Claim Missing Document
Check
Articles

Kesantunan Berbahasa dalam Wacana Rubrik “Ngresula” Radar Tegal Hidayati, Reza Nurul; Hartono, Bambang; Haryadi, Haryadi
Jurnal Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2017): Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bidal-bidal kesantunan yang dipatuhi dan dilanggar serta satuan lingual yang mendukung kesantunan berbahasa dalam wacana rubrik “Ngresula” Radar Tegal. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode normatif. Metode penyajian hasil analisis data menggunakan penyajian informal. Hasil penelitian ini adalah (1) pematuhan prinsip kesantunan terjadi pada keenam bidal, yaitu bidal kearifan, bidal kedermawanan, bidal pujian, bidal kerendahan hati, bidal kesepakatan, dan bidal simpati, (2) pelanggaran prinsip kesantunan terjadi pada keenam bidal, yaitu bidal kearifan, bidal kedermawanan, bidal pujian, bidal kerendahan hati, bidal kesepakatan, dan bidal simpati, dan (3) satuan lingual yang mendukung kesantunan berbahasa terjadi pada kata dan kalimat.
Analisis Fitur Kebahasaan Teks Tajuk Rencana Harian Suara Merdeka dan Kompas Edisi 1 sampai dengan 30 April 2017 Hastuti, Desi; Hartono, Bambang; Utami, Santi Pratiwi Tri
Jurnal Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2019): Juli
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan karakteristik fitur kebahasaan yang terdapat pada wacana teks Tajuk Rencana Harian Suara Merdeka dan Kompas Edisi 1 sampai dengan 30 April 2017. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Pendekatan teoretis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan analisis wacana, sedangkan pendekatan metodologis yang digunakan berupa pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa penggalan wacana yang terdapat dalam teks Tajuk Rencana Harian Suara Merdeka dan Kompas Edisi 1 sampai dengan 30 April 2017. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak yang dilanjutkan dengan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode agih yang dilanjutkan dengan teknik baca markah. Metode penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah metode penyajian informal. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 91 data untuk penggunaan pronomina penunjuk, 69 data untuk penggunaan konjungsi kausalitas, 81 data untuk konjungsi pertentangan, dan 5 data untuk konjungsi misalan. This study aims to identify differences in characteristics of linguistic features contained in the text discourse of the Daily Plans of Suara Merdeka and Kompas Edition 1 to April 30, 2017. The approach used in this study is theoretical approach and methodological approach. The theoretical approach in this research uses discourse analysis approach, while the methodological approach used is descriptive qualitative approach. The data in this study is a fragment of discourse contained in the text of the Daily Suara Merdeka and Kompas Edition 1 to April 30, 2017. The data collection method used is the refer method followed by the record technique. Data analysis methods used in this study is a method that continued with the technique of reading markah. Method of presentation of result of data analysis used is method of informal presentation. Based on the results of the study, 91 data were found for the use of pronominal pointers, 69 data for the use of conjunction causality, 81 data for conjunction contradictions, and 5 data for conjunctions.
