Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Perencanaan Dermaga Produk Curah Cair Kapal 10.000 DWT di Pelabuhan Kilang Minyak Tuban, Jawa Timur Fransisco Pascalino Adriana; Fuddoly Fuddoly; Cahya Buana
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.69597

Abstract

Indonesia mengalami peningkatan kebutuhan akan minyak sejak 1 dekade terakhir dikarenakan tingginya tingkat konsumsi masyarakat. Pemerintah mencanangkan untuk menumbuhkan industri Kilang Minyak sebagai upaya pencapaian ketahanan energi di Indonesia. Salah satunya akan dibangun Kilang Minyak di kabupaten Tuban, Jawa Timur yang diharapkan dapat meningkatkan penyediaan minyak mentah serta bahan bakar dalam negeri sehingga tidak bergantung pada impor. Kilang Minyak di kabupaten Tuban membutuhkan fasilitas yang memadai di area pelabuhan untuk menunjang produktifitasnya. Maka dari itu, perlu direncanakan dermaga produk untuk kegiatan loading dan pendistribusian hasil produksi minyak dengan kapasitas kapal sebesar 10.000 DWT. Pembangunan dermaga tersebut memerlukan perencanaan detail struktur seperti loading platform, breasting dolphin, mooring dolphin, catwalk, trestle, serta aksesoris dermaga berupa fender dan bollard. Lalu, melakukan evaluasi terhadap layout perairan serta daratan di area pelabuhan Kilang Minyak Tuban terhadap masterplan yang telah ada. Dan yang terakhir merencanakan metode pelaksanaan serta estimasi anggaran biaya dari pembangunan dermaga tersebut. Hasil dari perencanaan struktur dermaga produk curah cair ini diperoleh dimensi loading platform 15 x 20 m2, breasting dolphin 5 x 5 m2, mooring dolphin 3,8 x 3,8 m2, catwalk 1,2 x 5,75 m2 – 1,2 x 34,6 m2 – 1,2 x 29 m2, dan trestle 6 x 194 m2. Rencana anggaran biaya yang diperlukan dalam pembangunan dermaga ini sebesar Rp 80.471.264.000.- pembangunan dermaga ini sebesar Rp 80.471.264.000.-
Analisis Kecelakaan Lalu Lintas di Ruas Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur Lusiana Widari; Cahya Buana
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i1.82302

Abstract

Berdasarkan hasil anev Satlantas Polres Sumenep, Jalan Raya Sumenep-Pamekasan ditetapkan sebagai salah satu jalur tengkorak yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Seringnya terjadi kecelakaan di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan membuat perlunya dilakukan audit terhadap jalan tersebut. Karena kecelakaan terjadi akibat banyak faktor, diantaranya kelalaian pengguna jalan, kondisi infrastruktur jalan yang kurang baik ataupun kondisi lingkungan yang kurang mendukung, dan ketidakpatuhan pengguna jalan. Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis mengenai kecelakaan lalu lintas. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kecelakaan dari tiap tingkat keparahan korban menggunakan metode Accident Rate, ruas-ruas jalan yang rawan terjadi kecelakaan dengan menggunakan metode Z-score, mengetahui besaran kerugian yang diakibatkan oleh kecelakaan menggunakan metode The Gross Output (Human Capital), dan dapat menemukan alternatif yang bisa digunakan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas pada ruas Jalan Raya Sumenep-Pamekasan di masa mendatang.mDari hasil analisis memperlihatkan bahwa angka kecelakaan tertinggi pada tahun 2016 sampai 2020 untuk kelas meninggal dunia, luka berat, dan luka ringan adalah Jalan Raya Saronggi dengan angka kecelakaan sebesar 111,42 kecelakaan /100JPKP untuk kelas meninggal dunia, Jalan Raya Pragaan dengan angka kecelakaan sebesar 77,22 kecelakaan/100JPKP untuk kelas luka berat, dan Jalan Raya Saronggi dengan angka kecelakaan sebesar 270,58 kecelakaan/100JPKP untuk kelas luka ringan. Daerah rawan kecelakaan (black site) yang berada di kuadran 1 yaitu kuadran dengan angka kecelakaan tinggi dan pertumbuhan di atas nilai rata–rata angka kecelakaan di seluruh ruas jalan yang ditinjau adalah Jalan Raya Bluto dengan angka kecelakaan sebesar 1,33 dan pertumbuhan kecelakaan sebesar 0,58. Total biaya korban kecelakaan berdasarkan metode gross output human capital pada ruas Jalan Raya Sumenep-Pamekasan adalah pada tahun 2016 sebesar Rp 9.525.282.378,00- , tahun 2017 sebesar Rp 9.869.560.677,00- , tahun 2018 sebesar Rp 13.783.177.461,00- , tahun 2019 sebesar Rp 16.424.599.273,00- , dan tahun 2020 sebesar Rp 16.431.044.096,00-.
SURFACE WATER MODELLING AT LAMONG BAY Cahya Buana; Hera Widyastuti; Wahju Herijanto; Catur Arif Prastyanto; Anak Agung Gde Kartika; Budi Rahardjo; Istiar Istiar
Journal of Civil Engineering Vol 29, No 2 (2009)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1800.145 KB) | DOI: 10.12962/j20861206.v29i2.1731

