Heru Sufianto
Department Of Architecture, Engineering Faculty, Universitas Brawijaya

Published : 52 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Sirkulasi Evakuasi Kebakaran Pada Pasar Besar Kota Malang Arieff Purnama Aji; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran pada bangunan merupakan bencana yang berdampak merugikan dari beberapa hal. Keselamatan jiwa seperti trauma psikologis, luka secara fisik hingga korban jiwa merupakan dampak yang paling merugikan. Suatu bangunan perlu menyediakan sarana jalan keluar yang dapat menjamin keselamatan pengguna bangunan tersebut sebagai sistem proteksi bangunan terhadap bahaya kebakaran yang berkaitan dengan keselamatan jiwa. Bangunan dengan fungsi perdagangan merupakan bangunan dengan resiko kebakaran yang tinggi yang disebabkan oleh aktivitas didalamnya. Salah satu cara mengetahui keselamatan suatu bangunan terhadap kebakaran adalah dengan menghitung nilai waktu yang tersedia (ASET) dan membandingkannya dengan waktu yang dibutuhkan pengguna untuk bisa keluar dari bangunan (RSET). Hasil dari perhitungan waktu tersebut dianalisis sehingga dapat diketahui kebutuhan dari bangunan objek penelitian untuk menjamin keselamatan pengguna yang beraktivitas dalam bangunan tersebut. Rekomendasi desain didapat berdasarkan hasil analisis. Bentuk tangga yang efektif mempengaruhi waktu berjalan adalah dengan kenaikan 15cm dan lebar pijakan 30cm. Sedangkan bentuk tangga yang efektif mempengaruhi waktu evakuasi adalah bentuk tangga gunting. Desain tangga tersebut selanjutnya diterapkan pada bangunan dengan jumlah yang sesuai berdasarkan kebutuhan bangunan Pasar Besar Kota Malang.
Studi Implementasi Konsep Green Building pada Gedung Rektorat Universitas Brawijaya Baby Arabella Dayantha; Heru Sufianto; Ary Deddy Putranto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.483 KB)

Abstract

Untuk mencapai visi misi dan mempertahankan penghargaan lingkungan yang telah diraih Kota Malang, maka salah satu caranya adalah penerapan konsep green buildingyang diawali dengan evaluasi bangunan. Sebagai Kota Pendidikan, Kota Malang memiliki Universitas Brawijaya dengan visi menjadi green campus sebagai landmark perguruan tinggi. Pemilihan objek studi penelitian adalah bangunan pusat administrasi Gedung Rektorat UB, karena konsep green building tampak sangat minim diterapkan, terlihat dari bukaan jendela yang besar tanpa shading device dan kondisi parkir kendaraan yang tidak memadai. Penelitian evaluatif dilakukan mengacu pada standar Greenship Existing Building Version 1.1-GBCI, dengan cara observasi pengukuran langsung, simulasi tingkat pencahayaan dan wawancara evaluasi.Standar tersebut terdiri dari 6 kriteria utama yaitu Appropriate Site Development, Energy Efficiency & Refrigerant, Water Conservation, Material Resources & Cycle, Indoor Air Health & Comfort dan Building & Enviroment Management.Setelah dilakukan observasi terhadap obyek, diperoleh nilai 17 poin dari seluruh kriteria yang diujikan. Berdasarkan hasil pengujian muncul rekomendasi desain untuk menaikan peringkat menjadi SILVER yaitu 59 poin. Rekomendasi tersebut antara lain adalah penataan area tapak, konservasi air, penghematan energi dan peningkatan kenyamanan akustik.Kata kunci:Gedung Rektorat UB, Greenship EB-GBCI, rating/sertifikasi.
Gedung Kuliah Fakultas Teknik Kampus II UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Berkonsep Hemat Energi Nurul Hidayati; Heru Sufianto; Ali Soekirno
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang dalam rencana strategisnya tahun 2030 akan melakukan pengembangan bidang studi dan infrastruktur dengan membuka kampus II yang berlokasi di kecamatan Junrejo, Kota Batu. Salah satunya adalah pembangunan Fakultas Teknik (FT) dengan fokus rancangan pada Jurusan Arsitektur. Kampus II UIN Maliki mengusung konsep “ Green, Health, and Smart Campus”. Konsep green building di Indonesia, telah dikembangkan oleh lembaga Green Building Council Indonesia (GBCI) dalam program sertifikasi green builing. Oleh karena itu perancangan gedung kuliah Fakultas Teknik kampus II UIN Maliki didasarkan pada kriteria green building dari GBCI sebagai upaya hemat energi dan perwujudan konsep kampus. Perancangan gedung kuliah kampus II UIN Maliki disesuaikan dengan rancangan masterplan yang sudah tersusun sebelumnya. Rancangan masterplan terutama untuk area FT dikembangkan dengan pengolahan tapak dan ruang dalam bangunan dengan pertimbangan utama pada aspek hemat energi. Penerapan kriteria green building dari GBCI meliputi aspek tata guna lahan, efisiensi dan konservasi energi, konservasi air, sumber siklus material, kesehatan dan kenyamanan ruang dalam, dan manajemen lingkungan bangunan. Hasil rancangan gedung kuliah Fakultas Teknik dengan konsep hemat energi telah memenuhi kriteria GBCI setidaknya 24 poin untuk capaian peringkat terendah.Kata kunci: Fakultas Teknik jurusan Arsitektur, hemat energi, green building
Pemilihan Material Fasad pada Malang Convention and Exhibition Centre Sesuai Standar GBCI dengan Perhitungan OTTV Nugraha Putra Hutama; Heru Sufianto; Ary Deddy Putranto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.892 KB)

