Articles
Identifikasi Risiko Green Supply Chain Management di PT Petrokimia Gresik
Senja Azari;
Imam Baihaqi;
B. W. Bramanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (137.1 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28447
Supply chain management (SCM) merupakan hal yang penting dikarenakan melibatkan semua elemen yang berpartisipasi. Gangguan atau risiko dalam SCM akan berdampak negatif dalam jangka panjang terhadap kinerja perusahaan. PT Petrokimia Gresik, merupakan perusahaan milik negara yang sadar akan tanggung jawab moral dan sosial terhadap lingkungan dalam aktivitas bisnis mereka yang diwujudkan dalam upaya pengelolaan proses bisnis yang lebih ramah lingkungan. Risiko-risiko yang muncul dalam keseluruhan proses bisnis secara berkelanjutan dapat diminimalisir dengan melakukan identifikasi risiko khususnya yang mempertimbangkan aspek lingkungan di dalam manajemen rantai pasok (green supply chain management). Hasil dari penelitian ini teridentifikasi sebanyak 70 risiko dan 78 agen risiko.
PENGEMBANGAN PRODUK PADA YOUTH SEGMENT DI PT TELEKOMUNIKASI SELULAR INDONESIA
Farah Rusyda Santoso;
Imam Baihaqi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (362.769 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25476
Youth segment merupakan segment potensial di Indonesia, dimana penggunanya meningkat setiap tahunnya dan persebaran penduduk Indonesia didominasi oleh youth segment. Karena itu penyedia jasa layanan telepon seluler berkompetisi untuk akusisi youth segment. PT Telekomunikasi Selular memiliki brand baru yang digunakan untuk mengakusisi youth segment. Namun brand tersebut belum mampu menjawab keinginan konsumen dilihat dari jumlah market share yang masih sangat kecil. Untuk itu diperlukan pengembangan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen agar PT Telekomunikasi Selular berhasil dalam mengakusisi youth segment. Penelitian ini bertujuan untuk mendefinisikan produk PT Telekomunikasi Selular yang sesuai dengan youth segment. Selain itu penelitian ini juga mengidentifikasi keinginan konsumen youth segment pada penggunaan telepon seluler. Penelitian ini berbentuk studi kasus kualitatif dengan menggunakan Value Proposition Design, House of Quality, dan Business Model Canvas. Data didapatkan dengan cara in-depth interview, focused group discussion, kuesioner, wawancara dan pencarian literatur pendukung. Populasi yang dipilih adalah pelajar SMP, SMA dan S1 di Indonesia atau pria maupun wanita dengan rentang usia 13-24 tahun. Adapun penelitian ini berhasil mengidentifikasi perilaku konsumen dan kebutuhan youth segment dalam menggunakan telepon seluler, dimana kegiatan utama konsumen adalah chat, email, video call, voice call secara online dan keinginan utama konsumen adalah internet cepat, kualitas sinyal bagus dan harga yang murah. Hal yang mengganggu konsumen adalah internet lambat dan harga yang mahal, dan sinyal tidak stabil. Dari analisis tersebut didapatkan bahwa konsep produk LOOP baru berfokus pada kuota yang besar dengan pendekatan komunitas.
