Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Feminist Standpoint Theory: Perempuan Sebagai Objek Dalam Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Nisrina Alifah Yuliandra; M. Tsaqif Al Hakim; Miftahul Jannah; AB Sarca Putera; Ayu Adriyani; Syifa Chairunnisa Viandra
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana film “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck” merepresentasikan kebudayaan Minangkabau yang matrilineal dan bagaimana film tersebut terkait dengan teori feminisme. menganalisis permasalahan gender terutama tokoh perempuan yang ada di dalam film dan dengan memahami kasus tenggelamnya kapal van der wijck dengan mengkaitkan teori feminist standpoint theory agar peneliti dapat menganalisis dan memahami bagaimana perempuan dipersentasikan dalam film tersebut dan bagaimana melihat konflik yang terjadi dalam masyarakat adat minangkabau di dalam film serta bagaimana kasus tersebut terkait dengan paham patriarki yang dianut oleh pemerintah. Pentingnya penelitian ini karena membantu memahami bagaimana film “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck” merepresentasikan Kebudayaan Minangkabau yang matrilineal dan bagaimana itu terkait dengan teori feminisme. Hasil penelitian ini juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perempuan dalam masyarakat dan bagaimana mereka dapat berkontribusi setara dengan laki-laki. Film juga menceritakan hal yang dialami oleh perempuan, serta sosok perempuan yang lemah dan tak berdaya, sedangkan laki-laki dipresentasikan sebagai sosok yang kuat dan mampu bertahan dengan segala keterpurukannya.
Analisis Kasus Ketergantungan Manusia Terhadap Media Digital dalam Media System Dependency Theory Luthfiyyah Rahayu; Muhammad Rizky; AB Sarca Putera; Ayu Adriyani
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.35

Abstract

Kemampuan literasi digital masyarakat Indonesia meningkat seiring dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi yang ditandai dengan makin tingginya jumlah pengguna smartphone dan akses internet dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini jumlah pengguna yang aktif di media sosial yang ada di Indonesia mencapai 191 juta orang pada Januari 2022. Banyaknya pengguna aktif smartphone dan media sosial seperti yang disebutkan sebelumnya, intensitas penggunaan ponsel juga meningkat sehingga keterikatan pada ponsel cerdas juga meningkat dan sulit untuk mengendalikan kebiasaan terus-menerus memeriksa ponsel yang dikenal dengan phubbing. Penelitian ini untuk mengeksplorasi dinamika dari hubungan ketergantungan terhadap media yang intens dan luas antara individu dengan ponsel. Metode pengumpulan data berupa survei kemudian dilanjutkan dengan analisis secara deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa tujuan penggunaan ponsel meningkatkan intensitas penggunaan ponsel sehingga menimbulkan efek kognitif, afektif dan perubahan perilaku. Media merupakan salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat, namun media memiliki efek terhadap masyarakat baik secara langsung maupun tidak. Dalam Media System Dependency Theory tiga paradigma yang digunakan media untuk mengetahui efek dari media tersebut.Paradigma pertama, yang disebut paradigma efek kuat(Direct Effects Models),media dikatakan memiliki kekuatan luar biasa besar sehingga anggota khalayak yang terisolasi dan anonim dari khalayak massa ini akan menyerah segera. Paradigma kedua yaitu efek minimalis atau biasa dikenal juga dengan paradigma efek terbatas(Limited Effects Models), media terlihat dalam control khalayak atas selektivitas. Paradigma ketiga efek kumulatif (Cumulative Effects Models), masyarakat terlalu berpotensi terhadap media dalam paparan pada terbatas. Saat ini peneliti teori efek media telah cukup berkembang sampai pada tingkatan beberapa subarea khusus penelitian.
Berdaya Agar Tidak Terjerumus: Advokasi Digital Empowerment Guna Mengantisipasi Maraknya Judi Online di Kalangan Pemuda Ayu Adriyani; AB Sarca Putera; Rian Surenda
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 2 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i2.9796