Abstract

Development of ports in the Lamong Bay may result in changes in flow pattern and velocity. In order for such development does not cause a big impact analysis should be made based on the understanding of the physical processes that will occur. This study examined the flow pattern and velocity of Lamong Bay. Existing model simulation results indicate that the direction of motion of the water flow to the front line of Gresik Ports were more integrated with the dominant direction were Northwest - Southeast, whereas in front of the Port of Tanjung Perak flow direction were dominated by West - East. The findings also suggest the direction of movement of currents in the Lamong Bay were more spread and dominated by the movement parallel to the contour of the coastline.
Analisis Kebutuhan Ruang Parkir (Off Street Parking) di Kawasan Pasar Pucang Surabaya Zaldy Purwa; Hera Widyastuti; Cahya Buana
Jurnal Transportasi: Sistem, Material, dan Infrastruktur Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.522 KB) | DOI: 10.12962/j26226847.v2i2.5706

Abstract

Kota Surabaya adalah Ibukota Provinsi Jawa Timur, Indonesia yang merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Dengan jumlah penduduk yang hampir 3 juta jiwa (Sumber: Badan Pusat Statistik). Sebagai kota metropolitan, Surabaya menjadi pusat kegiatan perekonomian di daerah Jawa Timur dan sekitarnya. Salah satu kegiatan perekonomian di Surabaya berada di kawasan pasar Pucang Surabaya. . Wilayah Pasar Pucang yang berpotensi menjadi salah satu pasar yang diminati sebagian besar masyarakat Surabaya tidak diimbangi dengan fasilitas parkir kendaraan (off street parking) yang memadai. Masyarakat yang ingin datang ke kawasan Pasar Pucang khususnya yang menggunakan mobil harus memarkirkan kendaraannya di badan jalan sehingga lebar efektif jalan menjadi berkurang dan dapat mengakibatkan kepadatan arus lalu lintas. Untuk itu dibutuhkan perencanaan ulang gedung parkir agar dapat menampung volume kendaraan yang parkir di badan jalan. Data yang dibutuhkan untuk perencanaan ini adalah data primer yaitu dengan melakukan pencatatan pelat nomor kendaraan yang parkir dan juga survei volume arus lalu lintas (counting). Dari analisa ini, dapat diperoleh volume kendaraan dan juga karakteristik pengguna parkir. Tahap perencanaan, perencanaan beberapa layout rencana ruang parkir termasuk sirkulasi kendaraan dan tata cara untuk parkir. Dari hasil analisis, didapatkan volume puncak arus lalu lintas di Jalan Pucang Anom sebesar 1088 skr/jam dengan tingkat derajat kejenuhan sebesar 0,99. Sementara untuk analisis karakteristik parkir didapatkan volume total kendaraan mobil sebesar 301 mobil dengan akumulasi parkir maksimal sebesar 41 mobil sementara untuk motor sebesar 412 motor dengan akumulasi parkir maksimal sebesar 80 motor.
The Responses of Road Users on Safety Riding Campaign in Surabaya Anak Agung Gde Kartika; Hera Widyastuti; Wahju Herijanto; Cahya Buana
Civil Engineering Dimension Vol. 10 No. 2 (2008): SEPTEMBER 2008
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.304 KB) | DOI: 10.9744/ced.10.2.118-130