Konjungsi Wacana Bahasa Indonesia pada Wacana Media Tulis (Online), Buku Teks (Pelajaran), dan Artikel Ilmiah Amalia, Febri; Hartono, Bambang; Utami, Santi Pratiwi Tri
Jurnal Sastra Indonesia Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi wujud konjungsi wacana antarkalimat dan antarparagraf yang terdapat pada wacana media tulis (online), buku teks (pelajaran), dan artikel ilmiah. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Pendekatan teoretis yang digunakan berupa teori analisis wacana, sedangkan pendekatan metodologis yang digunakan berupa deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa penggalan wacana tajuk rencana online Suara Merdeka.com edisi bulan Juni 2016 sampai dengan Juli 2016, buku ajar BSE Bahasa dan Sastra Indonesia SMP sampai dengan SMA terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, dan artikel ilmiah populer yang diakses dalam link https://parapenuliskreatif.wordpres.com/category/artikel-ilmiahpopuler/page/4/. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak, kemudian dilanjutkan dengan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode agih. Metode penyajian hasil analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyajian informal. Berdasarkan data penelitian, ditemukan 234 data wujud konjungsi wacana antarkalimat dan antarparagraf. Adapun konjungsi wacana terdiri atas 8 bentuk konjungsi kohesi antarkalimat koordinatif serta 6 bentuk konjungsi kohesi antarkalimat subordinatif. Jika konjungsi kohesi antarparagraf koordinatif ada 4 bentuk dan kohesi konjungsi antarparagraf subordinatif ada 5 bentuk. This study aims to identify the form of conjunctions discourse between sentence and between paraghrap contained on media discourse write (online), textbooks (lessons), and scientific articles. The approach used in this study is the theoretical approaches and methodological approaches. Theoretical approaches used in the form of discourse analysis theory, whereas the methodological approaches used in the form of qualitative descriptive. This research data in the form of a fragment of discourse editorial Merdeka.com Vote online edition in June 2016 until July 2016, textbook BSE Indonesia Language and Literature junior high school until the issue of Central Book Ministry of National Education, and popular scientific articles that are accessed in the link https://parapenuliskreatif.wordpres.com/category/artikel-ilmiahpopuler/page/4/. Data collection method used is the method see, then proceed with the techniques noted. The data analysis method agih. Method of presenting the results of data analysis used in this study is an informal presentation. Based on research data found 234 data discourse form conjunctions between sentences and between paragraphs. The conjunctions of discourse consists of 8 form coordinative conjunctions cohesion between sentences, and 6 forms of cohesion between sentences subordinating conjunctions. If the coordinating conjunctions cohesion between existing paragraphs 4 form and cohesion between paragraphs subordinating conjunctions there are 5 form.
Kesantunan Bahasa pada Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTS Kelas IX Lestari, Erna Tri; Hartono, Bambang; Utami, Santi Pratiwi Tri
Jurnal Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pematuhan dan pelanggaran bidal-bidal kesantunan, serta kesantunan linguistik yang terdapat pada buku pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX.Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan metodologis. Pendekatan teoretis yang digunakan adalah pendekatan pragmatik, sedangkan pendekatan metodologis yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa penggalan wacana dantuturanpada buku pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX, sedangkan sumber data penelitian ini adalah wacana pada buku pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan dengan teknik catat. Analisis data penelitian ini menggunakan metode normatif. Pemaparan hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil penelitian pada buku pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX ditemukan data yang bervariasi. Berdasarkan bidal-bidal kesantunan yang dipatuhi ditemukan pada bidal bidal kerendahatian, bidal kesetujuan, dan bidal kesimpatian. Berdasarkan bidal-bidal kesantunan yang dilanggar ditemukan pada bidal keperkenanan, bidal kesetujuan, dan bidal kesimpatian. Berdasarkankesantunan linguistik, ditemukan 3 data yang tergolong dalam panjang pendek tuturan sebagai penentu kesantunan linguistik tuturanimperatif, sedangkan padaungkapan penanda kesantunan linguistik tuturan ditemukan 27 data yang tergolong ke dalam tuturan yang mengandung ungkapan penanda kesantunantuturanimperatif dan tuturan yang tidak mengandung ungkapan penanda kesantunan yaitu pada ungkapan tolong, silakan, mari, ayo, dancoba. The purpose of this study is to describe the maxim-compliance and violation of maxim politeness, as well as linguistic politeness contained in Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX textbooks. This study used theoretical and methodological approaches. The theoretical approach used is a pragmaticapproach, while the methodological approach used is qualitative and descriptive approach. The data in this study is a fragment of discourse on Bahasa dan Sastra Indonesia textbook for Junior High School/MTs class IX, while the source of data is a discourse on Bahasa dan Sastra Indonesia textbook for Junior High School/MTs class IX. Data collection is done with methods and techniques refer to the note. This data analysis using normative method. Exposure data analysis using informal method. The results of the study on Bahasa dan Sastra Indonesia textbook for Junior High School/MTs class IX was found the varies data. Based on maxim politeness complied found in modesty maxim, agreement maxim, and sympathy maxim. Based on maxim politeness infringed found on appobation maxim, agreement maxim, and sympathy maxim. Based on linguistic politeness, found 3 data belongs to the short-legth of the speech as a determinant of linguistic politenesss in speech, while the expression of linguistic speech politeness marker found 27 data that pertained to in the speech containing an exprssion of politeness markers and speech wich does not contain the phrase marker of politeness in that the expression please, please, let's, let's go and try.