Abstract

Peningkatan jumlah pengguna internet adalah keniscayaan di tengah kemajuan teknologi. Namun, peningkatan jumlah turut diikuti oleh potensi risiko yang besar, terutama tentang kejahatan digital. Salah satunya adalah judi online. Terkait hal tersebut, tim pengabdi bekerja bersama kelompok pemuda Karang Taruna Kelurahan Ganting Kota Padang Panjang Sumatera Barat untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan berfokus pada pemberdayaan digital untuk mengantisipasi maraknya judi online di kalangan pemuda. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2025 dan diikuti oleh 25 orang anggota Karang Taruna Kelurahan Ganting. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran digital di kalangan pemuda, khususnya terkait isu dan maraknya kasus judi online saat ini. Kegiatan pengabdian ini mengedepankan konsep partisipatif. Dalam konteks ini, partisipasi diwujudkan melalui keterlibatan langsung pemuda Karang Taruna sejak tahap awal, termasuk dalam proses penyusunan fokus materi, pengisian formulir, hingga perancangan bentuk mitigasi. Hasilnya, melalui proses dalam kegiatan pengabdian ini ditemukan adanya peningkatan soft skill dan hard skill pada masing-masing peserta terkait isu judi online yang dibicarakan bersama.
Populisme Dangdut dalam Bingkai Budaya Populer Adriyani, Ayu; Putera, AB Sarca; Amran, Sri Oktika; Triyandra, Annisa Citra; Hendra, Muhammad David; Giswhandani, Mariesa
Jurnal Perspektif Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i1.897

Abstract

Dangdut adalah musik yang lahir dan populer di Indonesia. Tren dangdut yang terus menanjak dipandang sebagai sebuah potensi oleh media-media besar. Ragam acara dangdut pun mendapat ruang tersendiri di program-program televisi nasional. Menjamurnya program dangdut menandakan bahwa peminat dangdut adalah segmen penting dalam industri pertelevisian. Berbagai ajang pencarian bakat dalam musik dangdut juga terus digelar. Melalui fenomena ini, konsep budaya populer merupakan pisau analisis utama yang digunakan untuk membedah musik dangdut di dalam studi ini. Sehingga, sudut pandang ini memberi ruang ekplorasi yang lebih dalam terhadap konsep budaya populer untuk mengkaji musik dangdut itu sendiri. Studi ini adalah conceptual paper dan menggunakan teknik kepustakaan dalam proses pengumpulan data. Tujuan dari studi ini adalah untuk melihat dan menganalisis bagaimana posisi musik dangdut dalam dalam bingkai (perspektif) budaya populer. Hasilnya, studi ini menunjukkan bahwa dangdut sebagai musik yang populis menjadi arena pertarungan kekuasaan yang tidak pernah netral, dangdut sebagai produk budaya populer seringkali menjadi arena perebutan kekuasaan bagi kelompok-kelompok dominan. Sementara itu, dangdut yang acap kali dilekatkan dengan citra budaya rakyat kecil dan rakyat jelata, justru hari ini juga semakin menegaskan eksistensinya.
Analisis Bibliometrik Tren Penelitian Bisnis Media Online di Indonesia AB Sarca Putera; Ayu Adriyani; Muhammad Alfikrah Firlian
Jurnal Perspektif Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i1.1090

Abstract

Studi ini meneliti tren publikasi penelitian tentang model bisnis media online di Indonesia dengan menggunakan pendekatan bibliometrik. Saat ini, belum banyak penelitian tentang model bisnis media online yang menggunakan analisis bibliometrik sebagai metode kerja. Sehingga, metode analisis bibliometrik yang digunakan pada studi ini juga menjadi pembeda, sekaligus kebaruan dari penelitian-penelitian model bisnis media online terdahulu, terutama dengan melihat metode atau pendekatan yang digunakan. Metadata dari mesin penyimpan Google Scholar digunakan untuk mengumpulkan 128 artikel dan diekstraksi menjadi 43 artikel terpilih. Dengan menggunakan perangkat VOSviewer, studi ini berupaya untuk mengidentifikasi penulis dan kata kunci yang paling sering digunakan sebagai fokus penelitian pada topik terkait. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan melakukan pencarian komprehensif melalui pemanfaatan metadata yang ada pada artikel penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis bibliometrik melalui analisis co-authorship (penulis dan jaringan kepenulisan bersama) dan co-occurrence (kata kunci). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada publikasi terkait secara signifikan yang menyoroti bagaimana media online dan strategi yang digunakan untuk tetap bertahan pada posisi bisnisnya. Studi ini menyimpulkan bahwa kolaborasi kepenulisan dan elaborasi serta eksplorasi beragam kata kunci membantu mempolakan tren penelitian model bisnis media online sehingga kajian akademik tentang topik ini bisa semakin kaya.
Pelatihan Cakap Digital Guna Mengantisipasi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) Untuk Forum Osis Padang Ayu Adriyani; AB Sarca Putera; Rian Surenda; Muhammad Al Fikrah Firlian
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1369