Abstract

Penggunaan energi pendingin pada bangunan komersial meningkat pesat setiap tahunnya, baik di dunia maupun di Indonesia, sedangkan sumber energi yang ada di Indonesia diperkirakan usia cadangannya tidak lebih dari 30 tahun. Selaras dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Malang melalui Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2011 berencana mengembangkan sektor komersialnya dengan pembangunan gedung Convention Centre dalam kurun tahun 2010-2030. Sebagai upaya mereduksi penggunaan energi pada rancangan bangunan Malang Convention and Exhibition Centre, maka diperlukan pemilihan material fasad yang tepat. Diharapkan melalui pemilihan material fasad pada rancangan bangunan Malang Convention and Exhibition Centre , penggunaan energi akibat beban pendingin bangunan dapat tereduksi secara maksimal.Kata kunci: energi, fasad, material, convention
ANALISA RISIKO BENCANA KEBAKARAN KAWASAN SEGIEMPAT TUNJUNGAN SURABAYA Mia Ulfa Januandari; Turniningtyas Ayu Rachmawati; Heru Sufianto
Jurnal Pengembangan Kota Vol 5, No 2: Desember 2017
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.084 KB) | DOI: 10.14710/jpk.5.2.149-158

Abstract

Kebakaran adalah bencana yang umum terjadi di Kota Surabaya. Kawasan Segiempat Tunjungan Surabaya merupakan kawasan dengan kepadatan bangunan, penduduk dan aktivitas yang tinggi sehingga jika terjadi kebakaran akan menyebabkan potensi besarnya korban jiwa dan kerugian materi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat risiko kebakaran di Kawasan Segiempat Tunjungan Surabaya. Analisis yang digunakan merupakan analisis risiko bencana kebakaran dengan memperhitungkan variabel bahaya, kerentanan dan kapasitas. Hasil analisis risiko bencana kebakaran terdapat 21 RT (Rukun Tetangga) dengan tingkat risiko kebakaran tinggi, 9 RT dengan tingkat risiko kebakaran sedang dan 3 RT memiliki tingkat risiko kebakaran rendah.
The Impact of Aspect Ratio on External Heat Gain of Multi-storey Office Buildings in Jakarta Wasiska Iyati; Eryani Nurma Yulita; Jusuf Thojib; Heru Sufianto
RUAS (Review of Urbanism and Architectural Studies) Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : RUAS (Review of Urbanism and Architectural Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.403 KB) | DOI: 10.21776/ub.ruas.2018.016.01.2