Unsur Pembangun Teks Cerita Pendek Webtoon Bermuatan Nilai Karakter serta Kelayakannya sebagai Sumber Ajar Mengidentifikasi Unsur-Unsur Teks Cerita Pendek Kelas IX Septianingrum, Erisa; Hartono, Bambang
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 1: Mei 2021
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v10i1.46726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kelayakan webtoon Jajan Squad; Ngopi, Yuk!; Pak Guru Inyong; Lucunya Hidup Ini; dan Ojek Story sebagai sumber ajar mengindentifikasi unsur pembangun teks cerita pendek kelas IX dilihat berdasarkan kelengkapan unsur pembangun, keterbacaan, isi atau pesan di dalam cerita, psikologi perkembangan peserta didik, bahasa, sosial budaya, dan uji coba kepada peserta didik kelas IX. Dalam memaparkan hasil penelitian, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian unsur intrinsik, unsur ekstrinsik, dan muatan nilai karakter dalam webtoon, persentase kelengkapan unsur pembangun webtoon: (1) Jajan Squad mencapai 100%; (2) Ngopi, Yuk! mencapai 83,7%; (3) Pak Guru Inyong mencapai 91,36%; (4) Lucunya Hidup Ini mencapai 83,18%; dan (5) Ojek Story mencapai 98,05%. Hasil penelitian mengenai kelayakan webtoon sebagai sumber ajar, kelima webtoon layak dijadikan sumber ajar mengidentifikasi unsur teks cerita pendek. Berdasarkan hasil uji coba kepada 89 peserta didik yang secara merata terdapat di kelas IX E, IX F, dan IX G SMP Negeri 17 Semarang, urutan webtoon dari yang paling layak digunakan sebagai sumber ajar pendek, yaitu: (1) webtoon Jajan Squad dengan perolahan rata-rata skor 85,33; (2) webtoon Lucunya Hidup Ini dengan perolehan rata-rata skor 83,76; (3) webtoon Pak Guru Inyong dengan perolehan rata-rata skor 82,21; (4) webtoon Ojek Story dengan perolehan rata-rata skor 82,18; dan (5) webtoon Ngopi, Yuk! dengan perolehan rata-rata skor 80,11. Kata kunci: unsur pembangun teks cerita pendek, webtoon, muatan nilai karakter, sumber ajar Abstract The purpose of research, which is to describe intrinsic elements, extrinsic elements, and a load of character value in the webtoon Jajan Squad; Ngopi, Yuk!; Pak Guru Inyong; Lucunya Hidup Ini; and Ojek Story. Next, the research also aims to describe the worthiness of the webtoon as a source of instruction based on the completeness of the building elements, legibility, content or message in the story, the developmental psychology of learners, languages, social cultures, and trials of class IX. Intrinsic element research, extrinsic elements, and a charge of character value in webtoon, a complementary percentage of the webtoon building element: (1) Jajan Squad reaches 100%; (2) Ngopi, Yuk! reaches 83,7%; (3) Pak Guru Inyong reaches 91,36%; (4) Lucunya Hidup Ini reaches 83,81%; And (5) Ojek Story reaches 98,05%. Research on the worthiness of the webtoon as a source of teaching, the five webbros are worthy of being taught to identify elements in the short story text. Based on trials of the 89 equally taught participants found in IX E, IX F, and IX G of country junior high 17 semarang, the webtoon order of the most worthy is used asa short teaching source, which is: (1) Jajan Squad's webtoon with a average score of 85.33; (2) Lucunya Hidup Ini with an average score of 83.76; (3) Pak Guru Inyong with an average score of 82.21; (4) Ojek Story with an average score of 82.18; And (5) Lucunya Hidup Ini with an average score of 80.11. Keywords: building elements of short story texts, webtoons, character values, teaching resources
