Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penerapan Pendekatan Behavioristik dalam upaya Menangani Perilaku Menghisap Lem Pada Peserta Didik Riska Ananda; Suciani Latif; Hasriani
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.930

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu terhadap salah satu siswa yang mengalami perilaku menghisap lem di UPT SMA Negeri 2 Bantaeng. Kajian utama penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Gambaran perilaku menghisap lem pada peserta didik di UPT SMA Negeri 2 Bantaeng (2) Upaya penanganan masalah perilaku menghisap lem. Pendekatan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan teknik trianggulasi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu : (1) Gambaran perilaku menghisap lem pada salah satu peserta didik di UPT SMA Negeri 2 Bantaeng dapat dilihat dari jangka pendek dan jangka panjang. (2) Upaya yang dapat dilakukan pada peserta didik yang mengalami perilaku menghisap lem di UPT SMA Negeri 2 Bantaeng yaitu teknik behavior contract dengan beberapa tahap; (a) Rasional kontrak perilaku, (b) Analisis ABC, (c) Menentukan jenis penguatan, (d) Berikan reinforcement, (e) Berikan penguatan, (f) Review kontrak.
Studi Kasus Tentang Kecanduan Game Online, Faktor Penyebab dan Upaya Memperbaiki dengan Menggunakan Konseling Individual Miftahul adnin; Suciani Latif; Supiati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.947

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah peserta didik bermain game secara berlebihan sehingga mempengaruhi kegiatan belajarnya di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah salah satu siswa kelas XI yang terindikasi kecanduan game online. Ananlisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu (1) gambaran kecanduan game yang dialami oleh konseli yaitu minat belajar kurang sehingga tak jarang bolos pada kegiatan belajar mengajar di kelas, bermain game saat pembelajaran sedang berlangsung yang berlangsung secara terus menerus, dan tidak berinteraksi dengan teman sekelasnya. (2) faktor yang mempengaruhi kecanduan game pada konseli terdiri dari faktor eksternal dan intenal. (3) upaya yang dilakukan terhadap peserta didik yang terindikasi kecanduan game online yaitu pemberian Teknik self management melalui pendekatan behavioral dengan fokus memperbaiki cara peserta didik mengatur waktu dan kegiatan sehari-harinya. kesimpulan dari pemberian Teknik self management pada konseli yaitu konseli F tidak pernah lagi membolos saat jam pembelajaran berlangsung, dari kesepakatan antar konselor dan konseli pada saat proses konseling, konseli F telah membuat jadwal kegiatan setiap harinya, interaksi sosial mengalami peningkatan disbanding sebelumnya dan intensitas membuka aplikasi game online mulai berkurang
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA BROKEN HOME DI SMA NEGERI 1 WATOPUTE Salmawati, Salmawati; Saman, Abdul; Latif, Suciani
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 14, No 2 (2024): Edisi Juli - Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v14i2.22610

Abstract

Motivasi belajar sangat penting menunjang keberhasilan siswa dalam belajar, apabila siswa memiliki motivasi belajar yang rendah maka siswa tersebut akan mengalami hambatan dan masalah pada proses belajarnya. Oleh karena penelitian ini penting untuk memberikan intervensi berupa konseling kelompok dengan teknik role playing dalam meningkatkan motivasi bejar siswa yang rendah. Penelitian ini berjudul “Efektivitas Konseling Kelompok dengan Teknik Role Playing Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Broken Home Di SMA Negeri 1 Watopute”  jenis penelitan yang digunakan Pre-Eksperimen dengan The One Group Pretest dan Postest Design. Pengambilan sampel menggunakan purposif sampilng dengan total sampel 8 siswa. Data dikumpul melalui angket motivasi. Hasilnya rata-rata motivasi belajar siswa sebelum intervensi berada pada kategori rendah (56,07%), sedangkan setelah intervensi berada pada kategori sangat tinggi (82,08 %). Sehingga dapat disimpulkan konseling kelompok dengan teknik role playing  dapat meningkatkan motivasi belajar siswa broken home.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN E-MODUL KARIER UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIER SISWA SMAN 1 DAMPAL SELATAN Mirdan, Moh; Pandang, Abdullah; Latif, Suciani
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 14, No 2 (2024): Edisi Juli - Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v14i2.22097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan E-Modul Karier guna meningkatkan perencanaan karier siswa SMA. Metode penelitian menggunakan survei dengan penyebaran angket kepada 30 siswa kelas XII SMAN 1 Dampal Selatan, yang dipilih secara acak. Hasil analisis menunjukkan bahwa 70% siswa tidak memahami perencanaan karier, dan 75% belum menentukan pilihan karier. Kendala utama adalah minimnya informasi karier dan terbatasnya layanan bimbingan konseling akibat rasio guru-siswa yang tidak ideal (1:650). Siswa menginginkan media pembelajaran berbasis digital yang fleksibel, mudah diakses, dan mencakup materi seperti pemahaman diri, minat, bakat, tipe kepribadian, serta jalur karier. E-Modul ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk mendukung siswa dalam eksplorasi dan pengambilan keputusan karier secara mandiri..