Analisis Pengaruh Atribut Kemitraan Terhadap Kolaborasi dan Kinerja Pada Industri Foodservice Di Surabaya
Anggita Elfrida Rani;
Imam Baihaqi;
Geodita Woro Bramanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (228.298 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25721
Industri foodservice di Indonesia tumbuh semakin pesat dan diprediksi akan mengalami pertumbuhan lebih dari 20 persen pada tahun 2019. Di Surabaya, jumlah restoran untuk segmen menengah ke atas berjumlah sekitar 600 usaha dan segmen menengah ke bawah mencapai 2000 usaha pada akhir tahun 2016. Namun pada kenyataannya, pertumbuhan jumlah bisnis restoran tersebut tidak sejalan dengan laju kinerja bisnis. Merencanakan pengadaan bahan baku yang mayoritas adalah perishable goods, menjadi tantangan serius bagi bisnis foodservice, hal ini diperparah oleh harga bahan baku yang tergolong sangat fluktuatif. Menghadapi tantangan yang terjadi serta persaingan yang semakin ketat tersebut, mengharuskan setiap bisnis untuk meningkatkan keunggulan kompetitifnya agar tetap mampu bersaing, salah satunya melalui kolaborasi rantai pasok. Kolaborasi mengharuskan perusahaan untuk menjaga pasokan bahan baku di tengah fluktuasi harga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh atribut kemitraan terhadap kolaborasi rantai pasok, khususnya dengan supplier, dan dampak kolaborasi tersebut terhadap kinerja operasional bisnis foodservice di Surabaya. Dengan menggunakan data dari 65 sampel bisnis foodservice di Surabaya, penelitian ini menunjukkan bahwa koordinasi dan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap kolaborasi rantai pasok. Ketergantungan berpengaruh signifikan namun memiliki nilai koefisien pengaruh yang negatif. Sedangkan variabel komitmen tidak berpengaruh signifikan terhadap kolaborasi. Kolaborasi rantai pasok berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja operasional bisnis.
Membangun Supply Chain Resilience dengan Pendekatan Quality Function Development: Studi Kasus Perusahaan Freight Forwarder
Adinda Saraswati;
Imam Baihaqi;
Dewanti Anggrahini
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (181.728 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.25939
Supply chain resilience diperlukan untuk perusahaan supaya dapat menurunkan dampak dari risiko-risiko yang dapat terjadi pada perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis supply chain resilience pada Perusahaan Freight Forwarder yang merupakan salah satu pemain dalam industri logistik maritim. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Quality Function Deployment (QFD) yang mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan risiko maritim. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat tiga prioritas kebutuhan pelanggan yaitu pengiriman yang mudah dan tepat waktu, pelayanan yang cepat dan pengiriman yang aman. Lalu didapatkan tiga prioritas risiko yaitu kerusakan alat komunikasi, kesalahan dalam pelayanan, dan kesalahan dalam penanganan dokumen. Lalu tiga prioritas penyebab risiko yaitu kurangnya keterampilan karyawan, gangguan pada server INSW, dan kurangnya motivasi karyawan. Lalu tiga prioritas yaitu memberikan pelatihan mengenai cara berkomunikasi yang baik, menggunakan sistem penilaian kinerja karyawan dengan Key Performance Indicators (KPI) setiap bulan, dan memberikan pelatihan mengenai ekspor dan impor kepada karyawan.
Identifikasi Sepeda Motor Listrik Terhadap Niat Membeli: Kasus di Indonesia
Ade Ana Pratiwi;
Berto Mulia Wibawa;
Imam Baihaqi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50819
Sepeda motor menjadi alat transportasi yang banyak digunakan di Asia Tenggara. Salah satunya di negara Indonesia. Penggunaan sepeda motor merupakan salah satu penyumbang gas emisi buang yang dapat mencemari lingkungan. Munculnya sepeda motor listrik sebagai produk inovasi menjadi salah satu cara dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Pada penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik calon pelanggan, menganalisis atribut sepeda motor listrik yang menjadi preferensi atau kecenderungangan konsumen dalam memiliki niat membeli sepeda motor listrik. Selain itu juga untuk mengetahui atribut yang mempengaruhi calon konsumen dalam mengadopsi sepeda motor listrik. Untuk mencapai tujuan penelitian, maka teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan Multriatribut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada 300 sampel yang tersebar di 34 provinsi yang ada di Indonesia. terdapat temuan yang menunjukkan bahwa atribut yang memiliki kepentingan paling tinggi adalah keamanan dan waktu pengisian baterai. Terdapat implikasi manajerial yang dapat diaplikasikan oleh pemasar produk sepeda motor listrik dengan memperhatikan karakteristik konsumen, diantaranya adalah menyelenggarakan acara yang bertujuan untuk memberikan informasi pengetahuan produk kepada para calon konsumen.
