Heru Sufianto
Department Of Architecture, Engineering Faculty, Universitas Brawijaya

Published : 52 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Material Bambu Pada Elemen Bangunan Pasar Tradisional Di Desa Donowarih - Karangploso Erent Dwira Putra; Heru Sufianto; Bambang Yatnawijaya Soebandono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.978 KB)

Abstract

Pasar tradisional merupakan tempat beraktivitasnya jual-beli dengan budaya tawar menawar. Pesatnya perkembangan pembangunan pasar modern di Indonesia memberikan dampak pada menurunnya minat belanja di pasar tradisional sehingga pembangunan pasar tradisional dengan konsep yang berbeda dirancang untuk meningkatkan daya beli. Pembangunan pasar tradisional dengan penerapan material bambu ditujukan untuk lebih menarik minat konsumen, juga memerlukan estetika dalam proses pembangunannya. Desa Donowarih di Kabupaten Malang adalah desa segitiga emas yang menjadi objek penelitian dikarenakan potensinya sebagai wilayah perdagangan dan pariwisata. Penerapan material bambu pada Desa Donowarih adalah untuk perbaikan estetika arsitektur serta memberikan nuansa lokal pada pasar tradisional yang diharapkan menarik konsumen yang melintasi wilayah tersebut sehingga mampu menunjang sektor perdagangan dan pariwisata   Kata kunci: Arsitektur Hijau, Bambu, Estetika Pasar Tradisona
Studi Tingkat Keandalan Keselamatan Kebakaran Pasar Andir Kota Bandung Meikha Erfarida Fitri; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar merupakan bangunan yang memiliki resiko tinggi kebakaran. Pada umumnya,pasar tradisional di Indonesia belum dilengkapi dengan sistem proteksi kebakaransecara memadai sehingga dampak yang ditimbulkan bila terjadi kebakaran sangatmerugikan baik pemilik maupun penghuni. Tata letak komoditi pedagang dan minimnyakesadaran penghuni terhadap bahaya kebakaran akan meningkatkan potensi terjadinyakebakaran. Studi ini bertujuan mencari solusi arsitektural untuk menimalisir potensiterjadinya kebakaran dengan Pasar Andir Kota Bandung digunakan sebagai objek studi.
Aplikasi Teknologi Smart Seating System pada Ruang Main Hall Gedung Olahraga di Kota Malang Sukinsi Sukawruh; Heru Sufianto; Sigmawan Tri Pamungkas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang memiliki 139 fasilitas olahraga, diantara fasilitas tersebut terdapat 5gedung olahraga. Menurut Standar Pelayanan Minimal (SPM) KementerianPermukiman dan Prasarana Wilayah (2001), setiap 1 fasilitas olahraga merupakankebutuhan 3000 penduduk. Berdasarkan standar tersebut dapat disimpulkan KotaMalang belum memenuhi kebutuhan fasilitas olahraga. Selain itu perkembangangedung olahraga di Kota Malang juga kurang memenuhi kriteria perancangangedung olahraga khususnya fleksibilitas ruang. Oleh karena itu dibutuhkanpenambahan gedung olahraga yang memiliki fleksibilitas ruang. Fleksibilitas ruangpada gedung olahraga dapat dicapai dengan penerapan teknologi smart seatingsystem pada ruang utama yaitu main hall. Terdapat 4 tipe smart seating system yaitumutasub, mutaflex, telescopic riser, dan rotation. teknologi tersebut dipilihberdasarkan variabel kecepatan transformasi, gerak transformasi, ruangpenyimpanan, dan efisiensi ruang. Dari keempat variabel tersebut rotation systemmemiliki keunggulan dibandingkan sistem lainnya. Penerapan rotation system akanmenghasilkan 10 modul pada ruang main hall yang dapat digunakan untuk kegiatankombinasi seperti latihan dengan pertandingan, pertandingan dengan pertandingan,pertandingan dengan kegiatan lain, dan latihan dengan kegiatan lain.Kata Kunci : gedung olahraga, fleksibilitas, smart seating system.
Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran pada Gedung Rektorat Universitas Brawijaya Malang Hanna Hartanto; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Rektorat Universitas Brawijaya (UB) berperan penting untuk keberlangsungan kegiatan Universitas Brawijaya. Oleh sebab itu diperlukan adanya sistem proteksi kebakaran yang memadai, tidak sekedar berfungsi menyelamatkan penghuni bangunan bila terjadi kebakaran namun juga mampu mencegah terjadinya kebakaran. Pentingnya peran gedung tersebut bagi keberlangsungan kegiatan universitas mendasari dilakukannya evaluasi terhadap sistem proteksi kebakaran dengan cara membandingkan kondisi eksisting proteksi kebakaran dengan peraturan dan standar teknis yang berlaku, serta pemberian solusi untuk meningkatkan kehandalan ditemukan baik dari sudut lingkungan maupun teknis bangunan.Kata kunci: sistem proteksi kebakaran, bangunan tinggi, perkantoran
Model Atap Rumah yang Tanggap terhadap Abu/Pasir Vulkanik Studi Kasus: Letusan Gunung Kelud Kecamatan Ngantang Malang Firman Akbar; Heru Sufianto; Subhan Ramdlani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.145 KB)