Abstract

The narrow land in big cities such as Jakarta, increases the amount of high rise building, especially multi-storey office building. Office building consumes much energy to provide air conditioning to meet the thermal comfort inside the building. On the other hand, the building shape, building envelope, and building orientation to the sun's position are the main factors in building design aspects that affect the amount of cooling load. This study aims to investigate the impact of the aspect ratio or the ratio of the longer dimension of an oblong plan to the shorter, on external heat gain of multi-storey office building. Variables examined include the transparent and solid area of building envelope, the total area of the surface of the building envelope in any orientation, and the volume of the building, as well as the influence of those proportion on the external heat gain. This study uses mathematical calculations to predict the cooling load of the building, particularly external heat gain through the walls, roof and glass, as well as comparative analysis of models studied. The study also aims to generate the design criteria of building form and proportion of multi-storey office buildings envelope with lower external heat gain. In Jakarta climatic conditions, the result on rectangular building plan with aspect ratio of 1 to 4 shows that the external heat gain did not differ significantly, and the smallest heat gain is found on the aspect ratio of 1.8. Results also showed that the greater aspect ratio, the greater reduction of external heat gain obtained by changing the orientation of the longest side facing east-west into the north-south, about 2.79% up to 42.14% on the aspect ratio of 1.1 to 4. In addition, it is known that in same building volume, changing the number of floors from 10 to 50 can improve the external heat gain almost twice.
Evaluasi Sirkulasi Sebagai Sarana Evakuasi Kebakaran Pabrik Tekstil: Studi Kasus Pabrik CV. Ketjubung, Karanganyar Syafiq Munif Bahasuan; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan pada pabrik memiliki tingkat dan kemudahan akan kebakaran yang tinggi, bila terjadi percikan api penjalarannya akan sangat cepat, sehingga penghuni perlu dievakuasi dengan cepat. Pada pabrik CV. Ketjubung terdapat banyak pekerja, mesin dan bahan baku yang dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran, selain itu gedung hanya memiliki satu arah jalur evakuasi yang berada didepan bangunan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif seperti observasi langsung ke objek penelitian dan wawancara dengan pihak yang berkepentingan dan pendekatan kuantitatif seperti melakukan analisis dengan  menyebarkan kuesioner pada penghuni dan melakukan simulasi kebakaran untuk mengetahui waktu penyebaran asap dan lama waktu evakuasi penghuni. Hasil yang diperoleh yaitu gedung pabrik memiliki penerapan sirkulasi sarana evakuasi yang kurang baik, sehingga pada saat terjadi kebakaran asap akan menutupi arah jalan keluar yang dapat memerangkap pekerja yang berada didalam bangunan karena tidak terdapat jalur evakuasi kearah lain, Kemudian dari hasil analisis diberikan rekomendasi desain berupa penambahan komponen sarana dan prasarana evakuasi kebakaran, perbaikan dan penambahan komponen untuk membatasi penyebaran api dan asap, dan pengadaan manajemen proteksi kebakaran gedung.
