki materi dan kesulitan yang berbeda pada setiap jenjangnya dan, banyak terdapat kendala dan tantangan dalam memelajari Bahasa Inggris. Salah satu kendala dan tantangan dalam memelajari Bahasa Inggris adalah pemahaman kosa kata. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Modul Literasi Bahasa Inggris sebagai bahan belajar siswa dalam menguasai materi Bahasa Inggris. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan mengadopsi model dari ADDIE. Sampel dari penelitian ini adalah kelas 8 SMP di 3 SMP Negeri Kabupaten Malinau dengan jumlah 90 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara analisis dokumen, observasi, wawancara dan angket. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah dokumen chek list, lembar validasi produk, lembar observasi, instrument wawancara dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah modul literasi Bahasa Inggris berbasis kearifan lokal. Hasil analisis data diperoleh bahwa dari validasi produk menunjukkan skor 58 atau 89% untuk desain, 34 poin atau 85% untuk Bahasa, 56 poin atau 92% untuk materi, dan hasil observasi penggunaan diperoleh 54 poin atau 89% untuk kepraktisan dan keefektifan. Hasil analisis angket respon guru dan siswa menunjukkan positif dengan tingkat persentase 92% untuk masing-masing indicator. Dan hasil analisis data observasi penggunaan produk disimpulkan bahwa produk layak untuk digunakan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul tersebut layak digunakan dan dapat diterima sebagai bahan ajar.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa pada Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence di Era Merdeka Belajar Setyawan, Farid Helmi; Adhira, Siti Juniaty; Putra, Sherlan Juanda
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107297

Abstract

The integration of Artificial Intelligence (AI) in education, particularly in higher education, holds significant potential and influence in enhancing students’ 21st-century skills, especially critical thinking. This study aims to examine the impact of AI-based learning models on students' critical thinking abilities within the framework of Indonesia's Merdeka Belajar policy. Employing a mixed-methods approach, the research combines pre-tests and post-tests, observations, interviews, and questionnaires involving 40 students from Universitas Borneo Tarakan. Quantitative data were analyzed descriptively by comparing pre-test and post-test results, while qualitative data were processed through data reduction, display, and conclusion drawing based on observations and interviews. The quantitative findings reveal a significant improvement in students' critical thinking skills. Qualitative results indicate active student engagement in the learning process, with students shifting from passive AI users (e.g., ChatGPT, Gemini) to active users who leverage AI for deeper inquiry, discussion, and conceptual synthesis. The study concludes that, when applied with appropriate pedagogical strategies, AI serves as an effective tool for facilitating constructivist learning and cognitive development in higher education.Integrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pendidikan khususnya pendidikan tinggi memiliki potensi dan pengaruh besar dalam meningkatkan keterampilan abad ke-21 mahasiswa, khususnya kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh model pembelajaran berbasis AI terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam kerangka kebijakan Merdeka Belajar di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan mix-method, penelitian ini menggabungkan pre-test dan post-test, observasi, wawancara, dan angket yang melibatkan 40 mahasiswa dari Universitas Borneo Tarakan. Analisis data dilakukan dengan cara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test serta analisis kualitatif dengan mereduksi data, data display, dan konklusi data yang berasal dari observasi dan wawancara. Hasil penelitian secara kuantitatif menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Hasil analisis secara kualitatif menunjukkan keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran serta mahasiswa bertransformasi dari pengguna AI pasif (seperti ChatGPT, Gemini, dll) menjadi pengguna aktif yang memanfaatkan AI untuk penyelidikan mendalam, diskusi dan sintesis konsep. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI ketika digunakan dengan strategi pedagogis yang tepat, menjadi alat bantu yang efektif dalam membentuk mahasiswa dalam pembelajaran konstruktivis dan pengembangan kognitif.
Improving Economic Efficiency Through Waste Recycling And Modernizing Waste Bank Management Mohamad Nur Utomo; Sulistya Rini Pratiwi; Farid Helmi Setyawan
International Journal Of Community Service Vol. 4 No. 1 (2024): February 2024 (Indonesia - Malaysia)
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v4i1.249

Abstract

Efficient waste bank management is essential for handling the growing waste volumes in landfills. Waste banks play a crucial role in local and national waste management. This program aims to boost the capacity and productivity of waste bank institutions by supporting the development of human resources in waste recycling management and implementing digital management systems. Program results demonstrate that KSM Bais, Tarakan, our partner waste bank institution, has improved its knowledge and skills in waste bank management. They have expanded their range of recyclable products, including marketable items like plastic flower jewelry, trash bins, stationery organizers, ecobricks, and other aesthetic products. Furthermore, they have created and implemented a website-based waste bank application system to streamline administrative tasks. Additionally, partners have enhanced waste bank marketing performance through website-based and online social media channels.
The Effectiveness of Using Comic in Teaching Reading Narrative Text Setyawan, Farid Helmi
JET ADI BUANA Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.019 KB) | DOI: 10.36456/jet.v3.n1.2018.1544

Abstract

This study is focused on using comic as media in teaching reading at eight grade student of Junior High School in Ngawi. The problem in this study was the students‟ motivation on reading especially on narrative text was low and their score in some test was average low. They still confused to understand the content of the story, it was proved by the score on their test was average low in reading questions, it was 65,7 and they could not retell the content of the story briefly. By using the comic in teaching learning, the students are helped to understand the contents of the story that they read. The method in this study used qualitative research in the term of case study. The subject of the study was eight grade students of junior high school. The number of participant was 60 students. The result of the study showed that the implementation of teaching reading by using comic as media give benefit to students, it showed from 48 of 60 students or 80% of the students agreed the use of comic as learning media. From the questionnaire result, the comic gives benefit in teaching reading to the students‟ reading skills improvement. It revealed that 52 of 60 students or 87% of the students positively responded after the implementation activities yet only 13% of the students showed their uncertainty of its benefits. The use of comic can also be combined by other techniques in order to develop the understanding of material and make the students enjoy, interest, and enthusiasm during teaching learning process. Moreover, the result showed that comic helped students in understanding the content of the story.
Developing Educational Game as Language Acquisition Media for Young Learners Setyawan, Farid Helmi; Susanto, Sofyan
JET ADI BUANA Vol 4 No 2 (2019): Volume 04 Number 02 October 2019
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/jet.v4.n2.2019.2081

Abstract

Language acquisition is the process of language mastery done by children naturally when they learn their mother of tongue. The era of globalization with the presence of sophisticated technology requires children to be able to use technology well. With the presence of technology, it makes it easy for children to learn many things, especially languages. The purpose of using language learning media based on the educational game culture character of the android system is to increase language acquisition for early childhood. With this language learning media, early childhood is helped in understanding and mastering verbal vocabulary. In addition, in this era, many people have Smart Phones that can load various applications. In addition, it is very easy for parents to access or open an android-based media application from their Smart Phones. The research method used is research and development. This development was carried out in the learning media, namely language learning media based on the educational character of the culture system of the android system. This study uses the Borg and Gall development theory which has been simplified into six stages. This research was conducted at PAUD / TK in the Ngawi Regency, East Java. The research subjects are early childhood and parents in PAUD/TK Ngawi Regency with a total of 50 people. The results of this study are in the form of educational learning applications based on the educational game culture character of the Android system. The results of the data analysis showed that, from 50 respondents who are parents of children, 44 people stated that the media ere feasible and very useful and 45 people gave positive responses. From the results of the addition of the acquisition of children's language shows 46 children experienced progress and the addition of the acquisition of a new language. The results of this study are expected to facilitate early childhood in language acquisition