Heru Sufianto
Department Of Architecture, Engineering Faculty, Universitas Brawijaya

Published : 52 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Sistem Sirkulasi sebagai Sarana Penyelamatan Kebakaran Pasar Kota Gresik Pounty Zenitha Prameswari; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran merupakan bencana non-alam yang menempati angka tertinggi di Indonesia, khususnya pada permukiman padat. Salah satu faktor terjadinya kebakaran adalah kurang andalnya sistem keselamatan kebakaran seperti sistem proteksi aktif dan sistem sirkulasi. Mengacu pada SNI-03-1735-2000 tentang Tata Cara Perencanaan Akses Bangunan dan Akses Lingkungan untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran pada Bangunan Gedung, Pasar Kota Gresik masuk dalam kategori 6 yang mana merupakan bangunan perdagangan dengan mobilitas dan aktivitas pemicu risiko kebakaran yang tinggi (penggunaan kompor LPG), serta sistem proteksi kebakaran dan sirkulasi yang terbatas. Penelitian menggunakan metode analisis kondisi fisik di lapangan (sistem proteksi aktif dan sarana penyelamatan) serta simulasi software Pyrosim (analisis ASET untuk mengetahui waktu evakuasi atau penyelamatan yang tersedia) dan Pathfinder (analisis RSET untuk mengetahui waktu evakuasi atau penyelamatan yang tersedia). Hasil akhir dari analisis fisik di lapangan dan simulasi software menunjukkan kurang optimalnya sistem penyelamatan kebakaran Pasar Kota Gresik, seperti pada poin koridor dan akses keluar yang kurang lebar, kurangnya jumlah sirkulasi vertikal, kemiringan tangga yang terlalu curam, kurangnya sistem proteksi aktif seperti hydrant dan APAR, dan tidak adanya denah evakuasi. Hasil analisis tersebut kemudian menjadi bahan pertimbangan rekomendasi desain arsitektural agar pengguna Pasar Kota Gresik dapat selamat dalam menghadapi situasi kebakaran.
Architectural Elements and Child Accidents in Elementary School Environments in the Lowokwaru District Infaroyya Al Karimah Muhamad; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 11 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on data from WHO and Riskedas, accidents involving children, including those that occur at schools, are known to have a high occurrence rate, with accidental injuries accounting for 21% of total child deaths. Among the age group of 5-14 years, which includes elementary school children, they contribute 9.7% to the overall figure. It is important to examine the architectural elements that often lead to accidents in elementary schools in the Lowokwaru District. This study focuses on the exterior areas within the elementary school environment. A qualitative method was employed, consisting of four stages: field observations, interviews with informants, problem identification, and recommendations. The findings indicate the need for improvements in dimensions of staircases that are not suitable for children, the use of slippery ceramic tiles in corridors, and uneven floor contours in the schoolyard. Recommendations include replacing the corridor floor with non-slip materials, using step nosings on the stairs, and adjusting the floor and ground contours to be more even.