Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Ekologi Media yang Efektif dalam Mempertahankan Eksistensi Media Informatif Konvensional di Era Globalisasi Nahdia Latifah Latifah; Muhammad Dzaky Putra Syahendri; Ayu Adriyani; AB Sarca Putera
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.37

Abstract

Di era globalisasi, media massa informatif konvensional menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan eksistensinya. Tantangan tersebut seperti semakin redupnya minat masyarakat dengan kebutuhan yang semakin modern akibat pengaruh dari globalisasi. Penelitian ini mengkaji strategi ekologi media yang efektif bagi media tersebut agar tetap bertahan. Teori ekologi media menekankan pentingnya pengelolaan modal, jenis isi media, dan jenis isi audiens secara optimal. Studi kasus pada RRI Denpasar dan Selaparang TV menunjukkan bahwa memanfaatkan ketiga faktor tersebut merupakan kunci untuk bersaing dengan media baru. Namun, tantangan seperti sumber pendapatan terbatas, pergeseran preferensi audiens, dan perubahan perilaku konsumsi media juga harus diatasi dengan baik. Fenomena citizen journalism sebagai implementasi partisipatory media culture mengindikasikan perlunya mengintegrasikan peran aktif audiens dalam teori ekologi media. Media konvensional dapat beradaptasi dengan melibatkan audiens sebagai produsen konten alternatif dan menyajikan konten sesuai preferensi partisipatif audiens. Penelitian ini memberikan wawasan strategis bagi pengelola media dalam mempertahankan eksistensi di tengah persaingan ketat di era globalisasi.
Media Sosial Sebagai Sarana Kritik Masyarakat Terkait Paslon Gubernur di Sumatera Barat Nurhaliza Maharani; Qavka Navisa; Muhammad Rizki Alvarizi; Nurida Wita; Ramadani Fitriyah Harahap; Mira Hasti Hasmira; Novia Amirah Azmi; AB Sarca Putera
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.38

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran media sosial sebagai sarana ataupun alat bagiĀ  masyarakat dalam menyampaikan kritik. Berdasarkan perspektif teori media kritik yang diusulkan oleh Frankfurt School, media itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyampaian informasi saja, akan tetapi juga berfungsi sebagai agen tertentu yang dapat membantu dan membentuk kesadaran sosial dan politik. Media sosial dianggap sebagai platform yang efektif untuk menyampaikan kritik dan aspirasi masyarakat, karena di media sosial siapapun bisa berkritik tanpa diketahui identitas sekalipun, terutama dalam kegiatan politik yang kompetitif seperti pilkada. Melalui pendekatan studi pustaka serta wawancara dengan beberapa mahasiswa, ditemukan bahwa media sosial memfasilitasi partisipasi politik masyarakat dengan cara menyediakan ruang untuk kritik publik terhadap kandidat. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa media sosial menjadi alat yang dapat memengaruhi persepsi atau pandangan politik publik dan membantu masyarakat dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini juga berfokus pada bagaimana media sosial meskipun sering sekali menjadi sarana informasi, media sosial tetap berperan penting dalam mengungkapkan suara masyarakat yang tidak terdengar oleh media konvensional.
Perkembangan Teknologi Informasi Menciptakan Inovasi di Bidang Transportasi Online: Ojek Online Annatasya; Mira Hasti Hasmira; Difo Hanggoro; AB Sarca Putera; Ayu Adriyani; Nasywa Salsabila Kamal
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.39