Analisis Struktur dan Ciri Kebahasaan Wacana Tajuk Rencana pada Harian Kompas dan Suara Merdeka Edisi Februari 2021 Fadhila, Halfa; Hartono, Bambang
Jurnal Sastra Indonesia Vol 11 No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jsi.v11i1.50795

Abstract

Tajuk rencana dapat memberikan pemahaman atas suatu permasalahan sesuai dengan kejadian, fakta, gagasan, dan opini yang berkembang di tengah masyarakat. Walaupun setiap surat kabar memiliki ciri khas sendiri dalam menuliskan tajuk rencana, namun penulisan tajuk rencana tetap harus memperhatikan kejelasan dan ketepatan makna. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan struktur, ciri kebahasaan, serta perbedaan struktur dan ciri kebahasaan wacana tajuk rencana harian Kompas dan Suara merdeka edisi Februari 2021. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak, dan catat. Teknik dasarnya adalah teknik simak bebas libat cakap (SBLC). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode padan dan agih. Teknik penyajian data yang digunakan menggunakan metode informal. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah dari 46 data yang dikumpulkan terdapat struktur dan ciri kebahasaan yang ditemukan dalam wacana tajuk rencana harian Kompas dan Suara merdeka edisi Februari 2021. Struktur yang ditemukan pada penelitian ini adalah pengenalan isu, penyampaian argumen, dan kesimpulan . Ciri kebahasaan yang ditemukan adalah menggunakan kalimat retorik, kata-kata populer, kata ganti tunjuk, konjungsi kausalitas, dan konjungsi pertentangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengembangkan ilmu bahasa tentang analisis wacana yang digunakan dalam analisis tajuk rencana. Kata kunci: Ciri kebahasaan; wacana tajuk rencana; struktur.
PENGEMBANGAN MEDIA POP CULTURE UP RUMAH ADAT JAWA UNTUK PEMBELAJARAN MENYUSUN TEKS DESKRIPSI PADA PESERTA DIDIK SMP KELAS VII Dewi Woro Ambarsari; Bambang Hartono
Jurnal Semantik Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Number 2, September 2017
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.288 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v6i2.p1-10

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi karakteristik kebutuhan media pop culture up rumah adat Jawa untuk pembelajaran menyusun teks deskripsi pada peserta didik SMP kelas VII, mengembangkan media, dan mendeskripsikan penilaian ahli terhadap media pop culture up rumah adat Jawa untuk pembelajaran menyusun teks deskripsi pada peserta didik SMP kelas VII. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D). Sumber data penelitian ini adalah siswa, guru, dan dosen ahli. Teknik pengumpulan data kebutuhan penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah didapatkannya karakteristik kebutuhan media pop culture up rumah adat Jawa untuk pembelajaran menyusun teks deskripsi: (1) aspek penyajian isi/materi adalah penyajian gambar pop up beserta keterangan bagian-bagianya dan cara menyusun teks deskripsi; (2) aspek bahasa dan keterbacaan disesuaikan dengan kemampuan peserta didik; (3) aspek tampilan 2D, perpaduan warna, serta jenis huruf disesuaikan. Penilaian terhadap media pop culture up rumah adat Jawa: (1) aspek grafika mendapat nilai 79,1 dengan kategori baik, (2) aspek penyajian isi/materi mendapat nilai 75,2 dengan kategori baik, dan  (3) aspek bahasa dan keterbacaan mendapat nilai 81,6 dengan kategori sangat baik.