Abstract

Atap adalah bagian rumah yang sangat penting sebagai pelindung penghuni dari keberagaman iklim sekitarnya antara lain: hujan, salju, panas matahari, angin, khusunya didaerah pegunungan.Adanya material vulkanik berupa abu/pasir vulkanik di atap dapat mengakibatkan runtuhnya konstruksi atap dan berujung pada ancaman keselamatan penghuni dibawahnya. Dari hasil survey185 sampel rumahdesa Pandansari dusun Munjung Malang sebagai daerah yang terdampak letusan gunung Kelud (2014) ditemukan beberapa kelompok sebagai studi kajian meliputi material penutup atap, bentuk atap, jenis konstruksi dan sudut kemiringan atap.metode yang digunakan adalah melalui uji statistika dan eksperimen sudut kemiringan. Statistika digunakan untuk mengklasifikasi hubungan prosentase kerusakan atap terhadap material penutup atap, prosentase kerusakan terhadap bentuk atap dan prosentase kerusakan terhadap konstruksi atap.Sedangkan eksperimen kemiringan dilakukan untuk mencari sudut istirahat abu/pasir vulkanik kemudian dilanjutkan dengan mencari sudut minimal kemiringan atap melalui sudut 30o – 90o.pasir yang digunakan adalah jenis pasir vulkanik kering, pasir vulkanik lembab dan pasir vulkanik basah yang sudah menyesuaikan dengan kondisi dilokasi kejadian. dengan metode ini nantinya akan didapatkan perbedaan sudut setiap material penutup atap dengan menggunakan jenis pasir yang berbeda. Hasil yang diharapkan adalah bagaimana menemukan model atap yang sesuai dengan keadaan pasir, jenis material penutup, jenis konstruksi, bentuk atap , dan sudut kemiringan atap yang digunakan oleh masyrakat desa Pandansari kecamatan Ngantang Malang.Kata kunci: atap, pasir vulkanik, sudut kemiringan
Evaluasi Sistem Sirkulasi Sebagai Sarana Evakuasi Kebakaran Pada Pusat Perbelanjaan Malang Town Squarem Nita Yuliana; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran pada bangunan dapat menimbulkan kerugian materi dan moril, bahkan juga dapat berakibat fatal akan hilangnya nyawa manusia. Kerugian ini dikarenakan sarana evakuasi yang kurang memadai dan diadakan hanya sebagai formalitas saja. Sistem sirkulasi pada bangunan dapat mempengaruhi kelancaran dan kecepatan proses evakuasi apabila terjadi bahaya kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu yang dibutuhkan oleh pengguna bangunan pusat perbelanjaan Malang Town Square keluar dari bangunan saat terjadi bahaya kebakaran. Jenis penilitian yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, untuk analisis prediksi waktu evakuasi menggunakan metode “Egress Calculation’’. Prediksi waktu evakuasi pusat perbelanjaan Malang Town Square dibagi menjadi dua tahap, yaitu prediksi waktu keluar dari lantai dan prediksi waktu keluar dari bangunan melalui tangga darurat. Hasil penelitian menunjukkan masih terdapat beberapa sistem sirkulasi (lebar pintu dan lebar koridor) yang melebihi batas waktu evakuasi yang disyaratkan. Solusi yang bisa diterapkan adalah penambahan lebar koridor untuk mengatasi selisish waktu yang tidak terlalu banyak, pengalihan akses keluar (relayout) untuk mengatasi selisih waktu yang cukup banyak dan jarak penghuni menuju pintu keluar yang terlalu jauh, penambahan pintu dan lebar pintu keluar untuk mengatasi selisih waktu yang banyak terutamapada lantai 4.Kata kunci : sirkulasi, waktu evakuasi, kecepatan
Sistem Proteksi Kebakaran pada Gedung UKM Universitas Brawijaya Malang Atika Rossydina Putri Prabawati; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1178.564 KB)

