Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Abu Ketel sebagai Bahan Penambah Campuran Beton Normal terhadap Kuat Tekan Hidayatullah, Hadi; Irianti, Laksmi; Helmi, Masdar; Widyawati, Ratna
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v12i1.4257

Abstract

Much of the kettle ash waste found in palm oil mills is wasted and can pollute the environment. Therefore, efforts need to be made to handle this waste. One of them is its use as an additional ingredient in concrete mixtures. . This research aims to analyze the effect of kettle ash on the rate of increase in compressive strength through laboratory testing with variations in kettle ash used, namely 0%, 5%, 10%, 15% and 20% of the cement weight. The test specimens have dimensions of 15 cm x 15 cm x 15 cm with testing times at 3 days, 7 days, 14 days, 28 days and 56 days. Based on analysis of research data, it was found that the majority experienced an increase in the compressive strength of concrete without additional materials. Increases occurred at 3 days, 7 days, 14 days and 28 days. The percentage increase in compressive strength for the majority decreased at the age of 3 days, 7 days, 14 days. Meanwhile, at the age of 56 days the majority experienced an increase in the percentage of compressive strength which was caused by a quite significant increase in compressive strength. The highest compressive strength at 56 days was produced by test object code BAK 1 of 38.59 MPa
Studi Model Cerucuk Ferosemen Berlubang Terhadap Kapasitas Beban di Atas Tanah Lunak Helmi, Masdar; brina, ardi elsa; Alami, Fikri; Iswan, Iswan
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2022): Volume 12 Nomor 2, September 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i2.715

Abstract

Abstrak Cerucuk ferosemen merupakan salah satu ide yang bisa dijadikan alternatif mengatasi permasalahan tanah lunak akibat rendahnya daya dukung terhadap beban di atasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas model cerucuk ferosemen terhadap beban aksial di atas tanah lunak ditinjau dari batas penurunan maksimum 2,54 cm. Terdapat 3 macam kondisi pengujianyaitu cerucuk tunggal berlubang, cerucuk tunggal tertutup dan cerucuk kelompok tertutup pada ujungnya (4 buah silinder). Variasi pengujian cerucuk tunggal berupa lama waktu di dalam tanah lunak, yaitu 1, 3, 7, dan 14 hari. Hasil pengujian dibandingkan dengan perhitungan teoritis.  Deformasi dan tegangan tanah lunak dianalisis menggunakan metode elemen hingga. Hasil pengujian menunjukan bahwa kapasitas terhadap beban meningkat seiring dengan bertambah lamanya perendaman. Pada variabel 14 hari, kapasitas maksimum cerucuk tunggal berlubang sebesar 0,80 kN dan meningkat drastis pada cerucuk tunggal tertutup sebesar 3,53 kN terjadi peningkatan signifikan sebesar 77,33%. Sedangkan kapasitas cerucuk kelompok tertutup memiliki kapasitas sebesar 9,91 kN. Kata kunci: Cerucuk ferosemen, tanah lunak, kapasitas dukung (q ultimit), faktor aman, FEM (Finite Element Method).  Abstract Ferrocement pile is an idea to overcome the problem of soft soil which has a low bearing capacity to the load.. This study aims to analyze the bearing capacity of the ferrocement pile model against axial loads on soft soil in terms of the maximum settlement limit of 2.54 cm. There were three conditions of testing: single pile with a hollow at the bottom, single pile closed at the bottom, and group pile closed at the bottom. The variations of the test were the length of immersed in soft soil, namely 1, 3, 7, and 14 days. The deformation and stress were analyzed using a software of FEM (Finite Element Method). The test results show that the capacity of ferrocement pile to the load increases with the increase in the duration of immersion. In the 14-day variable, the maximum capacity in a single hollow ferrocement pile was 0.80 kN and increased significantly in a single closed ferrocement pile of 3.53 kN, or 77.33%. Meanwhile, the group closed ferrocement pile had a capacity of 9.91 kN. Keywords: Ferrocement pile, soft soil, bearing capacity (Q ultimate), safety factor, FEM (Finite Element Method).
Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Mutu Beton Ready Mix Suri, Yola Andara Pratami; Noorhidana, Vera Agustriana; Helmi, Masdar; Isneini, Muhammad; Wahono, Endro Prasetyo
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 (2024): Volume 14 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i1.1049