Abstract

The implementation of safety riding in Surabaya in 2006 featuring some actions including canalization (kanalisasi), daytime headlamp rule, safety belt rule and the standardized helmet are viewed by some as not suitable with the existing condition. Canalization causes unfairness among road users. The canalization lane, mandatory for vehicle such as motorcycle and public transit (bus and mikrolet) tends to suffer bigger degree of saturation compared to the others. Not to mention the indication of overuse of battery and shorter bulbs life time due to the daytime headlamp rule application. Although the evaluation of the safety riding campaign covers several aspects, this paper only discuss the responses of road users to safety riding campaign especially canalization and daytime headlamp rule. The data collecting process is carried out by distributing 332 questionnaires to all road users including motorcyclists, car drivers and public transit users. The instant responses are also collected and summarized from several websites. Furthermore, the descriptive and inference statistical analysis are deployed to give the common view of response of road users as well as tabulate the summary of website-posted response. The results show that, generally most of road users support the safety riding campaign. On the contrary, most of road users agree that the daytime headlamp rule did consume more both battery and bulbs. Meanwhile, the website-posted responses varies between agree and disagree with their own reasons.
Analisis Struktur Dermaga Pupuk NPK di Tersus PT. Pupuk Kalimantan Timur untuk Kapal BULK Carrier dengan Kapasitas 10.000 DWT Cahya Buana; Fuddoly Fuddoly; M. Dwi Nugroho; Kurnia Hadi Putra; Nafilah El Hafizah; Ratih Sekartadji
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.407 KB) | DOI: 10.31284/j.jts.2020.v1i1.934

Abstract

Adanya rencana pengembangan fasilitas di tersus PT. Pupuk Kaltim yaitu dengan membangun dermaga khusus pupuk NPK. Pengembangan ini diharapkan dapat membantu proses distribusi pupuk NPK dengan efektif, efisien, dan cepat. Dermaga yang direncanakan adalah dermaga jenis quadrant shiploader untuk kapasitas kapal 10.000 DWT. Perencanaan dermaga ini telah diwujudkan dalam bentuk rencana pengembangan dermaga. Namun untuk mewujudkan pembangunan tersebut diperlukan detail engineering desain yang meliputi sistem fender dan boulder, perencanaan trestle, pivot, loading platform, mooring dolphin, breasting dolphin, catwalk, pemancangan, dan detail penulangan. Selain detail engineering desain, perlu ditinjau juga terhadap kedalaman air pada alur masuk tersus PT. Pupuk Kaltim. Untuk pengerjaan pembetonan pada tugas akhir ini direncanakan menggunakan beton konvensional atau cor in situ, namun dalam metode pelaksanaannya, pihak kontraktor dapat mengupayakan menggunakan sistem pracetak namun tetap mengacu pada desain yang telah direncanakan pada tugas akhir ini. Perencanaan dermaga tidak hanya mencakup perencanaan fasilitas laut serta perencanaan struktur dermaga saja. Selain itu perlu juga direncanakan terkait metode pelaksanaan pembangunan dana dalam perencanaan dermaga juga harus ditinjau terkait rencana anggaran biaya dari dermaga tersebut. Dari hasil analisis perhitungan didapatkan kebutuhan dermaga dengan dimensi trestle sebesar 4 x 50 m2, pivot 8 x 14 m2, loading platform 3 x 82 m2, mooring dolphin 3,8 x 3,8 m2, breasting dolphin sebesar 4,8 x 4,8 m2.
Analisa Penilaian Kerusakan dan Perbaikan Jalan dengan Metode Bina Marga Pada Jalan Mayjend Sungkono Kabupaten Gresik Alir Ahmad Nafis; Cahya Buana
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.84878