Abstract

Kuantitas yang tinggi menuntut keterampilan digital yang juga tinggi. Faktanya, konsekuensi tingginya aktivitas masyarakat di internet adalah munculnya beragam persoalan. Sementara itu, dalam menghadapi muculnya potensi-potensi permasalahan dibutuhkan kecakapan digital yang mumpuni. Berdasarkan uraian tersebut, melalui anggota Forum OSIS Padang, tim pengabdi melakukan analisis kebutuhan tentang kejahatan digital yang akrab dengan mereka dan sekiranya membutuhkan kecapakan digital yang tinggi. Hasilnya, fenomena Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) menjadi fokus utama yang memerlukan perhatian dan kecakapan. Tujuan pelaksanaan program pengabdian ini adalah untuk membangun hard skill dan soft skill peserta dalam pemanfaatan teknologi digital, utamanya dalam mengantisipasi kekerasan berbasis gender online. Kegiatan ini diikuti oleh 27 orang siswa yang berasal dari beragam sekolah di Kota Padang. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini terbagi atas tiga kegiatan utama, yaitu pre-program, program, dan post-program. Pada kegiatan pre-pogram dan post-program, kegiatan diimplementasikan dalam bentuk pre-test dan post-test untuk melihat sejauh mana perubahan pengetahuan anggota Forum OSIS Padang sebelum dan setelah kegiatan pengabdian dilaksanakan. Pada program utama, kegiatan ini memberikan pengetahuan kepada peserta dengan membagi materi berdasarkan konsep pengenalan, upaya preventif, dan mitigasi. Kegiatan yang diselenggarakan pada bulan September 2024 ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital peserta terutama untuk menghadapi KBGO. Sebagai gambaran dari hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan dalam hal pemahaman tentang pentingnya consent (persetujuan) satu sama lain, peningkatan pengetahuan tentang bentuk-bentuk kejahatan siber yang melingkupi kekerasan berbasis gender online, serta peningkatan pengetahuan tentang mekanisme yang bisa diambil dalam merespons komunikasi yang mengarah pada kekerasan seksual.
Pengembangan Komik Digital Flipbook dengan Pendekatan Experiential Learning pada Mata Pelajaran Sosiologi di Kelas XII F4 SMA Negeri 15 Padang Yeni Anggraini; Reno Fernandes; AB Sarca Putera
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 1 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i1.292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validasi/kelayakan media pembelajaran komik digital flipbook dengan pendekatan experiential learning dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas XII SMA Negeri 15 Padang, mengetahui kepraktisan media komik digital flipbook, dan mengetahui efektivitas media pembelajaran komik digital flipbook. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Teknik pengumpulan data yaitu berupa angket validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Penelitian ini menghasilkan sebuah produk media pembelajaran berupa komik digital flipbook dengan pendekatan experiential learning yang dapat diimplementasikan di kelas. Pengembangan media komik digital flipbook pada materi perubahan sosial di kelas XII. Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran komik digital flipbook dinyatakan sangat valid oleh ahli materi, ahli media dan ahli bahasa; sangat praktis oleh guru dan peserta didik; dan sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis sisw dilihat dari perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XII F4 sebelum diberi perlakukan (pretest) dan setelah perlakuan (posttest).
Pengaruh Literasi Politik terhadap Partisipasi Politik Pemilih Pemula pada Pemilu 2024 di SMA Negeri Kota Padang Daffa Rahmatul Akbar; Reno Fernandes; AB Sarca Putera
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 1 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i1.357