Abstract

Abstrak Batching Plant sebagai pengolah beton ready mix untuk pembangunan jalan. Dahulu terjadi penurunan mutu beton laboratorium dan lapangan. Akhirnya melatar belakangi penelitian dengan tujuan menganalisis faktor penyebab penurunan mutu seperti; standarisasi SNI material, waktu tempuh beton ke lapangan, perlakuan sampel, komposisi beton. Langkah yang digunakan ialah pengujian material, uji slump dan suhu campuran di laboratorium dan lapangan, mencatat waktu perjalanan dan tuang beton, pembuatan sampel lapangan dan laboratorium, pembuatan sampel khusus, pengujian kuat tekan beton mutu fc10 MPa dan kuat tarik lentur beton mutu Fs4,5 MPa usia 7 dan 28 hari, menggunakan Statistical Quality Control (SQC). Hasil kuat tekan dan kuat tarik lentur sampel laboratorium dan lapangan tidak konstan bahkan berada dibawah nilai (LCL). Penyebabnya pasir dengan kadar lumpur diatas 5%. Mengatasinya dengan penambahan Admixture, admixture Naptha E-121 0,9% menjadi 1,2%, Naptha RD-31 0,2% sampel balok dan Naptha E-121 0,3% menjadi 0,6%, Naptha RD-31 0,2% silinder. Kata kunci: Beton, Statistical Quality Control, Admixture  Abstract Batching Plant as a readymix concrete processor for road construction. In the past, there was a decline in the quality of laboratory and field concrete. Finally, the background for research with the aim of analyzing the factors causing quality decline such as; SNI standardization of materials, concrete travel time to the field, sample treatment, concrete composition. The steps used are material testing, slump testing and mixture temperature in the laboratory and field, recording travel and pouring times for concrete, making field and laboratory samples, making special samples, testing the compressive strength of FC'10 MPa quality concrete and the flexural tensile strength of Fs quality concrete. '4.5 MPa aged 7 and 28 days, using Statistical Quality Control (SQC). The results of the compressive strength and flexural tensile strength of laboratory and field samples are not constant and are even below the (LCL) value. The cause is sand with a mud content above 5%. Overcome this by adding admixture, admixture Naptha E-121 0.9% to 1.2%, Naptha RD-31 0.2% for beam samples and Naptha E-121 0.3% to 0.6%, Naptha RD-31 0 .2% cylinder. Keywords: Concrete, Statistical Quality Control, Admixture
EVALUASI NILAI SISA KAPASITAS JEMBATAN VOIDED SLAB WAY BAKO I BERDASARKAN PERATURAN PEMBEBANAN SNI 1725-2016 dan PPJJR No. 12/1970 Sumantri, Devie Arisandy; Helmi, Masdar; Isneini, Mohd
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 25 No. 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v25i1.5

Abstract

Jembatan dapat mengalami kegagalan struktur karena berbagai macam faktor eksternal. Keadaan Jembatan Way Bako I yang mengalami lendutan cukup besar saat kendaraan melintas dan permukaan aspal yang selalu rusak mengindikasikan adanya potensi kegagalan struktur jembatan. Mengingat kegagalan struktur ini berbahaya bagi penggunanya, maka diperlukan langkah evaluasi sehingga  dapat diketahui nilai sisa kapasitas jembatan dan dihindari kegagalan strukturnya. Evaluasi pada Jembatan ini menggunakan metode rating factor (RF) mengacu kepada Pedoman Penentuan Nilai Sisa Kapasitas jembatan dari Dirjen Bina Marga dengan melakukan analisis terhadap kondisi harian (inventory)  dan kondisi  khusus  (operating). Berdasarkan pengamatan lapangan dan perhitungan data penelitian, Jembatan Way Bako I mengalami kerusakan non struktur maupun struktur. Berdasarkan analisis RF menurut SNI 1725-2016 dan PPJJR No. 12/1970 didapat hasil bahwa kapasitas momen pada inventory rating factor dan operating rating factor tidak aman karena memiliki nilai RF < 1. Sedangkan kapasitas geser pada inventory rating factor dan operating rating factor aman karena memiliki nilai RF > 1. Dengan demikian maka Jembatan Way Bako I memerlukan perbaikan struktur.
Development of Concrete Flat Sheetpile Joint Model As A Soil Retaining Wall Billy Muchtar; Agustinus Purna Irawan; Masdar Helmi
Interdisciplinary Social Studies Vol. 4 No. 3 (2025): Regular Issue: April-June 2025
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v4i3.823