Evaluasi Kualitas Pelayanan Pada Industri Angkutan Umum: Studi Kasus Mikrotrans Jak Lingko
Noveesra Zahra;
Imam Baihaqi;
Dewie Saktia Ardiantono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v9i1.50952
Kemacetan dan polusi merupakan masalah besar yang terjadi di DKI Jakarta. Untuk mengurangi fenomena kemacetan dan tingginya tingkat polusi tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan program revitalisasi sistem transportasi terintegrasi bernama Jak Lingko untuk memberi kemudahan bagi pengguna jalan area Jakarta dan sekitarnya. Program revitalisasi ini berbentuk pembaruan rute, pembaruan pelayanan seperti sistem pengangkutan sesuai titik yang telah ditentukan dan penjadwalan yang timetable, pembaruan sistem pembayaran, dan peremajaan armada. Sebagai jasa pelayanan masyarakat, penting bagi PT Transportasi Jakarta untuk mengedepankan kualitas layanan sesuai dengan harapan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan Mikrotrans Jak Lingko melalui persepsi dan harapan penumpangnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kombinasi dari SERVQUAL, dan Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Customer Satisfaction Index (CSI) Mikrotrans Jak Lingko masuk ke dalam kategori puas dengan nilai 79,40%. Dari 22 atribut kualitas layanan, keseluruhan atribut menunjukkan angka kesenjangan antara persepsi dan harapan dengan nilai negatif, sehingga diperlukan peningkatan pada keseluruhan atribut.
Identifikasi Perilaku Pelanggan dan Mitra Ritel Produk Peternakan serta Perancangan Prototipe Aplikasi Mitra: Studi Kasus Ternakmart pada PT Ternaknesia Farm Innovation
Tarmizi Ihza;
Imam Baihaqi;
Berto Mulia Wibawa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.55005
Sektor peternakan menjadi salah satu sektor yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi negara dengan menyumbang terbesar kedua pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia. Perkembangan tingkat konsumsi hasil pangan Indonesia atas produk peternakan terus meningkat dengan sangat pesat. Pada pertengahan 2019, Ternaknesia mendirikan platform Ternakmart yang merupakan platform ritel online yang melakukan penjualan hasil ternak halal dan fresh (susu, daging sapi dan ayam, telur) dari Peternak Lokal. Melihat persaingan yang semakin ketat akan terasa sulit untuk melakukan akusisi pasar yang saat ini telah dikuasai oleh para pesaing baik ritel modern, tradisional, ataupun startup pada bidang yang sejenis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku pelanggan dan mitra Ternakmart agar dapat mengetahui kebutuhan atas produk dan layanan. Penelitian ini dilakukan saat terjadi wabah pandemi Covid-19. Pengumpulan data dilakukan secara offline dan sebagian online yaitu melalui wawancara kepada 10 responden di Surabaya, Indonesia via call dan chat menggunakan aplikasi Whatsapp dan Zoom. Penelitian ini juga menghasilkan prototipe platform aplikasi mitra agen Ternakmart dimana prototipe ini menjadi rekomendasi untuk pembuatan aplikasi mitra. Identifikasi perilaku pelanggan dan mitra dilakukan dengan pendekatan value proposition design, sedangkan prototipe menggunakan Unified Modeling Language (UML), dan desain user interface.