Abstract

Jalan merupakan prasarana yang memiliki peranan penting sebagai penghubung suatu daerah dan juga sebagai penggerak perekonomian masyarakat. jalan mempunyai peranan penting dalam terciptanya pemerataan pembangunan di Indonesia. Di daerah industri seperti kabupaten Gresik, jalan dibutuhkan untuk mempercepat arus distribusi barang industri. Dengan semakin pesatnya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik, juga mempengaruhi laju pertumbuhan lalu lintas di Gresik dengan meningkatnya volume kendaraan. Salah satu jalan yang mengalami peningkatan volume adalah Jalan Mayjend Sungkono di Kecamatan Kebomas. Apabila jalan sebagai prasarana penghubung mengalami kerusakan maka akan menghambat laju kendaraan yang melintasi jalan tersebut, karena itu perlu dilakukan pemeliharaan jalan agar dapat melayani dengan optimal kendaraan yang melintas. Pada Studi ini membahas terkait Analisis kerusakan jalan dan kondisi saluran drainase meenggunakan metode dari Bina Marga. Untuk penilaian kondisi jalan menggunakan metode Bina Marga 1990 dan metode Surface Distress Index (SDI), sedangkan untuk penilaian kondisi saluran drainase tepi jalan hanya menggunakan metode Bina Marga 1990. Berdasarkan hasil analisis data, kondisi perkerasan dan kondisi saluran drainase pada Jalan Mayjend Sungkono Gresik STA 3+000 sampai STA 5+000 masuk dalam program pemeliharaan rutin dan pemeliharaan berkala, dengan angka urutan prioritas terkecil didaptakan sebesar 4 dalam analisis kondisi perkerasan. Dan angka terbesar untuk kondisi saluran drainase sebesar 15. Untuk faktor jenis kendaraan yang paling berpengaruh dalam kerusakan jalan adalah kendraan tipe 7c yaitu truk trailer. Untuk perbaikan kerusakan ada 4 jenis perbaikan yaitu P1 (Penebaran Pasir), P2 (Laburan Aspal Setempat), P3 (Melapis Retakan), P5 (Penambalan). perbaikan tidak hanya dilakukan pada badan jalan tetapi juga sistem drainase tepi jalan dengan merencanakan saluran drainase baru pada beberapa segmen jalan. Dengan total biaya perbaikan jalan dan perencanaan saluran drainase baru sebesar Rp221.228.765 menggunakan HSPK kabupaten Gresik tahun 2021.
Perencanaan Kebutuhan Pedestrian pada Ruas Jalan Panca Usaha Mataram Wilyan Bayu Dwi Perwira; Cahya Buana
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.86392

Abstract

Jalur pejalan kaki atau trotoar menurut Undang-Undang No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 45 ayat (1) menyebutkan bahwa “pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain”. Pada ruas Jl. Panca Usaha, Cakranegara, daerah tersebut merupakan pusat perkotaan sekaligus banyak terdapat pertokoan, jalan menuju perhotelan dan akses menuju mataram mall. Bersumber pada kondisi eksisting, Saat ini pada ruas jalan tersebut masih belum memiliki trotoar sebagai penunjang kebutuhan pejalan kaki atau pedestrian. Hal tersebut mengakibatkan pejalan kaki harus berjalan pada jalur yang tidak semestinya. Untuk menciptakan rasa nyaman dan aman bagi pejalan kaki pada daerah tersebut maka harus dipenuhinya pelayanan pedestrian. Untuk memperoleh data-data primer yang diperlukan maka harus dilakukan survey terhadap data volume pejalan kaki, volume penyeberangan jalan, volume lalu lintas, fasilitas pelengkap pejalan kaki dan lebar efektif dari perencanaan trotoar sedangkan data- data sekunder dapat dilihat dari peta land use yang ada dan peta lokasi. Dari hasil analisa dan perhitungan yang telah dilakukan, perhitungan volume maksimum dengan menggunakan analisa regresi liniear model greenshield pada setiap titik pengamatan pada weekdays dan weekend. Volume maksimum yang paling besar ada pada STA 1+350 yaitu 47 ped/mnt/m. Volume rata – rata per menit pada interval puncak V= 5 org/mnt/m. Sedangkan untuk tingkat pelayanan trotoar yang di dapat dengan menggunakan metode HCM, terdapat 2 tipe Level of service yaitu A dan B, pada perencanaan trotoar didapatkan lebar efektif terbesar pada STA 1+100 terdapat pada ruas kanan 3 m, memiliki Vp atau volume per menit sebesar 20 ped/menit/meter, dengan kualitas Level of service B. Dan Pada perencanaan fasilitas penyeberangan didapatkan 1 variasi tipe jenis fasilitas penyeberangan pada segmen yang telah direncanakan, variasi tersebut merupakan pelican.
Analisis Risiko Sosial dari Perspektif Masyarakat di Sekitar Proyek Pelebaran Jalan di Surabaya Rizky Dwi Zhafira; Mohammad Arif Rohman; Cahya Buana
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.19 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i1.9975