Abstract

The problem of soil retaining wall stability is an important concern in civil construction, especially in the use of concrete sheetpile as an efficient and durable structural solution. However, the design of concrete Sheetpile joints still faces challenges in ensuring structural strength, waterproofness, ease of installation, and resistance to extreme environments. This study aims to develop an optimal concrete flat Sheetpile connection model as a soil retaining wall. The research method involves experimental analysis and numerical simulation on various configurations of Sheetpile joints, including testing of mechanical strength, waterproofness, and material testing against environmental factors. The collected data will be analyzed using an experimental design approach and model validation with structural software. Predicted results show that the developed connection model will improve the stability of the ground retaining wall with better installation time efficiency, while meeting safety and sustainability standards. The continuation of the research is directed at the application of the connection model in actual construction projects to evaluate performance in the field and refine the model based on practical implementation feedback.
ANALYSIS OF THE MOST SENSITIVE TOLL ROAD SERVICE PERFORMANCE BASED ON USER PERCEPTION AND INFLUENCED FACTORS Medi Yandriguna; Muhammad Karami; Rahayu Sulistyorini; Masdar Helmi; Niken DWSBU
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 1 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18501627

Abstract

This study aims to evaluate the service performance of the Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (TERPEKA) toll road section based on user perceptions and to identify the factors influencing toll road service performance. The analysis employs the Service Quality (SERVQUAL) method and Important Performance Analysis (IPA) to measure the gap between user expectations and perceived performance, complemented by factor analysis to determine the dominant influencing factors. The results indicate that the overall service quality of the TERPEKA toll road remains unsatisfactory, as all SERVQUAL dimensions show quality (Q) values below 1. IPA results reveal several priority attributes requiring immediate improvement, particularly road surface conditions, street lighting, modern toll facilities, road geometry comfort and safety, and rest area comfort and security. Furthermore, factor analysis identifies three main factors influencing service performance—service factors, quality factors, and performance factors—which together explain 77.33% of the total variance. The service factor is the most dominant, contributing 66.131% of the variance, followed by quality and performance factors. These findings highlight the need for targeted improvements in infrastructure quality and service management to enhance user satisfaction on the TERPEKA toll road.
Pengaruh Penambahan Admixture Integral Waterproofing terhadap Kuat Tekan dan Penetrasi Air Beton Ready Mix Ilham Fajar Khairi; Helmi, Masdar; Isneini, Mohd; Niken, Chatarina; Agustriana, Vera
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1352

