Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Metahumaniora

TRANSFORMASI TOKOH PEACHUM DARI DRAMA THE BEGGAR’S OPERA KARYA JOHN GAY KE DRAMA DIE DREIGROSCHENOPER KARYA BERTOLT BRECHT Isti Haryati
Metahumaniora Vol 12, No 3 (2022): METAHUMANIORA, DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v12i3.41211

Abstract

Tranformasi tokoh bisa terjadi ketika sebuah karya diresepsi oleh karya lain. Drama Die Dreigroschenoper karya Bertolt Brecht merupakan karya resepsi dari drama The Beggar’s Opera karya Jogn Gay yang tokoh utamanya, yakni Peachum mengalami tranformasi. Artikel ini membahas transformasi tokoh Peachum dari drama The Beggar’s Opera karya John Gay ke dalam drama Die Dreigroschenoper karya Bertolt Brecht. Studi ini mengaplikasikan teori resepsi hans Robert Jauss. Data penelitian ini berupa Hauptext dalam bentuk dialog dan monolog, serta Nebentext dalam drama The Beggar’s Opera dan Die Dreigroschenoper, serta data-data lain yang memuat informasi mengenai bagaimana trasformasi peran tokoh Peachum drama Die Dreigroschenoper. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks drama berjudul Die Drei Groschenoper karya Bertolt Brecht, dan teks drama The Beggar’s Opera karya John Gay. Hasil analisis menunjukkan bahwa tokoh Peachum dalam drama Die Dreigroschenoper karya Bertolt Brecht mengalami transformasi peran dan karakter. Transformasi peran dan karakter Peachum dari drama The Beggar’s Opera karya Gay dan ke tokoh Peachum dalam drama Die Dreigroschenoper karya Bertolt Brecht disebabkan karena pengaruh horison harapan yang dipunyai oleh Brecht. Transformasi peran dan karakter yang terjadi dari resepsi karya tersebut berlatar ideologis. Idiologi marxisme yang dianut oleh Brecht menyebabkan Brecht menciptakan tokoh Peachum yang berbeda dan mementingkan materi (kapital) di atas segala-galanya.