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi politik di kalangan pemilih pemula pada Pemilu 2024, salah satu indikator penting dalam demokrasi di Indonesia. Rendahnya literasi politik, yang mencakup pemahaman tentang sistem politik, proses pemilu, serta hak dan tanggung jawab warga negara, diduga menjadi salah satu penyebab utama keterbatasan partisipasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi politik terhadap partisipasi politik pemilih pemula di SMA Negeri Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional, dan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sebagai instrumen utama. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII SMA Negeri di Kota Padang, dengan sampel sebanyak 375 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, dan regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh literasi politik terhadap partisipasi politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi politik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi politik pemilih pemula, dengan koefisien regresi sebesar 0,437. Artinya, semakin tinggi tingkat literasi politik, semakin besar kemungkinan pemilih pemula terlibat aktif dalam berbagai bentuk partisipasi politik, seperti mengikuti diskusi, kampanye, dan menggunakan hak pilih dalam pemilu. Temuan ini menegaskan bahwa literasi politik merupakan faktor kunci dalam mendorong keterlibatan politik generasi muda.
Pengembangan Modul Ajar Flipped Classroom Berbasis Nearpod dalam Meningkatkan Hasil Belajar Sosiologi Kelas XII.F4 SMAN 4 Pariaman Zaifa Nadya Aprilia; Reno Fernandes; AB Sarca Putera
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 1 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i1.420

Abstract

Latar belakang penelitian berawal dari pembelajaran dalam kelas yang tidak interaktif serta minimnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan, kepratisan dan efektivitas dari modul ajar dengan model flipped classroom menggunakan platfrom Nearpod dalam pembelajaran sosiologi pada peserta didik kelas XII.F4 SMAN 4 Pariaman. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian dan pengembangan (R&D) yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa modul ajar, dengan pendekatan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), yang dilaksanakan dalam enam kali pertemuan pada mata pelajaran sosiologi. Teknik analisis dilakukan secara kuantitatif deskriptif, melalui instrumen tes berupa pretest dan posttest, serta non-tes melalui wawancara, observasi dan angket yang diberikan kepada tiga orang ahli (validator), satu guru sosiologi dan 35 peserta didik sebagai subjek uji coba. Pengolahan data dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak SPSS versi 31, yang difokuskan pada analisis efektivitas melalui penerapan uji Normalitas, uji Wilcoxon serta perhitungan effect size r. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar flipped classroom berbasis Nearpod layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran sosiologi. Keefektifannya tercermin dari peningkatan signifikan nilai pretest–posttest yang diperkuat oleh uji statistik, termasuk effect size r berkategori tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa modul tersebut memberikan pengaruh kuat terhadap peningkatan hasil belajar serta efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik.
Dampak Kehadiran AI dalam Membentuk Perilaku Sosial Siswa SMA pada Proses Belajar Ihya Nabila; Nurlizawati Nurlizawati; AB Sarca Putera
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 1 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i1.425

Abstract

Kehadiran Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran membawa perubahan tidak hanya pada capaian akademik, tetapi juga pada perilaku sosial siswa, namun sebagian besar penelitian sebelumnya lebih menyoroti dampak kognitif AI, sehingga pengaruhnya terhadap perilaku sosial siswa masih jarang dikaji. Artikel ini bertujuan untuk mengisi gap tersebut dengan menganalisis bagaimana penggunaan AI membentuk perilaku sosial siswa SMA melalui lima indikator: disiplin, kerja sama, menghargai, membantu, dan berbagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di kelas XII F10 SMA Negeri 3 Padang. Teori kognitivisme Robert M. Gagné digunakan untuk memahami bagaimana stimulus teknologi diproses secara internal hingga menghasilkan perubahan perilaku sosial. Informan dipilih melalui purposive sampling yang melibatkan 16 siswa, guru Sosiologi, dan wali kelas (total 18 informan). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mendorong kedisiplinan siswa dalam menyelesaikan tugas, memperkuat kerja sama kelompok, meningkatkan kepedulian dalam membantu teman, menumbuhkan sikap saling menghargai, serta memperluas budaya berbagi pengetahuan. Meski demikian, ditemukan kecenderungan sebagian siswa menjadi pasif akibat ketergantungan pada teknologi. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi AI perlu diarahkan secara bijak agar sejalan dengan kemandirian belajar dan interaksi sosial yang sehat dalam perilaku belajar siswa.