Abstract

Kemajuan yang sangat pesat dalam teknologi informasi telah merusak banyak industri, termasuk sektor transportasi. Lahirnya layanan ojek online adalah bukti nyata tentang seberapa cepat inovasi dapat mengubah cara transportasi konvensional dilakukan. Ojek online menawarkan cara yang praktis, nyaman, dan terjangkau untuk orang-orang di kota melalui aplikasi mobile. Sistem sosial mengadopsi ojek online setelah menyebar melalui saluran komunikasi digital, menurut teori difusi inovasi. Keuntungan relatifnya, kompatibilitas, dan kemudahan penggunaan telah mempercepat adopsinya. Persaingan mendorong inovasi, meskipun menghadapi masalah seperti konflik dengan regulasi dan transportasi konvensional. Pemerintah bertanggung jawab untuk memastikan bahwa inovasi ojek online tersebar dengan cara yang paling efektif. Secara keseluruhan, ojek online menunjukkan cara teori difusi inovasi dapat menjelaskan bagaimana inovasi diterima masyarakat. Penelitian ini menyelidiki bagaimana inovasi menyebar dan diterima oleh masyarakat dengan menggunakan teori difusi inovasi. Penelitian menunjukkan bahwa ojek online memiliki fitur penting seperti keunggulan dan kemudahan penggunaannya, yang membuatnya diterima masyarakat. Komunikasi adalah bagian penting dari proses difusi inovasi, menurut penelitian ini. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang seberapa pentingnya mendukung inovasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan menggunakan teori difusi inovasi, penelitian ini menyelidiki bagaimana inovasi, dalam hal ini layanan ojek online, menyebar dan diterima oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk mengkaji penyebaran dan adopsi inovasi layanan ojek online di Indonesia berdasarkan teori difusi inovasi.
Pengaruh Transmisi Budaya Korea Melalui Teori Hypodermic Needle Terhadap Pola Perilaku Mahasiswa di Universitas Negeri Padang Raihani Sava Alzena; Reynaldi Aprinel Putra; Rina Rasyada; Reva Lina Putri; Resa Afriani; Mira Hasti Hasmira; Novia Amirah Azmi; AB Sarca Putera
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh yang ditimbulkan dari transmisi budaya Korea terhadap akulturasi budaya lokal yang ada di Indonesia pada mahasiswa Universitas Negeri Padang melalui Teori Hypodermic Needle. Penelitian ini penting dilakukan untuk menganalisis dan mengetahui apa faktor penyebab dan dampak yang ditimbulkan dari pengaruh budaya Korea ini terhadap generasi muda, sehingga penelitian ini dapat menjadi solusi dalam menganalisis dan mengetahui dampak yang ditimbulkan dari fenomena sosial tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi dokumentasi dengan cara menganalisis gambar - gambar, video, dokumen tertulis (data penunjang) dan observasi lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bentuk pengaruh yang ditimbulkan dari transmisi budaya Korea melalui media komunikasi di berbagai platform sosial media sehingga dapat dengan mudah diserap oleh khalayak yang kemudian menimbulkan akulturasi dan lunturnya identitas budaya yang dianalisis dan dipahami menggunakan Teori Hypodermic Needle terhadap mahasiswa Universitas Negeri Padang.
Analisis Persepsi Mahasiswa Universitas Negeri Padang Terhadap Budaya Pop Jepang dan Peran Media: Perspektif Imperialisme Budaya Ocha Ocha; Rahma Dilla; Pujawulan Dari; Reri Damai Gea; Novia Amirah Azmi; AB Sarca Putera
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Negeri Padang terhadap budaya pop Jepang serta peran media dalam membentuk pandangan mereka, melalui perspektif imperialisme budaya. Penelitian ini penting dilakukan karena meningkatnya pengaruh budaya pop Jepang di kalangan generasi muda di Indonesia, serta peran media dalam menyebarluaskan budaya tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam dengan mahasiswa dari berbagai program studi untuk memahami pandangan dan pengalaman mereka mengenai pengaruh budaya Jepang, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun melalui media sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media, terutama media sosial, berperan penting dalam memperkenalkan budaya Jepang kepada mahasiswa. Beberapa informan merasa terpengaruh oleh elemen budaya Jepang seperti anime, cosplay, dan gaya hidup Jepang, meskipun tetap berusaha mempertahankan identitas budaya lokal. Penelitian ini menemukan adanya dampak positif, seperti peningkatan wawasan mengenai budaya Jepang dan adopsi nilai-nilai disiplin, tetapi juga terdapat kekhawatiran terhadap dominasi budaya asing yang berpotensi menggeser nilai-nilai lokal. Jadi fenomena imperialisme budaya terlihat dalam bagaimana budaya Jepang mempengaruhi mahasiswa, meskipun masih ada upaya untuk menjaga keseimbangan dengan budaya lokal.