Abstract

Abstrak   Beton ready mix banyak digunakan pada proyek konstruksi berskala menengah hingga besar, terutama pada struktur yang terpapar air dan lingkungan agresif. Selain memenuhi kuat tekan rencana, beton juga dituntut memiliki kinerja kekedapan yang baik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan admixture integral waterproofing terhadap kuat tekan dan penetrasi air pada beton ready mix proyek di Bakauheni, Lampung Selatan. Beton mutu rencana f’c 24,9 MPa diuji dalam tiga variasi: tanpa admixture, dengan admixture integral waterproofing, dan kombinasi admixture dengan finishing coating. Uji kuat tekan dilakukan pada umur 28 dan 56 hari dengan perendaman air tawar dan air laut, sedangkan uji penetrasi air dilakukan pada umur 28 hari. Analisis menggunakan metode deskriptif dan ANOVA (α = 5%). Hasil menunjukan seluruh variasi melampaui kuat tekan rencana dan admixture tidak berpengaruh signifikan terhadap kuat tekan. Namun, kombinasi admixture dan coating secara signifikan menurunkan penetrasi air sesuai SNI 03-2914-1992.   Kata kunci: Beton ready mix, admixture integral waterproofing, kuat tekan beton, penetrasi air, beton kedap air   Abstrack   Ready-mix concrete is widely used in medium- to large-scale construction projects, particularly for structures exposed to water and aggressive environments. In such conditions, concrete is required not only to achieve the specified compressive strength but also to provide adequate watertight performance. This study aims to evaluate the effect of integral waterproofing admixture on compressive strength and water penetration depth of ready-mix concrete used in an actual construction project in Bakauheni, Lampung Selatan. Concrete with a design strength of f’c 24.9 MPa was tested under three variations: without admixture, with integral waterproofing admixture, and with integral waterproofing admixture combined with a finishing coating. Compressive strength tests were conducted at 28 and 56 days under freshwater and seawater immersion, while water penetration tests were performed at 28 days. Data were analyzed using descriptive analysis and two-way ANOVA (α = 5%). Results indicate that all variations exceeded the design strength, and the admixture had no significant effect on compressive strength. However, the combination of admixture and coating significantly reduced water penetration depth in accordance with SNI 03-2914-1992.   Keywords: Ready-mix concrete, integral waterproofing admixture, compressive strength, water penetration, waterproof concrete
Kritik Akal dan Sumber Pengetahuan dalam Perspektif Al-Ghazali dan Kant Supratman, Hadi; Basith A, Muhammad; Helmi, Masdar; Islamy, Zamzami; Noorhayati, Siti Mahmudah
Jurnal Dieksis ID Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/dieksis.6.1.2026.1185

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kritik akal dan sumber pengetahuan dalam perspektif Al-Ghazali dan Immanuel Kant sebagai dua tokoh penting dalam tradisi filsafat Islam dan filsafat Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan paradigma epistemologis antara pemikiran Islam yang mengintegrasikan wahyu dan rasio dengan pemikiran Barat modern yang menempatkan akal sebagai pusat pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan komparatif-filosofis. Data diperoleh dari karya-karya utama Al-Ghazali dan Immanuel Kant serta literatur pendukung yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Ghazali mengajukan kritik terhadap keterbatasan akal manusia dengan menegaskan peran wahyu dan intuisi spiritual sebagai sumber pengetahuan yang sah, sementara Kant melakukan kritik terhadap akal melalui penetapan batas-batas rasio dalam memperoleh pengetahuan metafisis. Perbedaan pandangan ini menunjukkan karakter epistemologi yang khas dan berimplikasi pada cara memahami kebenaran, moralitas, dan proses pendidikan. Kajian ini menyimpulkan bahwa meskipun Al-Ghazali dan Kant sama-sama melakukan kritik terhadap akal, keduanya berangkat dari landasan filosofis yang berbeda, sehingga menghasilkan konsep sumber pengetahuan yang tidak sama namun sama-sama relevan sebagai bahan refleksi dalam pengembangan pemikiran pendidikan yang kritis dan etis.
Pengaruh Abu Ketel Sebagai Bahan Pengganti Sebagian Semen Dalam Campuran Beton Normal Terhadap Kuat Tekan: Habib Ilham Abdullah; Laksmi Irianti; Masdar Helmi; Ratna Widyawati
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 28 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v28i3.112