Aksebilitas Penghuni Bangunan dari Kepungan Asap Kebakaran (Studi Kasus: Hotel Alana Malang) Eka Putri Ajeng Maulida; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan gedung di Indonesia semakin hari semakin meningkat. Setiap pembangunan gedung memperhatikan aspek keselamatan terhadap bangunan gedung dan lingkungannya. Salah satu aspek keselamatan yang perlu diperhatikan adalah sistem evakuasi  kebakaran dengan beberapa kebutuhan sarana seperti sistem sirkulasi, jalur evakuasi, jumlah penghuni, tata letak, lebar koridor serta jumlah pintu keluar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aksebilitas penghuni Hotel Alana Malang dari kepungan asap kebakaran dan memberikan solusi desain arsitektural yang dapat meningkatkan keselamatan penghuni Hotel Alana Malang. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, menganalisis sistem sarana penyelamatan dan sistem proteksi kebakaran pada Hotel Alana Malang. Selain itu untuk menganalisis waktu persebaran asap dan evakuasi berdasarkan metode ASET (Available Safe Egress Time) dan RSET (Required Safe Egress Time) dengan simulasi software pyrosim dan pathfinder. Hasil yang didapatkan yaitu persebaran asap di lantai 1 mengepung penghuni saat evakuasi sehingga dibutuhkan pendalian asap untuk mengubah perilaku asap. Penghuni terjebak pada tangga darurat karena ruangan sempit sehingga dibuat redesain tangga darurat untuk mengatasi situasi tersebut. Kata kunci: aksebilitas, evakuasi, simulasi, hotel
PENERAPAN KONSEP KESELAMATAN PADA ARENA BERMAIN TAMAN KANAK-KANAK ISLAM AL-FALAH BONTANG Andini Rahmania Adilla; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Komisi Keamanan Produk Konsumen AS di tahun 2008, alat bermain yangdigunakan anak-anak pada taman bermain memiliki potensi yang berbahaya bagikeselamatan. TK Islam Al-Falah merupakan sekolah untuk mendukungperkembangan anak dengan belajar dan bermain. Saat bermain di arena bermain,anak tertarik untuk mencoba hal-hal baru walaupun hal itu dapat berbahaya bagimereka. Anak-anak dapat terjatuh dan mengalami cedera dari peralatan bermainyang mereka mainkan. Keselamatan anak di arena bermain menjadi kajian pentinguntuk mengurangi anak mendapat cedera berat di arena bermain. Maka dari itu,diperlukan pertimbangan pada arena bermain di TK Islam Al-Falah untukmengurangi resiko anak mendapat cedera yang berat. Penelitian ini bertujuan untukmengevaluasi arena bermain eksisting dan memberikan rekomendasi perancangandesain untuk menjawab permasalahan yang ada. Metode penelitian yang digunakanadalah deskriptif-kualitatif dengan mengumpulkan data primer, data sekunder,komparasi dengan arena bermain eksisting, dan menyusun konsep desain. Terdapatbeberapa kriteria desain yang dipertimbangkan untuk keselamatan anak. Adapunrancangan desain ini memperhatikan aspek-aspek arena bermain sehingga dapatmengurangi anak mendapat cedera yang berat karena terjatuh saat bermain.
Implementasi Sistem Proteksi Kebakaran pada Kawasan Rawa Indah di Kota Bontang Fadhila Az Zahra; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Rawa Indah merupakan salah satu kawasan permukiman di Kota Bontang. Kawasan ini merupakan kawasan yang cukup rentan terhadap kebakaran. Pada bulan Agustus tahun 2020, Kawasan Rawa Indah dilanda kebakaran yang menghanguskan hingga 40 rumah tinggal dan menimbulkan kerugian materil hingga ratusan juta rupiah. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang dapat membentuk konsep proteksi kebakaran untuk diterapkan pada Kawasan Rawa Indah. Penelitian ini dilakukan dengan pengamatan serta pengukuran pada objek penelitian. Setelah mengumpulkan data primer dari hasil observasi maupun data sekunder dari dokumen-dokumen resmi, dilakukan analisis dengan pendekatan kuantitatif untuk menentukan kriteria yang perlu diperhatikan untuk menanggapi kebakaran, mulai dari kualitas bangunan, kualitas jalan, serta kelengkapan sarana dan prasarana untuk menangani kebakaran. Kriteria yang sudah didapatkan kemudian dapat dijadikan acuan untuk perancangan kawasan permukiman yang tanggap kebakaran.