Abstract

Proyek pelebaran jalan dapat memberi manfaat bagi masyarakat di Kota guna memenuhi kebutuhan infrastruktur. Namun saat pelaksanaan proyek berlangsung, terdapat beberapa permasalahan sosial yang mungkin terjadi. Penelitian ini akan menganalisa risiko sosial dari perspektif masyarakat terdampak akibat pelaksanaan proyek pelebaran jalan. Berdasarkan risiko sosial yang teridentifikasi akan dilakukan penilaian dengan harapan dari penilaian tersebut dapat ditemukan tindakan pencegehannya. Penelitian ini menggunakan metode House of Risk (HOR) untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko sosial. Identifikasi risiko sosial diperoleh dari hasil studi literatur, dan melibatkan 4 responden ahli untuk melakukan penilaian.  Dari hasil penilaian telah diperoleh 25 dari 38 pemicu risiko (risk agent) sosial yang terklasifikasi sebagai risiko prioritas melalui prinsip Diagram Pareto.
Analisis Kondisi dan Perbaikan Perkerasan pada Ruas Jalan Gresik – Paciran KM SBY 28 sampai dengan KM SBY 38 dengan Menggunakan Metode PCI dan SDI Shaafiyah Zahroo Khairunnisa; Cahya Buana
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i1.114930

Abstract

Ruas jalan Gresik – Paciran merupakan akses utama menuju pertambangan, pusat industri dan pelabuhan di Kabupaten Lamongan, Kota Gresik dan Kota Surabaya sehingga dilewati oleh berbagai macam jenis kendaraan termasuk truk dengan muatan. Pada ruas jalan ini terdapat berbagai macam kerusakan di beberapa titik pada ruas jalan tersebut. Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan dan keamanan pengguna jalan sehingga diperlukan perbaikan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu lintas dan untuk mencegah kerusakan lebih berat. Metodologi yang digunakan dalam analisis kondisi dan perbaikan perkerasan ruas jalan ini adalah pengumpulan data primer dan sekunder, studi literatur dan analisis data meliputi pengolahan data, penetapan nilai kondisi jalan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Surface Distress Index (SDI), penentuan metode penanganan, perencanaan perbaikan. Dari analisis hasil survei volume kendaraan yang melewati ruas jalan Gresik – Paciran didapatkan volume kendaraan sebesar 60.527 kendaraan/hari. Berdasarkan analisis hasil survei didapatkan tipe kerusakan perkerasan jalan pada ruas jalan Gresik – Paciran antara lain Depression, Alligator Cracking, Shoving, Block Cracking, Edge Cracking, Patching and Utility Cut Patching, Rutting, dan Weathering/Ravelling. Dari hasil penilaian kondisi perkerasan jalan, diperoleh bahwa dengan menggunakan metode SDI nilai kondisi perkerasan jalan pada beberapa segmen dalam kondisi “Baik” dan kondisi “Sedang” sedangkan dengan menggunakan metode PCI nilai kondisi perkerasan jalan pada beberapa segmen dalam kondisi “Excellent”, “Very Good”, “Good”, “Fair”, “Poor”, dan “Very Poor”. Dari tipe dan tingkat kerusakan didapatkan metode penanganan dengan patching dan rekonstruksi.