Pengembangan Kurikulum Gelar Ganda Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Hartono, Bambang
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 43, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v43i2.3166

Abstract

Penelitian ini diharapkan dapat mencapai tujuan-tujuan terdeskripsikannya 1) standar kompetensi lulusan (SKL), 2) struktur kurikulum, 3) muatan kurikulum, 4) model silabus dan RPP, 5) model pembelajaran, dan 6) model penilaian pada program gelar ganda prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Hasil yang dicapai 1) standar kompetensi lulusan untuk satuan pendidikan Program Gelar Ganda Prodi Pendidikan  Bahasa dan Sastra Indonesia digunakan sebagai pedoman penilaian dalam menentukan kelulusan peserta didik; 2) struktur kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama 1 tahun; 3) pengembangan muatan kurikulum, yang dapat dilakukan adalah pengembangan standar isi, yaitu aspek standar kompetensi dan kompetensi dasar berdasarkan visi prodi; 4) silabus sebagai acuan pengembangan RPP, RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD; 5) model pelaksanaan pembelajaran Program Gelar Ganda Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mengikuti persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran; dan 6) penilaian yang dilakukan oleh dosen terhadap hasil pembelajaran untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik, serta digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar, dan memperbaiki proses pembelajaran. Penilaian dilakukan secara konsisten, sistematik, dan terprogram dengan menggunakan tes dan nontes dalam ben­tuk tertulis atau lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek dan/atau produk, portofolio, dan penilaian diri. Penilaian hasil pembelajaran menggunakan Standar Penilaian Pendidikan dan Panduan Penilaian Kelompok Mata kuliah. Penilaian diharapkan menyangkut penguasaan kompetensi dan produk yang menggambarkan karakteristik setiap mata kuliah.
Kemampuan Literasi Digital Berbasis Merdeka Belajar Mata Kuliah Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Semarang Yustinah, Yustinah; Hartono, Bambang
Jurnal Sastra Indonesia Vol 12 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research has the theme of Merdeka Belajar-based Digital Literacy Skill for Indonesian Language Course at Universitas Muhammadiyah Semarang. This research analyzed the Merdeka Belajar-based Digital Literacy Skill for an Indonesian language course, starting from the planning, implementing, and evaluating stages. The subjects consisted of 1184 students of Universitas Muhammadiyah Semarang who took the Indonesian Language course. They were 291 students from the Economic Faculty, 468 students from the Health Science faculty, 123 students from the Public Health faculty, 117 students from the Medicine Faculty, 99 students from the Dental Faculty, 51 students from the Language and Foreign Culture Faculty, and 35 students of Engineering Faculty. This descriptive statistic research collected the data from Google Forms. The results showed the planning aspect achieved 56.06%; the implementation aspect 60.435, and the evaluation aspect with 62.35%. The results showed that Merdeka Belajar-based Digital Literacy Skill for Indonesian Language Course at Universitas Muhammadiyah Semarang had balanced planning, implementation, and evaluation stages or aspects. This finding proved the balanced cognitive, psychomotor, theoretical, and digital literacy skill practices based on Merdeka Belajar for an Indonesian language course.
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI DANA TUNJANGAN KINERJA KEJAKSAAN NEGERI BANDAR LAMPUNG: Bambang Hartono 1 Zainudin Hasan 2 Wilsa Syahira 3 Hartono, Bambang; Hasan, Zainudin; Wilsa Syahira
PERAHU (PENERANGAN HUKUM) : JURNAL ILMU HUKUM Vol 12 No 1 (2024): PERAHU (PENERANGAN HUKUM) : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/perahu.v12i1.1081

Abstract

ABSTRACT Corruption is a form of dishonesty or criminal act committed by a person or an organization entrusted with a position of power, to obtain illicit profits or abuse of power for one's personal gain. The problem in this research is what was the factor that caused the perpetrator to commit the criminal act of corruption in the performance allowance funds of the Bandar Lampung State Prosecutor's Office (Decision Study Number: 16/Pid.Sus-TPK/2023/PN.Tjk) Article 2 paragraph (1) Jo. Article 18 paragraph (1) of Law Number 31 of 1999 concerning the Eradication of Corruption Crimes as amended by Law Number 20 of 2001 concerning Amendments to Law Number 31 of 1999 concerning the Eradication of Corruption Crimes Jo. Article 55 paragraph (1) 1 of the Criminal Code Jo. Article 64 paragraph (1) 1 of the Criminal Code, Law Number 46 of 2009 concerning Corruption Crime Courts, Law Number 8 of 1981 concerning Criminal Procedure Law and other relevant statutory regulations, adjudicates This case decided to sentence the defendant to a prison sentence of 7 (seven) years and 6 (six) months minus the time the defendant was in custody, with an order that the defendant remain in detention.