Abstract

Sistem proteksi kebakaran merupakan aspek yang sangat penting dan harus dipenuhi oleh sebuah gedung terutama pada bangunan berlantai lebih dari tiga. Gedung UKM merupakan gedung berlantai 4 yang belum menerapkan sistem proteksi kebakaran. Gedung ini tidak menerapkan tangga kebakaran dan tidak adanya jalur evakuasi keluar bangunan selain pintu masuk. Selain itu, gedung ini memiliki aktifitas penghuni yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Pada penelitian ini dilakukan survei lapangan dan evaluasi kondisi eksisting sistem proteksi kebakaran di gedung UKM Universitas Brawijaya. Hasil evaluasi tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan standar Permen PU 26 tahun 2008 tentang Proteksi Kebakaran Bangunan Gedung, SNI dan Neufert Architect Data. Dari evaluasi tersebut diketahui pada gedung UKM terdapat sistem proteksi kebakaran yang belum diterapkan maupun belum memenuhi standard yang berlaku. oleh karena itu, perlu adanya rekomendasi desain untuk memaksimalkan sistem proteksi kebakaran pada gedung UKM Universitas Brawijaya. rekomendasi tersebut berupa penyesuaian program ruang berdasarkan resiko kebakaran pada gedung UKM, perbaikan dan penambahan sistem proteksi kebakaran pada gedung maupun tapak, serta peningkatan manajemen kebakaran.Kata kunci: Kebakaran, Sistem Proteksi Kebakaran, Gedung UKM
Sirkulasi Evakuasi Kebakaran pada Pasar Segiri Samarinda debby karina gunawan; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1404.966 KB)

Abstract

Penyebaran api dan asap pada bangunan pasar sangat cepat pada saat terjadi kebakaran sehingga diperlukan sirkulasi evakuasi yang dapat mengevakuasi seluruh penghuni pasar dengan waktu yang singkat. Objek penelitian yang diambil adalah bangunan pasar kering pada Pasar Segiri Samarinda karena bangunan pasar kering yang memiliki tingkat pertumbuhan api yang paling tinggi karena banyaknya material – material mudah terbakar seperti kain. Penelitian ini menggunakan program simulasi untuk mengetahui perkembangan asap pada bangunan dan waktu evakuasi penghuni untuk mengetahui permasalahan sirkulasi evakuasi yang terdapat pada bangunan pasar kering kemudian diberikan rekomendasi yang berupa penambahan tangga darurat sebagai jalur sirkulasi evakuasi pada pasar segiri dan signage untuk mempercepat proses evakuasi
Evaluasi Sirkulasi dan Aksesibilitas Bangunan Sebagai Upaya Pembatasan Penyebaran Covid-19 (Studi Kasus: SMAN 2 Malang) ika nurul agustin; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMAN 2 Malang telah ditetapkan sebagai sekolah tangguh Covid-19 dan telah menerapkan Prosedur Mutu Protokoler Kesehatan yang menjadi pedoman untuk pembelajaran tatap muka di masa new normal Covid-19. Di dalamnya mengatur mengenai manajemen Covid-19, infrastruktur dan peraturan disiplin pengguna. Terdapat satu aspek yang harus dicapai yakni terkait sirkulasi dan aksesibilitas agar sesuai dengan protokol new normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian fisik bangunan sehingga mengetahui penyesuaian rancangan sistem sirkulasi dan aksesibilitas terhadap protokol tersebut. Metode analisis evaluatif digunakan pada studi ini, mulai dengan langkah observasi, pengukuran lapangan dan wawancara terhadap beberapa pihak berkompeten. Penelitian ini diharapkan bisa mengenalkan konsep sirkulasi dan aksesibilitas pengguna bangunan sehingga dapat diterapkan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Evaluasi Penghawaan Alami Ruang Kelas di Sekolah dengan Menggunakan Teknik Simulasi CFD Mahizar Mandika Muhammad; Heru Sufianto; Beta Suryokusumo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah merupakan salah satu fasilitas yang digunakan untuk menerapkan pendidikan sebagai proses aktivitas edukasional. Ketidaknyamanan suasana ruang kelas dapat menimbulkan efek negatif yang mempengaruhi efektifitas kegiatan belajar mengajar. Salah satu faktor yang mempengaruhi efektivitas penghawaan alami yakni kesesuaian penggunaan sistem penghawaannya. Sistem penghawaan alami yang tidak sesuai dengan kondisi ruangan akan mengakibatkan sirkulasi udara dalam ruangan tidak berjalan dengan optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kecepatan dan persebaran angin di dalam ruang kelas di SMA Negeri 4 Malang, yang nantinya diberikan rekomendasi jendela agar memenuhi standar angin dalam ruang yang telah ditetapkan oleh SNI 03-6572-2001 dan juga meninjau dari literatur – literatur yang terkait dengan penghawaan alami bangunan.Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu simulasi digital, menggunakan software Autodesk Flow Design 2015. Software dapat menunjukkan kecepatan, arah, dan persebaran angin dalam bentuk grafis - kuantitatif. Hasil dari evaluasi dan rekomendasi jendela yang kemudian dibuktikan dengan simulasi, menunjukkan adanya perubahan pada persebaran dan kecepatan angin. Penghawaan alami bangunan pada tiap tipe ruang kelas menjadi lebih optimal.Kata kunci: sekolah, ruang kelas, penghawaan alami, buk