Abstract

Limbah abu ketel yang dihasilkan dari proses pengolahan kelapa sawit sering kali tidak dimanfaatkan dan berpotensi mencemari lingkungan sekitarnya. Abu ketel berasal dari pembakaran tempurung kelapa sawit pada suhu antara 700?C hingga 800?C. Oleh karena itu, penting untuk memanfaatkan limbah abu ketel ini, khususnya sebagai campuran dalam beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan abu ketel terhadap waktu pengikatan semen dan kekuatan tekan beton melalui eksperimen di laboratorium. Variabel yang diteliti mencakup persentase penggantian abu ketel terhadap sebagian semen (0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%). Sampel uji berupa pasta beton dan beton kubus dengan dimensi 15x15x15 cm pada umur 28 hari. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa penggunaan abu ketel dapat mempercepat proses pengikatan semen dan menghasilkan slump yang lebih rendah. Semakin tinggi persentase abu ketel, semakin rendah slumpnya. Kadar optimal substitusi abu ketel pada beton kubus 28 hari adalah 5%, dengan kekuatan tekan 29,47 Mpa. Selain itu, penggunaan abu ketel pada persentase lainnya (5%, 10%, dan 15%) cenderung dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan kekuatan tekan beton pada umur 28 hari, dengan persentase 5% menunjukkan hasil yang optimal. Dengan demikian, penggunaan abu ketel dalam beton memberikan dampak positif pada kekuatan tekan beton serta membantu dalam pemanfaatan limbah industri.
Analisis Keamanan Jarak Antar Alat Penyambung Geser (Shear Connector) Berdasarkan Distribusi Tegangan Dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga Dista, Aditia Reshi; Suyadi, Suyadi; Helmi, Masdar
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 5 No. 1 (2017): Edisi Maret 2017
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v5i1.611

Abstract

The function of the shear connector is to keep concrete plate oriental position. The installation of the shear connector will influence the distribution of the stress spread in unevenly on concrete plate. This research aims to analyse the safe distance of shear connector based on distribution of stress in concrete plate.  This research used software SAP2000 version 14 to find maximum stress on beam then the stress in the plate was analysed by finite element method and Microsoft Excel used base on Kirchoff-Love theories. The analysis result show that maximum stress was located in the middle of span near the support (shear connector). If position of the shear connector not accord with SNI-1729-2015, the plate can crack due to the exceed of modulus concrete crack (fr). The risk of failure increased as line with the wider shear connector distance due to overpass of crack stress.Keywords : Stress, shear connector, plate, finite elemen method, SAP2000.
Co-Authors Abdullah, Habib Ilham Aditia Reshi Dista Agustin, Cahyani Putri Agustinus Purna Irawan Agustriana, Vera Ahmad Wahyudi Ahmad Zaenudin Ahmad Zakaria Alraimi, Ala Ali Qasem An Nisa Magnolia Annisa, Mufidah Aulia Bagus Rifai Basith A, Muhammad Billy Muchtar brina, ardi elsa C. Niken DWSBU Dhea Yulia Resmonida Dista, Aditia Reshi Dista, Aditia Reshi Endro Prasetyo Wahono Fikri Alami Fikri Alami Fikri Alami Firdasa, Silsila Jana Firdaus, Afridho Habib Ilham Abdullah Hadi, Ayatullah Hasti Riakara Husni Herizon, Ahmad Ika Kustiani Ikromi, Muhammad Fauzan Ilham Fajar Khairi Irawan, Doni Irianti, Laskmi Islamy, Zamzami Isnaeni, Mohd Isneini, Mohd Isneini, Muhammad Iswan Iswan Jamiatul Akmal Jaya, Redhinansyah Kurniawan kartorono, suyadi Laksmi Irianti Laksmi Irianti Laskmi Irianti Luthfi Ardeansyah R Malau, Joses Aristo Martinus, Martinus Medi Yandriguna Mohd. Isneini Mohd. Isneini Mufidah Aulia Annisa muhammad karami Nadya Safira Nasution, Ali Napiah Niken DWSBU Niken, Chatarina Noorhayati, Siti Mahmudah nur syahidah aini Rahayu Sulistyorini Ratna Widyawati Resmonida, Dhea Yulia Safari, Azka Muhammad Safira, Nadya Sari, Rendityas Mayang Shirley Savetlana, Shirley silsila jana firdasa Solikhin, Ridho Solikhin Suharno Suharno Sulistiyorini, Rahayu Sumantri, Devie Arisandy Supratman, Hadi Suri, Yola Andara Pratami Surya Sebayang Surya Sebayang Surya Sebayang Suyadi Suyadi Suyadi Syamsurijal Rasimeng Todo Herdyson Sitohang Tri Hartono Tri Ratna Utami Tugiyono Tugiyono Utami, Tri Ratna Vera Agustriana Noorhidana Vera Agustriana Noorhidana Vera Agustriana Noorhidana Yoga Marta Agustiawan Zikrillah, Daffa