Pemetaan Sosial dan Ekonomi Masyarakat Di Sekitar Kampus ITS Surabaya
Sutikno Sutikno;
Imam Baihaqi;
Mochamad Yusuf;
Novianti Ika Sari
IPTEK Journal of Proceedings Series No 2 (2018): The 2nd Conference on Innovation and Industrial Applications (CINIA 2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (391.273 KB)
|
DOI: 10.12962/j23546026.y2018i1.3339
AbstrakKeberadaan ITS memberikan dampak besar bagi masyarakat di sekitarnya terutama dalam usaha peningkatan sosial ekonomi. Guna memenuhi tanggung jawabnya, maka ITS bermaksud melakukan campus social responsibility (CSR). Tujuan penelitian adalah pemetaan sosial sebagai data dan informasi awal untuk membuat usulan program bagi warga sekitar. Metodologi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data/ survei kepada pihak RT, analisis data menggunakan analisis deskriptif, tabulasi silang, dan SWOT. Analisis lanjutan setelah dilakukan pemetaan sosial, klasifikasi karakteristik wilayah masing-masing kelurahan. Karakteristik kelurahan Keputih dan Gebang Putih memiliki kondisi yang hampir sama, yaitu kondisi sosial ekonomi tergolong menengah dan memiliki potensi pengembangan yang tinggi. Sedangkan, kondisi sosial ekonomi di Kejawan Putih Tambak berbeda dengan dua kelurahan yang lain, sosial ekonomi masih rendah serta potensi pengembangan SDA/ SDM yang belum optimal. Hasil analisis SWOT dirumuskan strategi sbb: (1) Peningkatan Ekonomi Mikro dan Kewirausahaan (2) Peningkatan Kapabiltas Masyarakat Terhadap Teknologi, (3) Menciptakan lingkungan yang aman dan resiliens terhadap kerawanan bencana, (4) Peningkatan norma dan etika internal ITS, (5) Meningkatkan kerjasama antar warga dan internal ITS, dan (6) Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Sekitar.
Managing Dead Stock Spare Part Using House of Risk Framework
Muhammad Saiful Hakim;
Immanuel Rio Atmaja;
Imam Baihaqi
International Journal of Supply Chain Management Vol 7, No 3 (2018): International Journal of Supply Chain Management (IJSCM)
Publisher : International Journal of Supply Chain Management
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (13.161 KB)
House of risk framework had been applied widely for identify root cause of problem in supply chain. However, house of risk framework usage to mitigate problem in spare part stocks are still limited. In this paper we employ house of risk Framework to identify root cause of problem in spare parts stock (dead stock). The result of this research could be used as comparison of house of risk framework in spare parts stocks. With a eminent confidence, house of risk framework suggest several factor that contribute to dead stock namely: spare part user, time limit in inventory, mismatch inventory data. House of risk also suggest corrective action needed to resolve this problem, such as promoting regulation conformity for spare part usage and inventory, and assign budget for each stock users to track and control spare part consumption for each users.
Perancangan Sistem Manajemen Media Sosial untuk Integrated Marketing Communication Fakultas CREABIZ ITS
Luqman Ali;
Satria Fadil Persada;
Imam Baihaqi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v11i2.64867
Fakultas CREABIZ ITS menjadi Fakultas yang “unik” di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Hal ini dikarenakan Fakultas ini berperan sebagai “penghubung” berbagai Fakultas lain di ITS dalam memainkan perannya mulai dari merancang, membangun, dan mengelola. Akan tetapi keunikan tersebut tidak akan terkomunikasikan dengan baik ketika Fakultas ini tidak dapat memaksimalkan penggunaan media sosial yang dimiliki. Tidak adanya integrasi manajemen media sosial di Fakultas ini menyebabkan ketidakjelasan arah strategis branding Fakultas hingga penyuguhan content marketing yang tidak fokus. Akibatnya, target pasar media sosial Fakultas CREABIZ ITS tidak dapat menangkap value dari Fakultas tersebut. Dari semua permasalahan yang ada, maka penelitian ini akan memberikan luaran berupa buku panduan manajemen media sosial Fakultas CREABIZ ITS. Proses perancangan yang melibatkan berbagai perspektif, mulai dari pemangku kepentingan Fakultas tersebut, potential users media sosial Fakultas, hingga tim media sosial Institut Teknologi Sepuluh Nopember ini akan menghasilkan empat luaran dengan menggunakan metode design thinking dan job analysis. Luaran pertama yaitu brand blueprint yang memuat foundation strategy, brand persona, creative strategy, serta communicative strategy. Luaran kedua yaitu brand guidelines yang memuat kaidah penggunaan logo dan warna primer maupun sekunder pada media sosial Fakultas. Luaran ketiga yaitu content guidelines yang memuat content approach, potential market, serta content marketing. Dan luaran terakhir yaitu rekomendasi tim media sosial Fakultas CREABIZ ITS yang akan memuat struktur organisasi dan detail job description hingga job specification masing-masing fungsional jabatan.